NovelToon NovelToon
DRAMA ISTANA ALHAMBRA

DRAMA ISTANA ALHAMBRA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Antagonis / Harem / Mengubah Takdir
Popularitas:12.7k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Sofia hamil anak dari Jabez suaminya namun Layla merebut kebahagian itu dari Sofia dengan mencuri Test Pack milik Sofia, dan Layla mengaku-ngaku bahwa dia lah yang hamil anak dari Jabez.

Mendengar kabar baik atas kehamilan Layla, tentu saja membuat Jabez menjadi senang karena selama ini, dia sangat mendambakan seorang anak untuknya sebagai penerus keturunan Gurita kerajaan perusahaan EZAZ RAYA.

Layla merupakan istri pertama dari Jabez Ezaz yang digadang-gadang semua orang untuk meneruskan garis keturunan keluarga Ezaz Raya.

Mampukah Sofia menjalani pernikahan ini bersama Jabez serta membuktikan pada semua orang bahwa Layla berbohong akan kehamilannya. Dan kembali merebut hati suaminya agar Jabez mencintainya lagi serta menendang kekuasaan Layla dari istana Alhambra.

Mohon dukungannya ya pemirsa yang budiman 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 PERTARUNGAN YANG AKAN SEGERA DI MULAI

Layla terus mengumpulkan informasi tentang Jabez Ezaz dan kelemahannya. Dia tahu bahwa Jabez Ezaz memiliki kelemahan terhadap wanita cantik, dan dia berencana untuk memanfaatkannya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

Suatu malam, Jabez Ezaz mengundang Layla ke sebuah pesta di istana. Layla tahu bahwa ini adalah kesempatan yang sempurna untuk mendapatkan kepercayaan Jabez Ezaz dan mengumpulkan lebih banyak informasi.

Layla mengenakan gaun yang sangat cantik dan menawan, dan dia berhasil mempesona Jabez Ezaz. Jabez Ezaz tidak bisa tidak terpesona oleh kecantikan Layla, dan dia mulai membuka diri kepadanya.

Layla memanfaatkan kesempatan ini untuk mengumpulkan informasi tentang kelemahan Jabez Ezaz dan rencana yang dia siapkan untuk musuh-musuhnya. Dia tahu bahwa ini adalah kesempatan yang langka, dan dia harus memanfaatkannya sebaik mungkin.

"Anda sangat cantik malam ini, Layla," kata Jabez Ezaz dengan suara yang lembut. "Saya tidak pernah melihat wanita seperti Anda sebelumnya."

Layla tersenyum dan memainkan perannya dengan baik. "Terima kasih, Tuan Jabez Ezaz. Anda sangat baik hati," kata dia dengan suara yang lembut.

Jabez Ezaz mendekati Layla dan berbicara dengan suara yang lebih rendah. "Saya ingin berbicara dengan Anda tentang rencana saya untuk kerajaan. Saya pikir Anda akan tertarik untuk mengetahuinya," kata dia dengan mata yang berkilauan.

Layla memainkan perannya dengan baik dan berpura-pura tertarik. "Oh, tentu saja, Tuan Jabez Ezaz. Saya ingin tahu lebih banyak tentang rencana Anda," kata dia dengan suara yang penuh dengan antusiasme.

Jabez Ezaz tersenyum dan mulai berbicara tentang rencananya untuk menghancurkan musuh-musuhnya dan memperluas kekuasaannya. Layla mendengarkan dengan seksama, mengumpulkan informasi yang dia butuhkan untuk menjalankan rencananya...

Layla dan Jabez Ezaz terus berbicara dan tertawa bersama, seolah-olah mereka sudah kenal lama. Jabez Ezaz tidak menyadari bahwa Layla sedang mempermainkannya, dan dia terus membuka diri kepadanya.

Sementara itu, Sofia memperhatikan dari jauh dengan rasa curiga. Dia tidak percaya bahwa Layla bisa begitu dekat dengan Jabez Ezaz tanpa memiliki motif tersembunyi.

Sofia memutuskan untuk mendekati mereka dan mencoba untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. "Jabez, apa yang sedang kamu bicarakan dengan tamu baru kita?" tanya Sofia dengan senyum yang manis.

Jabez Ezaz tersenyum dan memeluk Layla. "Ah, Sofia, aku sedang berbicara dengan Layla tentang rencana kita untuk masa depan," kata dia dengan suara yang penuh dengan kepercayaan.

Layla tersenyum dan memainkan perannya dengan baik. "Ya, Tuan Jabez Ezaz sedang berbicara tentang rencana besar untuk kerajaan," kata dia dengan suara yang lembut.

Sofia masih terlihat tidak yakin dengan jawaban Layla. "Saya lihat," kata Sofia dengan nada yang netral. "Saya hanya ingin memastikan bahwa Anda berdua tidak membahas sesuatu yang penting tanpa saya."

Jabez Ezaz tersenyum dan memandang Sofia dengan percaya diri. "Tentu saja tidak, Sofia. Saya hanya sedang membahas rencana untuk memperluas kekuasaan kita dan membuat kerajaan menjadi lebih kuat," kata dia dengan suara yang penuh dengan kepercayaan.

Layla tersenyum dan memainkan perannya dengan baik, berusaha untuk tidak menunjukkan rasa tidak nyaman yang dia rasakan. "Ya, Tuan Jabez Ezaz memiliki visi yang sangat besar untuk kerajaan kita," kata dia dengan suara yang lembut.

Sofia memperhatikan Layla dengan seksama, mencoba untuk mengetahui apa yang sedang dia pikirkan. Apakah Layla benar-benar memiliki rencana untuk membantu Jabez Ezaz, atau apakah dia sedang mempermainkannya? Sofia tidak bisa tidak merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres...

"Jabez, saya ingin berbicara dengan Anda tentang sesuatu yang penting," kata Sofia dengan suara yang serius.

Jabez Ezaz memandang Sofia dengan rasa ingin tahu. "Apa itu, Sofia?" tanya dia.

"Saya tidak yakin tentang Layla," kata Sofia dengan suara yang rendah. "Saya tidak percaya bahwa dia benar-benar seperti yang dia katakan."

Jabez Ezaz tersenyum dan memandang Layla dengan percaya diri. "Jangan khawatir, Sofia. Saya sudah memeriksa latar belakangnya. Dia bersih," kata dia.

Tapi Sofia masih terlihat tidak yakin. "Saya tidak tahu, Jabez. Saya hanya memiliki perasaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres," kata dia dengan suara yang serius.

Layla memperhatikan percakapan antara Sofia dan Jabez Ezaz dengan rasa waspada. Dia tahu bahwa dia harus berhati-hati dan tidak membiarkan Sofia curiga...

Jabez Ezaz memandang Sofia dengan sabar. "Sofia, saya mengerti bahwa Anda khawatir, tapi saya sudah membuat keputusan. Layla akan menjadi bagian dari tim kami, dan saya percaya bahwa dia bisa membantu kita mencapai tujuan kita," kata dia dengan suara yang tegas.

Sofia mengangguk, tapi masih terlihat tidak yakin. "Baiklah, Jabez. Saya hanya ingin memastikan bahwa Anda tidak membuat kesalahan," kata dia dengan suara yang lembut.

Layla memperhatikan percakapan antara Sofia dan Jabez Ezaz dengan rasa lega. Dia tahu bahwa dia telah berhasil meyakinkan Jabez Ezaz, dan sekarang dia bisa melanjutkan rencananya.

Tapi, tiba-tiba Jabez Ezaz memandang Layla dengan mata yang tajam. "Layla, saya ingin Anda melakukan sesuatu untuk saya," kata dia dengan suara yang dingin.

Layla memandang Jabez Ezaz dengan rasa waspada. "Apa itu, Tuan Jabez Ezaz?" tanya dia dengan suara yang lembut.

"Saya ingin Anda mencari informasi tentang Sofia," kata Jabez Ezaz dengan suara yang tegas. "Saya ingin tahu apa yang dia sembunyikan."

Layla memandang Jabez Ezaz dengan rasa terkejut. "Tuan Jabez Ezaz, apa yang Anda maksudkan?" tanya dia dengan suara yang lembut.

Jabez Ezaz memandang Layla dengan mata yang tajam. "Saya ingin tahu apa yang Sofia sembunyikan, Layla. Saya tidak percaya bahwa dia tidak memiliki rahasia," kata dia dengan suara yang dingin.

Layla mengangguk, berusaha untuk tidak menunjukkan rasa tidak nyaman yang dia rasakan. "Baiklah, Tuan Jabez Ezaz. Saya akan mencari informasi tentang Sofia," kata dia dengan suara yang lembut.

Jabez Ezaz memandang Layla dengan mata yang tajam, seolah-olah dia sedang mencari sesuatu di balik wajah Layla. "Saya ingin Anda melaporkannya langsung kepada saya, Layla. Jangan memberitahu siapa pun tentang ini," kata dia dengan suara yang tegas.

Layla mengangguk, berusaha untuk tidak menunjukkan rasa tidak nyaman yang dia rasakan. "Baiklah, Tuan Jabez Ezaz. Saya akan melaporkannya langsung kepada Anda," kata dia dengan suara yang lembut.

Dengan itu, Layla meninggalkan ruangan Jabez Ezaz, berusaha untuk tidak menunjukkan rasa tidak nyaman yang dia rasakan. Dia tahu bahwa dia harus berhati-hati dan tidak membiarkan Jabez Ezaz curiga...

Layla meninggalkan ruangan Jabez Ezaz dengan perasaan yang campur aduk. Dia tahu bahwa dia harus mencari informasi tentang Sofia, tapi dia juga tidak ingin mempercayai Jabez Ezaz sepenuhnya.

Setelah meninggalkan ruangan, Layla memutuskan untuk mencari informasi tentang apa yang sebenarnya terjadi di dalam istana. Dia tahu bahwa ada sesuatu yang tidak beres, dan dia ingin mengetahuinya.

Layla mulai mencari-cari informasi tentang Sofia dan Jabez Ezaz. Dia berbicara dengan beberapa pelayan dan penjaga, mencoba untuk mendapatkan informasi yang akurat.

Salah satu pelayan yang dia ajak bicara memberitahunya bahwa Sofia adalah orang yang sangat dipercaya oleh Jabez Ezaz, tapi ada rumor bahwa Sofia memiliki rahasia yang besar.

Layla mendengarkan dengan seksama, mencoba untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi. Dia tahu bahwa dia harus berhati-hati, karena dia tidak tahu siapa yang bisa dipercaya.

Tiba-tiba, Layla mendengar suara langkah kaki di belakangnya. Dia berbalik dan melihat seseorang yang tidak dia kenal. "Siapa Anda?" tanya Layla dengan suara yang waspada.

1
Patricia Vernanda
keji sekali ternyata layla itu y
Reny Rizky Aryati, SE.: yup, kayak Rohayya 🤭
total 1 replies
sky 15
dah hidupnya di istana bak istana surga masih saja kurang sewotnya layla itu ya ☹️
sky 15
haduh, istri pertama rasa pelakor kalau kayak ketek gini 😄
sky 15
berani mampus lebih baik rebut juga posisi Layla dari jabatan istri pertama, selir Sofia jangan mau kalah ma nenek lampir
sky 15
🤣🤣🤣🤣🤣 gimana seh thor, masak bayinya yang disimpan trus netek susunya ke siapa kalau ibuna di buang 😄
Reny Rizky Aryati, SE.
yang benar buang bayinya dan bunuh ibunya 🤔🙄
Reny Rizky Aryati, SE.: seharusnya kau yang di tendang author 🙄👘
total 2 replies
Reny Rizky Aryati, SE.
semoga berkenan membaca karya author terbaru ini ya semua pemirsa yang budiman dan kreatif 🙏
Reny Rizky Aryati, SE.
letih...
Reny Rizky Aryati, SE.
bola kehidupan tak selamanya mulus
Patricia Vernanda
kenpa diganti covernya thor
Patricia Vernanda
belum apa-apa udah konflik terjadi nih thor 🤭
Patricia Vernanda
🤭 selir rasa istri bisa bisa saja thor ini🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!