Di semesta tanpa akhir, tempat miliaran ras tak berujung hidup berdampingan, berdiri banyak kekuatan tertinggi yang menguasai aliran reinkarnasi, berbicara langsung dengan Dao Agung, dan menekan seluruh era tanpa batas. Di antara semua kekuatan itu, hanya beberapa yang benar-benar mengguncang seluruh multisemesta.
Rumah Ilahi Ungu, sebuah kekuatan misterius dengan aura tak terbandingkan, hanya dengan sedikit gerakan saja mampu membuat tak terhitung banyaknya semesta bergetar ketakutan.
Keluarga Gu, keluarga kuno yang menyimpan rahasia tabu paling menakutkan. Mereka mengendalikan rahasia yang menekan seluruh era, dari masa lalu hingga masa depan.
Sekte Pedang Wuji, penguasa Dao Pedang tertinggi. Sekali pedang mereka terhunus, surga dan neraka tak terhitung jumlahnya gemetar dan bertekuk lutut.
dan anak muda bernama lu feng memiliki peradaban yang mengguncang seluruh multisemesta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wusan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
putra suci sekte kaisar pil
.
Di dalam kemegahan aula istana, atmosfer terasa begitu berat dan sakral. Para tetua penting sekte berdiri berjejer dengan rapi, sementara di barisan depan terdapat tiga murid muda yang menjadi kebanggaan sekte: Yao Xun, Feng Hua, dan Ling Yu. Di puncak singgasana, dua sosok tua dengan aura kaisar yang luas dan menekan, Kaisar Yao Chu dan Kaisar Yao Chen, duduk menanti dengan tatapan yang mendalam.
.
Fokus utama aula itu tertuju pada Yao Xun, sang Putra Suci. Mengenakan jubah putih bersih dengan rambut panjang yang terurai, wajah tampannya memancarkan ketenangan seorang jenius sejati. Yao Xun berada di alam Hidup dan Mati bintang 4 dengan kekuatan jiwa level 6 puncak. Ia adalah satu-satunya yang mampu menciptakan pil level 6 dengan pola 6 warna, hampir menyamai legenda tujuh warna benua. Ia terpilih menjadi Putra Suci karena Tebing Leluhur mengakuinya dan adanya darah Kaisar yang mengalir dalam nadinya.
.
"Xun Er," ucap Kaisar Yao Chu memecah keheningan. "Nanti, bawalah Tuan Muda Pastoral berkeliling dan perkenalkan sekte kita dengan penuh hormat. Perlihatkan sebagian warisan kita dan pastikan kau memperlakukannya dengan sangat baik. Aku dan Kaisar Chen akan berbincang secara pribadi dengan Kaisar Kun."
.
"Tenang Leluhur, junior pasti akan menemani Tuan Muda Pastoral dengan sambutan yang meriah," jawab Yao Xun sembari membungkuk hormat.
.
Tak lama kemudian, Kaisar Yao Chu menatap ke arah langit yang mulai berpendar. "Mereka sudah datang," gumamnya. Dari cakrawala, lima sosok turun perlahan: Kaisar Yao Cheng yang memandu, Lu Feng, Su Mei Yao, Bai You You, dan tentu saja sang pelindung, Kaisar Kun Di.
.
Seketika, seluruh tetua di dalam aula menangkupkan tangan secara serentak. "Kami menyambut kedatangan Kaisar Kun!" seru mereka dengan nada berwibawa.
.
Kaisar Yao Chu dan Yao Chen bangkit dari singgasana untuk menyapa secara pribadi. "Kaisar Kun, senang melihat Anda berkenan mengunjungi sekte kami," ucap Yao Chu dengan senyum ramah.
.
"Tidak apa-apa," jawab Kun Di dengan nada ringan. "Jujur, ada urusan bisnis penting yang ingin kami bahas dengan sekte Anda jika berkenan." Mendengar kata 'bisnis', mata ketiga kaisar sekte itu mulai berbinar. Siapa yang tidak tahu bahwa Rumah Dagang Pastoral kini adalah entitas terkaya di Benua Utara setelah hampir seluruh kekuatan kaisar berafiliasi dengan mereka.
.
Pandangan Yao Chu dan Yao Chen kemudian beralih pada pemuda di tengah rombongan. "Dan ini adalah...?" tanya Yao Chen dengan rasa penasaran.
.
"Perkenalkan, ini Tuan Muda saya, Lu Feng," Kun Di menjawab dengan suara yang mantap.
.
Lu Feng melangkah maju dengan sikap tenang. "Salam kepada kedua Senior," ucapnya sembari menangkupkan tangan dengan sopan.
.
Kedua kaisar itu mengangguk tersenyum, meski dalam hati mereka menyimpan kebingungan yang besar. "Mengapa anak ini masih di ranah Pemurnian Qi? Apakah dia tuan muda yang lemah?" batin mereka. Namun, setelah diamati lebih jauh, mereka menyadari bahwa Qi spiritual di dalam tubuh Lu Feng sangat luas, bahkan setara dengan alam Hidup dan Mati. "Mungkin dia sengaja menyembunyikan kultivasinya," pikir mereka mencoba memaklumi.
.
"Hahaha, Tuan Muda Lu sungguh terlihat sangat gagah!" puji Kaisar Yao Chen. Namun, saat tatapan mereka beralih ke Su Mei Yao dan Bai You You, wajah tua kedua kaisar itu seketika terguncang. Mereka terperangah bukan hanya karena kecantikan yang mustahil itu, tetapi karena menyadari kedua wanita ini berada di alam Raja Suci, hanya selangkah lagi menuju gelar Kaisar Agung.
.
"Ehem, Tuan Muda Lu," Yao Chu segera menguasai diri. "Saya akan menugaskan Putra Suci sekte kami untuk menemani Anda berjalan-jalan melihat sekte. Sementara itu, biarkan saya dan Senior Kun berbicara empat mata mengenai urusan yang tadi disebutkan."
.
Lu Feng mengangguk setuju. Ini memang rencananya sejak awal; membiarkan Kun Di yang melakukan diplomasi tingkat tinggi sementara ia mencari informasi lebih dalam mengenai teknik alkimia sekte ini.
.
Kaisar Yao Chu mengangguk perlahan, lalu memberikan isyarat kepada Yao Xun, Feng Hua, dan Ling Yu untuk melangkah maju. Sebagai Putra Suci, status Yao Xun sejatinya sudah setara dengan para jenius dari kekuatan tingkat kaisar lainnya. Namun, ia menyadari posisinya masih berada di bawah bayang-bayang sepuluh kekuatan terkuat dan delapan klan kuno yang memiliki fondasi sumber daya serta warisan yang jauh lebih mengerikan.
.
Namun, persepsi Yao Xun terhadap hierarki kekuasaan itu mulai goyah sejak ia mengenal internet. Seluruh Benua Utara baru-baru ini dihebohkan oleh pernyataan Kaisar Pedang Hijau, seorang kaisar muda dari zaman 50 ribu tahun lalu yang sangat dihormati. Sang kaisar memposting di forum publik bahwa Rumah Dagang Pastoral memiliki setidaknya enam kaisar agung yang kekuatannya tidak kalah dari Kun Di.
.
"Akumulasi dari sepuluh kekuatan teratas dan delapan klan kuno sekalipun, masih sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan Rumah Dagang Pastoral," tulis Kaisar Pedang Hijau dalam postingannya yang menjadi viral.
.
Pernyataan itu awalnya memicu keraguan besar, terutama bagi Klan Long yang merupakan bagian dari delapan klan kuno. Namun, insiden di mana leluhur mereka, Long Xuan Tian, ditumbangkan oleh Kun Di hanya dengan satu serangan santai telah membungkam semua kritik. Fakta itu membuktikan bahwa perkataan Kaisar Pedang Hijau bukan sekadar isapan jempol belaka; Pastoral memang berdiri di puncak rantai makanan benua saat ini.
.
Kini, saat menatap Lu Feng secara langsung, pikiran Yao Xun berkecamuk. Ia sadar bahwa status pemuda di depannya ini jauh melampaui identitas para putra suci dari klan mana pun di benua ini. Jika ia bisa menjalin hubungan baik dengan Lu Feng, maka masa depan Sekte Kaisar Pil akan terjamin, dan posisinya sendiri akan semakin kokoh.
.
Yao Xun menarik napas dalam-dalam, lalu memamerkan senyumnya yang paling ramah dan tulus. "Sebuah kehormatan besar bagi saya untuk menemani Tuan Muda Lu berkeliling," ucapnya dengan nada yang sangat sopan.
.
"Tuan Muda Lu, perkenalkan saya Yao Xun. Ini adalah Feng Hua dan Ling Yu," lanjutnya sembari memperkenalkan dua rekannya. "Kami akan menjadi pemandu Anda selama di sekte ini. Jangan ragu untuk menanyakan apa pun, karena kami akan memperlihatkan sisi terbaik dari Sekte Kaisar Pil."
.
Lu Feng membalas senyuman itu dengan santai. "Terima kasih, Saudara Yao. Saya juga sangat tertarik melihat bagaimana sekte alkimia terbesar di wilayah ini beroperasi."
.
Lu Feng mengalihkan pandangannya ke arah dua wanita yang sedari tadi berdiri di dekatnya. Ia merasa sedikit aneh melihat mereka yang seolah memiliki dunia sendiri di tengah keramaian istana. "Kakak Su Mei Yao, Bai You You, apakah kalian mau ikut berkeliling?" tanyanya lembut.
.
Yao Xun, yang mengikuti arah pandang Lu Feng, seketika terpaku. Dari jarak sedekat ini, kecantikan kedua wanita itu benar-benar menghantam jiwanya. Paras mereka bukan lagi sekadar cantik, melainkan sesuatu yang tak tertandingi oleh siapa pun yang pernah ia temui seumur hidupnya. Bahkan Feng Hua dan Ling Yu pun ikut terpesona, kehilangan kata-kata saat menatap sosok yang tampak seperti dewi surga yang turun ke bumi.
.
"Hmm..."
.
Bai You You merasakan tatapan membara yang tertuju padanya. Ia mendengus dingin, menunjukkan ketidaksukaannya pada pandangan yang dianggapnya terlalu lancang itu. Pupil matanya berkilat sesaat, memancarkan aura yang membekukan atmosfer di sekeliling mereka.
.
Seketika, Yao Xun, Feng Hua, dan Ling Yu terbangun dari lamunan mereka dengan rasa ngeri yang menjalar di punggung. Udara di sekitar mereka mendadak terasa berat dan mencekam, seolah-olah ada kekuatan iblis kuno yang sedang mengawasi dan siap melahap mereka jika berani bertindak tidak sopan.