NovelToon NovelToon
Married By Challenge

Married By Challenge

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahkontrak / Perjodohan / Cintamanis / Tamat
Popularitas:7.2M
Nilai: 5
Nama Author: SkySal

Warning!!!
21+
(DALAM TAHAP REVISI)

Sarah Fergueson, gadis berusia 16 tahun itu tak terkejut melihat tamu di rumah nya, Devano Lake, seorang pria berusia 25 tahun, sahabat sekaligus rekan kerja kakak nya itu memang sering bertamu kesana, namun apa jadi nya jika kedatangan Devano kali ini malah akan merubah hidup Sarah.

"Aku dan Sarah telah lama menjalin kasih, kami bahkan sudah bercinta, aku ingin menikahi nya sebelum dia hamil dan akan mempemalukan kalian"

Sarah hanya membuka mulut nya lebar dengan mata yg melotot sempurna, ibunya terkena serangan jantung, ayahnya begitu shock dan kakak nya sangat marah.

"Itu tidak mungkin" seru sang Kakak sembari bersiap memukul Devano, namun Devano segera menunjukan chat antara dirinya dan Sarah yg memang sangat romantis selama tiga bulan terakhir.

Devano melirik Sarah yg masih terkejut sambil ia berseringai bak iblis dan menatap Sarah penuh kemenangan. Sementara Sarah hanya bisa menyesali tindakan bodoh nya yg mengikuti tantangan sahabat nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 27

Devano menemani Caitlin sambil memainkan gitar di samping nya, sejak kecil Caitlin memang suka sekali main musik, karena itulah Devano mengirim nya Ke London untuk belajar musik di kampus International disana. Namun ternyata itu malah menjadi akhir bagi hidup Caitlin, Devano merasa bersalah. Seandainya ia tak mengirim Caitlin ke London, mungkin semua nya tidak akan menjadi seperti sekarang.

Devano menghentikan permainannya saat terdengar pintu yg terbuka bersamaan dengan Sarah yg masuk.

"Aku baru tahu kamu bisa main gitar" ujar Sarah sambil berjalan mendekati Devano yg duduk di sofa.

"Sebenarnya ini punya Catty, dulu waktu kecil kita belajar gitar bersama" jawab Devano sambil tersenyum "Kamu mau mencoba?"

"Aku engga tahu cara nya..."

"Biar aku ajari, sini..." Devano menupuk sofa di sisi nya, Sarah pun duduk di sana dan Devano memberikan gitar nya. Kemudian Devano membantu Sarah untuk memegang gitar dengan benar. Setelah itu ia mulai memetik senar gitar sehingga menciptakan sebuah melodi. Sarah tampak senang dengan hal itu.

"Seperti nya aku akan belajar main gitar dan membeli gitar nanti, asyik juga..." ujar nya dan Devano hanya menanggapi nya dengan mengulum senyum.

"Dev..." Panggil Sarah dengan suara rendah dan Devano menjawab nya dengan gumaman "Kapan kita pulang?" Devano menghela nafas, ia sudah hampir bosan mendengar pertanyaan Sarah itu tapi Devano tak ingin lagi memperlihatkan sisi buruk nya dengan membentak Sarah. Ia tak mau Sarah menjadi semakin takut pada nya dan menjauh.

"Besok lusa, sebentar lagi sekolah mu juga aktif kan" jawab Devano dan Sarah mengangguk "Kita akan segera pulang"

"Terima kasih" ucap Sarah.

"Akhir akhir ini kamu lebih sering berterimakasih, Little girl"

"Karena kamu pantas mendapatkan nya"

"Apa kamu mulai mencintai ku?"

Sarah terdiam, ia memandang Devano dengan ekspresi datar kemudian menggeleng. Devano tidak marah, tidak juga mengancam atau meperlihatkan sisi arrogant nya seperti biasa nya, dia hanya mengulum senyum.

"Aku mau mandi dulu, kalau kamu mau di sini engga apa apa" ujar Devano kemudian sambil berdiri dan Sarah pun ikut berdiri.

"Tante Margaret akan marah kalau liat aku di sini, tapi kenapa dia benci banget sama aku?"

"Itu cuma perasaan mu, dan Margaret memang tipe orang yg ketus"

"Aku rasa ketus lebih baik dari pada sombong dan menyebalkan" seru Sarah menyindir Devano kemudian Sarah pergi lebih dulu dari kamar Caitlin. Sementara Devano hanya terkekeh.

Sebenarnya Devano benar benar tak ingin membawa Sarah pulang, tapi ternyata Sarah keras kepala juga.

Sementara Dominic mengabari Devano bahwa minggu depan kasus William akan di bawa ke pengadilan. Bukti dan saksi palsu yg sudah di siapkan pun bisa menjerat William dengan hukuman 12 tahun penjara. Dan Devano merasa tak puas dengan hal itu, karena 12 tahun di penjara tak setimpal dengan hidup Caitlin yg sangat hancur. Tapi setidaknya William di hukum karena kejahatan nya sendiri meskipun dengan cara yg seperti ini.

.

.

.

Sarah ternyata tak hanya diam saja melihat ke tidak adilan yg terjadi pada keluarga nya. Diam diam dia menghubungi Jacob dan meminta Jacob membantu Freya, Sarah juga meyakinkan Jacob bahwa Freya tidak akan membocorkan identitas Jacob sebagai seorang Hacker. Dan seperti biasa, Jacob dengan senang hati membantu sahabat nya begitu juga dengan Naina. Selama ini Naina berusaha menyembunyikan kasus William, tapi kebenaran sampai juga pada Sarah.

Hingga tiba saat nya Sarah pulang, dan yg Sarah rencanakan saat berada di Indonesia nanti bukanlah membeli tas baru, sepatu baru dan seragam baru. Tapi yg Sarah rencanakan adalah bagaiamana memecahkan kasus kakak nya. Bahkan Sarah sudah mebuat list untuk hal itu. Dan Sarah sengaja menyembunyikan hal itu dari Devano dan ayah nya, karena kedua pria itu pasti akan mengatakan

"Fokus saja pada sekolah mu, Sarah"

Saat ini Sarah sedang siap siap untuk pulang, ia memasukan semua barang nya ke koper dan memeriksa nya sekali lagi karena tak mau ada yg ketinggalan. Setelah itu ia menghampiri Devano yg saat ini sedang menemui Caitlin karena katanya ingin berpamitan.

Devano tampak sedih karena harus meninggalkan Caitlin lagi, Sarah melihat Devano yg mengecup kening Caitlin.

"Cepat sembuh ya, Catty. Nanti kakak ke sini lagi" lirih Devano. Dan sekali lagi Devano mengecup kening adik nya. Sarah menjadi kasihan pada Devano karena seperti nya dia memang sangat menyayangi Caitlin.

"Hai, Catty. Aku juga pamit ya... Senang mengenal mu" seru Sarah sambil mengenggam tangan kurus Caitlin dan ia mengecup pipi nya. Devano terlihat senang melihat hal itu, sementara Margaret terlihat sangat kesal tapi ia tak bisa apa apa.

Sebelum pergi, Devano berpesan pada Dokter dan Suster yg menangani Caitlin agar terus berusaha menyembuhkan Caitlin. Dan Devano juga berpesan pada Margaret agar ia tak lagi meninggalkan Caitlin seperti waktu ia tiba tiba datang Ke Indonesia. Devano bahkan mengancam Margaret jika sampai ia ikut campur urusan pribadi Devano.

.

.

.

Indonesia...

"Sarah, kalau ada yg membully mu aku mau kamu berhenti sekolah dan lebih baik kamu homeschooling aja. Okey?"

Hari pertama Sarah sebagi anak kelas tiga SMA sudah di mulai, ia merasa senang tapi juga gugup. Sarah yakin ini tidak akan mudah bagi nya. Teman teman nya pasti akan menjadikan Sarah bulan bulanan mereka.

Dan saat ini Devano mengajak Sarah sarapan sebelum ke sekolah. Eni juga menyiapkan sarapan kesukaan Sarah, dan harus Sarah akui bahwa semakin hari sikap Bibi Eni ini semakin hangat pada Sarah.

"Aku tonjok aja kalau ada yg bully aku" jawab Sarah yg membuat Devano tertawa kecil.

"Jangan main kekerasan di sekolah, nanti kamu di keluarkan"

"Ya juga sih, Karin aja di keluarkan. Kasian juga aku, tapi senang juga. Soalnya dia emang suka bully orang"

Devano tersenyum misterius mendengar penuturan Sarah, dalam hati ia berkata "Berterimakasih lah pada suami mu".

.

.

.

Sesampainya di sekolah, Sarah langsung di sambut Naina dan kedua gadis itu langsung berteriak sambil berpelukan seperti remaja centil pada umum nya.

"Gimana London?" tanya Naina "Kalian bulan mad...."

"Ssshhhhttt.." Sarah langsung memberi isyarat untuk diam, lancar sekali Naina mengatakan bulan madu, fikir nya.

Kedua nya masuk ke kelas baru mereka, biasanya hari pertama pelajaran belum akitf. Hari pertama adalah perkenalan dengan guru baru mereka. Kemudian akan ada sesi cerita kemana saja liburan dan apa saja yg mereka lakukan selama liburan. Tapi Sarah memilih tak bercerita, dia hanya diam di pojok kelas bersama Naina. Dan itu menarik perhatian murid yg lain, mereka juga bisik ber bisik membicarakan Sarah yg kini bukan hanya mendapatkan julukan anak koruptor, tapi juga adik dari penjahat kelamin. Sarah hanya tertawa sinis menanggapi hal itu.

Dan setelah semua aktifitas nya selesai di sekolah, Sarah berbohong pada Aldo dan mengatakan ia ingin bermain kerumah Naina karena sudah lama mereka tidak mengobrol. Aldo pun percaya dan mengantar Sarah dan Naina kerumah Naina. Saat Sarah menyuruh Aldo pulang, Aldo tidak mau dan bersikeras menunggu Sarah. Sarah pun tak mempermasalahkan nya dan Naina mempersilahkan Aldo untuk masuk kerumah. Sementara dirumah Naina sedang tak ada orang karena kedua orang tua nya sedang bekerja.

"Mau aku bikinin teh, Om?" tanya Naina.

"Engga usah, air putih saja" jawab Aldo.

"Engga usah sungkan, Om. Anggap aja rumah sendiri, kalau bosan nyalain TV juga boleh" seru Sarah sambil menyalakan TV dan memberikan remote nya pada Aldo. Setelah itu ia menyusul Naina ke dapur yg sedang mengambil air untuk Aldo.

Dan Naina memasukan dua butir obat tidur kedalam minuman Aldo.

"Untung aja Mama mu punya persediaan obat tidur" bisik Sarah.

"Ya karena Mama punya masalah dengan tidur nya, Dua kebanyakn engga ya?soalnya Mama cuma minum satu biasanya" tanya Naina ragu ragu

"Engga lah, dua pas. Jadi Om Aldo engga akan bangun sampai urusan kita selesai"

Dan setelah melihat obat itu tercampur dengan air nya, Naina membawa air itu keluar dan memberikan nya pada Aldo.

Aldo tak langsung meminun nya, dan ia malah asyik nonton tv.

"Di minum aja, Om. Di luar panas...." ujar Naian menyodorkan air itu pada Aldo dan mau tak mau Aldo pun menerima nya dan langsung meneguk nya hingga sisa setengah gelas.

Setelah itu Naina kembali ke dapur menemui Sarah, mereka menunggu obat itu bereaksi.

Dan setelah beberapa menit menunggu, kedua nya berjalan pelan pelan keluar dan mendapati Aldo yg sudah jatuh tertidur di sofa.

"Om..." Sarah melambaikan tangan nya didepan wajah Aldo, namun Aldo tak merespon. Kemudian Sarah mengguncang pundak Aldo, dan sekali lagi Aldo tak merespon.

"Berhasil" seru Sarah.

"Baguslah, ayo. Jacob sudah di depan kata nya" seru Naina setelah ia membaca pesan yg masuk ke ponsel nya.

▫️▫️▫️

Tbc...

1
Hidriati Idefasa
Luar biasa
Wildan
Lumayan
Wildan
Biasa
Entin
Luar biasa
Entin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Dengan sacara gak langsung Devano membuka celah orang ke 3 masuk dlm rumah tangganya..
Qaisaa Nazarudin
Ya nyesel kan kamu,, Sementara dulu kan kamu yg maksanya utk tetap bersama Vano,Kamu yg nyanjung2 Vano..
Qaisaa Nazarudin
Mungkin saat ini Jason mengatakan dia gak mau punya cucu dari keturunan Devano kan,Makanya Sarah langsung kabur,nyelamatin anaknya dari Jason dan Will..
Qaisaa Nazarudin
Venita tlah di butakan dgn kebaikan Devano,padahal semua itu kebohongan doang,Gimana ya reaksi Venita saat tau kebenarannya dan siapa yg tlah bikin keluarga dan putranta masuk penjara ya,Apa Venita madih bisa menyanjung Devano,Atau malah jantungan dan langsung mampos..kesel aku..
Qaisaa Nazarudin
Terus Caitlin nya di mana sekarang??🤔🤔
Aprilia Hadiwasana: Di London sm ibu kandung nya, di rawat dsna.. fi bab sblm2 ny sudah djlaskan kok sm othor 😊😊
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Sarah belajar dari kesilapan nya saat kelicikan Vano lakukan membuat mereka langsung bisa menikah..Dan bikin surat hitam putih perjanjian itu,Dasar Bocil,Masih kecil malah sok soan mau bikin tantangan,Otak aja baru se ons..ckck
Qaisaa Nazarudin
Mungkin Sarah itu otaknya di atas rata2 ya..Biasanya umur 16tahun itu baru klas 1 SMA..Ini Sarah udah kelas 2 aja...
Eunike Uline: anak saya 17 tahun semester 1
total 1 replies
deandra syahfitri
Luar biasa
Yuliana Purnomo
hadeeehh iRI dengki dipelihara,,rin Karin
Yuliana Purnomo
uuuh,,,emang ya kalau dari sono nya gak bener,,yacch susah diluruskan,,Karin karin
Yuliana Purnomo
masa iya Bu intan pangling sama anak sendiri
Yuliana Purnomo
kog bisa menjadi Thor,,Bu intan??? gmn cerita nya
Yuliana Purnomo
halaaaah akal akalan Airin aja itu,, waspada lah sarah
Yuliana Purnomo
good job Naina
Yuliana Purnomo
ada ikatan batin antara keduanya,,jadi bisa saling merindukan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!