NovelToon NovelToon
Aku Pamit, Mas!

Aku Pamit, Mas!

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengganti / CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yam_zhie

Mariza dan Derriz menikah karena perjodohan. Selama satu tahun pernikahannya, Derriz tak pernah menganggap Mariza.

Mereka tinggal satu rumah tapi seperti orang asing. Derriz sendiri yang membuat jarak diantara mereka. Karena Derriz mencintai dan masih menunggu mantan kekasihnya kembali, Luna.

Seperti yang di katakan Derriz di awal pernikahannya. Mereka akan berpisah ketika Luna kembali. Apalagi Mariza tak bisa membuatnya jatuh cinta. Bagaimana bisa jatuh cinta jika selama ini saja Derriz selalu menjaga jarak darinya. Bukan hanya di rumah, tapi di kantor juga mereka seperti orang asing.

"Apa alasanmu ingin bercerita dariku?" tanya Derriz saat Mariza memberikan surat cerai yang sudah dia tandatangani.

"Apa aku kurang memberikan uang bulan padamu? Apa masih kurang?" Derriz tak terima Mariza ingin bercerai darinya.

"Karena masa lalumu sudah kembali, Mas! Aku pergi karena aku sudah tak ada gunanya lagi di sini!" jawab Mariza.

"TIDAK!" jawab Derriz membuat Mariza bingung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku pamit, Mas! 2

Derriz Dirgantara, 32tahun seorang wakil CEO di perusahaan Dirgantara milik kakeknya. Dia harus menikah dengan Mariza Sarasvati 25tahun. Gadis pilihan kakeknya. Derriz terpaksa menerima pernikahan itu saat sang kakek sakit. Apalagi saat itu dia juga tak bisa menghubungi kekasihnya Luna, yang pergi untuk mengejar karir desainernya di luar negri. Sehingga membuat mereka lost kontak.

Mariza juga bekerja di perusahaan milik Dirgantara sebagai salah satu Desain grafis andalan perusahaan.Entah dari mana dia bisa kenal dengan kakeknya sehingga menikahkan dia dengan dirinya. Hanya saja yang dia tahu jika sebelumnya Mariza menerima sejumlah uang untuk pengobatan ibunya. Pernikahan mereka di rahasiakan dari semua orang di kantor. Karena Derriz tidak mau jika semua orang tahu jika dia sudah menikah, akan tetapi bukan dengan Luna kekasihnya. Melainkan karyawan perusahaan Dirgantara.

"Kenapa cemberut begitu? Masih pagi moodmu jelek gitu! Biasanya juga selalu bersemangat setelah sarapan masakan istri tercinta," ledek Rian yang merupakan Sekretaris dan juga sahabat dari Derriz.

Hanya dia yang tahu pernikahan mereka. Derriz menyerahkan berkas yang tadi di berikan Mariza kepada sahabatnya.

"Apa yang salah? Bukannya memang kamu ingin berpisah dengannya? Ini adalah berita baik untukmu, apalagi Luna juga sudah kembali kan? Jadi apa yang membuatmu marah?" Heran Rian.

"Aku tak bisa menceritakan dia sekarang, Rian!" Jawab Derriz.

"Kenapa? Bukannya kamu juga sudah kembali bersama dengan wanita yang kamu cintai? Lepaskan Mariza, jangan buat dia terus menderita dalam perbaikan itu," ujar Rian.

"Aku tahu Rian! Aku juga ingin berpisah dengan Mariza karena aku tak pernah mencintai dia. Tapi aku tak bisa melepaskan dia sekarang. Apalagi kakek baru saja sembuh, aku tak ingin membuat kakek kembali drop saya mendengar jika aku bercerai dari Mariza dan kembali kepada Luna," jelas Derriz.

"Lalu sampai kapan kamu akan menundanya. Karena kamu juga tak bisa memiliki keduanya. Kamu tak mencintai Mariza, jauh lebih baik melepaskan dia. Biarkan dia juga bebas bersama dengan orang yang akan membahagiakannya. Seperti kamu yang sudah kembali dengan Luna dan bahagia dengan dia," kembali Rian berbicara.

"Apa? Memangnya Mariza punya pacar? Kenapa aku tidak tahu?" Tanya Derriz kaget.

"Iya itu mungkin saja kan? Aku juga tidak tahu sih. Tapi mariza itu adalah gadis yang cantik, pintar dan juga humble. Aku yakin jika banyak pria yang menyukai dia. Makanya kamu lepaskan saja dia. Dan biarkan dia bahagia dengan caranya," jawab Rian.

"Kenapa malah kamu yang terkesan memaksaku melepaskan Mariza? Atau mungkin kamu menyukai dia dan menunggu dia janda sehingga kamu memintaku untuk segera melepaskan gadis itu!" Kesal Derriz.

"Ya kalau memang jodoh kenapa tidak kan? Apalagi dia juga nanti akan menjadi janda masih bersegel. Siapa yang tidak mau coba?"jawab Rian membuat Derriz mantap tajam ke arah temannya itu.

"Pergi sebelum aku benar-benar marah padamu Rian!" Kesal Derriz membuat Rian terkekeh dan pergi dari sana.

"Apa benar Mariza sudah memiliki kekasih? Apakah itu alasannya kenapa dia memilih bercerai dariku dan mengatakan kalau sudah tak mengharapkan cinta atau perhatian dariku lagi? Astaga peduli apa aku ini! Biar saja kalau dia mau suka kepada pria lain. Toh aku juga tak akan pernah mencintai dia. Karena wanita yang selama ini aku cintai adalah Luna. Gadis itu pagi-pagi sudah membuat aku bad mood!"kesal Derriz mulai membuka laptop dan memeriksa pekerjaannya.

Derriz kembali berusaha fokus bekerja, walau kata-kata Mariza dan Rian silih berganti terlintas di benaknya membuat dia kesal sekali. Sedangkan Mariza bekerja seperti biasa dengan penuh semangat seolah tak pernah terjadi apa-apa padanya. Waktu berlalu begitu cepat bagi Mariza hingga akhirnya jam pulang kantor tiba.

"Mau pulang bareng Zha?" Tanya salah satu teman kantor yang menggunakan motor berhenti di depan Mariza yang sedang berjalan menuju halte bus di depan kantor Dirgantara.

"Terima kasih Mas Yudha, saya naik bus saja. Lagi pula saya tidak buru-buru dan mau ke supermarket dulu," tolak Mariza.

"Yakin gak mau aku antar nih? Aku ganteng loh nggak akan malu-malin, paling motor aku dan ayang akan sedikit membuat aku malu,"tanya Yudha sambil bercanda membuat Mariza terkekeh mendengarnya.

"Mas Yudha ini bisa saja. Bukan Maslaah motor, Mas. Segini juga Alhamdulillah mas punya kendaraan kan? Hanya saja aku harus ke supermarket dulu membeli beberapa kebutuhan rumah," jawab Mariza menolak dengan halus.

Tapi dia juga tidak berbohong. Karena memang harus pergi ke supermarket. Yudha akhirnya mengalah dan tak memaksa Mariza untuk ikut dengannya. Dia pamit melambaikan tangan begitupun dengan Mariza yang membalas lambaian tangan Yudha sambil tersenyum kemudian kembali berjalan menuju halte bus.

Interaksi Mariza dan Yudha di lihat dengan jelas oleh Derriz yang masih berada di tempat parkir. Wajah Derriz terlihat kesal melihat keakraban Mariza dan Yudha. Selama ini dia memang bodo amat dan tak peduli dengan yang di lakukan Mariza. Tapi setelah gadis itu meminta cerai, apalagi temannya juga malah menunggu janda mantan istrinya membuat Derriz sedikit memperhatikan istrinya.

"Ck! Apa pria modelan begitu yang akan kamu pilih nanti setelah bercerai dariku Mariza? Aku yakin kamu tak akan tahan hidup susah dengannya. Kamu itu adalah wanita matre yang selalu meminta banyak uang. Apalagi dari kakek. Entah sudah berapa banyak uang yang kamu terima dari kakek! Kamu fikir bisa mendapatkan pria yang sanggup memberikan uang bulanan besar sepertiku? Sok-sokan mau minta cerai, kalau kamu saja tak akan sanggup hidup susah!" Gerutu Derriz.

Drrrtttt

Drrrtttt

Ponsel Derriz berbunyi, nama 'My love' dari kontaknya memanggil. Orang itu tak lain adalah Luna.

"Iya sayang?" Jawab Derriz lembut kepada wanita itu.

[ ... ]

"Baiklah sayang, aku akan ke sana sekarang," jawab Derriz.

[ ... ]

"Love you too so much," jawab Derriz.

Kemudian menyalakan mesin mobil dan pergi dari sana menuju apartemen Luna yang dia sewa untuk kekasihnya itu. Bukan pulang ke rumah seperti biasanya. Sudah dua minggu ini Luna kembali dari luar negeri dan hubungan mereka mulai kembali membaik beberapa hari ini. Sehingga Derriz lebih banyak menghabiskan waktu bersama dengan Luna setelah pulang bekerja dan akan pulang sedikit larut. Derriz merasa bahagia karena kekasihnya kembali, sekaligus dia juga merasa bingung mengatakan kebenaran baik kepada Luna maupun kepada Mariza. Ada alasan berbeda yang membuat dia masih bungkam saat ini kepada keduanya.

1
Lili Riani
banyak stiponya
dewi rofiqoh
Mungkin klo udah dapat hukuman spesial dari Excel baru kalian akan sadar
Sulfia Nuriawati
kok aneh Thor 2 biang kerok d biarkan berlarut larut, bikin kesal tau
Fitria Syafei
KK cantik kereen 😘😘 terimakasih 🥰
Lili Riani
oh ya sdh panggil mas kok msh menyebut anda ke axsel, kata" nya banyak yng stiponya
Giantini
banyak sekali yg membenci/memusuhi mariza
Carlina Carlina
vano ,lisa sydah gilaaaaa😡😡😡😡
Cicih Sophiana
hadeh gaya mu Vano Khalisa... so hebat
Les Tary
Vano berlaga paling laku critanya mau ngejar istri axcel ga semua wanita itu sama tertarik sama kamu
Dini Yulianti
udah hancurin aja sampe ke akar, miskinkan aja suruh pada ngegembel
Robiatul Jamilah
rasanya lega karena Izha ada yang menolong sehingga bu Anisa mulai sembuh lahir batinnya
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
masih juga belum sadar
Robiatul Jamilah
emang si Luna itu tidak punya malu sedikitpun walau oleh kake deriz tidak direstui juga tetap aja datang ke rumahnya
nely_48
s badak cula dua Khalisa n Vano ga ada eling eling na eta jelma
Robiatul Jamilah
lanjut ceritanya makin penasaran saja
yunita
lnjutttt yg byk thorrr
Rosiana Dwi Astuti
ihir
partini
selamat menikmati untuk kalian berdua
irma hidayat
tindak tegas sepasang manusia manipulatif itu sampai jera axsel
Arin
Di kasih tau..... bingal sih. Udah terima saja resiko dari perbuatan kalian itu.... Sok-sokan sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!