NovelToon NovelToon
It'S Perfect

It'S Perfect

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Perjodohan / Cintamanis
Popularitas:229.8k
Nilai: 5
Nama Author: RayyanSA

Dua keluarga ternama yang ingin memperkuat hubungan memutuskan untuk menjodohkan anak mereka. namun apakah rencana itu akan berjalan lancar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RayyanSA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bocah Tengil

Saga terperangah mendengar penjelasan dokter. ia merasa carut marut mendengar semua yang terasa terlalu mendadak untuknya. sebelumnya ia sangat gembira mendengar kabar tersebut sebelum Dokter mebyarankan hal itu.

"permisi tuan, anda harus menanda tanganinya untuk persetujuan" ucap dokter di hadapannya. karena Saga terlihat melamun.

"apa harus dilakukan tindakan itu dok?" tanya Saga

"itu harus segera dilakukan tuan, jika kita menundanya itu akan berpengaruh dengan kesehatan istri anda. itu juga bisa berpengaruh untuk kesuburannya." ucap dokter panjang lebar. hingga akhirnya Saga pun menyetujui saran dokter.

Saga lalu berjalan menuju ruangan Lesya, ia terduduk di samping ranjang rumah sakit. "maaf Lesya, aku tidak bisa menjaganya." Saga menunduk dengan tangan Lesya di dahinya.

"apa maksudmu Saga?"

Saga terperanjat mendengar Lesya kini memanggilnya dengan sebutan Saga. Saga lalu menatap Lesya dengan lekat.

melihay hal itu, Lesya melampaikan yangannya didepan wajah Saga. "hei, ada apa?"

"aku siapa?" Saga menunjuk dirinya sendiri.

"dasar bocah tengil, kenapa pakek nanya si ya kamu itu Saga !" Lesya hendak bangkit dari posisinya, namun ia memegangi perutnya yang terasa melilit.

'jadi Lesya sudah mengingay semuanya?!'

"arghh.. kenapa perutku sakit sekali Saga?" Lesya memegangi perutnya hingga menitikkan airmatanya.

Saga lalu tersadar dari lamunannya ketika mengetahui Lesya kesakitan. Saga segera bangkit dari duduknya. "kamu sedang sakit Lesya. dan hari ini kamu harus menjalani kuretasi"

"apa maksudmu Saga? jadi aku hamil?"

ucapan Lesya diangguki oleh Saga yang kini memasukkan Lesya kedalam dekapannya.

"tapi kita harus mengeluarkannya Lesya! dokter bilang karna kamu terlalu stres, itu berdampak kepada bayi kita dan membuatnya tidak berkembang!" entah kenapa dada Saga terasa sesak saat menyampaikan hal itu.

Lesya menggeleng dan mulai menitikkan airmatanya "anakku.. mama bahkan belum merawat kamu, tapi kenapa kamu ninggalin mama secepat ini sayang?" Lesya semakin terisak dan dengan sigap Saga menenangkannya.

"tenang Lesya, anak kita pasti akan menemukan tempat yang lebih indah nantinya. tapi ingat, kesehatan kamu saat ini yang dipertaruhkan. jadi kuatlah untuk anak kita" Lesya mendongak menatap Saga yang terlihat sangat meneduhkan.

"permisi, saatnya ibu meminum obat peluruhnya ya.." ucap suster dengan membawa obat dan air putih.

"Saga.." Lesya menggenggam erat tangan Saga, Saga pun kembali memeluk untuk menguatkan Lesya. "jangan sedih sayang, ada aku kan !" entah dapat angin apa Saga memanggil Lesya dengan sebutan Sayang meskipun ia tau Lesya sudah mendapatkan semua ingatannya kembali.

"Saga.."

"hemmm?"

"jangan katakan hal ini sama mama papa, sama papi dan mami juga. aku tidak ingin mereka khawatir!" Lesya menatap Saga nanar.

Saga lalu mengecup kening Lesya sekilas, ia lalu menatap Lesya menguatkan.

keesokan harinya, Saga harus meninggalkan Lesya sendiri di rumah sakit. pasalnya ia harus berangkat kesekolah dan Lesya melarangnya untuk memberi tahu orang tua mereka.

sesampai di sekolah, Saga masih terus teringat akan calon buah hatinya yang harus tiada sebelum lahir kedunia. karena alasan kesehatan Lesya, mereka harus memilih jalur kuretasi.

"woy.. diem aja lu Ga!" ucap Alden yang baru datang.

"iya Ga, lu lagi mikirin sesuatu?" tanya Dikta.

"ini tentang Lesya!"sahut Saga.

"apa ini ada hubungannya dengan acara semalam? semalem gua liyat mba Lesya pulang dengan kak Saka!" Dikta menatap ke arah jendela yang ada dikelasnya.

Saga menghembuskan nafasnya berat, ia mengusap wajahnya kasar. ia menatap sekeliling memperhatikan seisi ruangan dan sekitarnya. "gua kehilangan calon anak gua!"

'calon anak?' batin Dikta.

"maksud lo Lesya lu hamilin, dan sekarang lu nyuruh dia gugurin kandungannya? bajingan lu Saga!"

*bug

bug

bug*

Alden menghujani Saga dengan tinjuan diwajahnya, juga di perutnya sehingga membuat Saga terkapar di lantai. Saga tak melawan sekalipun meskipun Alden menggebu-gebu ingin terus menghajar Saga.

"tahan Alden, jangan anarkis!" Dikta melerai Alden dan Saga, lebih tepatnya menghentikan Alden untuk memukuli Saga.

"pengkhianat lu Ga, lu bilang lu gak bakal tertarik sama Lesya. tapi apa? lu bikin dia hamil dan lu nyuruh dia gugurin kandungannya. dasar toxic!" Alden pun melenggang pergi meninggalakn Saga yang masih terduduk di lantai memegangi wajah dan perutnya.

Dikta perlahan membantu Saga untuk duduk di kursinya. "gua lakuin itu gak sengaja Ta. waktu gua pergi bulan madu ada orang yang masukin obat keminuman gua, dan karna itu gua lakuin itu ke Lesya!" tutur Saga tanpa menatap Dikta yang ada dihadapannya.

"kalo itu yang bikin lo lakuin itu, gua gak bisa bilang apa-apa Saga. dan nanti biar gua yang jelasin itu ke Alden." sahut Dikta.

"tapi entah kenapa sekarang setiap gua liyat Lesya deket sama cowo lain, gua ngerasa sesak dan gua juga gak suka!"

sontak hal itu membuat Dikta menatap Saga dengan tatapan menyelidik. "itu berarti lu mulai suka sama mba Lesya Ga?"

"bisa dibilang begitu Ta, bahkan waktu gua denger gua bakal punya anak gua seneng banget. tapi dunia gua terasa hancur saat dokter mengatakan harus mengeluarkannya karna dia tidak berkembang dan keberadaanya bisa mempengaruhi kesehatan Lesya!" ucap Saga panjang lebar.

Disisi lain Saka mencari keberadaan Lesya yang tak kunjung ia temukan. "semalam aku melihat Saga pulang, tapi kenapa sekarang Saga dan Lesya tidak ada?"

Saka kini mencari Ella yang masih tertidur, padahal sudah jam 11 siang. karena merasa geram akan tingkah Ella yang bermalas-malasan, Saka akhirnya membangunkan Ella.

"bangun Ella, apa ini sikap sebagai iastri?"Saka menarik selimut yang dikenakan oleh Ella.

"diamlah Saka, aku sangat mengantuk!"

"inilah yang aki tidak suka darimu, kamu bahkan tidak bisa bangun tepat waktu, bahkan sekarang sudah siamg seperti ini kamu masih saja tidur!"

"Saka, apa kamu lupa? aku ini semalam pulang larut malam makanya aku sedang mengantuk!" setelah Saka mengatakan mengetahui semua keburukan tentang Ella, ia justru sekarang lebih berani untuk tidak menghormati Saka.

"kalau kamu seperti ini, lebih baik kita bercerai saja!"

seketika Ella bangkut dari posisinya yang tadinya enggan untuk bangun. "tidak bisa Saka! kalau kamu menceraikanku, mami dan papi tidak akan menyetujuinya. aku tau mami dan papi sangat menjujung tinggi pernikahan!"

"lagi pula aku sudah berjanjikan, aku tidak akan mengulangi kesalahanku lagi Saka !"

"tapi apa dengan seperti ini kamu akan merubah diri?"

"aku berjanji besok aku akan bangun lebih pagi." kini Ella menatap nanar mata suaminya yang dingin seperti salju.

"baiklah, kali ini aku akan memberimu kesempatan. tapi tidak untuk lain kali!"

'tapi kamu jangan harap bisa menjadi istriku setelah aku berhasil mendapatkan Lesya, Ella. karna aku yakin setelah kelakuan Saga semalam, Lesya pasti akan meninggalkan Saga' Saka mengukir senyum smirknya dengan batinannya yang ingin melihat rumah tangga adiknya hancur.

.

.

.bersambung

.

1
Retno Anjar
critanya kok muter2 ja sich🙏🙏
Deandra🕊🌻
gara" gw sering nonton drama Thailand yg berhubungan dengan boy's love atau LGBT,,gw d kira belok🤣🤣🤣astgaa tapi demi apa gw baper banget ngelihat pasangan sesama jenis😁😁semangat thorrrr
Deandra🕊🌻: siapp
total 3 replies
Deandra🕊🌻
ohh God,,di tiktok bnyak postingan sad soal p'mew..skrg d SNI Dikta n Alden juga...sadnesssss😓😓
azril arviansyah
semoga dina cepet kebongkar kejahatannya
Deandra🕊🌻
berasa d Thailand😁😁 apa cmn gw doang yg pengen Dikta sama Alden bersatu🤔🤔. biar beda aja sich sama yg lainnya...
azril arviansyah
lagi dong upnya
Deandra🕊🌻
perasaan gw ikutan kacau saat sttus Alden n Dikta juga berantakan😁😁 seketika jiwa tuk baca novel jadi memudar🤩🤩thorrr semangatttt
azril arviansyah
kok penjahat nya masih aja menang kapan dapat karmanya
azril arviansyah
lanjut
azril arviansyah
next
azril arviansyah
duh arga gimana sih
azril arviansyah
lagi thor
azril arviansyah
duh kenapa yang tau itu liyora malah saka bukanya saga ya
azril arviansyah
srmoga tidak terjadi apa2 dengan kandungan lesya
azril arviansyah
aduh andi gak peka banget deh
azril arviansyah
lagi thor upnya
RayyanSA: siap kak, ini masih ngorek2 kepala biar updateannya menarik
total 1 replies
azril arviansyah
lanjut
azril arviansyah
kenapa sih saka gak di suruh pergi aja biar dina ikut pergi juga
azril arviansyah
alhamdulilah lesya bisa hamil
azril arviansyah
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!