Pernikahan yang dikira Sarah akan membuatnya bahagia karena dia menikahi seseorang yang menjadi pacarnya selama tiga tahun. Tapi perkiraannya salah ternyata sosok yang selama ini menyandang status suaminya itu telah berkhianat dan berselingkuh dengan wanita yang lebih muda dari dirinya .
Bagaimana nasib pernikahannya? Apakah Sarah mampu mempertahankan pernikahannya atau justru dia harus menyerah .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 13
SELAMAT MEMBACA !!!
Sarah seketika menoleh karena kaget karena ada yang memanggilnya dari arah belakang .
" Siapa ya ?" Tanya Sarah ke seseorang yang tadi memanggil namanya dari belakang .
" Perkenalkan namanya saya Amel Bu dan saya anak buahnya suaminya Bu Sarah di perusahaan dan saya kesini tadi mau mengikuti mereka berdua untuk membantu Bu Sarah mencari bukti, Kita keluar dulu cari tempat yang enak yuk Bu !" Seru Amel mengajak Sarah ketemuan dilaur cafe itu .
Karena Cafe itu terletak didekat Butiknya Sarah mengajak Amel ke butiknya disana lebih aman .
Sarah membawa Amel ke lantai dua dan masuk keruangannya .
" Masyaallah ternyata ini Butik miliknya Bu Sarah ya, Saya baru tau kalau butik ini milik Bu Sarah ."
" Ah bisa saja kamu ..? Aku harus panggil apa ini supaya enak mengobrolnya ?"
" Panggil nama saja bagaimana nanti aku juga panggil nama kamu saja biar akrab dan bisa dikasih diskon belanja dibutiknya hehehehe bercanda Sar !" Seru Amel cengengesan untuk mencairkan suasana .
" Tadi mau membahas apa Mel? Apa kamu tau sesuatu tentang suami aku ?" Tanya Sarah penasaran dan apa motif Amel ingin membantunya mencari bukti perselingkuhan Suaminya .
" Begini Sar sedikit cerita aku dulu anak broken home yang disebabkan oleh orang ketiga, Ayah aku pergi sama janda kembang didesa kami meninggalkan Ibu sama Aku yang masih kecil dan untuk motif kenapa aku ingin membantu kamu karena aku paling benci dengan namanya perselingkuhan dan pelakor makanya aku ingin membantu kamu . Tadi kamu lihat cewek yang menjadi selingkuhan suami kamu itu adalah sekertarisnya diperusahaan dan ini aku ada video tanpa sengaja tadi aku melihatnya dan langsung mevideonya ." Jawab Amel sambil membuka hapenya dan memutar videonya ke Sarah .
Sarah sakit hati melihat video yang diberikan oleh Amel dadanya sesak tapi air matanya sudah nggak keluar dan dia sudah lebih sabar dan tegar .
" Terima kasih ya Mel, kamu sudah mau membantu aku mencari bukti perselingkuhan suami aku dan tolong jangan kasih tau ke suamiku kalau aku punya Butik ini ya Mel. Dia tidak mengetahuinya dan dia taunya aku setiap hari dirumah dan nggak kemana mana tapi lihatlah aku bisa mendirikan Butik dengan berbekal uang dari menulis novel dan hobiku menjadikan butik ini semakin besar dan terkenal dikalangan atas sampai bawah ." Ucap Sarah memohon jangan dikatakan sama Arya suaminya .
" Terus rencana kamu untuk ke depannya mau bagaimana Sar, maaf kalau kepo dengan urusan pribadi kamu Sar ."
" Seperti yang kamu lihat aku mau mengumpulkan bukti dan akan menggugat cerai sama dia. Aku nggak akan bisa memaafkan perselingkuhan dia juga tau kok tapi ya namanya imannya setipis tisu mau bagaimana lagi Mel dan aku kan mengikhlaskan dia untuk wanita selingkuhannya dan berdoa supaya rumah tangganya langgeng ." Jawab Sarah dengan hati tegar dia janji nggak akan memohon kepadanya apalagi Vania anaknya sudah pelan pelan jauh dari sesosok Papa .
" Mel, boleh minta videonya dan tolong ini no aku disimpan ya tolong kalau kamu ada bukti lagi kamu kirimkan aku segera atau sekarang saja aku ke perusahaan kamu tapi kamu harus lihat kalau wanita itu masuk ke ruangan Mas Arya kamu segera hubungi aku ya ." Pesan Sarah sama Amel .
" Oke siap, kita menuju ke perusahaan tapi kamu menunggu di lobby dulu kalau nanti aku telpon kamu harus langsung naik ke lantai lima ya ."
Mereka masuk ke dalam mobilnya Sarah menuju ke perusahaan . Tadi Amel sudah chat sama Rena dan Rena mengatakan kalau kedua pasangan selingkuh itu sudah sampai kantor .
Amel masuk ke dalam ruangan yang di khususkan untuk divisi keuangan . Amel berbisik " Ternyata yang menjadi pasangan Pak Arya teman kita sendiri itu si gatal Mutia ternyata kita salah mengira kalau Mutia cewek yang baik dan pendiam hmmm ujung ujungnya menjadi pelakor kelas kakap ." Amel menyudahi bisikannya kepada Rena .
Amel kembali duduk dikursinya sendiri dan kebetulan kursinya menghadap mejanya Mutia jadi dia bisa melihat jika Mutia masuk ke ruangannya Pak Arya .
Sarah masih setia menunggu di lobby perusahaan sambil memainkan hapenya, setelah menunggu lebih dari satu jam ada chat dari Amel kalau target sudah masuk ke ruangannya Pak Arya lebih dari lima menit.
Sarah langsung berjalan ke arah lift yang sebelumnya sudah diberitahukan sama Resepsionis kalau Sarah nanti akan menemui Suaminya Pak Arya .
" Mel, Ren !" Seru Sarah lirih memanggil keduanya dan yang lain yang melihatnya cuma penasaran saja siapa dia sehingga bisa masuk tanpa ada pemberitahuan kalau ada tamu .
Amel melambaikan tangannya dan menunjuk sebuah ruangan . Sarah langsung menganggukan kepalanya mengerti . Ketika sampai di depan pintu ruangan suaminya Sarah berhenti sejenak menghirup nafas dalam dalam dan menguatkan hatinya sebelum melihat suaminya yang belum tau didalam ngapain .
Amel dan Rena yang sudah berada di belakangnya memegang pundak Sarah memberikan dukungan .
Amel sudah siap dengan hapenya dengan mode ambil video .
Ceklek pintu dibuka Sarah dengan Kasar dan suaminya lagi menyedot gunung kembar milik Mutia yang berada dipangkuannya Suaminya .
Plok plok plok
" Sar sarah ka kamu kok bisa ada disini !" Seru Arya yang terbata bata dengan ucapannya karena kaget istrinya bisa masuk keruangannya . Arya langsung mendorong Mutia dia hampir jatuh .
" Oh begini ya kelakuan kamu selama ini Mas, bagus sekali hebat kamu Mas !" Ucap Lirih Sarah penuh penekanan .
" Sa sayang aku bisa jelaskan dan tadi tidak seperti yang kamu lihat i itu ...," Ucapan Arya berhenti karena tangan Sarah menghentikannya .
" Mel, Ren tadi yang kamu lihat seperti apa, kemungkinan kalau mata saya salah takut menimbulkan fitnah ?" Tanya Sarah pura puranya kepada kedua karyawan suaminya .
" Seseorang yang lagi ena ena pengemukan badan dengan meminum gunung kembar Bu Sarah ." Jawab lugas Amel dengan tatapan tidak suka dengan Mutia .
" Maafkan Mas, Sayang aku khilaf maafkan Mas. Dia yang selalu menggoda Mas, Sayang !" Seru Arya memelas dengan Sarah .
" Mas !" panggil Mutia dengan kesal, kenapa Arya plin plan tadi ngomongnya mau menceraikan Sarah karena kesal Istrinya sudah tidak memperdulikannya.
dan kenapa katanya dia khilaf.
" Diam kamu, Kan benar kamu yang menggoda aku duluan hah !!! Bentak Arya menyuruh Mutia untuk nggak berbicara yang nggak nggak .
" Kamu juga mau kan Mas, nggak mungkin kan kalau alasan lembur dan libur tiga hari dengan alesan pengunjungi cabang di Surabaya tidak membawa dia kalian cuma berdua yang mewakili devisi keuangan kan Mas ,hebat hebat sekali kamu Mas , Hebat banget sampai Pak Bos tidak tau kalau ada anak buahnya yang mewakili dirinya untuk meninjau perusahaan cabangnya hah ." Ucap Sarah dengan lantang menatap Suaminya sinis .
" Bu bukan be begitu Sayang !" Lirih Arya ingin memberikan alasan lagi tapi Sarah sudah tidak mau mendengarkannya lagi dan langsung pergi pamit ke Amel sama Rena dan mengucapkan terima kasih kepada mereka berdua .