NovelToon NovelToon
Sistem Membuat Sekte Terkuat

Sistem Membuat Sekte Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Epik Petualangan / Harem
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Demon Heart Sage

Di dunia kultivasi yang kejam, bakat adalah segalanya.

Bagi Xu Tian, seorang murid rendahan tanpa bakat, dunia hanya berisi penghinaan.
Ia dibully, diinjak, dan dipermalukan—bahkan oleh wanita yang ia cintai.

Hari ia diusir dari sekte tingkat menengah tempat ia mengabdi selama bertahun-tahun, ia menyadari satu hal:

Dunia tidak pernah membutuhkan pecundang.



Dengan hati hancur dan tekad membara, Xu Tian bersumpah akan membangun sekte terkuat, membuat semua sekte besar berlutut, dan menjadi pria terkuat di seluruh alam semesta.

Saat sumpah itu terucap—

DING! Sistem Membuat Sekte Terkuat telah aktif.

Dalam perjalanannya, ia bertemu seorang Immortal wanita yang jatuh ke dunia fana. Dari hubungan kultivasi yang terlarang hingga ikatan yang tak bisa diputus, Xu Tian melangkah di jalan kekuasaan, cinta, dan pengkhianatan.

Dari murid sampah…
menjadi pendiri sekte yang mengguncang langit dan bumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Demon Heart Sage, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 : Harga Keputusan

Malam turun tanpa suara.

Xu Tian berdiri di tepi wilayah Sekte Langit Abadi. Obor di sudut pagar berkedip tidak stabil. Tanah di bawah kakinya masih kasar dan belum diratakan.

Tidak ada utusan. Tidak ada aura asing. Keheningan itu justru menekan lebih berat.

Xu Tian memandang batas wilayah. Garis pelindung yang baru diperkuat masih tipis. Pilar kayu berdiri tegak, tetapi jaraknya renggang.

Angin malam menyapu tanah tandus. Debu bergerak pelan dan berhenti di kaki Xu Tian.

Xu Tian melangkah satu langkah ke depan. Ujung sepatunya menyentuh tanah keras. Tidak ada pantulan kekuatan. Tidak ada reaksi wilayah.

Xu Tian berhenti.

Chen Yu berdiri beberapa langkah di belakang. Chen Yu memegang tombak kayu yang belum diasah sempurna. Posisi berdiri Chen Yu lurus, tetapi bahu sedikit tegang.

Xu Tian berkata tanpa menoleh, “Laporkan.”

Chen Yu menjawab singkat. “Tidak ada pergerakan di luar wilayah. Regu jaga lengkap.”

Xu Tian mengangguk. Xu Tian menurunkan pandangan ke tanah.

Jumlah murid satu.

Wilayah sekte sempit.

Bangunan utama satu aula sederhana. Dua bangunan samping masih setengah jadi.

Persediaan terbatas.

Xu Tian menarik napas pelan dan menghembuskannya perlahan.

Xu Tian berjalan menuju aula. Langkah Xu Tian teratur. Setiap pijakan terdengar jelas di tanah malam.

Chen Yu mengikuti di belakang dengan jarak tetap.

Di dalam aula, obor digantung rendah. Cahaya memantul pada dinding kayu yang belum dipoles. Meja utama masih kasar. Kursi hanya dua.

Xu Tian duduk. Kursi berderit pelan.

Chen Yu berdiri di sisi kanan. Chen Yu menunggu.

Xu Tian membuka papan catatan kayu. Garis-garis angka dan tanda terlihat jelas.

Xu Tian menyentuh satu baris. “Persediaan.”

Chen Yu menjawab, “Air cukup tujuh hari. Beras cukup lima hari. Garam tersisa sedikit.”

Xu Tian menggeser jari ke baris berikutnya. “Wilayah.”

Chen Yu berkata, “Batas masih terbuka di tiga sisi. Pilar penguat belum merata.”

Xu Tian mengangguk. Xu Tian memindahkan jari ke baris terakhir. “Tenaga.”

Chen Yu menunduk sedikit. “Satu murid.”

Xu Tian menutup papan catatan.

Keheningan kembali turun di aula.

Xu Tian mengangkat kepala. Tatapan Xu Tian lurus ke depan. Tidak ada gerakan lain.

Chen Yu akhirnya berbicara. “Guru.”

Xu Tian menoleh. “Bicara.”

Chen Yu memilih kata dengan hati-hati. “Jika Sekte Awan Giok datang… apakah sekte ini bisa bertahan?”

Xu Tian tidak langsung menjawab.

Xu Tian berdiri. Xu Tian berjalan ke sisi aula dan mendorong pintu kayu terbuka. Udara malam masuk bersama angin dingin.

Xu Tian menunjuk wilayah di luar. “Lihat.”

Chen Yu melangkah ke sisi Xu Tian. Chen Yu mengikuti arah tunjuk.

Wilayah itu gelap. Obor kecil hanya memberi cahaya terbatas. Tanah belum rata. Beberapa batu masih menumpuk.

Xu Tian berkata, “Dengan kondisi ini, tidak.”

Chen Yu mengepalkan tangan. Chen Yu tidak mundur.

Xu Tian melanjutkan, “Penolakan tetap keputusan yang benar.”

Chen Yu menoleh cepat. Chen Yu menunggu lanjutan.

Xu Tian berkata, “Jika aku berlutut, sekte ini tidak akan pernah berdiri.”

Xu Tian menurunkan tangan. “Namun harga keputusan itu nyata.”

Chen Yu mengangguk perlahan. Chen Yu tidak membantah.

Xu Tian kembali ke meja. Xu Tian meletakkan kedua tangan di atas permukaan kayu. Posisi tangan Xu Tian stabil.

“Jika sekte ini hancur,” kata Xu Tian, “kamu ikut menanggungnya.”

Chen Yu menjawab tanpa ragu. “Saya tahu.”

Xu Tian menatap Chen Yu. Tatapan itu tenang dan datar.

Xu Tian berkata, “Aku tidak akan menjanjikan keselamatan.”

Chen Yu menjawab, “Saya tidak meminta.”

Xu Tian mengangguk sekali.

Xu Tian mengambil papan kayu baru. Xu Tian mulai menulis ulang.

Satu murid.

Satu wilayah.

Satu tenggat.

Xu Tian berhenti menulis.

Sistem Pembangunan Sekte muncul singkat di penglihatan Xu Tian.

[Evaluasi Kondisi Sekte: Risiko Tinggi]

Xu Tian menutup notifikasi tanpa reaksi.

Xu Tian berkata, “Latihan malam dihentikan sementara.”

Chen Yu mengangkat kepala. “Alasannya?”

Xu Tian menjawab, “Cedera akan mempercepat kehancuran.”

Chen Yu mengangguk. Chen Yu menerima perintah.

Xu Tian melanjutkan, “Regu jaga tetap berjalan.”

Chen Yu berkata, “Siap.”

Xu Tian menambahkan, “Prioritaskan pengamatan, bukan konfrontasi.”

Chen Yu menjawab singkat. “Dipahami.”

Xu Tian berdiri lagi. Xu Tian melangkah keluar aula.

Di halaman, dua murid—yang sebelumnya memperbaiki bangunan—masih bekerja. Kayu disusun rapi. Paku diketuk perlahan.

Xu Tian menghentikan mereka. “Cukup.”

Kedua murid berhenti. Mereka menoleh.

Xu Tian berkata, “Simpan tenaga.”

Kedua murid mengangguk dan segera mengangkat alat mereka.

Xu Tian berjalan ke pusat halaman. Xu Tian mengamati tanah yang baru mengeras akibat penguatan wilayah sebelumnya. Retakan lama masih terlihat.

Xu Tian berjongkok. Xu Tian menyentuh tanah dengan telapak tangan.

Tanah dingin.

Tidak ada respons lebih lanjut.

Xu Tian berdiri kembali.

Chen Yu mendekat. “Guru, apakah kita akan memanggil murid baru?”

Xu Tian menggeleng. “Belum.”

Chen Yu bertanya, “Karena larangan?”

Xu Tian menjawab, “Karena kita tidak bisa melindungi mereka.”

Chen Yu diam.

Xu Tian berkata, “Merekrut sekarang hanya menambah korban.”

Chen Yu menunduk sedikit. “Dipahami.”

Xu Tian menatap langit. Awan tipis menutup bulan. Cahaya menjadi redup.

Xu Tian berkata, “Sekte menengah tidak akan bergerak gegabah.”

Chen Yu mengangkat kepala. “Mereka akan menunggu?”

Xu Tian menjawab, “Mereka akan menekan dari luar.”

Xu Tian menambahkan, “Memutus jalur. Membuat kita runtuh sendiri.”

Chen Yu mengepalkan tangan lebih kuat.

Xu Tian melangkah kembali ke aula. Xu Tian mengambil peta wilayah sederhana yang digambar di kain kasar.

Xu Tian membentangkan peta di meja. Xu Tian menunjuk beberapa titik.

“Di sini,” kata Xu Tian, “batas paling lemah.”

Chen Yu mendekat. Chen Yu mengikuti arah tunjuk.

Xu Tian berkata, “Jika diserang, ini runtuh duluan.”

Chen Yu bertanya, “Apa yang harus dilakukan?”

Xu Tian tidak langsung menjawab.

Sistem Pembangunan Sekte muncul kembali.

[Opsi Tersembunyi: Belum Terbuka]

Xu Tian mengabaikan notifikasi itu.

Xu Tian berkata, “Kita bertahan.”

Chen Yu menunggu lanjutan.

Xu Tian melanjutkan, “Bukan dengan kekuatan, tapi dengan waktu.”

Chen Yu mengangguk pelan.

Xu Tian menggulung peta. Xu Tian menyimpannya kembali.

Xu Tian berkata, “Malam ini, aku akan berjaga.”

Chen Yu terkejut. “Guru—”

Xu Tian mengangkat tangan. “Aku tahu.”

Xu Tian melangkah ke pintu. “Kamu istirahat satu jam. Lalu ganti.”

Chen Yu menunduk. “Baik.”

Xu Tian berdiri di gerbang wilayah. Angin malam kembali menyapu wajah Xu Tian. Debu bergerak tipis.

Xu Tian menatap kegelapan di luar batas.

Tidak ada cahaya.

Tidak ada suara.

Xu Tian tetap berdiri.

Keputusan sudah dibuat.

Harga mulai dihitung.

...

Xu Tian tetap berjaga hingga fajar.

Saat cahaya tipis muncul di balik bukit, Xu Tian meninggalkan gerbang wilayah. Xu Tian langsung menuju halaman tengah tanpa berhenti.

Chen Yu sudah menunggu di sana. Chen Yu memegang alat ukur sederhana dan tali penanda. Tanah di sekeliling sudah dibersihkan dari batu kecil.

Xu Tian berkata, “Mulai dari sini.”

Chen Yu menoleh ke arah yang ditunjuk Xu Tian. Chen Yu segera menancapkan patok kayu pertama. Patok itu masuk setengah telapak tangan ke tanah.

Xu Tian berjalan mengitari halaman. Setiap lima langkah, Xu Tian berhenti dan memberi isyarat. Chen Yu mengikuti dan menancapkan patok berikutnya.

Garis kasar terbentuk. Wilayah inti sekte menjadi lebih sempit dari sebelumnya.

Chen Yu bertanya, “Guru, wilayah ini terlalu kecil.”

Xu Tian menjawab, “Lebih kecil, lebih padat.”

Chen Yu mengangguk dan melanjutkan.

Dua murid lain datang membawa ember tanah liat basah. Mereka menuangkan tanah ke sela patok. Tanah diratakan dengan alat sederhana.

Xu Tian berdiri di tengah lingkaran patok. Xu Tian mengamati jarak dan sudut. Tidak ada koreksi berlebihan.

Sistem Pembangunan Sekte muncul singkat.

[Opsi Baru Terbuka: Formasi Dasar Sekte – Pertahanan Awal]

Xu Tian menatap notifikasi tanpa bergerak.

[Persyaratan Minimum: Wilayah Inti Stabil]

Xu Tian berkata, “Perkuat tanah di titik ini.”

Chen Yu segera berpindah. Chen Yu memanggil dua murid lain. Mereka menggali dangkal dan menambahkan lapisan batu pipih.

Perubahan langsung terlihat. Tanah tidak lagi runtuh saat diinjak.

Sistem muncul lagi.

[Formasi Dasar Sekte Tersedia untuk Aktivasi]

Xu Tian mengangguk tipis. Xu Tian berjongkok dan menekan telapak tangan ke pusat lingkaran.

Tidak ada cahaya besar. Tidak ada suara keras.

Tanah bergetar ringan. Debu halus terangkat lalu jatuh kembali.

Lingkaran patok menggelap satu tingkat. Permukaan tanah menjadi padat dan rata.

Chen Yu melangkah maju. Chen Yu menginjak tanah itu dengan kuat. Tidak ada bekas kaki.

Chen Yu berkata, “Tanahnya berbeda.”

Xu Tian berdiri. “Itu cukup.”

Sistem memberikan notifikasi singkat.

[Formasi Pertahanan Awal: Aktif] [Dampak: Tekanan Masuk Diredam 15%] [Wilayah Terlindungi: Inti Sekte]

Xu Tian menutup notifikasi.

Xu Tian menoleh ke murid-murid. “Zona ini tidak boleh ditinggalkan kosong.”

Salah satu murid bertanya, “Siap berjaga?”

Xu Tian mengangguk. “Bergantian.”

Chen Yu berkata, “Bagaimana dengan sisi luar?”

Xu Tian menunjuk luar lingkaran. “Di luar tetap rawan. Jangan terpancing.”

Chen Yu mencatat perintah itu.

Beberapa jam kemudian, garis luar wilayah diberi tanda baru. Bukan perlindungan, hanya penanda jarak aman.

Xu Tian berdiri di tepi zona inti. Xu Tian mengamati batas perlindungan yang tidak terlihat. Udara di dalam terasa lebih berat saat diinjak.

Xu Tian berkata, “Ini bukan dinding.”

Chen Yu menjawab, “Ini penundaan.”

Xu Tian mengangguk.

Sore hari, dua tamu tak dikenal terlihat dari kejauhan. Mereka berhenti di luar penanda. Mereka tidak mendekat.

Chen Yu melaporkan cepat. “Ada pengamat.”

Xu Tian menjawab, “Biarkan.”

Xu Tian tidak keluar. Xu Tian tetap berada di dalam zona inti.

Dua pengamat itu menunggu beberapa saat. Mereka menatap wilayah sekte lalu pergi tanpa bicara.

Akibat langsung terlihat. Malam itu tidak ada gangguan.

Xu Tian memerintahkan perubahan jadwal. “Latihan fisik dipindah ke pagi. Malam fokus jaga.”

Chen Yu menyampaikan perintah. Murid-murid bergerak tanpa tanya.

Hari berikutnya, Xu Tian menguji batas formasi. Xu Tian melempar batu dari luar ke dalam zona.

Batu itu melambat dan jatuh sebelum mencapai pusat.

Xu Tian mencoba dari sudut lain. Hasil sama.

Xu Tian berkata, “Cukup untuk peringatan.”

Chen Yu bertanya, “Jika serangan penuh?”

Xu Tian menjawab, “Formasi ini hanya memberi waktu.”

Chen Yu menerima jawaban itu.

Sistem muncul kembali dengan notifikasi singkat.

[Evaluasi Formasi: Stabil] [Saran: Perluasan atau Lapisan Tambahan]

Xu Tian mengabaikan saran.

Xu Tian mengumpulkan murid di aula. Xu Tian berdiri di depan meja.

Xu Tian berkata, “Kita tidak akan menyerang siapa pun.”

Xu Tian melanjutkan, “Kita tidak akan keluar wilayah tanpa alasan.”

Xu Tian menatap satu per satu murid. “Jika ada tekanan, kita bertahan.”

Chen Yu berdiri di samping Xu Tian. Chen Yu berkata, “Siap.”

Xu Tian mengangguk.

Malam itu, angin kembali berembus. Obor tetap menyala stabil. Zona inti tidak bergetar.

Xu Tian berdiri di tengah halaman. Xu Tian menatap tanah yang kini lebih padat.

Keputusan baru telah diambil.

Formasi bukan kemenangan.

Formasi adalah napas tambahan.

Xu Tian memandang batas wilayah yang gelap.

Jika waktu habis sebelum sekte tumbuh, perlindungan ini akan runtuh lebih dulu.

Xu Tian tetap berdiri.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!