NovelToon NovelToon
Mendadak Hamil

Mendadak Hamil

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Badboy / Tamat
Popularitas:6.6M
Nilai: 5
Nama Author: Ceritaku

Bagaimana jadinya ketika sesuatu terjadi tanpa di sengaja, iseng pembawa malapetaka. Akan kah hidup Zoya bahagia setelah ia mendadak hamil hanya karena kesalahan 1 malam?.

Setelah bertanggung jawab, apakah semuanya selesai?? pernikahan yang di lakukan ketika masih sekolah apa akan berjalan lancar??

Ikutin kisah Zoya yuk, baca dari awal hingga ending.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceritaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berdamai

Zoya dan Azlan tampak memilih milih baju yang cocok untuk Zoya. Sudah 1 jam Zoya memilih namun, Gadis itu tampak kesusahan karena semua baju yang ia suka tidak ada yang muat dengan tubuhnya.

"Gue tidak mau beli apapun" gerutu Zoya kesal.

"Loh kenapa? kan bajunya bagus bagus" sahut Azlan melihat lihat semua pakaian wanita di sana.

"Tapi semuanya kekecilan di tubuh gue"

"Yah namanya kita cari yang besar buat loe selama hamil" Jelas Azlan memilih beberapa pakaian untuk Zoya, salah satunya adalah switer.

"Loe bakal butuhin ini" ucap Azlan memberikan 3 helai switer dengan motif dan warna yang berbeda.

"Tapi kan di sekolah gak boleh make ini" tolak Zoya.

"Gak papa nanti gue bakal minta bunda buat bicara sama kepala sekolah" ujar Azlan menenangkan.

Zoya tersenyum, menerima semua baju baju yang Azlan pilihkan. Ternyata selera Azlan tidak terlalu buruk, pilihan nya termasuk ke daftar selera Zoya.

Setelah melakukan pembayaran Azlan dan Zoya memutuskan untuk pulang. Hari juga sudah terlalu sore, pukul 16.30.

Mobil Azlan tiba di basement apartemen elit, namun mereka tak kunjung turun. Mesin mobil sudah mati, mereka keduanya sama sama menunduk dalam diam.

Hari ini adalah hari keberuntungan bagi Zoya, sikap Azlan yang manis dan lembut membuat Zoya sedikit melembut pada pria itu.

"Zoya... " lirih Azlan tanpa menoleh, ia memikirkan sesuatu untuk di ungkapkan pada Zoya.

"hmm" jawab Zoya dengan dehemannya saja.

"Sorry" cicit Azlan.

Mendengar ucapan dari Azlan, membuat Zoya langsung menoleh pada nya. Keningnya mengerut memikirkan ada apa dengan suaminya ini.

"Harusnya gue gak kasar sama loe, tapi... " ucap Azlan menatap Zoya yang menunggu kelanjutan kalimat nya.

"Tapi apa? "

"Gue gak suka liat loe dekat sama cowo lain" ungkap Azlan memalingkan wajahnya, ia malu untuk mengakui ini sekarang. Namun perkataan bundanya tadi pagi membuat Azlan tersadar, dan tidak ingin menyesal nanti nya.

Flashback on.

Azlan terbangun dari tidurnya, ia merasa tubuhnya sakit semua, apalagi di bagian leher yang membungkuk lama di atas meja.

Azlan melirik Zoya yang juga tidur di samping nya, gadis itu tampak memeluk tubuhnya sendiri yang tidak memakai selimut. Zoya lebih mementingkan Azlan ketimbang dirinya yang sedang hamil.

"Dasar bodoh" gerutunya.

Azlan bangkit dari duduknya, lalu mengangkat Zoya untuk memindahkan nya ke kamar. Azlan membaringkan tubuh Zoya perlahan agar tidak mengganggu tidur sang gadis.

"Loe itu baik, lugu tapi sayang terlalu garang" ucapan Azlan pelan sembari terkekeh.

Setelab menyelimuti tubuh Zoya,Azlan keluar dari sana, lalu masuk ke dalam kamarnya untuk kembali melanjutkan tidur. Sebelum tidur pria itu ngecek ponselnya yang terlihat mengedip ngedip.

Bunda😘

20 menit lagi bunda ke sana.

"Huh?? " mata Azlan terbelalak melihat pesan singkat yang bundanya kirimkan 5 menit yang lalu.

Buru buru Azlan mandi, lalu membereskan seluruh isi rumah sendiri, ia tidak ingin mengganggu tidur Zoya yang ia yakin gadis itu pasti sangat ngantuk.

Ting Tong~ suara bel mengejutkan Azlan, lalu pria itu bergegas membukakan pintu untuk bunda nya.

"Pagi bunda" sapa Azlan nyengir.

"Loe kamu sendiri? mana Zoya? " tanya Meika mencari keberadaan menantunya.

"Lagi tidur bun, maklum lah semalam lelah" ucap Azlan menaik turunkan alisnya.

"Azlan bunda mau ngomong sama kamu"

Meika membawa Azlan duduk ke sofa, wanita itu menatap putranya serius.

"Ada apa bun? " tanya Azlan bingung.

"Kamu menyukai Zoya kan? " tanya Meika menatap Azlan intens.

Azlan terdiam, ia tak menjawab pertanyaan bunda nya yang Azlan sendiri tidak tahu. Azlan kenal dengan Zoya, Azlan juga merasa senang jika berhasil membuat Zoya kesal.

"Azlan... kenapa kamu diem nak? " tanya Meika memegang bahu putranya.

"Bunda ngaco yah? tentu saja Azlan menyukai Zoya, gadis itu sudah menjadi istri Azlan" jawab Azlan, meskipun ia masih sangat bingung sekarang.

"Syukur deh, bunda seneng mendengar nya" ucap Meika bernafas lega.

"Kamu harus jaga Zoya, mama gak mau kamu menyesal kemudian hari karena menyia nyiakan gadis sebaik Zoya sayang" ucap Meika serius, wanita itu mengusap pelan rambut putranya lalu mencubit gemas pipi Azlan.

"Iya bun, " jawab Azlan mengangguk.

"Bunda harap kamu dan Zoya terus berlanjut hingga kakek nenek" ungkap Meika penuh harap.

Flashback off

"Azlan!! woy!!! " teriak Zoya melambai lambaikan tangannya di depan wajah Azlan yang terlihat melamun.

"eh iya, ada apa? " tanya Azlan gelagapan.

"Dari tadi juga, lagi ngomong malah melamun" dumel Zoya kesal.

"Gue hanya ingin berdamai sama loe" ujar Azlan. Zoya mengangkat alisnya sebelah kanan pertanda bingung.

"Berdamai? " ulang Zoya. Azlan mengangguk, ia ingin membiarkan takdir yang menentukan kelanjutan hubungannya dengan Zoya.

"Hmm baikla, gue mau berdamai sama loe" jawab Zoya dengan senyum manis terukir di bibir ranum nya. ia juga mencoba untuk mengikuti alur yang takdir tuliskan untuk nya.

" Bagaimana jika kita mulai dari pacaran dulu? " usul Azlan.

"What?? pacaran?? " kaget Zoya.

Azlan mengangguk, "Di sekolah mereka tahunya kita pacaran, jadi kita coba aja pacaran untuk saling mengerti. bagaimana? "

Zoya berpikir sejenak, usulan Azlan tidak terlalu buruk baginya. Zoya pun mengangguk menyetujui usulan Azlan.

"Baiklah, mulai hari ini kita pacaran"

Mereka masih saja duduk di dalam mobil, hingga Zoya meminta Azlan untuk membuka kunci pintu mobil.

"Apa kita sudah bisa keluar sekarang? " tanya Zoya.

Astaga, Azlan merutuki dirinya karena lupa jika mereka masih berada di dalam mobil.

"Tentu saja, kita gak mungkin tidur di sini" celetuk Azlan menghilangkan rasa malunya.

Azlan keluar terlebih dahulu dari mobil, lalu membukakan pintu untuk Zoya. Mereka masuk ke dalam lift bergandengan tangan.

Benarkan, hari ini adalah hari keberuntungan Zoya. Hatinya menghangat ketika Azlan mengatakan kekesalan dan isi hatinya.

Kontrak?? entahlah Zoya tidak memikirkan hal itu sekarang, yang gadis itu tahu dirinya dan suaminya telah berdamai dan mencoba untuk mengikuti takdir.

Zoya masuk ke dalam kamarnya, gadis itu mengerut. Azlan ikut masuk ke dalam kamarnya sembari membawa baju bajunya dan juga peralatan sekolahnya ke kamar Zoya.

"Loh ini buat apa? " tanya Zoya bingung.

"Mulai hari ini kita akan sekamar, loe juga gak bisa tidur sendiri kan? " tanya Azlan. Zoya pun mengangguk.

"Maka dari itu, gue memutuskan untuk satu kamar sama loe" jelas Azlan.

"Kok tiba-tiba, kemaren loe bilang gak bisa berbagi kamar sama orang lain"

"Loe kan bukan orang lain, tapi istri gue" timpal Azlan lagi acuh sembari menyusun semua barang barangnya di samping barang Zoya, baju bajunya di masukkan ke dalam lemari yang sama dengan Zoya.

"Terserah loe aja, gue capek" lirih Zoya berbaring di atas ranjang nya.

"Eh, tidur? masih terlalu awal lo ini" ucap Azlan melirik jam, sekarang masih pukul 19.00.

"Gue ngantuk" lirih Zoya menguap beberapa kali.

"Baiklah baikla mari kita istirahat."

Azlan ikut naik ke atas ranjang, lalu menarik Zoya masuk ke dalam pelukan nya.

"Tidurlah, pacar mu ini akan menjaga mu" ucap Azlan membuat Zoya terkekeh.

Kisah cinta baru di mulai, apakah lancar lancar saja?? oh tidak, jika lancar lancar saja maka tidak akan seru 😁😁. Mari kita buat bucin bucin dulu yah, membuat hati para jomblo iri dan yang punya pasangan ingin cepat cepat menikah😁

Jangan lupa suport terus yahhh, like, dan komen. jika berkenan, share juga ke teman temannya yang hobi membaca😁😁. Kalian penyemangat ku😘😘😘

1
Jennifer Jatam
Luar biasa
Jennifer Jatam
Biasa
Abdilillah Deps
/Panic//Panic//Panic//Panic//Panic/
Qaisaa Nazarudin
Udah lama nikah nyanmasih aja LOE GUE,,Zoya aja manggilnya AKU KAMU..
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang pacarnya Airaya utu Anggi..😄😄
Qaisaa Nazarudin
Zoe dan Zoya itu beda tipis,Biasanya nama zoya tapi manggilnya Zoe juga udah biasa, Kenapa gak cari nama lain aja,kalo pengen mengganti kan identitas??
Qaisaa Nazarudin
Rasain tuh Siska puas hati aku..Dasar gak sadar diri..Biar miskin harta asal jgn miskin harga diri..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Masih aja laku Febi,model yg udah berumur kek dia..🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Cepet banget waktunya berlalu,Udah 6 tahun aja..
Qaisaa Nazarudin
Gila nih cewek,Obsesinya kebangetan..😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Apa waktu itu Angga udah turun? Cepat bamget turunnya,
Qaisaa Nazarudin
Dasar markonah..Apa sangkut pautnya dgn suku dayak suku jawa 🤣🤣🤣🤣😂😂
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Dasar cewek gak sadar diri,ngehalu aja ketinggian..Udah di kasih betis minta paha...🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Pasti itu Siska,yg ngunci Zoya tuh Siska bukan Intan..
Qaisaa Nazarudin
😂😂 Kok aku deg degan dgn hasilnya masakan Azlan,,🤭🤭
Qaisaa Nazarudin
Pasti Siska kalo bukan Intan..
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Febi itu udah keterlaluan banget,Sesibuk apa pun kuta sebagai ortu,Harus ada waktu utk anak2,kerja kita yg ngatur,bukannya kita yg di atur oleh kerja,Sampai gak ada waktu sedikit pun buat keluarga,mana ada yg kek gitu..
Qaisaa Nazarudin
Mana ada sahabat yg membenci sahabatnya lagi dlm kesusahan,Apalagi yg berlaku bukannya di sengaja..
Qaisaa Nazarudin
Pasti Mila udah rau hubungan Azlan dan Zoya,dan juga ttg Zoya lg hamil.Pasti bunda Meika udah kasih tau Mila..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!