NovelToon NovelToon
Benci Tapi Menikah? (Revisi)

Benci Tapi Menikah? (Revisi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta setelah menikah / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Angst / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:13.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rini IR

cerita ini mengisahkan kembali tentang Aisyah dan Ikhsan. Aisyah yang awal nya begitu di cintai oleh Ikhsan, Aisyah yang adalah segalanya dan impian Ikhsan. Karna sebuah kesalahpahaman membuat Ikhsan membenci Aisyah sampai ke tulang. untuk melampiasakan kebencian ini, Ikhsan menikahi Aisyah tapi bukan karna cinta melainkan benci.

hari - hari Aisyah berlangsung dengan banyak nya gangguan dari Ikhsan. mampukah Aisyah tetap mempertahankan rumah tangga nya? akan kah Ikhsan jatuh hati lagi pada Aisyah?

yuk ikuti kisah nya di Pernikahan Paksaan.

Di sarankan untuk membaca Novel 'Cinta yang Rumit' lebih dulu .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini IR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Bisakah memulai kembali?

"Nyonya,  kenapa Anda tidak mengatakan bahwa anda adalah Nyonya Arsindath? "

Deg.

Aisyah tercengang, Ikhsan bilang Nyonya Arsindath. Bukan pembantu? Pikir nya.

"Aku tidak ingin membuat kekacauan"

"Baiklah Nyonya. Maaf kan kami,  silahkan Anda masuk"  ujar Satpam itu sopan,  seraya membukakan pintu lebar - lebar untuk Aisyah.

Aisyah diam,  ia hanya melangkah kan kakinya masuk ke perusahaan Terbesar itu.

"Aku ingin bertemu dengan Presdir Ikhsan. Dimana ruangan nya? " tanya Aisyah santai. Menatap biasa Resepsionis modis yang ada di depan nya

"Nona. Presdir Ikhsan sedang rapat saat ini,  Apakah anda ada janji? " sahut nya,  seraya menampilkan senyuman.

"Oh?  Berapa lama lagi dia selesai Rapat? "

"mungkin Satu jam nona. Anda bisa duduk di Sana untuk menunggu"

Aisyah mengangguk mengerti,  dirinya sedikit berdecak.

Masih satu Jam lagi?  Waktu makan siang ku bisa habis nanti?!  Dia gila,  akh benar - benar Gila!

Batin Aisyah,  ia sama sekali tak habis pikir dengn jalan pikiran Ikhsan.

"Nyonya muda,  Saya di minta untuk menjemput anda. Silahkan ikuti saya,  saya akan mengantar Anda ke Tempat Tuan Muda" Ujar pria itu. Aisyah menoleh,  mata indah nya menangkap sosok Andrew yang sedang berbicara.

Semua orang disana melongo tak percaya. Pasalnya Supir Pribadi Ikhsan,  yah Andrew yang terkenal sangat dingin,  bahkan tak pernah Tersenyum,  malah tersenyum pada Aisyah. Bukan karna suka,  Jika Andrew berani Menatap dingin Aisyah,  apa yang Akan Ikhsan perbuat?  Namun mereka semua diam,  mereka terlalu takut pada Andrew.

Aisyah menyadari kejanggalan di sekitar nya. Ia lebih memilih diam dan mengikuti Andrew dari belakang.

***

"Dimana Ikhsan? Bukan nya dia sedang Rapat? " Tanya Aisyah,  tepat saat gadis itu melangkag kan kakinya keluar dari lift.

"Hanya Rapat dengan beberapa manajer, Jangan di pikirkan " sahut Andrew santai. Ia membuka pintu sebuah ruangan.

"Nyonya, Tunggulah Presdir Ikhsan di sini,  sebentar lagi dia akan datang"

"Akan lebih baik dia tidak perlu datang"

"Jika dia tidak datang. Maka anda akan merasa kesepian kan? "

Aisyah tertegun halus,  Entah lah. Ada yang aneh di hatinya saat Andrew mengucapkan itu.

"Saya permisi "

***

Hampir lima belas menit berlalu,  Aisyah menanti Ikhsan dengan Risau, di ruangan itu. Yah Ruang kerja nya Ikhsan,  Aisyah pernah masuk ke ruang Kerja Ayah nya,  sama sekali tidak semewah ini.

Benarkah aku menyukai Ikhsan. Tapi,  Ikhsan.. Dia?

Akh,  Aisyah kembali teringat masa SMA nya. Membuat wanita manis itu mengulum senyum tipis. Tatkala ia mengingat bagaimana Nakal nya Ikhsan sewaktu SMA. dan bagaimana Ikhsan selalu menggoda nya dan ada di setiap kali Aisyah dalam kesulitan.

"Ikhsan yang dulu terlalu manis dan hangat,  dan dia yang sekarang terlalu dingin dan ketus.  Bagaimana mungkin orang bisa berubah secepat itu? " Guman Aisyah,  memejam kan matanya,  menyenderkan punggung nya ke Sofa lembut itu.

Cup.

Aisyah merasa ada yang mencium pipi kanan nya,  segera wanita manis itu membuka Matanya.

"Ikhsan?!" pekik Aisyah langsung terperanjak,  menyadari Ada Ikhsan yang sudah duduk manis di sebelah nya.

"Iyah aku, kenapa?  Habis memimpikan saya? "

"Enggak,  cuma lagi berfikir. Kamu kenapa cepat sekali berubah nya,  berbalik 180 derajat dari kamu yang SMA" Ceplos Aisyah jujur.

"Yah itu Karna kamu. Dulu aku hangat karna aku cinta ke kamu. Sekarang--"

"Sekarang kamu dingin karna benci aku iyah kan?!  Kamu mau ngomong git--" belum selesai Aisyah mengucapkan kalimat nya. Sudah ada Ikhsan yang mendarat kan ciuman hangat nya di bibir Tipis Aisyah,  membuat Gadis manis itu diam klakap.

Aisyah melotot tak percaya. Ia sangat tercengang dengan apa yang Ikhsan lakukan barusan. Sedangkan Ikhsan, mengulum senyum puas. Apa yang salah,  mereka kan suami Istri?

"Sekarang cinta nya aku. ke kamu udah nambah berkali - kali lipat. Jadi,  Kamu mau aku. musti gimana?  Saya pasti akan lakuin" ujar Ikhsan menatap serius Mata Aisyah.

Deg.

Deguban Aisyah sudah tidak beraturan lagi. Yah,  mungkin Ikhsan juga sudah mendengar deguban tak beratur jantung Aisyah.

Pipi gadis mungil itu merona. Entah karna malu,  atau karna ada rasa yang bergelora.

"Aisyah... Aku Cinta ke kamu. Jadi,  tolong jangan tinggalkan aku Seperti waktu itu. Jangan minta aku menjauh lagi dari kamu. Cinta ini terlalu besar untuk kamu Tolak" lirih Ikhsan lagi,  yang kini tertunduk bersandar di bahu Aisyah. Refleks Aisyah memegang kepala Ikhsan yang kini bertumpu di bahu nya.

"Syah,  kamu enggak cinta ke saya Gak masalah. Biar aku aja yang cinta juga gak keberatan. Asal kamu tetap di sisi ku . Maka aku akan menjadi orang paling bahagia "

Aisyah diam,  kiti Ada rasa yang berkecamuk di hatinya. Hinaan Ikhsan dulu tumpang tindih dengan pernyataan cinta Ikhsan yang memenuhi otak nya.

"Maaf.. Maaff.. Karna aku Pernah Nyiksa kamu." lirih Ikhsan lagi.

Aisyah tertegun, ia sangat tidak menyangka sosok Arogan Ikhsan memiliki sisi lembut untuk meminta maaf. gadis manis itu kembali mengingat nya,  yah Dia kembali ingat bahwa Orang yang menyebabkan Ikhsan kejam dan dingin adalah dirinya.

Siksaan?

Aisyah ingat, itu bukan siksaan. Melainkan hukuman untuk Aisyah sendiri.

***

Next?

Lanjut?

1
inayah machmud
ikhsan sudah mulai bucin
Diah Retno
wah ...tanda tanda bucin akut nihhh ikhsan...
Wirda Wati
kereeen thory
Wirda Wati
visualnya thort.....
secantik apa Aisyah..😂😂😂
Wirda Wati
Berarti tebakanku salah.Bukanartin atau Aldo
rupanya Ari.
lebih mengerikan
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
masih menebak bisa Martin bisa juga Aldo Abang tirinya Aisyah.
Wirda Wati
ganti keramik 😂😂😂😂😂😂😂
Wirda Wati
noltalgia SMA...memang paling indah.
Wirda Wati
udah ku bilang cinta itu seperti coklat 😂😂😂
Wirda Wati
lanjuut thort
Wirda Wati
😂😂😂😂😂
Wirda Wati
lanjuut...
selamat ikhsan bakal jadi bpk
Wirda Wati
sulit ditemukan laki laki seperti ikhsan.
cinta seperti coklat....mengalahkan segalanya😀😀😀
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
kereeen ceritamu thort...
Wirda Wati
aku heran anak kecil tau harta Gono gini.

mungkin hanya ada di novel 😀😀😀
Wirda Wati
Aldo...kamu ngga tau..
ikhsan melakukan itu biar bisa bersama Aisyah.😂😂😂
Wirda Wati
lanjuut
semakin seruuuu
Wirda Wati
😂😂😂😂😂😂😂
yg misahkan kita hanya koma atau kuburan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!