NovelToon NovelToon
Rahasia Milyuner Amnesia

Rahasia Milyuner Amnesia

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat
Popularitas:37.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Mikael Wijaya, putra milyuner dari Surabaya Wijaya Agra mengalami kecelakaan di Dubai setelah memergoki calon istrinya berselingkuh. Kecelakaan fatal itu membuatnya hilang ingatan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7 Terus terang

Dia serius? Sebagai ucapan terima kasih yang kemarin? batin Adelia menebak isi pikiran Kael.

"Kenapa tiba tiba baik?"

"Bukannya kamu?" Kael balik bertanya.

"Aku?"

"Ya, kamu...."

Adelia hendak membuka mulutnya untuk membalas Kael.

"Perlu dibahas di sini?" Kael menatap sekeliling mereka.

Adelia baru sadar sekarang dia dan Kael sedang diperhatikan oleh staf staf kantor.

Adelia mengeluarkan decakan halusnya.

"Mobil aku di depan." Kali ini Kael yang melangkah mendahuluinya.

Adelia terpaksa mengikuti.

Adelia terdiam ketika Kael membukakan pintu mobil untuknya.

"Aku tau restoran yang enak. Kamu pasti suka."

Adelia ngga menyahut. Setelah dia berada di dalam mobil, Kael menutup pelan pintu mobilnya.

DEG DEG

Anehnya jantung Adelia berdebar cepat.

Adelia sedang memasang seatbelt ketika Kael memasuki mobilnya.

"Ngga jauh dari sini, kok, restorannya," ucap Kael.

Adelia hanya menganggukkan kepalanya.

Terserahlah.

Kael melirik Adelia yang melihat ke arah luar jendela mobil di sampingnya.

"Kepala kamu udah ngga apa apa?" Ngga enak juga diam diaman begini, batin Adelia.

"Ini luka kecil aja."

"Memangnya kamu pernah terluka lebih parah dari ini?"

Kael mengangguk.

"Aku sampai lupa siapa diriku," jawab Kael apa adanya.

Adelia sampai membulatkan matanya.

"Maksudnya?" Dia ngga yakin dengan apa yang ada di dalam pikirannya.

Kael tersenyum sambil menatap Adelia sekilas sebelum fokus lagi ke depan.

"Aku kecelakaan parah di Dubai. Aku ngga ingat apa apa. Levi bertanggung jawab sampai sekarang karena waktu itu aku menghindari mobilnya," jelas Kael tanpa beban. Setelahnya dia merasa aneh, padahal dia jarang membuka aibnya pada orang lain. Hanya Levi dan keluarganya yang tau masalah ini.

Adelia sampai menutup mulutnya mendengar cerita yang menurutnya tidak masuk akal.

Dia jadi teringat kata kata Baim. Dia juga belum tau siapa Kael. Hanya tau kalo Kael baru bekerja beberapa bulan dengan Levi.

"Sampai sekarang masih belum ingat juga?" tanya Adelia dalam keterkejutannya.

Kael mengangguk.

"Kalo nama Kael? Bukan nama kamu?"

"Hanya nama itu yang aku ingat."

Adelia menatap Kael dalam.

"Kapan kecelakaannya?"

"Enam bulan yang lalu. Levi sudah berusaha mencari keluargaku, tapi masih belum ketemu."

"Enam bulan, ya. Sayang sekali." dia ngga yakin jejak Kael masih tersisa di Dubai.

"Kenapa?"

Adelia menghela nafas panjang.

"Aku punya kerabat jauh. Dia pintar sekali mencari hal hal begitu. Tapi sayangnya sudah terlalu lama." Suara Adelia terdengar penuh sesal.

"Ngga apa. Aku sudah senang mendengar niat baikmu."

Mobil Kael memasuki parkiran restoran yang cukup luas dan sudah dipenuhi banyak mobil mewah.

"Siapa tau masih ada harapan." Adelia nanti akan tetap mencoba menghubungi Malik. Tapi mungkin Jetro dulu, ya, batinnya.

"Makasih, ya."

"Harusnya aku dengar ucapan itu tadi malam."

Kael tertawa pelan.

"Sorry. Makasih buat yang tadi malam," ucap Kael di sela tawanya

*

*

*

"Kamu masih konsultasi ke dokter?" tanya Adelia setelah usai menikmati makan siangnya. Perkataan Kael saat di mobil tadi begitu mengganggunya.

"Sudah ngga lagi."

"Kenapa?"

"Ngga ada gunanya."

Adelia menghela nafas panjang.

"Harusnya tetap konsultasi terus. Dihipnoterapi, katanya bisa memanggil alam bawah sadar kita."

Kael tersenyum. Ngga dia sangka Adelia antusias mendengar cerita aibnya.

"Sempat beberapa kali. Tapi setelahnya kepalaku sakit dan dokter minta aku break beberapa hari. Tapi setelahnya aku ngga datang lagi "

Adelia terdiam.

"Mungkin ada trauma yang membuat kamu belum mau mengingatnya."

"Mungkin."

"Ngga ada keluarga atau pacar yang nyariin kamu?" tanya Adelia dengan dada berdebar aneh.

"Ngga ada."

"Atau istri? Siapa tau kamu sudah menikah." Debar aneh itu muncul lagi di dada Adelia.

Kael melipat bibirnya sejenak.

"Menurut kamu aku sudah menikah?"

"Mungkin saja, kan."

Kael tersenyum agak lebar. Levi juga pernah mengatakan hal itu padanya.

"Masa aku bisa lupa kalo aku punya kekasih atau istri?"

"Mungkin juga udah punya anak." Adelia memaksakan tawanya. Hatinya langsung mewarning.

Jangan menaruh harapan dulu, Del.

Kael tertegun, hanya sebentar. Setelahnya dia tertawa lepas.

Ngga mungkin, bantahnya dalam hati.

"Kamu terlalu jauh berasumsi," kilahnya santai.

"Kalo iya, gimana? Harusnya kamu tetap berobat. Sedikit demi sedikit pasti ingatan kamu akan balik lagi."

Kael terdiam. Dia sebenarnya sudah p@srah aja. Tiap mencoba menggali ingatannya lebih dalam, kepalanya terasa sangat sakit

"Kamu sering mabok, ya?" tuduh Adelia mengingat pertemuan mereka malam itu.

"Kadang kadang."

Adelia menghembuskan nafas panjang. Sementara Kael menatap lekat gadis itu.

"Kenapa aku bisa seterus terang ini sama kamu, ya?"

Adelia balas menatap Kael. Dia juga baru sadar kalo dari tadi antusias menanggapi Kael. Padahal mereka baru kenal. Padahal juga dia lagi bete dengan laki laki ini.

Masa karena dia ngaku lupa ingatan, semua perasaan ilfeelnya hilang.

"Bagaimana kalo aku beneran sudah punya anak dan istri?" cetusnya pelan. Kemungkinan ini tidak pernah dia pikirkan sebelumnya.

"Makanya kamu harus rutin berobat." Adelia jadi sebal lagi.

Dia mau sembuh, ngga, sih.

Kael tidak menanggapi. Dia merasa aneh dengan dirinya. Dia sama sekali tidak mau mengingat masa lalunya setelah bertemu Adelia.

*

*

*

"Ciee..... Yang kencan sama Kael," ledek Ayra yang seolah menunggu kedatangan Adelia. Ayra melihat dengan jelas bagaimana tadi Kael membukakan pintu untuk Adelia. Kemudian laki laki itu pergi dan Adelia masih mematung melepas kepergiannya.

"Apaan, sih." Tetap saja jantung Adelia berdebar walaupun menyangkal ucapan sepupunya.

Dengan menahan ketersipuannya, Adelia berjalan duluan meninggalkan Ayra yang tertawa menyusulnya.

"Gentle, ya. Act of service banget," celoteh Ayra lagi.

Iya, sih, batin Adelia. Tadi aja Karl juga menggeserkan kursi untuknya.

Sayang banget kalo sudah punya kekasih atau istri bahkan anak di masa lalu.

Kenapa harus datang terlambat, sih, batin Adelia agak menyesali nasibnya.

"Ay, ada yang mau aku katakan," ucap Adelia ketika mereka berdua saja di dalam lift.

"Apa? Si Kael langsung bilang cinta?" Ayra masih bercanda meresponnya.

Adelia berdecak kesal.

"Bukan begitu. Dia bilang......"

"Bilang apa?" Ayra mencoba serius kali ini karena Adelia masih belum melanjutkan ucapannya.

"Kamu pasti ngga percaya. Aku juga begitu, awalnya......" Adelia jadi ragu.

"Jangan bikin aku penasaran, Del," desak Ayra. Masih beberapa lantai lagi tujuan mereka. Untungnya ngga ada yang menghentikan lift ini.

Adelia menghirup nafas dalam dalam dan menghembuskannya perlahan. Agak takut Ayra tidak percaya dengan apa yang akan dia katakan nanti.

"Katanya dia lupa ingatan."

"APA?"

1
Ernaaaaa
nafa..s kematian tuh orang .. jahatnya
Rahmawati
ya gitu kl orang bermental kismin pasti serakah
Diyah Saja
biar nyusul Renata trus mampus bundir😄
Diyah Saja
🤣🤣🤣 deg deg an levi
Susma Wati
latifa dan nafa cocok, sama-sama gila harta,
sleepyhead
Kalau kael mati, udahan dong ceritanya 🤭😁
hansen
kasihan juga jadi arsa hidup ditentukan oleh mama nya punya kekasih sampah seperti nafa..emang si lalat tempat nya disampah doang
Yana Phung
semoga ingatan kael cpt pulih
dijamin rencana nafa nggak bakal terlaksana,, apalagi kael di rawat di rs keluarga adelia
aku malahan nggak sabar menanti aksi mak tirinya kael,, biar cpt masuk penjara
Herman Lim
waduh ga sah mimpi tgg aja video mu di tangan keal pasti tamat riwayat mu sama Arsa berserta emaknnya
Elizabeth Zulfa
semoga ide jahatmu jdi senjata makan tuan dech 😏😏
anggita
bunga🌹, like👍.
Tri Handayani
thorrr...jangan biarkan rencana nafa berhasil.
Tri Handayani
kael bener tuch kata levi mending yg d ingat-ingat adelia g usah mengingat si'nafa.
Tri Handayani
baca obrolan kael dan levi jadi senyum-senyum sendiri apalagi ternyata kael masih ingat adelia tambah senang q .
Tri Handayani
bener nesie...lama-lama teman kamu berujung d rumah sakt jiwa.
Lusi Hariyani
tu kan bnr kael msh ingat adelia,dasar si nafa g th diri bngt buang aja ke laut
Ariany Sudjana
ga rela kalau Kael malah jadi balik sama Nafa, meskipun Kael belum pulih ingatannya. sudah bagus Kael sama Adelia, sama-sama kaya raya dan sama-sama berkelas
Chici👑👑: Mampir juga yuk kak di novelku judul nya " Menikahi Tuan Muda Kejam "
total 1 replies
Ariany Sudjana
dasar Mak lampir serakah kamu Nafa, kamu pikir meskipun Kael amnesia, Kael masih mau balik dengan jalang murahan seperti kamu? jangan mimpi kamu, lebih baik kamu masuk RSJ, ketemu dengan sesama pasien RSJ, itu baru benar 🤣🤣🤭🤭
Dewi kunti
ketiganya,nich jempol kenapa kelebaren sich
Herman Lim
u aja yg terlalu hidup y klo ga tau gimn solid mereka utk saling membantu apa lagi soal cow yg dah di tandai sama keluarga mereka jgn harap BS dpt balik lagi cow tuh nafa 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!