NovelToon NovelToon
Terpaksa Melayani Hasrat Daddy

Terpaksa Melayani Hasrat Daddy

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Cinta Terlarang / Obsesi / Beda Usia / Tamat
Popularitas:964.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Perjanjian antara sang Daddy dan Queena, jika dia sudah berusia 18 tahun dia diperbolehkan berpacaran.

"Daddy! Aku sudah mempunyai pacar! Aku sangat menyukainya."

Saat Queena mengatakannya, seakan dunia menjadi gelap. Vard Ramberd seketika emosi. Ia tak rela pria lain memiliki Queena, gadis itu adalah miliknya!

Dengan kasar Vard memanggul tubuh Queena di pundaknya, menjatuhkan gadis itu ke atas ranjang menindihnya. "Queena, kau selamanya adalah milikku!"

Setelah Vard menodai paksa Queena, gadis itu memandang penuh benci pada sang Daddy. "Aku membencimu, Vard Ramberd! AKU MEMBENCIMU!!!"

---Kuy ikuti kisahnya, lovers ♡

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mommy Cepat Datang Kesini, Aku Kesakitan.

Setelah sampai di depan kantor nya, Esther turun dari dalam mobil Xavier. Ia membungkukkan tubuhnya, melihat ke dalam mobil. "Hati-hati di jalan, Xavier. Terima kasih sudah mengantarku."

"Oke, nanti siang aku jemput untuk makan siang. Ya."

"Aku tidak bisa, kemarin ada Klien baru yang meneleponku untuk meminta bertemu. Bagaimana kalau besok saja?"

"Bagaimana dengan makan malam?" pinta Xavier.

Esther memikirkan permintaan pria itu sebentar, karena Justin tidak ada mungkin dia bisa sedikit bersantai di malam hari. "Oke, jemput aku. Bagaimana jika pukul 19.30 malam?"

"Setuju, terima kasih Esther. Kamu mau memberikanku kesempatan untuk mendekatimu," ucap pria itu dengan suara lembut.

"Tak masalah, aku masuk." Esther masuk ke dalam kantornya, ia mendengar deru mesin mobil Xavier yang melaju pergi.

Di dalam sebuah mobil sepasang mata wanita elegan yang tidak jauh dari sana, menatap penuh perhitungan, "Felix, periksa data wanita yang baru masuk itu. Tertulis di atas plang kantornya, Esther financial consultant."

"Baik," Felix assisten Sabrina mencari data Esther dalam data sistem. Sekali mencoba, sistem menolak. Database tidak bisa ditemukan, failed.

"Nona Sabrina, failed. Ini aneh, data tentang wanita itu tidak bisa ditemukan."

"Coba lagi, itu tidak mungkin kecuali wanita itu ingin menyembunyikan identitasnya misalnya seperti seorang intel." Titah Sabrina.

"Saya akan coba lagi, Nona." Jawab Felix.

Tapi beberapa kali pun mencoba, Felix tak bisa menembus database.

***

Saat alrm iPad-nya berbunyi, Justin yang sedang menyikat gigi berlari ke arah iPad nya disimpan.

WARNING !!!!

Dengan cepat tangan ahli bocah itu mengotak ngatik iPad nya, mengamankan database info tentang Mommy-nya karena seseorang mencoba menerobos. Beberapa hari lalu, dia kalah oleh assisten sang Daddy. Sekarang dia tidak ingin kecolongan lagi, dengan keahliannya akhirnya dia berhasil mengunci.

"Hampir saja seperti beberapa hari lalu, meskipun aku sedikit mengalah pada Paman Taylor saat dia menerobos sistem. Kali ini siapa? Aku harus memeriksanya," ia mulai mencari alamat IP si penerobos.

"Hm, alamat IP-nya berada di depan kantor Mommy. Aku akan memeriksa Cctv di depan kantor Mommy, " gumam nya.

Justin mendapatkan rekaman Cctv di dekat mobil yang mencurigakan, ia memperbesar rekaman itu melihat wajah-wajah di dalam mobil dan menghubungkan ke dalam data sistem untuk mencari data orang-orang itu.

"Pantas saja aku seperti mengenalinya, ternyata kau Sabrina Oliver. Jadi kau sudah berada dekat dengan Mommy-ku..." lirihnya.

Di tenda Vard juga terjadi ke khawatiran, saat mendengar laporan dari orang suruhannya yang mengatakan Sabrina Oliver mengikuti Queena seketika dia cemas. "Bagaimana sekarang? Apa wanita itu berbuat sesuatu pada Queena?"

"Tidak ada yang terjadi, Presdir. Sepupu Nona Queena sudah pergi dari depan kantor."

"Hahhh! Bajingan itu, aku bilang lambat laun tunangan nya akan tau! Kenapa otaknya sangat bodoh, apa dia tidak tau sifat asli tunangannya sendiri!" umpat Vard kesal memaki Xavier.

"Apa Anda ingin kembali? Atau masih ingin disini bersama putra Anda?"

"Tunggu dulu saja, jika terlihat pergerakan dari Sabrina dan keadaan akan berbahaya untuk Queena baru kita pergi dari sini."

"Iya."

Malam hari pun tiba, Esther dijemput oleh Xavier. Mereka makan malam dengan nyaman, tidak teralu romantis atau pun santai. Bisa dibilang suasana makan malam sangat terasa hangat, sesekali Xavier mengatakan hal-hal konyol membuat Esther tertawa.

Setelah selesai makan malam, Xavier mengantar kembali Esther ke rumah. Pria yang memakai jas khusus untuk makan malam itu berjalan memutar mobil lalu membuka pintu mobil bagian kursi penumpang dimana Esther duduk.

"Terima kasih," ucap sopan Esther seraya menginjakkan sebelah kakinya ke tanah lalu mengeluarkan seluruh tubuhnya keluar dari dalam mobil.

Esther berjalan ke depan pintu, membuka kode pintu. Ia berbalik manatap Xavier yang mengikutinya di belakang. "Selamat malam."

Xavier masih betah berdiri, tiba-tiba pria itu mencondongkan tubuhnya mendekati wajah Esther.

Drrttttt... Drttttt....

Esther yang masih terkejut karena perilaku Xavier barusan di tambah dikagetkan dengan getaran ponsel di tangannya, ia mengangkat panggilan dari Justin dengan suara terbata-bata. "Y-ya, Honey?"

"Mommy... huhu, tanganku sakit. Mommy cepat datang kesini, aku kesakitan."

Tutttt....

"Halo, halo. Justin!" wajah Esther berubah khawatir.

"Ada apa, Esther?"

"Justin bilang tangan nya sakit dan memintaku datang ke perkemahan. Saat ingin bertanya ada apa, telepon nya terputus."

"Maaf, sebentar. Ada sesuatu di wajahmu, sepertinya bulu mata," Xavier mencodongkan kembali tubuhnya lalu mengambil bulu mata Esther yang terjatuh di pipi.

"Jadi itu bulu mata, aku kira kamu akan..." Esther mengigit bibirnya merasa malu sudah berburuk sangka sempat berpikir Xavier akan menciumnya tanpa meminta ijin.

"Aku akan apa?"

"Tidak! Tidak!" dengan cepat Esther menggeleng, "Aku harus bersiap pergi ke tempat putraku, Xavier. Pergilah, hati-hati membawa mobilmu."

"Aku akan mengantarmu kesana, berbenah lah. Aku tunggu di mobil."

Pria itu sudah berjalan pergi, Esther belum sempat menolak. "Biarlah, lebih baik ada teman di perjalanan. Akan lebih aman."

Di perkemahan Justin tersenyum di dalam tendanya, ia melihat Paman Xavier ingin mencium Mommy-nya dan langsung mengganggu dengan menghubungi sang Mommy. "Tapi, kenapa aku harus berbohong? Mommy pasti datang. Hah! Biarlah!"

1
Iryani levana khrisna Khrisna
jangan jangan anak adopsi atau anak titipan 🤔
Madison White
mon maap thor buat novel km yg ini ak skip bacanya lgsg baca yg terkhir krn tll geli dan ga masuk akal mnrtku
Madison White
br kali ini baca novel ternajis2 ga mgerti cara pikir author yg biarin bpknya perkosa anaknya sndr trs dmaafin gt aja
Madison White
najizzzz tll cepat dimaafinnnn..
Madison White
trauma tp dipeluk diem aja... tolong kenytaan ga bs kyk gini thor.. gemes bngt.. aku jd quenna smp kapanpun ga bakal maafin vard krn dia uda ku anggap papa dan ak hormati.. tp dia uda ngancurin itu semua dan perkosa dia, yg hrsnya quenna bs memberikan mlm pertama utk org yg dcinta mlh dirampas paksa sm papanya.. itu sungguh najizzzz!
Madison White
jgn sm vard plis
Madison White
jgn balik lg sm vard plis.. kl emg suka knp ga jd paman aja knp hrs daddy? bayangin dilecehin sm bpk sendiri tuh najiz bbgtt
Madison White
yg begini tlg jgn dikasih happy thor.. quenna uda trauma, jgn smp dia jayuh cinta sm daddynya..biar dia bahagia dan cinta dgn pria lain yg bs membantu dia lupa dgn trauma nya dan merasa aman
Madison White
sakiiitttttt
Madison White
loh kokk gitu... ini bpk asli apa bukan ni
Hariyanti
ceritanya bagus Thor tp sayang masih gantung.....😩 ga full endingnya
Hariyanti
tamat yaaaa 😰 kok gantung Thor 🤔🤔😩
Hariyanti
wow... penyergapan didalangi bocah....... amazing 😳😳😳
Hariyanti
emang sih kalo hati sdh dr pabriknya busuk akan terus busuk walaupun sebenarnya ga ada masalah tp yang terjadi adalah terus menerus mencari masalah 😩😩😩
Hariyanti
semudah itu luluh....🤔 katanya trauma 😩
Hariyanti
semudah itu luluh....🤔 katanya trauma 😩
Hariyanti
kenapa ga gila aja tua bangka
Hariyanti
tega banget 😩😩😩 halal sih sebenarnya karena tidak ada hubungan darah.tp tdk etis karena sdh diangkat anak
Hariyanti
anak kandung apa bukan yaa🤔
Trii Puji: kalo gini biasanya bukan
total 1 replies
EembuL
aduuuuuchh si daddy Vard 😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!