NovelToon NovelToon
Pernikahan Panas Sang Aktor

Pernikahan Panas Sang Aktor

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Pernikahan Kilat / CEO / Pengantin Pengganti Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: MissKay

Brian Aditama tidak pernah percaya pada komitmen, apalagi pernikahan. Baginya, janji suci di depan penghulu hanyalah omong kosong yang membuang waktu. Sebagai aktor papan atas sekaligus pewaris kedua Imperium Aditama Group, dunia ada di bawah genggamannya sampai sebuah serangan jantung merenggut nyawa kakaknya secara mendadak.

Kini, Brian terjebak dalam wasiat yang gila. Ia dipaksa menikahi Arumi Safa, janda kakaknya sendiri. Wanita itu adalah satu-satunya orang yang tidak pernah gemetar melihat tatapan tajam Brian, dan kenyataan bahwa yang ia benci adalah kutukan terbesar dalam hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MissKay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nekat

​Malam itu, Jakarta diguyur hujan deras yang membuat udara lembap terasa sedikit lebih dingin. Frans berdiri di balkon apartemennya, menatap kerlap-kerlip lampu kota yang buram terhalang titik air di kaca. Ponsel di saku celananya bergetar hebat. Sebuah nomor asing masuk.

​Jantungnya berdegup tidak karuan. Dengan tangan yang sedikit gemetar, ia menggeser layar hijau itu.

​"Halo?" suara Frans terdengar berat, mencoba menahan gejolak di dadanya.

​Hening sejenak di seberang sana, hanya terdengar suara napas yang memburu. "Frans... ini aku."

​Dunia seolah berhenti berputar bagi Frans. Suara itu suara manja yang selama ini menghantui mimpinya kini nyata di telinganya. "Nona Dona? Anda di mana?"

​"Aku di taman belakang Hotel Hipton, sendiri. Aku... Menunggumu frans," bisik Dona lirih sebelum sambungan terputus.

​Tanpa berpikir dua kali, Frans menyambar kunci mobilnya. Keputusan ayahnya, rencana pernikahan dengan Lena, dan statusnya seketika lenyap dari pikirannya. Yang ada hanya Dona.

​​​Frans memacu mobilnya membelah jalanan Jakarta dengan kalut. Pikirannya kacau. Sebagai asisten pribadi Brian, ia terbiasa menangani masalah rumit, tapi menghadapi Dona adalah satu-satunya hal yang tak pernah ada dalam job desk-nya.

​Setibanya di taman belakang Hotel Hipton, Frans segera keluar dari mobil. Matanya menyisir kegelapan hingga menangkap sosok gadis yang duduk santai di atas sandaran bangku taman bukan duduk di kursinya, tapi di bagian sandarannya sambil memainkan ponsel.

​"Nona Muda!" panggil Frans dengan nada campuran antara lega dan kesal.

​Dona menoleh. Alih-alih terharu atau menangis, ia justru menyeringai lebar. Ia melompat turun dari bangku dengan gerakan ceroboh yang hampir membuat Frans jantungan. Dia berlari memeluk frans erat.

Frans sempat terpaku, namun aroma parfum Dona yang khas campuran vanilla dan jasmine melunturkan seluruh pertahanannya. Ia membalas pelukan itu dengan sangat erat, seolah takut jika ia melonggarkannya sedikit saja, gadis itu akan pergi kembali ke New York.

​"Frans? Aku hampir jamuran nunggu kamu di sini," semprot Dona langsung. Sifat bar-bar-nya sama sekali tidak luntur meski sudah lama tak bertemu.

​​"Anda sudah gila. Kabur dari New York tanpa pengawalan? Kalau Papi Anda tahu anda menemui saya di sini, kepala saya taruhannya. Kenapa anda nekat sekali, Nona Dona?" bisik Frans di sela rambut gadis itu.

​Dona melepaskan pelukannya sedikit, memangkas jarak hingga ujung sepatu botnya bersentuhan dengan sepatu pantofel Frans. Ia mendongak, menatap asisten kakak sepupunya itu dengan tatapan menantang. "Aku harus mendengar langsung darimu, Frans. Apa benar kamu akan menikah? Apa benar kamu sudah menolak ku demi pertunangan sialan itu?"

​"Benar, Nona Dona. Pernikahan itu akan dimajukan," jawab Frans jujur, suaranya parau.

​Wajah Dona memucat. Ia bersiap untuk berbalik pergi, namun tangan kekar Frans menahan lengannya dengan kuat, lalu menariknya kembali hingga dada mereka bersentuhan.

​"Tapi saya tidak pernah bilang saya menyukainya," lanjut Frans, matanya menggelap karena emosi yang tertahan. "Anda tahu betapa gilanya saya mencoba melupakan anda? Tapi anda malah muncul di sini, menghancurkan semua usaha saya untuk menjadi putra yang penurut."

​Dona mendengus, tawa getir lolos dari bibirnya. "Lalu sekarang apa? Kamu akan mengantarku kembali ke bandara? Atau membiarkanku menghilang selamanya?"

​"Status saya tidak memungkinkan untuk membantah perintah ayah saya, apalagi ayah Lena adalah Kepala Polisi," suara Frans merendah, terselip rasa pahit di sana. "Kita beda kasta, Nona. Berhenti jadi anak nakal dan pulanglah. Atau saya akan antar anda ke kediaman, Tuan brian."

​Dona tertawa sinis, matanya berkilat penuh tekad yang berbahaya. "Beda kasta? Oke. Kalau gitu, aku akan buat skandal yang buat kasta kita jadi tidak relevan lagi."

​Sebelum Frans sempat mencerna kata-kata itu, Dona sudah menarik tengkuk Frans dan menciumnya dengan paksa, sebuah ciuman yang menuntut, liar, dan penuh emosi. Frans sempat mencoba mendorong bahu Dona, namun sifat keras kepala gadis itu membuatnya kewalahan. Aroma hujan dan keberanian Dona mulai mengaburkan logika Frans, sebagai seorang yang kaku.

​Frans menarik diri dengan napas terengah-engah. Ia memegang kedua bahu Dona, mencoba menciptakan jarak yang aman. Matanya menatap berkeliling dengan waspada, takut jika ada orang Brian atau lebih buruk lagi orang suruhan ayah Lena yang melihat mereka.

​"Nona Muda, tolong... jangan lakukan ini," bisik Frans parau. Suaranya tidak lagi terdengar tegas, melainkan penuh permohonan. "Saya ini hanya asisten Kakak sepupu Anda. Dan saya sudah terikat komitmen dengan keluarga Lena."

​Dona menghapus sisa basah di bibirnya dengan punggung tangan, matanya menatap Frans dengan berani. "Komitmen yang dipaksakan itu namanya penjara, Frans. Aku tidak jauh-jauh kabur dari New York hanya untuk melihatmu menyerah pada nasib."

​"Ini bukan sekadar nasib, ini menyangkut keamanan posisi Tuan Brian dan keluarga saya," balas Frans tegas. "Ayah Lena bukan orang yang bisa diajak bercanda. Dia bukan sekadar Kepala Polisi biasa. Jika pernikahan ini batal karena Anda, saya tidak bisa menjamin keselamatan saya sendiri, atau bahkan Anda."

​Dona tertawa kecil, suara tawanya terdengar menantang di tengah sunyi nya taman. "Keselamatan? Kau tahu aku seorang Aditama. Aku tidak peduli. Aku lebih memilih hancur bersamamu daripada melihatmu bersanding dengan wanita itu di pelaminan."

​Dona kembali melangkah maju, jarinya mulai memainkan kancing kemeja Frans yang sudah sedikit berantakan. "Apa kamu benar-benar tidak memiliki perasaan sedikit pun padaku? Katakan padaku sambil menatap mataku, Frans. Katakan bahwa kamu tidak menginginkanku, maka aku akan pergi sekarang juga."

​Frans terdiam seribu bahasa. Lidahnya terasa kelu. Ia ingin mengatakan tidak, tapi detak jantungnya yang menggila saat bersentuhan dengan Dona mengkhianati setiap kata yang ingin ia ucapkan. Di bawah temaram lampu taman, Frans bisa melihat tekad dingin di mata Dona. Tekad yang menunjukkan bahwa gadis ini benar-benar sanggup melakukan hal gila apa pun.

​Tiba-tiba, suara derap langkah kaki terdengar dari arah lobi hotel. Cahaya senter menyapu area taman.

​"Karyawan itu bilang dia melihat Nona Muda Dona di sekitar sini! Cek area pohon besar!" seru sebuah suara berat yang sangat mereka kenali. Itu suara Seto, kepala pengawal keluarga Brian.

​Wajah Frans memucat. "Itu pengawal Tuan Brian. Kita harus pergi sekarang!"

​Tanpa menunggu persetujuan, Frans menyambar tangan Dona dan menariknya lari menuju pintu keluar samping yang tersembunyi di balik tanaman merambat. Dona justru tersenyum lebar saat mereka berlari bersama di bawah gerimis. Baginya, ini bukan sekadar pelarian, ini adalah awal dari kekacauan yang memang sengaja ia ciptakan.

1
Miss Kay
Hai readers, Pernikahan Panas Sang Aktor sedang mempersiapkan season dua. Ceritanya nanti lebih hot and danger. Di tunggu yah... 👍
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
masak udh tamat thor, bagus in, knp tamatnya gantung
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
top
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
in sebenarnya yg lbh kaya siapa ya diantara ke 3 sahabat in, brian, reno, apa juan, harusnya yg kaya raya jadi raja kan brian sang tokoh utama, kok sprtinya dsn yg paling berkuasa si juan, mulai àgak ilfill sm jl critanya, maaf thor sekedar bertanya
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰: jg tamat dl ya soalnya bnr2 buagus
total 2 replies
kal sum
lanjut toorr
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
ini kok ceritanya gt juan ya, juan ini sapa ya, terus kelanjutan yg reno gimana ya, kok kd2 bingung, tokoh utama brian dan arumin jg gak ad
Miss Kay
nice
Miss Kay
Hi, reader ku tercinta. Terima kasih sudah mengikuti, membaca, dan menyukai cerita ini. Dukung terus cerita ini ya, agar aku semangat update. Berikan like, masukkan ke perpustakaan kalian, dan jangan lupa vote nya. 🤭🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!