Ini adalah kelanjutan cerita si wanita miskin dan sistem,didalam cerita masih banyak kerandoman Dinda yang selalu menjalankan misi dari sistemnya,meski percintaan nya penuh dengan tantangan dan masalah,dia akhirnya menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kedatangan Antoni dan kebenaran
MANSION BLACKWOOD
di mansion terlihat disana Antoni datang dengan wajah marahnya,setelah dia mendengar cerita istrinya tadi malam, dia merasa marah dan tidak percaya dengan apa yang diucapkan istrinya.
tapi melihat wajah istrinya yang merah dan bagian bibirnya berdarah ,dia merasa marah dan mempercayai ucapannya,dan hari ini dia datang untuk memberikan pelajaran pada ibunya dan sekaligus meminta harta ibunya.
" IBU....DIMANA IBU..IBUUUUU "teriakannya menggema di dalam ruang tamu.
sontak para pembantu mengintip dan terkejut melihat kedatangan Antoni.
" bagaimana ini ?? aku takut tuan akan berbuat kasar pada nyonya besar "
" aku juga tidak tau harus bagaimana,,apa kita menghubungi semua tuan muda saja "
" sepertinya itu jalan satu-satunya,yasudah cepat hubungi semua tuan muda "
" iya kita harus berhati-hati jangan sampai tuan Antoni mengetahui nya, sebaiknya kita kebelakang saja "
sedangkan didalam kamar, Novi yang mendengar teriakan itu tersentak dan langsung berjalan keluar dari kamarnya,dia merasa mengenali suara itu.
sesampainya di ruang tamu Novi melihat kakaknya yang membelakangi nya , dia merasa bahagia dan langsung berjalan dan memanggil Antoni.
" kakak ?? "suara familiar terdengar di telinga Antoni sontak dia berbalik dan disana dia melihat orang yang sangat dia benci sedang berjalan ke arahnya ,dan tersenyum tanpa merasa bersalah.
Antoni semakin marah karna adiknya kembali ke mansion ini,sontak dia mengangkat tangannya.
PLAKKKKKKKKKKK
senyuman di wajah Novi membeku dia memegang pipinya yang terasa kebas,dan mengangkat kepalanya, saat melihat wajah marah kakaknya dia terkejut.
" KAMU...!!! KENAPA KAMU BISA ADA DISINI HA...??? KAMU SEORANG PEMBUNUH BERANINYA KAMU KEMBALI LAGI KE MANSION INI..!!! PEMBUNUH !! GARA-GARA KAMU AYAHKU MATI...DASAR PEMBUNUH"teriak Antoni dengan amarah yang membara,dia mengeluarkan semua kebenciannya pada adiknya.
jedarrrrrrrrr
nafas Novi tercekat dia menatap kakaknya dengan pandangan kosong,dan ucapan sebagai pembunuh masih terngiang-ngiang di telinga nya.
" ti..da..kk..aku bukan pembunuh " lirihnya dengan terbata-bata,dia menggeleng dan terjatuh di lantai.
Antoni menatap benci adiknya dan meludahinya.
" kamu memang pembunuh..!!! kamu memilih laki-laki lain daripada ayah mu sendiri..!!! kamu memang pantas disebut sebagai pembunuh !! "ucapnya dengan menggebu-gebu.
" tidak kak aku tidak membunuh ayah,,,aku..aku..ayah..terkena serangan jantung..bukan aku yang membunuhnya " racau Novi dia mencambuk rambutnya dengan kuat ,air matanya mengalir deras.
Antoni mendekatinya dan mencengkram tangannya dengan kuat,,sontak novi kesakitan.
" lepaskan kak..ini sangat sakit...lepaskan " Ucapnya menatap kakak nya dengan air matanya.
" aku tidak akan membiarkan mu kembali kedalam rumah ini !!! karna seorang pembunuh tidak pantas berada disini...!!! "ucapnya dan menyeret kasar adiknya,tapi dia mendengar teriakan ibunya.
" LEPASKAN DIA "suara Dinda dingin terdengar disana,dia berdiri dengan tegak dan menatap tajam putranya.
sontak Antoni berhenti dan berbalik badan,dia terkejut melihat penampilan ibunya yang terlihat muda,dan dia juga melihat penampilan ibunya seperti gadis dewasa.
" kamu..siapa kamu..." tunjuknya dengan tidak percaya,wajah ibunya kembali muda ?? tentu saja dia masih mengingat wajah muda ibunya dulu tapi ini sulit dipercaya.
Dinda tersenyum menyeringai.
" ohhh...setelah beberapa hari tidak bertemu kamu sudah melupakan orang yang melahirkan mu,baiklah mari kita berkenalan,,,nyonya besar Blackwood..jika kamu tidak mengetahui nya pasti kamu mengenal DINDA MAHARANI BLACKWOOD bukan ??" ucapnya dengan dingin.
Antoni terdiam dan menatap wajah ibunya dengan lekat,dia memang ibunya tapi bagaimana bisa,dia langsung tidak memikirkan itu lagi dia melepaskan tangan Novi dengan kasar dan berjalan ke arah ibunya.
" aku tidak peduli dengan penampilan mu yang sekarang,yang paling penting adalah serahkan semua harta Blackwood padaku hari ini juga !!! "ucapnya dengan dingin.
Novi yang mendengar itu terkejut dia menutup mulut dan melihat kakaknya dengan lekat.
" kenapa kakak berubah ?? aku masih mengingat dulu dia sangat menyayangi ibu bahkan dia tidak perduli dengan nyawa nya sendiri " gumamnya dalam hati,dia merasa tidak percaya kakaknya berbicara pada ibunya dengan dingin.
dinda ??? dia terdiam dan akhirnya mengangguk,melihat itu Antoni merasa bahagia.
" kenapa tidak dari kemaren kamu memberikan harta itu,,jika kamu tidak melawan ucapanku mungkin kamu tidak akan terkena serangan jantung"ucapnya dengan sinis.
Novi semakin terkejut dia berdiri dan berjalan menghampiri mereka berdua.
" kakak..?? kenapa kamu berubah dan apa ini kak ?? justru kakak yang membuat ibu serangan jantung dan kakak menuduh ku membunuh ayah ?? lalu bagaimana dengan kakak ??? "ucapnya dengan marah ,dia paling tidak suka jika seseorang membuat ibunya terluka.
Antoni yang mendengar suara itu berbalik badan dan menatap wajah adiknya yang terlihat tua dan wajahnya terlihat kusam,.
" kamu tidak tau apa-apa jadi jangan ikut campur,,,dan kamu sebaiknya bereskan barang-barang mu dan angkat kaki dari mansion ini !!! karna sebentar lagi aku akan menguasai semua harta Blackwood. "ucapnya dengan tersenyum kejam.
Novi yang ingin menjawab tiba-tiba mendengar suara seorang wanita ,dia berbalik dan melihat kakak iparnya sedang berdiri disana bersama seorang gadis.
dia juga melihat barang-barang yang mereka bawa.
" kalian..!! kenapa kalian membawa barang-barang kesini ? "tanya nya dengan was-was ,dia yakin pasti ini semua rencana wanita itu kiranya.
Rosma dan Nia tersenyum angkuh ,dia berjalan ke arah kursi dan melemparkan barang-barang nya dan menatap wajah Novi.
" tentu saja kami akan tinggal disini..?!! karna mansion ini akan jadi milik suamiku "ketusnya dan dia menarik putrinya untuk duduk.
Dinda ?? menyeringai licik dia menatap mereka seperti predator yang ingin membunuh mangsanya.
sontak mereka semua yang ada disana merasa merinding dan mengelus tengkuk mereka masing-masing.
Antoni berbalik dan melihat ibunya yang sedang tersenyum, entah kenapa melihat senyuman itu dia merasa takut,tapi dia menepisnya.
" cepat tanda tangani surat pengalihan harta ini,,aku tidak ingin menunggu terlalu lama " ucap Antoni dan melemparkan dokumen hak waris ke atas meja.
Rosma dan Nia tersenyum bahagia mereka tidak sabar ingin menjadi nyonya dan nona terkaya di dunia.
Novi berjalan Menggenggam tangan ibunya.
" ibu Novi mohon jangan pernah tanda tangani dokumen itu Bu...jangan biarkan orang-orang serakah ini memiliki semua harta ibu " ucap Novi dengan serius dia melihat wajah ibunya yang terlihat santai.
BRUUUKKKK
Antoni mendorong Novi hingga terjatuh kelantai dengan keras,dia menatap adiknya dengan marah.
" BERHENTI LAH IKUT CAMPUR SIALAN INI URUSAN KU..!! KAMU DISINI HANYA ORANG LUAR..INGATT SELAIN KAMU ORANG LUAR KAMU JUGA SEORANG PEMBUNUH !!! "teriak Antoni dengan keras.
" AYAHHHH!!! "teriakan dari pintu terdengar lebih keras,disana jasper berdiri dengan tangan bergetar dia ingin menghajar ayahnya yang suka semena-mena.
sontak mereka menatap ke arah pintu masuk,dan melihat jasper yang berjalan kearah Antoni dan.
BUG !!!!
dia membogem ayahnya dengan kuat,Antoni terjengkang dan menatap wajah putra tertuanya dengan tidak percaya.
Rosma langsung berdiri dan berjalan kearah putranya dengan marah..
PLAKKKKKKKK
Rosma menampar wajah putranya dengan emosi.
" BERANINYA KAMU MENAMPAR AYAHMU SENDIRI !!! KAMU ANAK DURHAKA !! LIHATLAH MAS INI ADALAH AJARAN DARI IBUMU AGAR SEMUA PUTRAKU MENENTANG UCAPAN KITA " teriaknya dengan marah.
" JANGAN MENYALAHKAN NENEK KU SIALAN !!! DIA TIDAK TAU APAPUN..!! AKU MEMANG MEMBENCIMU DAN AKU SANGAT MENYESAL DI LAHIRKAN WANITA SEPERTI MU !!! AKU MALU MEMPUNYAI SEORANG IBU SEPERTI MU !!! "balasnya dengan teriak.
jedarrrrrrrrr
Rosma terdiam dia memegang jantungnya dengan mata berkaca-kaca,hatinya merasa sakit mendengar ucapan putranya ,dia tidak menyangka putra yang dia lahirkan dengan susah payah sekarang berucap kata yang menyakitkan seperti itu.
Antoni ?? dia langsung menatap wajah istrinya yang mematung,dia merasa marah melihat istri yang dia cintai ingin menangis.
" PENGAWAL....!!! "teriaknya,terlihat 30 orang yang mengenakan baju warna hitam memasuki ruang tamu.
Ternyata mereka sudah mempersiapkan semuanya,dan rencana ini adalah rencana istrinya.
" CEPAT KALIAN PEGANG ANAK DURHAKA INI DAN WANITA PEMBUNUH INI "perintah nya.
pengawalnya memegang tangan jasper dan Novi dengan kuat, jasper meronta-ronta.
" lepaskan aku sialan..!! "ucap jasper dengan marah dia takut terjadi sesuatu pada neneknya,dia menatap Dinda dengan air matanya yang menetes.
melihat semua sudah beres Antoni berdiri dan berjalan kearah ibunya dengan wajah datarnya.
" cepatlah tanda tangan dokumen itu..!! jika tidak aku akan membunuh putrimu itu " ancamnya dengan serius.
" TIDAK IBU ..JANGAN TANDA TANGANI BIARKAN SAJA AKU MATI " teriaknya Novi dengan keras.
sontak Antoni menutup matanya sebelum di mendapatkan harta ibunya dia tidak boleh bertindak gegabah.
" tutup mulut nya !! aku tidak mau mendengar suara mereka lagi " perintahnya, mulut mereka ditutup dengan kain.
dilantai atas Felix yang sedang tidur merasa terganggu dengan teriakan-teriakan yang dia dengar,sontak dia duduk dan berlari keluar dari kamar.
sesampainya dia dilantai bawah dia terkejut melihat kekacauan yang terjadi,dia merasa marah melihat ayahnya.
" ayahh..!! apa yang kamu lakukan??? jangan jadi anak durhaka pada nenek ku !! dan jangan pernah menyentuh nenekku atau tidak !! aku bisa saja membunuhmu "ancam nya dia menatap orang tuanya dengan benci.
Antoni terpaku dengan ucapan putranya ,dia berusaha mempertahankan wajah datar nya,dan memerintahkan pengawalnya lagi.
" tangkap dia,,dan tutup mulutnya " perintahnya dengan dingin.
Felix tertegun dia yang ingin berlari langsung tangannya di cengkram dengan kuat,dia ingin berbicara tapi mulutnya langsung ditutup dengan kain.
" cepatlah tanda tangani dokumen itu,,jangan membuat kami menunggu dan setelah menandatangani nya kamu harus meminta maaf dan berlutut di hadapanku,,karna tadi malam kamu sudah menamparku " ucap Rosma dengan sombong.
entah kenapa mendengar itu Antoni merasa tidak suka,dia ingin marah tapi dia menahan nya.
Dinda hanya tersenyum mengangguk dan dia duduk di kursi dengan tenang dan membaca dokumen itu dengan santai.
mereka semua menggeleng berusaha menghentikan neneknya.
tiba-tiba mereka mendengar suara tembakan.
DOR !!!
mereka semua tersentak dan merasa takut,disana jaxton terlihat datang berseragam polisi,salah satu pembantu rumah nya memberitahu apa yang terjadi didalam mansion.
dia juga membawa 2 orang polisi untuk menemaninya,tapi dia tersadar jika 2 polisi tidak akan bisa melawan semua pengawal yang berpakaian hitam.
" BERHENTI !!! " JIKA TIDAK AKU AKAN MENEMBAK KEPALA KALIAN " ancamnya,tapi mereka tidak melihat Rosma yang tersenyum bersama dengan Antoni.
" apakah kamu begitu tega membunuh ibu kandung mu sendiri sayang ??? "tanya Rosma terseyum manis.
jaxton menatap ibunya dengan tajam,dan melihat neneknya dengan lembut dan mengangguk, seolah-olah dia mengatakan nenek jangan khawatir aku akan menjaga mu,,
Dinda yang melihat itu tersenyum dan memberi sedikit anggukan,Dinda memang ingin menguji semua cucunya.
apakah mereka benar-benar menyayangi nya atau tidak,maka dari itu dia membiarkan drama keluarga ini berlanjut dan melihatnya dengan santai.
" ya aku akan membunuh kalian tanpa terkecuali jika seseorang itu menganggu kehidupan nenekku " Ucapnya dengan dingin dia berjalan kearah kedua orang tuanya dengan menodongkan senjata nya.
Antoni dan Rosma mengangguk dan tersenyum.
" baiklah sayang,jika kamu memang memilih nenek mu,kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi " ucap Antoni dengan raut wajah yang sulit dijelaskan.
mereka semua merasa bingung dengan ucapan dan tingkah keduanya.
DOR !!!!
mereka semua menahan nafas melihat jaxton yang terjatuh di lantai bersimbah darah,jaxton meringis kesakitan, dia berusaha menahan sakit agar nenek nya tidak merasa khawatir.
disana seorang polisi menembak kaki Jaxton dengan santai
mereka melihat polisi itu berjalan kearah Antoni dan Rosma dengan menundukkan kepalanya.
" semuanya sudah sesuai dengan perintah anda nyonya " ucapnya dengan dingin.
mereka mengangguk puas dan melihat jaxton dengan tersenyum remeh.
jaxton menatap polisi itu dengan tajam dia tidak percaya orang yang dia percayai ternyata seorang penghianat,dia membuka bajunya dan menutup darah yang keluar dari kakinya.
sedangkan Antoni dia membuang muka melihat keadaan putranya yang memprihatinkan.
" baiklah Karna semua sudah beres maka sekarang giliran kamu wanita tua,, cepat tanda tangani dokumen itu " perintah Rosma.
Nia merasa bahagia dengan kekacauan keluarga Blackwood,dia tersenyum lebar dan menatap Antoni dengan kasihan.
" aku baru kali ini Melihat seorang anak tega mengancam ibunya hanya karna harta,,tapi baguslah itu akan sangat menguntungkan juga bagiku" gumamnya terkekeh.
Dinda melempar dokumen itu dengan santai dan melihat wajah mereka dengan tersenyum
" jika kalian menginginkan semua hartaku maka berlutut lah dan cium telapak kakiku,," ucap Dinda dengan tersenyum manis.
sontak mata mereka Melotot,mereka merasa salah dengar apa yang diucapkan oleh Dinda.
" kamu !!! wanita tua sialan beraninya kamu memerintahkan kami dan mencium kakimu!! kamu kurang ajar wanita tua tidak tau diri " maki Rosma dengan wajah nya yang berubah jadi hijau.
Antoni juga terkejut dengan ucapan ibunya, apalagi melihat wajah ibunya yang terlihat santai.
" heyy wanita buta !?! kamu mengatai ku wanita tua ?? lihat lah dirimu siapa yang lebih tua aku atau dirimu dan coba kamu berdiri di hadapan cermin, wajahmu yang penuh keriput sedangkan wajahku masih mulus tanpa halus tanpa bulu "sinis Dinda melihat Rosma.
wajah Rosma memerah dia berjalan dan mengangkat tangannya ingin menampar wajah Dinda, tapi tiba-tiba dia merasa tangannya di cengkram kuat dan matanya melotot saat tau siapa yang menghentikan tamparannya.
" lepaskan tanganku !! kenapa kamu membela wanita tu ini ha..???? apa kamu ingin aku tinggalkan??? " teriak nya dengan tajam.
" dia ibuku...!!! ingat !!! dia ibu kandungku "Ucap Antoni dengan geram melihat istrinya yang keterlaluan pada ibunya.
dinda terdiam dan melihat wajah Antoni, disana dia melihat rasa sayang Antoni pada ibunya masih sama seperti dulu,dia berubah Karna hasutan istri nya, sekarang Dinda jadi mengerti semua Akar dari masalah ini.
dia menatap Nia yang menyeringai licik,sontak Dinda menemukan Terget pertamanya.
DOR !!!!!
pertengkaran Antoni dan Rosma terhenti mendengar suara tembakan, Sedangkan mereka semua disana membeku saat melihat seorang gadis yang tergeletak di lantai penuh darah segar.
Rosma dan Antoni melihat Dinda yang sedang meniup ujung pistolnya dan mengelus nya dengan sayang terbelalak.
ruangan menjadi sunyi, Rosma berbalik badan dengan gemetar dan matanya terpaku melihat putrinya tergeletak disana dengan mata melotot.
Rosma terjatuh dan merangkak mendekati putrinya dengan tatapan kosong, sesampainya di samping putrinya dia memegang tangan putrinya dengan Bergetar hebat, kemudian dia ber teriak histeris.
" TIDAKKKKK... PUTRIKU HIKKKKSSSS.....JANGAN TINGGALKAN IBU NAKK....TIDAKKKK INI TIDAK MUNGKIN...JANGAN TINGGALKAN IBU... MAAFKAN IBU NAK YANG TIDAK BISA MENJAGA MU...BANGUN LAH NAK..IBU SUDAH BERJUANG UNTUK MELAHIRKAN MU DAN SEKARANG KAMU MENINGGALKAN IBU MU INI HIKKKKSSSS,,,TIDAKKKKK!!!! "teriaknya sembari memeluk putrinya yang sudah tidak bernyawa.
jedarrrrrrrrr
Antoni seperti disambar petir disiang hari ,dia terpaku dengan ucapan istrinya,mereka juga terkejut.
" lihat lah Antoni istrimu yang kamu cintai,,bahkan kamu rela menjadi anak durhaka hanya karna wanita rendahan itu..!! kamu pasti sudah tau bukan arti ucapan nya,,,gadis yang aku tembak itu putri kandung istrimu tapi bukan putri kandung mu,,,itulah alasanku mengapa aku begitu membenci kedua wanita itu " beritahu Dinda dengan dingin.
deg