NovelToon NovelToon
ISTRIKU MENDIAMIKU

ISTRIKU MENDIAMIKU

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:234k
Nilai: 5
Nama Author: Saskiah Khairani

Setelah Andra menikah lagi, Armila berubah. Ia menjadikan suaminya ini ada, tapi tiada. Sapaan, rayuan dan keberadaanku serupa angin lalu.
Diamnya armila membuat Andra stres.
Pernikahannya dengan resti pun menjadi tidak harmonis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saskiah Khairani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ANGKARA

ANDRA

Aku berlari-lari menggendong Resti yang terkulai lemah. Darah dari arah jalan lahirnya mulai mengalir deras. Hal tersebut membuatku serasa orang gila sebab pikiran, telah merangsek ke mana-mana.

Karena keadaan Resti sudah kritis, aku tak membawanya ke klinik yang ditunjuk oleh Mimin. Lebih baik dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan di IGD. Untunglah jaraknya tidak terlampau jauh dari rumah Armilla.

Sesampainya di rumah sakit, Resti langsung ditangani oleh dokter di ruang IGD. Selama pemeriksaan hatiku serasa dipukul palu bertubi-tubi. Bayangan-bayangan buruk terus berkelebat meski kuyakinkan diri bahwa tak akan terjadi apa-apa.

"Istri Anda mengalami keguguran karena benturan yang cukup keras di masa kehamilan muda. Silakan tandatangani untuk tindakan selanjutnya."

Seluruh tubuhku seperti kehilangan tenaga mendengar kenyataan ini. Bukan hanya kehilangan bayi yang membuatku sangat sakit. Proses terjadinya keguguran inilah yang kusesali paling dalam.

Mengapa Armila mendorong Resti?

Bukankah dia tak u wanita itu sedang hamil. Sebenci-bencinya pada seseorang adalah tak pantas melukai sampai seperti itu.

Armila adalah seorang wanita yang pasti tahu bagaimana rasanya hamil di awal pernikahan. Itu paling didamba oleh istri mana. Mengapa nuraninya tidak terketuk sedikitpun.

Aku tahu Resti banyak berbuat salah padanya tapi hukuman yang diberikan tidak sepadan dengan kesalahan itu. Kebencian telah membutakan mata Armila dan itu berbahaya ke depannya.

Menurut cerita bi Mimin, Resti datang untuk meminta maaf. Dia minta ditemani karena takut ada apa-apa di tengah jalan. Nyatanya niat baik itu, malah dibalas dengan makian yang sangat kejam. Ketika Resti mengejar Armila sampai ke tangga di situlah terjadi tragedi tersebut.

Resti berusaha mendekat dan memeluk Armila tapi wanita itu dengan kasar menepis tangannya. Resti pantang menyerah, dia kembali mencoba lagi sampai akhirnya didorong oleh Armila.

"Saya sumpah, Pak kalau apa yang saya katakan itu benar. Saya nggak bohong lagian buat apa juga bohong!"

Pada mimik wajah bi Mimin tak tanda-tanda Dusta. Dia sangat serius sekali tanda Dusta. Dia sangat serius sekali ketika menyampaikan kesaksiannya. Sepertinya aku harus percaya sebab masuk akal alasannya yaitu Armila benci Resti.

*

"Mas, anak kita...."

Aku memeluk wanita yang wajahnya masih pucat. Dia mengalami pendarahan cukup banyak sehingga memerlukan perawatan intensif. Nyawanya mampu tertolong, tapi janin di rahimnya harus direlakan untuk pergi.

"Aku mau anakku, Mas!"

Kubiarkan Resti menangis sampai puas di dada ini. Aku tak perlu bicara karena ia hanya harus didengarkan.

Kuusap punggungnya dengan penuh kelembutan. Kualirkan kehangatan pada jiwa yang tengah rapuh ini.

Setelah reda aku membujuknya untuk makan sebab harus segera minum obat. Awal menolak, tapi dengan kelembutan akhirnya bersedia memakan setengah dari makanan yang disediakan.

Seharian ini tak kusinggung sama sekali soal kejadian tragis di rumah Armila. Jiwanya masih terguncang hingga tak boleh disinggung perkara sensitif itu.

Setelah sampai di rumah, barulah pembicaraan soal tragedi itu terjadi.

Hal tersebut berawal dari ucapan Resti sendiri.

"Mas gak usah menghukum mba Armila apalagi menceraikannya. Dia pasti gak sengaja mendorongku. Hanya terbawa emosi karena aku terus saja mengganggunya dengan kata-kata permintaan maaf."

Resti benar-benar telah berubah. Ia

bukan hanya bertobat atas kesalahannya di masa lalu, tapi berubah menjadi wanita berhati mulia. Meski harus kehilangan anak, wanita ini tak membenci orang yang telah menyebabkan keguguran. Bahkan membela dan memintaku untuk tidak melakukan keburukan padanya.

Andai Armila menyadari perubahan ini atau mau membuka mata sedikit saja, tentu kebencian tidak akån terlalu menggulung napsu. Memang susah ketika napsu sudah disetir oleh hasutan setan untuk terus membenci orang yang pernah menyakit. Mau Resti berubah bagaimanapun tetap akan buruk di matanya.

"Aku tidak ingin mba Armila dihukum. Aku hanya ingin mba Armila datang ke sini biar kami saling maaf memaafkan, melapangkan hati masing -masing. Aku ingin hidup rukun sama dia, Mas. Aku sudah bosan terus-terusan bertengkar."

Aku mendekap wanita yang kini di hatinya tumbuh kemuliaan. Semoga Armila mau berlapang dada minta maaf dan menerima Resti sebagai madunya. Aku benar-benar berharap kami hidup rukun dan damai sampai tua nanti.

"Mas akan sampaikan permintaanmu pada Armila. Sekarang istirahatlah dan jangan banyak pikiran."

Aku datang pada Armila dengan kondisi menahan diri dari emosi. Namun ketika berhadapan dan teringat kembali tragedi itu, emosiku merayap naik.

Bagaimanapun juga, anak yang dikandung oleh Resti adalah anakku.

Pengguguran janin itu kesalahan yang pantas mendapat hukuman. Hanya saja, aku masih memandangnya sebagai istri. Ditambah amanah Resti yang menguatkan bahwa tak boleh kasar pada madunya.

Meski emosi, sekuat mungkin aku menahan nada suara agar tak melengking. Apalagi tangan, kujaga agar tidak bermain. Namun, sikapnya yang tak mau mengakui kesalahan membuat suasana makin panas.

1
atikah@72
ceritanya bagus kak, lanjutin
salam kenal dari aku, penulis CINTA TANPA SYARAT dan KETIKA CINTA TERKUNCI mampir ya kak🙏
Rati Nafi
🥰🥰🥰🥰🥰
falea sezi
🤣🤣 najis bgt ini ae mila masih mau ma batangan satu kecil bekas lacur🤣🤣. bodoh kali kayak. gk ada. laki. lain. aja
Heny
Cerita nya hampir sm dng aku ingin bahagia
Maul 123
ngeselin
Maul 123
lambat sekali ambil keputusan
Maul 123
asyikk💪💪💪
Maul 123
adaa dukunnya woooii
Maul 123
🤣🤣🤣🤣🤣egois lu tong
Maul 123
jurig 🤭
Maul 123
bab ini membagongkan, tiba2 kondangan
Maul 123
dungu
Titien Prawiro
Dasar keluargs gk pendidikan omong tanpa fikir dulu, nanti kamu keluar dari penjara badan dan muka kamu sdh bonyok, tdk laku lagi.
Titien Prawiro
Nah benarkan jadi buron, makanya jadi tuh jangan jahat, terus kalian mau lari kemana? ini sepertinya polisi masang strategi, kalau bekal sdh habis baru polisi bergerak. memang enak jadi buron.
Titien Prawiro
ada keajaiban Antin sadar
Titien Prawiro
Istri Rafael sakit setiap hari diracun sama Rafael. semoga ada keajaiban Angin sadar dan sehat segar bugar, dan balas dendam pada Resti dan Rafael, biar pada masuk penjara.
Maul 123
💪💪💪💪💪💪
Maul 123
💪
Titien Prawiro
Andra kamu harus belajar bela diri atau bayar bodyguard. buat jaga keluargamu dan kamu sendiri. si Resti gila, keluarganya kere, makanya dia silau melihat uang banyak
Titien Prawiro
Buat Resti dan keluarganya hancur thor mereka kan preman pasar, berantas saja tuh preman2 meresahkan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!