NovelToon NovelToon
Playboy Jatuh Cinta

Playboy Jatuh Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Badboy / Tamat
Popularitas:172.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: mawarjingga

Kehidupan kecil Arthur yang penuh kebahagiaan lenyap dalam waktu singkat, saat kedua orang tua dan juga neneknya menghilang dalam sebuah kecelakaan.

Arthur kecil yang tak lagi mendapat kasih sayang, kini tumbuh menjadi sosok Arthur yang tak berperasaan

Dan yang paling menonjol dalam dirinya adalah, sikap Playboynya.

Namun, Pertemuannya dengan seorang murid cewek baru disekolahnya, merubah hampir keseluruhan sikap buruk Arthur, dan membantunya mengungkap masalah yang sudah tertutup rapat selama hampir 6 tahun lamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mawarjingga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari mata-mata

Papa Arga benar-benar terlihat seperti seseorang yang Kebingungan dengan wajah syok dan tak percaya, saat membuktikan perkataan putrinya yang telah menemukan kakek Firman yang bahkan kini telah berada dirumahnya.

"Ini beneran pak Firman?" ucap papa Arga meneliti penampilan kakek Firman dari ujung kepala hingga ujung kakinya.

"Betul Ga, ini saya!" balas kakek Firman dengan nada suara yang terdengar bergetar.

"Yaampun pak, syukurlah, saya sangat-sangat senang melihat keadaan bapak baik-baik saja, padahal minggu-minggu ini saya sudah punya banyak rencana agar menemukan pak Firman sesegera mungkin."

"Ini semua berkat gadis cantik pemberani itu, putrimu." tunjuk kakek Firman kearah Dara yang berdiri di belakang papanya.

"Saya nggak tahu kalau nggak ada putrimu, nasib saya akan seperti apa, karena sampai akhir kemarin saat putrimu menemukan saya, tidak ada yang berani memasuki kampung itu." lanjut kakek Firman.

"Maafkan saya pak, saya terlambat!" ujar papa Arga dengan raut wajah yang terlihat penuh penyesalan.

"Tidak, yang terpenting saya sudah disini sekarang, Terima kasih sudah banyak membantu."

"Lalu, pak Firman tahu kalau Gibran masih hidup?"

"Tentu saja Ga, justru saya sendiri yang menyuruh mereka pergi, karena saat itu tidak ada pilihan lain, mereka semua dalam bahaya."

"Pak Firman tahu siapa dalang dari semua ini?"

"Tentu saja, dia anak-anak saya sendiri." Ucap kakek Firman dengan suara lirih, dadanya mendadak sakit ketika mengingat kelakuan mereka yang tidak berpri kemanusiaan hanya gara-gara harta.

"Tolong Ga, jangan beritahu siapa-siapa dulu tentang keberadaan saya, sampai saya benar-benar pulih,"

"Dan mungkin saya akan banyak merepotkan keluarga mu Ga."

"Tidak pak sama sekali tidak ada yang direpotkan, pak Firman tinggalah disini, sampai kapanpun pak Firman mau."

"Terimakasih banyak Ga,"

"Sama-sama pak, tapi mengenai Arthur, apa pak Firman juga tidak mau bertemu dengannya?"

"Saya sangat merindukan dia, tapi ini belum saatnya, sampai saya benar-benar bisa memasukan mereka semua ke dalam penjara."

"Baiklah pak!" Papa Arga pun menganggukan kepala mengerti.

Ditempat lain, Rafael beserta ayahnya Banu, begitu murka saat mengetahui kakek Firman tidak ada ditempat nya, ia beberapa kali mengeluarkan umpatan-umpatan kasar, sembari menggeram kesal.

"Rafa bilang juga apa pa, tua bangka itu kita pindahin secepatnya, kalau kemarin papa nurut apa kata aku kejadian nya nggak bakal seperti ini kan?"

"Diam kamu!" bentaknya, sembari mengacak rambut frustasi.

"Papa egois tahu nggak!"

"Kamu pikir papa tahu, kalau kejadian nya bakalan seperti ini hah?"

"Ya terus gimana sekarang, Papa tahu kan kalau hanya dia yang tahu semua rahasia kita?"

"Tapi mana mungkin dia bisa keluar sendiri dengan tangan yang terikat kuat begitu, ayo sebaiknya kita cari, siapa tahu dia masih ada disekitar sini."

"Apa dia dimakan binatang buas ya pa?"

"Ngaco kamu, mana ada binatang buas di tempat seperti ini, Gila!"

"Ya siapa tahu kan?"

Setelah beberapa menit mereka mencari ke setiap sudut maupun rumah kosong di kampung mati, hasilnya nihil, mereka tidak menemukannya, karena seseorang yang mereka cari memang sudah tak lagi disana.

"Sial!"

"Kita harus bicarakan hal ini pada Om Raffi dan tante Hera." ucap Banu lalu bergegas pergi meninggalkan tempat tersebut.

................

"Dasar bodoh! bagaimana bisa kalian lalai menjaga tua bangka itu," bentak Raffi kesal, saat Banu menceritakan kejadian yang sebenarnya.

"Jaga mulut kamu bang, aku dan anakku sudah berusaha melakukan apapun yang kalian suruh selama ini, sedangkan kalian hanya tahu Terima beres saja, dan sekarang apa, kamu memaki-maki kami, kami tak Terima!" sahut Banu yang tak mau kalah.

"Sudah sudah, jangan ribut terus, sekarang yang harus kita pikirkan adalah bagaimana caranya supaya kita bisa menemukan tua bangka itu kembali." timpal Hera menengahi.

Akhirnya mereka pun terdiam, dan mulai sibuk dengan pikirannya masing-masing.

.... ......

"Jadi gimana rencana pak Firman selanjutnya,?" ujar papa Arga siang ini, ia sengaja tidak masuk kerja hari ini hanya untuk membahas masalah yang tengah dihadapi kakek Firman.

"Saya harus punya seseorang yang bisa dipercaya untuk memata-matai anak-anak saya disana, untuk mengumpulkan bukti-bukti kejahatan mereka!" balas kakek Firman, seraya berpikir keras mengingat-ingat seseorang yang selama ini begitu menghargainya.

"Apa ada seseorang disana, yang selama ini sangat menghormati pak Firman, kita bisa jadikan dia mata-mata untuk mengetahui apa saja rencana yang sedang mereka susun."

"Ada, tapi dia seorang perempuan, tukang bersih-bersih dirumah."

"Tidak masalah pa, justru terkadang mereka menganggap ART itu tidak peduli dengan urusan majikannya, dan ini merupakan kesempatan besar untuk kita,"

"Baiklah, tapi bagaimana caranya bisa menemui dia, tanpa sepengetahuan Raffi ataupun Banu."

"Kita minta tolong Anna, putri bungsu pak Firman."

"Tapi saya, tidak mau Anna tahu dulu tentang keberadaan saya disini."

"Nanti saya sendiri yang akan menelpon Anna pak, saya akan cari alasan yang tepat kalau dia banyak bertanya nantinya."

"Baiklah, terimakasih banyak Ga mau membantu saya."

"Jangan sungkan pak, saya akan berusaha membantu semampu yang saya bisa."

"Yasudah, pak Firman istirahat lah dulu, saya akan keluar sebentar." lanjutnya, dan bergegas keluar dari kamar kakek Firman.

..................

"Hati-hati ya, jangan genit-genit sama cowok lain," ujar Arthur, sembari mengusap rambutnya sayang.

Siang ini Arthur mengantarkan Dara ke angkringan bang Rojak, untuk menemui sahabatnya Puspa, yang sudah menunggu disana, sedangkan Arthur sendiri, siang ini sedang ada janji dengan ketiga sahabatnya untuk latihan basket.

"Yang musti ngomong kaya gitu tuh, aku ke kamu, kamu kan terkenal playboy, siapa tahu kan disana banyak cewek-cewek cantik, terus kegoda deh!" sindir Dara dengan bibir yang mengerucut.

Sedangkan Arthur tak tahan untuk tidak tersenyum, melihat gadisnya yang mulai cemburu.

"Cemburu?" tanyanya, dengan tangan terangkat mengelus pipi gadisnya menggunakan punggung tangannya yang terasa hangat.

"Hah cemburu, apaan? nggak ya!" Dara berusaha menyangkalnya.

"Seneng deh kalau di cemburuin gini, itu tandanya kamu benar-benar cinta kan sama aku, ngaku?" bisik Arthur sembari mencondongkan wajahnya kearah wajah Dara.

"Ih nggak, siapa yang cemburu!" balas Dara ikut berbisik, karena didalam angkringan sudah banyak beberapa orang yang sedang asik mengobrol sembari menikmati makanan nya.

"Maksih lo sayang!" Arthur kembali berbicara dengan senyum dikulum.

"Tahu ah, pergi sana!"

"Ngusir?"

"Iya, kenapa emang?"

"Awas ya entar aku hukum,"

"Nggak takut." ujar Dara dan bergegas meninggalkan Arthur, dan segera menemui sahabatnya Puspa, yang sudah menunggunya disebuah meja sejak tadi.

"Sama siapa?" ujar Puspa dengan senyum menggoda.

"Itu kan cowok yang waktu itu ya, kalau nggak salah, pas elo ngasih surprise kerumah gue,?"

"Dia pacar gue!"

"Cie ngakuin juga kalau dia pacarnya, dulu kan cuma dia yang ngaku-ngaku!" ujar Puspa sambil terkekeh.

"Ganteng banget ya, mau dong gue yang begituan Ra, cariin!"

"Emangnya boneka dicariin, lah si Bagas kemana?"

"Ngilang,"

"Kemana?"

"Ditelan bumi kali!"

"Ck lo itu."

.

.

1
HR_junior
langsung lmran np gak sekalian mau ngajak ke KUA aja thur
HR_junior
baca ini dulu ..td baca si Arjuna trnyata ada crita ortunya jg
Ina Rose
Luar biasa
Husnul Kholil
bagus
Muryanti
mana kelanjutan nya masak udah tamat
nisa
mksih kk ok critanya
Qaisaa Nazarudin
Bagus banget karya mu thor,,,Udah END aja,,aku kagak rela nih pisah ama Dara dan Arthur,,,
Apapun tq ya thor,aku suka smua karya mu sampai saat ke 3 karya mu yg ku baca ,semua cowok/suami begitu menghargai cewek/istri mereka,, bagus ,aku akan lanjut baca kisah si kembar Satya dan Satria deh setelah ini,,⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Aaahhh curang Outhornya kok di skip sih huaaaa😭😭😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah,,aku udah nahan nahan nafas nih,deg degan aku🤭🤭😂😂
Qaisaa Nazarudin
Aaahhh itu pasti Arthur dan keluarganya mau dateng,ngelamar Dara swcara resmi ya kan,,??😁😁
Qaisaa Nazarudin
Kasian Arthur terpaksa membesar tanpa kehadiran ortunya,nyesek aku thor😭😭 disebabkan keserakahan orang lain, Orang lain yg menjadi mangsa nya🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙇🏻‍♀️🙇🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Yeeessszz💪🏻💪🏻💪🏻👏🏻👏🏻 Rasain tuh gak tau bersyukur,Anak angkat juga tapi kok serakah banget sih…🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk Rasain kalian,,,Eh tunggu,,jangan sampe di sana ada CCTV nya ntar bisa ketahuan Dara yg bawak kabur kakek Firman,,,😤😤😤
Qaisaa Nazarudin
Haaahaa,,hujung2 nya Dara lah yg menemukan papa gibran dan juga kakeknya,,Dara lah superhero nya mereka😂😂👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Ya Allah sedih nya,,, Alhamdulillah kakek,oma,mama dan papa Arthur Akhirnya semua selamat🤲🏻🤲🏻🤲🏻
Qaisaa Nazarudin
Whhaaaatt😱😱😱 Apa cuma papa Gibran anak kandung kakek???wah semakin penasaran nih..🤔🤔😌😌
Qaisaa Nazarudin
Panggilkan dokter Dara utk mengecek keadaan kakek,Panggil papa kamu dan juga Arthur dtg dong Dara,,,👏🏻👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Yeesssszzz💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻👏🏻👏🏻👏🏻 Akhirnya Dara berhasil,,OMG OMG 😱 Aahhhh semoga mereka gak bisa nemuin kakek lagi,Aahh seneng nya aku💃🏻💃🏻💃🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Dara video in dong atau langsung telpin Arthur suruh dia dtg,,,ini kesempatan buat kalian Dara,,,pleaasee duh deg degan aku😨😨😨😳😳😳
Qaisaa Nazarudin
Itu bodyguard kamu yg dikiririmkan papa kamu Arthur,,tenang aja,,?😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!