NovelToon NovelToon
Istri Kecil Gus Azkar

Istri Kecil Gus Azkar

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Perjodohan / Tamat
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rina Casper

Aroma melati yang merebak di gedung itu terasa mencekik paru-paru Rina. Harusnya, hari ini menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya. Namun, di balik riasan bold dan kebaya putih mewah yang melekat di tubuhnya, ada hati yang sedang hancur berkeping-keping.

​Di sampingnya, duduk Gus Azkar. Pria itu tampak tenang, nyaris tanpa cela. Dua bulan lalu, saat Azkar datang melamar ke rumahnya, Rina tak punya kuasa untuk menolak keinginan orang tuanya. Azkar adalah menantu idaman—seorang ustadz muda yang dihormati, santun, dan memiliki garis keturunan pemuka agama yang terpandang.
​Tapi bagi Rina, Azkar adalah orang asing yang memisahkan dunianya dengan Bian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Casper, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

​Bab 26: Suara di Tengah Kesunyian

Namun, saat Azkar hendak menarik selimut untuk menutupi kaki Rina, gerakan Rina tiba-tiba membeku. Matanya yang sayu mendadak melebar, menatap ke arah sudut ruangan yang gelap di dekat jendela.

Rina mencengkeram lengan baju Gus Azkar dengan kuat. Tubuhnya sedikit menegang, dan rona merah di pipinya tadi berganti dengan pucat pasi.

"Mas..." bisik Rina dengan suara bergetar.

"Iya, Sayang? Ada yang sakit?" Azkar langsung siaga, mengusap tangan Rina yang dingin.

Rina menggeleng pelan, namun matanya tetap tertuju pada sudut ruangan. "Mas Azkar denger suara gak?? Kayak ada suara orang ketawa..."

Azkar terdiam seketika. Ia mencoba mempertajam pendengarannya. Di telinganya, hanya ada suara angin malam yang bergesek dengan kaca jendela dan suara napasnya sendiri. Ia melihat ke arah yang ditunjuk Rina, namun tidak ada siapa-siapa di sana.

Bulu kuduk Azkar sempat meremang, namun ia segera menepis rasa takutnya. Ia tahu, setelah mengalami koma atau kondisi kritis, seseorang terkadang mengalami halusinasi atau trauma psikis. Apalagi Rina baru saja "kembali" dari ambang kematian.

"Enggak ada apa-apa, Rin. Mungkin itu suara angin di luar," ucap Azkar mencoba menenangkan, meskipun hatinya sedikit mencelos melihat ketakutan di mata istrinya.

"Enggak, Mas... suaranya kecil tapi jelas banget. Kayak suara perempuan yang lagi ngetawain Rina," lirih Rina lagi, ia semakin merapatkan tubuhnya ke arah Azkar, seolah mencari perlindungan.

Azkar segera duduk di pinggir ranjang dan memeluk bahu Rina erat. Ia mulai membacakan Ayatul Kursi dan beberapa zikir pelindung dengan suara yang lembut namun tegas di dekat telinga Rina. Ia ingin suara doanya menenggelamkan "suara tawa" yang didengar oleh istrinya.

"Jangan didengar ya? Fokus ke suara Mas saja. Ada Mas di sini, nggak akan ada yang berani ganggu kamu," bisik Azkar setelah menyelesaikan doanya.

Suasana yang tadinya romantis kini berubah menjadi mencekam karena gangguan yang dialami Rina.

Gus Azkar terus membacakan selawat pelan di samping telinga Rina, sementara tangannya tidak lepas mengusap bahu istrinya untuk memberi rasa aman. Rina, yang masih merasa sedikit bingung dan merinding, reflek menggaruk kepalanya yang tertutup kerudung instan—meskipun sebenarnya tidak terasa gatal sama sekali. Itu adalah gerak tubuh khasnya saat sedang merasa canggung atau takut.

"Iya, Mas..." jawab Rina lirih, mencoba memercayai ucapan suaminya meskipun sisa-sisa suara tawa itu seolah masih terngiang tipis di telinganya.

Bayangan di Sudut Ruang

Namun, kenyamanan itu tidak bertahan lama. Saat Rina mencoba memejamkan mata untuk kembali tidur, ia melihat gerakan di sudut ruangan lewat ekor matanya. Rina tersentak, matanya membelalak menatap ke arah lemari kecil di pojok ICU.

Di sana, dalam kegelapan yang hanya terkena sedikit pantulan lampu koridor, tampak sesosok bayangan wanita. Wanita itu berdiri diam, namun yang membuat napas Rina tertahan adalah pakaian dan postur tubuhnya—ia memakai baju pasien yang sama dengan yang dikenakan Rina sekarang.

"Mas... Mas Azkar, itu siapa?!" pekik Rina tertahan, suaranya naik satu oktav. Ia menunjuk ke sudut ruangan dengan jari yang gemetar hebat. "Di sana! Ada perempuan, bajunya sama kayak Rina!"

Gus Azkar langsung berdiri, menatap ke arah yang ditunjuk Rina. Ia tidak melihat siapa pun, namun ia bisa merasakan hawa dingin yang tiba-tiba menusuk tulang di area tersebut. Azkar menyadari kondisi mental istrinya sedang sangat terguncang setelah peristiwa "mati suri" tadi.

"Rin, lihat Mas. Lihat mata Mas!" Azkar memegang kedua pipi Rina, memaksa istrinya untuk tidak menatap ke sudut gelap itu lagi. "Enggak ada siapa-siapa di sana. Itu hanya pikiran kamu yang lagi lelah."

"Tapi dia lihatin Rina, Mas! Dia ketawa lagi!" tangis Rina pecah, ia menyembunyikan wajahnya di dada Azkar, enggan melihat ke arah mana pun selain suaminya.

Melihat ketakutan Rina yang begitu nyata, Azkar menyadari ia tidak bisa menangani ini sendirian. Ia segera menekan tombol panggil perawat.

"Mas, tolong panggilin Ayah... atau siapapun. Rina takut," rintih Rina di balik dekapan Azkar.

Tak lama kemudian, perawat masuk. Azkar menjelaskan kondisi Rina yang histeris melihat bayangan. Perawat tersebut tampak tenang, ia sudah terbiasa melihat pasien kritis yang mengalami halusinasi pasca-trauma. Namun, Azkar tetap meminta agar lampu ruangan dinyalakan sepenuhnya agar tidak ada sudut gelap yang menakuti istrinya.

Suasana di ruang ICU kembali tegang, bukan karena kondisi fisik Rina, melainkan karena trauma mentalnya yang mulai muncul.

1
Qaisaa Nazarudin
Waahh gak ada basa basinya,To the point banget..Noh Gus langsung punya Rival tuh..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Masih pake seragam SMA bukan kah tadi Azkar sudah nyuruh tukar ya bajunya saat di kamar? Atau Outhornya lupa 🤔🤔
Rina Casper: hhehe iya saya lupa kak maaf ya🙏soalnya saya buat novel gak cuma ini doang😭trimakasih sudah mampi☺️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
gak pake kerudung Rina?
Qaisaa Nazarudin
Apa bedanya,tetap juga kata talak dengan kesedaran nya,apapun alasannya..seorang yang lebih faham agama pasti nya dia akan tau dengan apa yg diucapkannya..
Qaisaa Nazarudin
Ini anak maunya apa sih? Katanya mau bebas,tapi saat mau dibebasin malah gak mau..Kebanyakan DRAMA..
Qaisaa Nazarudin
Nih baru Nongol mereka,noh liat dari Ulah kalian..
Qaisaa Nazarudin
Baru nongol sekarang heran deh,Pesakit di ICU dibiarin orang membesuk sesuka hati,mana ada kayak gitu..🤦
Qaisaa Nazarudin
Bisa ya ruang ICU dibesuk gitu?? mana nih dokternya? Harusnya kalo masih diruang ICU gak diizinkan besuk kerap gitu,harus satu orang yg masuk dlm satu waktu,itu juga gak boleh lama2 ,kalo mau lama2 sambil cerita itu mah nunggu dipindahkan ke ruang perawatan ya..
Nih anak kecil ngenyel banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Orang mana ya yg panggil BAK bukan MBAK?? 🤔
Qaisaa Nazarudin
Cepat banget sadarnya,Kima seminggu dua minggu kek,biar sampai Ortu kamu dtg menyaksikan penderitaan kamu kayak gini,aku oengen liat,ada gak rasa bersalah dan penyesalan dlm hati dan diri mereka..ckk gak sesuai dengan Ekspektasi aku..🙆🙆
Qaisaa Nazarudin
Bak Rina?? BAK itu apa? 🤔🤔MBAK maksudnya??
Qaisaa Nazarudin
Kenapa hanya Azkar yg Hancur?? Harusnya keluarga Rina sekalian,Kemana mereka?? kenapa tdk dikabarin??
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Doktor mengatakan ke Ortunya Rina yg gila itu gimana keadaan anak mereka selama ini dan hingga saat ini..
Qaisaa Nazarudin
Aku suka peran cewek yg TEGAS,BAR-BAR,JUDES,TANGGUH,dan BUKAN CEWEK LEMAH..tapi disini peran utama ceweknya adalah CEWEK LEMAH..yang taunya CUMAN NANGIS mulu 🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Seorang Gus nekad banget menikahi anak dibawah umur? Aku jadi tambah penasaran,Kayaknya Gus Azkar emang udah lama mengenali dan mencintai Rina,Gak mungkin kan saat kuliah dan diluar pasantrennya gak ada wanita dewasa yg dia suka? Kenapa harus Rina yg masih sekolah yg jadi pilihan nya?? 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Oh Bian udah 23 tahun? Ku pikir Kakel nya Rina gitu??
Qaisaa Nazarudin
Udah tau gitu, Kenapa kalian paksa?? 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kasian banget mereka,Tuh pak ustaz apa gak ada ustazah dan santri dipondok yg dia sukain,kenapa harus Risa yg sudah punya KEKASIH juga masih sekolah yg menjadi pilihannya??ckk
muna aprilia
lanjut
angel
egois sekali azkra ini kenapa pemeran ceweknya gak dikasih sekolah sih😔😔
Rina Casper: nanti ke atas bab di sekolahin kok😇
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!