NovelToon NovelToon
TERJEBAK CINTA SANG MILLIONAIRE DINGIN

TERJEBAK CINTA SANG MILLIONAIRE DINGIN

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:178.4k
Nilai: 5
Nama Author: Veyra Noir

"Memosisikan dirimu sebagai musuhku adalah kesalahan terbesar dalam hidupmu, Aleeza!"

AUSTIN VANDERBILT — Miliarder Spanyol yang sempurna, kaya, dan berkuasa. Pria yang disembah semua wanita, kecuali ALEEZA WIRA, paparazzi blasteran Indonesia yang paling ia benci.

Hidup Aleeza hancur saat berita skandal panas Austin mendadak meledak dan namanya difitnah sebagai dalang utama. Demi membalas dendam, Austin menyeret Aleeza masuk ke dalam sangkarnya.

Di antara kebencian, jebakan konspirasi, dan pesona berbahaya, akankah Aleeza berhasil lolos atau justru sang miliarder yang akan berlutut pada wanita yang paling ia benci?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veyra Noir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 | LAYANG-LAYANG YANG PUTUS

"Matamu bisa terbakar kalau kau tidak memakai kacamata hitammu, Mi Amor," ucap Austin sambil memasangkan kacamata hitam berbingkai perak ke wajah Aleeza.

Sementara itu, Aleeza tampak fokus memegang gulungan benang, menerbangkan layang-layang besar di hamparan pasir pantai Spanyol di bawah terik matahari yang menyengat.

"Lepas, Austin. Aku tidak mau..." protes Aleeza meronta kecil.

"Pikirkan matamu, bodoh. Mataharinya sedang terik," balas Austin tak mau kalah, berdiri tepat di belakangnya dengan tangan melingkar di pinggang Aleeza untuk menjaga keseimbangan.

Namun, di tengah keseruan itu, perhatian Aleeza teralihkan sebentar. Dengan gerakan cepat, ia melepas kacamata hitam yang dipakaikan Austin dan melemparkannya begitu saja ke atas pasir. Austin mendengus kesal melihat ulah keras kepala tunangannya itu.

"Norman, kau membawa gunting?" panggil Austin tanpa mengalihkan pandangannya dari Aleeza.

Sebelum Aleeza sempat menyadari bahaya dari pertanyaan itu, Austin sudah menyambar sebuah gunting kecil dari tangan Norman. Dan.

KLEK!

Benang layang-layang di tangan Aleeza mendadak terputus. Layang-layang besar itu melesat terbang tinggi terbawa angin menjauh, meninggalkan Aleeza yang memegang gulungan benang kosong dengan mulut ternganga.

"Apa yang kaulakukan?!" pekik Aleeza kesal bukan main.

"Menurunkannya butuh waktu lama. Dan sekarang aku lapar. Kau tidak sadar kita melewatkan makan siang kita?" jawab Austin dengan senyuman miring yang sangat menyebalkan.

"Kau memang sengaja membuatku kesal, ya?!" geram Aleeza melotot tajam.

Sembari berjalan kembali ke arah dermaga, Aleeza merogoh saku celananya. "Di mana ponselku?" tanyanya panik, teringat bahwa selama bermain olahraga air ekstrem tadi, ia menitipkan ponselnya pada Austin.

Austin memberikan isyarat pada Norman, dan dalam hitungan detik, ponsel Aleeza sudah kembali berada di tangannya.

Begitu layar ponsel dinyalakan dan sandi dibuka, dahi Aleeza langsung mengernyit dalam. Puluhan panggilan tak terjawab dan rentetan pesan teks dari Karina memenuhi layar notifikasinya:

Karina: Kau di mana

Karina: Kau tidak melupakan Julian, kan?

Karina: Bertemu Leonidas lagi? Aku kecewa padamu, Aleeza

Membaca rentetan pesan bernada tuduhan itu membuat dada Aleeza sesak. Rasanya begitu menyakitkan saat satu-satunya anggota keluarga yang ia miliki justru berbalik menghakiminya karena mengira ia mengabaikan Julian Pria yang selama ini mereka anggap buta dan tak berdaya.

Tiba-tiba, Austin mendekat dari belakang, merangkul leher Aleeza dan ikut membaca layar ponsel yang menyala.

"Biarkan aku melihatnya," bisik Austin.

"Jangan ikut campur!" sergah Aleeza panik, berusaha menjauhkan ponselnya.

Namun gerakan Austin jauh lebih cepat. Pria itu merebut ponsel dari tangan Aleeza, mengangkatnya tinggi-tinggi ke udara, dan membaca rentetan pesan dari Karina dengan mata biru tajamnya.

"Kembalikan!" protes Aleeza meradang.

Austin melirik sekilas ke arah pesan-pesan itu, menyunggingkan senyuman miring yang berbahaya, lalu dengan gerakan santai... melempar ponsel Aleeza jauh-jauh ke tengah laut lepas!

BYUR!

"YA TUHAN EL OSO! APA YANG KAU LAKUKAN?!" teriak Aleeza histeris, nyaris melompat menyusul ponselnya ke air.

Austin mengangkat kedua bahunya tak berdosa. "Benda itu merusak suasana hatimu, Mi Amor. Anggap saja aku sedang membelikannya yang baru yang berlapis berlian kalau perlu"

"Kau gila! Kau bisa membelikannya ponsel baru, tapi data di dalamnya tidak bisa kembali, bastard!" murka Aleeza, melayangkan pukulan bertubi-tubi ke dada bidang Austin.

Austin sama sekali tidak melawan. Ia justru menangkap pergelangan tangan Aleeza, menarik tubuh gadis itu rapat ke dalam pelukannya, dan berbisik lembut di dekat telinganya

"Seharusnya kau tidak perlu pusing memikirkan si Karina itu. Lagipula kenapa kau masih memikirkan pria buta itu jika kau sudah berada di sisiku?"

Kalimat itu meluncur begitu saja, tanpa disadari oleh Austin maupun Aleeza.

Seketika itu juga, tubuh Aleeza membeku. Matanya membelalak lebar menatap Austin.

" T-tunggu darimana kau tahu Julian buta? Aku tidak pernah bilang kalau Julian itu..."

Austin tersenyum penuh arti. "Aku tahu segalanya tentangmu, Mawar Berduri. Termasuk fakta bahwa pria itu sebenarnya tidak pernah buta sejak sepuluh bulan lalu dan dia sengaja membohongimu".

Mendengar pengakuan itu, Aleeza kehilangan seluruh kata-katanya. Rahasianya, rasa bersalahnya, dan kebohongan Julian semuanya kini telah diketahui oleh pria paling berbahaya di dunia.

▪️▪️▪️

1
Adalah
Aleeza, kamu sadar nggak kalau kamu sudah jatuh terlalu dalam ke perangkap pria bermata biru itu? Katanya cuma pura-pura bertunangan, sekarang malah sudah mulai mengakui cinta! 😂
Adalah
Austin Vanderbilt benar-benar punya cara tersendiri untuk menunjukkan cintanya. Tidak banyak bicara, tetapi tindakannya selalu berhasil membuat Aleeza kehilangan kata-kata.
Harid
WKWKWK ALEEZA MERASA AMAN GOSIPIN AUSTIN PAKAI BAHASA INDONESIA, PADAHAL ORANGNYA PAHAM SEMUANYA! 🤣🤣 Ekspresi Austin pasti mahal banget saat mendengar pengakuan Aleeza yang mulai mencintainya.
Harid
Bagian pertemuan Aleeza dengan mamanya sukses bikin aku ikut nangis. Setelah sekian lama terpisah, akhirnya mereka bisa bertemu lagi. Dan ternyata Austin yang mengatur semuanya. Diam-diam perhatian banget, ya, Tuan Vanderbilt! 🥹
Anonim
ASTAGA AUSTIN!!! 😭❤️ Ternyata selama ini dia diam-diam belajar bahasa Indonesia demi memahami Aleeza. Ini bukan sekadar usaha seorang pria untuk mendapatkan hati wanita, tetapi bukti bahwa Austin benar-benar memperhatikan setiap detail tentang perempuan yang dicintainya.
Anonim
YA AMPUNNN, KARINA!!! 😭😭 Dari semua orang yang bisa mengkhianati Aleeza, kenapa harus sepupunya sendiri?! Orang yang selama ini dipercaya dan dianggap keluarga justru menjadi bagian dari luka paling menyakitkan. Ini bukan sekadar pengkhianatan cinta, tetapi pengkhianatan keluarga!
Anonim
Austin sengaja memancing ego Aleeza, ya? Dia tahu perempuan itu keras kepala dan tidak suka dianggap penakut. Tapi caranya keterlaluan! Jangan sampai keberanian Aleeza berubah menjadi kecelakaan sungguhan! 😭
Anonim
Nyawaku jauh lebih mahal daripada harga mobil pameranmu itu, bastard!" HAHAHAHA! 🤣 Aleeza memang tidak pernah kehabisan amunisi kalau berdebat dengan El Oso. Bahkan harga nyawa pun ikut dibandingkan dengan harga mobil!
aku
ALEEZA INI PEREMPUAN ATAU BATERAI ADRENALIN?! 😭🤣 Baru saja patah hati karena pengkhianatan Julian dan Karina, sekarang malah berdiri di mobil sport yang melaju 320 km/jam! Aku ikut menjerit dari balik layar!
aku
AUSTINNN! 😭🔥 Pria ini benar-benar punya bakat membuat Aleeza salah tingkah. Menggendong perempuan yang pingsan, membiarkannya tidur di ranjang, lalu masih sempat menariknya ke dada sambil menyuruh tidur lagi. Pose­sifnya tidak ada obat!
aku
HAHAHAHA ALEEZAAA! 🤣🤣 Baru bangun tidur langsung melihat Austin tanpa baju, bukannya menikmati pemandangan malah panik seperti habis melakukan tindak kriminal! Padahal belum terjadi apa-apa, Nak!
aku
Mulai minggu depan, namanya akan resmi terukir di samping marga Vanderbilt." AAAAA! 💍 Jadi pertunangan megah itu benar-benar akan menjadi awal kehidupan baru mereka? Aku sudah membayangkan Aleeza berdiri anggun di samping Austin!
Anonim
JULIANNNN! Masih punya muka datang ke kediaman Vanderbilt dan meminta Aleeza kembali? Setelah semua kebohongan dan pengkhianatanmu? Tolong bercermin dulu! 😤
Anonim
ASTAGA AUSTINNN! 😭🔥 Baru pukul lima pagi sudah mengancam dokter keluarga. Dokter itu pasti belum sempat minum kopi, sudah mendapat ancaman pemecatan dari sang CEO!
Anonim
Katanya jadwal Dubai diundur minggu depan. Hmmm... Austin, jangan-jangan sengaja mencari alasan supaya bisa lebih lama menemani Aleeza? El Oso mulai pintar berbohong demi cinta! 😏
Anon67
Aku suka Austin yang memperhatikan takaran gula dan garam untuk bubur Aleeza. Hal kecil seperti ini justru menunjukkan perhatian yang tidak bisa dibeli dengan seluruh kekayaan Vanderbilt. 🥹
Anon67
Austin: “Makan atau kusuapi dari mulutku langsung.”
Aleeza: Langsung membuka mulut.
PEMBACA: AHAHAHAHA! Aleeza, ternyata ancaman El Oso cukup ampuh!
BIO56
Olivia pasti masih tidak percaya melihat putranya di depan kompor. Mommy, ini bukan halusinasi. Anak kesayanganmu sudah kena penyakit cinta stadium akhir! 🤣❤️
BIO56
ASTAGA! AUSTIN VANDERBILT MASAK BUBUR SENDIRI?! 😭 Mana para koki pribadi?! Tolong abadikan momen langka ini. CEO miliarder berubah menjadi chef pribadi khusus Mawar Berduri!
Tiara
Julian dan Karina masih menjadi bayang-bayang yang menghantui hubungan mereka. Austin sepertinya belum percaya sepenuhnya bahwa Aleeza akan memilih dirinya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!