"Kenapa aku mencintai nya, banyak laki-laki di dunia ini. Psychopath." Ucap Lisa yang tidak habis pikir dapat mencintai seorang Psychopath.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidur di kamar Evans
"Sayang apa yang ingin kamu ambil." Tanya Evans.
"Foto." Jawab Evans.
"Sayang aku ingin." Lisa menarik Evans dan langsung memeluk Evans.
"Ingin apa." Tanya Evans.
"Aku memeluk mu selalu." Jawab Lisa yang mempererat perlukan nya.
"Oh ya, kenapa kamu suka memeluk ku." Evans membalas pelukan dari Lisa.
"Diam." Lisa memejamkan mata nya dan merasakan kehangatan dari tubuh Evans.
"Sayang sudah, aku ingin mengambil sesuatu." Ucap Evans.
"Tidak mau." Lisa menidurkan Evans dan naik ke atas tubuh Evans lalu memeluk Evans dengan sangat erat.
Evans membuang nafas nya dengan perlahan, tangan nya bergerak mengusap kepala Lisa dengan sangat lembut. Lama-lama Lisa merasa sangat nyaman dan tertidur di atas tubuh Evans.
"Dia tidur." Batin Evans.
Evans meletakkan tubuh Lisa secara perlahan di atas kasur, ia menaikan selimut ke atas tubuh Lisa tak lupa memberikan kecupan manis di dahi Lisa.
Evans masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya, setelah selesai Evans ikut naik ke atas kasur dan langsung memeluk Lisa.
Pukul 12 malam Lisa baru terbangun dari tidurnya, ia melihat ke arah wajah Evans yang terlihat sangat nyenyak tidur nya.
"Sayang." Lisa menghujani wajah Evans dengan ciuman manis.
"Hmm Lisa." Evans menahan kepala Lisa.
"Aku lapar." Ucap Lisa.
"Kita belum makan malam, kamu mau ganti atau pakai pakaian itu." Tanya Evans.
"Aku tidak membawa pakaian sayang." Jawab Lisa.
"Mau pakai pakaian ku, mungkin pakaian ku yang kecil pas untuk mu."
"Mau, aku tidak nyaman pakai ini." Ucap Lisa.
Evans beranjak dari atas kasur, ia membuka lemari nya untuk mencari pakaian untuk Lisa. Tak lama Evans menemukan celana dan baju kaus pendek berwarna putih.
"Pakai ini." Ucap Evans.
"Kamu mau melihat bentuk tubuh ku." Kata Lisa.
"Maksud mu." Tanya Evans.
"Tidak ada." Jawab Lisa yang malas memancing Evans karena takut milik nya koyak lagi.
Evans dan Lisa berjalan menuju ruang makan, di sana hanya ada makanan sisa makan malam, tentu saja Lisa tidak mau.
"Kamu bisa masak." Tanya Evans.
"Tidak." Jawab Lisa.
"Aku yang akan merasakan mu." Ucap Evans sambil berjalan ke arah dapur, di ikutin Lisa di belakang nya.
"Sayang, kamu bisa masak." Tanya Lisa.
"Bisa jika hanya nasi goreng dan telur dadar." Jawab Evans.
"Aku menunggu mu." Ucap Lisa.
Dengan cekatan Evans langsung meracik bumbu sebisa mungkin, ia ingin membuat makanan yang enak untuk Lisa.
"Sayang." Lisa memeluk Evans dari belakang.
"Minggir atau aku berhenti masak." Ancam Evans.
"Iya iya." Lisa berjalan kembali ke kursi nya.
Setelah kurang lebih 20 menit berlalu akhirnya nadi goreng buatan Evans sudah matang lengkap dengan telur dadar di atas nya.
"Sudah, cepat makan lah." Ucap Evans.
"Kamu tidak makan." Tanya Lisa.
"Makan malam tidak baik untuk otot tubuh ku, kamu mau abs dan dada bidang ku hilang."
"Tidak kau, bagaimana aku bisa tidur kalau tidak menyentuh itu." Ucap Lisa.
"Tapi kamu harus makan, isi sedikit perut mu, aku akan menyuapi mu." Kata Lisa.
Mereka berdua makan dengan sangat lahap, awal nya Evans hanya ingin makan sedikit karena terbawa suasana ia melanggar itu dan makan dengan sangat lahap di suapi oleh Lisa.
Setelah selesai makan, Lisa tersenyum pada Evans, walaupun Evans dingin dan galak pada nya tetapi menurut Lisa Evans suami yang sempurna.
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 😘😘
𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗵𝗼𝗿 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗻𝘆𝗮..