NovelToon NovelToon
Takut Gak Sih

Takut Gak Sih

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Rumahhantu / Mata Batin
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

terinspirasi dari film: Takut Gak Sih.

menceritakan seorang You Tuber dengan nama Chanel Takut Gak Sih yang membuat konten untuk membongkar kasus kematian para arwah gentayangan dari berbagai daerah dan pulau.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

misteri rumah gantung part 3

"GALAAAANGGG!!!" Atmo berteriak panik, ia langsung berlari sekencang mungkin dan langsung memeluk Galang dari belakang.

"Astaghfirullah!" Ucap Galang saat sadar dia hampir terjatuh ke dalam sumur.

"Kamu kenapa Lang? Kesambet?" Tanya Atmo dari belakang.

"Aku ngga tau, Ngat. Tiba tiba aja aku ada di sini... makasih ya Ngat, tapi sampai kapan kamu kaya gini, Ngat? Ngga normal ya kamu?" Tanya Galang.

"Eh? Mana ada!" Atmo langsung melepas pelukannya.

"Kok kamu tiba tiba belok gitu sih, Lang? Untung aja aku lihat kalau ngga udah nyemplung kamu kesitu..." ucap Atmo.

Galang termenung ia kemudian berucap, "aku bener bener ngga tahu, Ngat. Aku ngga sadar, tadi ada wanita pakaiannya seperti pengantin gitu, dia minta tolong sama aku. Pas aku samperin aku udah ngga sadar, pandanganku kosong kaya di hipnotis..."

Atmo memegang dagunya, "kayaknya ada yang ngga beres dengan rumah ini, Lang. Apa jangan jangan rumah ini yang di maksud Gita tentang rumah angker di desa Sidoluhur?"

"Bisa jadi, Ngat. Udah ayo kita cari Cahaya sama Vina, perasaanku ngga enak kalau kita di sini terus." Ucap Galang tatapannya menatap jendela rumah itu, wanita tadi terlihat di situ dengan tatapan datar menatap Galang dan Atmo.

Atmo mengangguk mereka berdua akhirnya pergi dari halaman rumah itu begitu saja.

Atmo dan Galang akhirnya sampai di rumah Gita, mereka tidak melihat Gita di teras, wanita itu entah pergi kemana.

Mereka berdua kemudian masuk, "Assalamualaikum.." ucap Galang dan Atmo.

"Wa'alaikum salam..." jawab Cahaya, Vina dan Santi.

Mereka berdua kemudian duduk di sana.

Setelah berkenalan, berbasa basi dan tentu saja setelah Santi meminta foto bersama Galang dan Atmo akhirnya Galang memberaninan diri untuk bertanya.

"Mbak Santi, rumah yang ada di sana yang desainnya unik dan depannya ada pohon mangga itu rumah siapa ya?" Tanya Galang.

Santi menghela nafas panjang, "kalian mau buat konten di situ? Lebih baik kalian hati hati, karena rumah itu beneran angker. Yang kudengar dari tetanggaku yang lain rumah itu dahulu di huni oleh satu keluarga kecil yang baik, namanya Pak Hartoyono dan Bu Hesti mereka memiliki anak gadis berusia sekitar 24 tahunan bernama Melody...

Katanya Melody mau menikah namun tepat di hari pernikahannya Melody gantung diri di kamarnya Melody melakukan gantung diri sebelum acara ijab qobul di mulai..." jelas Santi.

"Lalu bagaimana dengan pengantin priannya?" tanya Atmo.

"Pengantin prianya langsung pingsan karena melihat Melody gantung diri bersama seorang pria, ya kalian tidak salah dengar Melody bukan gantung diri sendirian melainkan bersama seorang pria lain, mereka berdua gantung diri di kamar itu dengan tangan yang saling bergandengan."

"Lah? Lalu siapa pria yang gantung diri bersama Melody itu, Mbak Santi? Apakah dia selingkuhannya Melody?" Tanya Cahaya.

"Kemungkinan iya, sudahya jangan di bahas lagi takutnya arwah Melody tidak tenang kalau kita bicarakan. Pesanku kalian hati hati kalau membuat konten di situ, jaga ucapan dan jangan sampai mengambil sesuatu dari rumah itu, karena rumah itu memang terkenal sangat angker setelah kejadian Melody gantung diri bersama pria lain, banyak warga yang mulai menyebut rumah itu sebagai rumah Gantung."

Sementara itu di kamar Gita yang sedari tadi mendengarpun terdiam, ia merasa sedikit ketakutan karena ia sempat mengambil mangga itu.

"Ya sudah, kalian aku tinggal dulu ya. Aku masih harus masak buat makan siang." Ujar Santi.

"Ya mbak..."

"Kalian percaya ngga sama cerita Mbak Santi?" tanya Vina membuka obrolan.

"Kalau aku sih tidak percaya mana ada zaman sekarang hal seperti itu..." ucap Gita yang tiba tuba hadir dan duduk di sana.

Cahaya dan Vina terdiam mereka berdua saling tatap.

"Main nyambung aja kaya kabel..." batin Cahaya tidak suka. Begitu pula dengan Vina.

"Kamu itu harus ingat, Mbak Gita kita semua di dunia ini hidup berdampingan dengan makhluk Allah yang tak kasat mata.." jawab Galang.

"Aku tetap ngga percaya..." ucap Gita keras kepala, ia kemudian nyelonong pergi begitu saja.

Membuat semua member Takut Gak Sih di sana sapibg tatap.

"Beda banget ya kakak sama adik..." bisik Galang.

"Dia emang sifatnya gitu, udah diemin aja lang kalau dia kesini lagi.."

"Oke..."

"Gimana apa kita jadi buat konten sekarang?" Tanya Vina.

Galang termenung, "ada apa ya kenapa arwah Melody itu mau mencelakakanku... perasaan aku ngga punya masalah sama dia, bahkan aku ngga kenal dia. Apa dia mau nunjukin sesuatu? Tapi kenapa ke sumur, ngga mungkin ada mayat di situ kalau ada pasti sumurnya bau..."

"Terserah Galang aja, dia kan kunci keberhasilan kita..." ucap Cahaya. Di angguki wajah bodoh Atmo.

"Lebih baik kita buat kontennya nanti malam saja, ini masih siang. Kesannya kurang horor, dan sepertinya memang ada misteri yang harus di pecahkan di rumah itu... aku tadi sempat melihat arwah Melody meminta tolong..." ucap Galang.

Semuanya mengangguk...

Mereka bertiga menunggu di rumah Santi sampai malam hari. Rencananya mereka hendak membuat konten di rumah itu ketika tengah malam.

Mereka berempat sudah sering pergi ke tempat tempat horor oleh karena itu tidak heran apabila mereka sangat berani ke tempat angker walaupun malam hari, ya walaupun ketika bertemu hantu mereka masih merasa takut.

Sementara itu di kamar Gita ia melakukan percakapan di grup circlenya.

(Guys, aku udah berhasil undang tim Takut Gak Sih nih. Jadi jalankan rencana kita, untuk merusak citra mereka?) Gita memulai percakapan.

(Ya jadilah, udah sejauh ini. Ayo kita main jalankan rencana kita. Kita main jalangkung di sana dan di video agar meyakinkan semua orang bahwa rumah itu bukan rumah angker, dan ketika di Takut Gak Sih mengupdate konten tentang rumah angker itu kita tinggal sebarin Video kita yang main jalangkung dan membuktikan bahwa rumah itu tidak angker, dengan begitu nama tim Takut Gak Sih akan meredup) jawab Nino.

(Ide bagus itu, siapa tahu nama kita bisa viral dan kita juga bisa menjadi saingan Takut Gak Sih) sahut Bima.

***

Malam tepat pukul 23:00 Gita keluar mengendap ngendap dari kamarnya, agar tidak di ketahui oleh Santi dan Tim Takut Gak Sih yang saat ini mereka sedang mengobrol di ruang tamu, menunggu tepat tengah malam untuk membuat konten di sana.

Gita keluar melalui pintu belakang. Ia langsung berlari menuju tempat di mana dua teman prianya yang bernama Nino dan Bima menunggu.

Sesampainya di sana Gita bertanya, "gimana ngga lupa bawa boneka jalangkungnya?" Tanya Gita.

Bima mengangguk dan mengeluarkan boneka jalangkung yang ia simpan di plastik.

"Sip, tim Takut Gak Sih semuanya lagi sibuk ngobrol sama kakakku, mereka akan menuju ke rumah itu tepat tengah malam. Kita manfaatkan waktu satu jam dari sekarang untuk membuat video kita yang main jalangkung!" Ucap Gita.

Bima dan Nino mengangguk.

"Kalau begitu ayo cepat, keburu tengah malam.." ucap Nino. Mereka bertiga pun bergegas menuju ke rumah angker itu.

1
Tini Nurhenti
next💪💪💪
Tini Nurhenti
lanjutttty 💪💪💪💪💪
Tini Nurhenti
abu2 thor
Tini Nurhenti
next 💪💪💪💪💪
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
dendam sama ibunya kok anaknya yang dibunuh 😑
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
ohhh ga semua kru tinggal di rumah vina ya
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
harusnya yang ga bersalah ga usah diteror 😑
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
laaah parah nge jual anak sendiri 😑
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!