NovelToon NovelToon
Di Kejar Mantan Suami

Di Kejar Mantan Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

Duo kembar mengajak bermain ke mall di kota agak jauh dari tempat tingal kami dan tidak segaja malah bertemu papanya padahal aku menyembunyikan keberadaan mereka dari papanya
kami di jodohkan orang tua dia tidak pernah menerima perjodohan ini kerena dia punya kekasih bahkan aku sempat di madu
Saat dia menceraikan aku dia tidak tahu kalau aku hamil dan aku sembunyikan kehamilanku dengan bersembunyi di tempat lain memang tak mudah perjuanganku hamil anak kembar tetapi semua aku jalani dengan dukungan adek almarhum ibu yang selalu mendukung ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 27 Bermain di alun alun kota

         Sehabis magrib bi Sumi mengantar makan malam sebenarnya aku ingin keluar cari makan tapi aku masih malu bertemu tetangga di sini jadi aku stay di rumah saja anak anak datang bersama ayah nya

" Dari mana kalian " tanya ku

" Dari rumah Oma juga dari jalan jalan di sini juga bermain di masjid lalu jamaah sholat magrib sama ayah dan oppa" jawab Barra

" Bagus ayo makan dulu sudah di anterin makanan sama bi Sumi" Ajak ku

" Makan sendiri sendiri ya bentar bunda siapin" kata ku

" Iya bund kami makan sendiri" jawab Barra

" Ayah juga dong mau di ambilin nasi dan lauknya " kata mas Adit mereka duduk berjejer di meja makan

" Anak bunda sekarang tiga ya tambah satu tapi sudah tua" kata ku mengejek

" Tapi anak yang sudah tua ini bisa ngasih belanja kok apalagi kalau di kasih mimik zuzu khusus" kata mas Adit tengil

" Emang tuyul malam di kasih mimik susu siang disuruh kerja" jawabku

" Tuyul itu apa bunda" tanya Bianca

" ya sejenis setan kecil botak di pelihara manusia suruh nyuri uang" jawabku

" Enak dong bisa dapat uang banyak tanpa kerja" Kata Barra

" Dosa tahu wong tuyulnya itu curi uang" kata Bianca

" Itu Bianca tahu dan pinter anak bunda memang pinter " jawabku

" Anak ayah juga bund" jawab Bianca protes

" Ayo makannya di habiskan sayang enak lho ini makanan dari Oma" kata ku sambil memberikan ke tiga orang yang duduk di kursi depanku

      Mereka makan sendiri sendiri dengan lahap aku juga makan bi endang datang

"Mbah ayo makan ini makanan enak" kaya Bianca

" iya sayang ini mbak juga mau ambil nasi" jawab bi endang kami makan berlima

" Bia seneng banget kita makan dengan lengkap ada ayah, bunda, embah, kakak, dan Bia" kata bia

" Berdoa ya sayang ayah akan berusaha mencari bor terbaik buat ngebor tembok pertahanan bunda" jawab mas Adit dengan tersenyum

" Aamiin semoga cepat berhasil" kata bi endang

" Tembok ini kan sudah bagus kenapa harus dibor sih" tanya Barra

" Bukan tembok ini sayang yang lain nanti kalau kalian besar pasti tahu" jawab mas Adit

    Kami selesai makan si kembar main di ruang tengah

" kalian besok pagi ke rumah mama ayah Antar terus siang pulang ganti baju acara nya jam tiga bakda sholat asar" kata mas Adit

" Sekarang kalian istirahat saja atau kita main di alun alun kota" tanya mas Adit hadeh pasti si kembar mulai merayu minta di antar ke Alun alun dan akhirnya aku nggak bisa menolak permintaan mereka

" Berangkat sana Ra menyenangkan anak anak" kata bi endang dan akhirnya kami pergi berempat Bianca duduk di depan dekat ayah nya Barra sama kau di belakang kami bermain di alun alun kota memang banyak permainan anak anak mereka bermain dengan gembira ada ayunan ada jungkit jungkit ada juga perosotan lengkap pokoknya aku duduk di gazebo dekat mereka bermain dan aku pesan kopi dari penjual keliling yang ada di situ mas Adit juga pesan kopi kami minum kopi di gazebo

" Dek anak anak bahagia bila kita pergi berempat seperti keluarga lengkap" kata dia

" Hem emang kenapa" jawabku

" Ayo lah dek beri kesempatan mas untuk bertobat dan memperbaiki yang telah mas rusak maafkan lah manusia tak berdaya ini untuk membahagiakan kamu dan anak anak" kata mas Adit

" Yakin kamu nggak menyakiti aku lagi" tanya ku

" nggak dek mas beneran tobat deh akan menjadikan permaisuri satu satunya" jawabku

" Aku hanya janda anak dua orang kampung dekil nggak punya apa apa kok mau di jadikan permaisuri nggak mau nanti kau jadikan aku permaisuri tapi punya empat selir" jawabku membantah

" Kamu itu pinter jawab kayak putri kita Bianca" kata mas Adit sambil terkekeh

   Anak anak datang mereka haus minta minum kemudian aku kasih air mineral yang aku bawa dan mereka minta susu kotak juga

" Si kembar susunya doyan Baget ya" tanya dia basa basi

" Mulai bayi sudah aku bantu dengan susu formula kerena produksi susuku kurang dan Meraka doyan banget sama susu Sampai sekarang kalau nggak minum susu mereka lemas" kata ku menjelaskan

"Bapak nya gila untung punya emak perkasa" kata mas Adit

" Begitu kan sadar diri kalau pernah gila" kata ku sambil terkekeh

" Iya dek aku berusaha memperbaiki diri dan ingin tanggung jawab sama anak anak Minggu depan jatah anak anak aku tambah " kata mas Adit

" Dulu aku gila karena keminum darah kotor kalau sekarang aku gila karena mengejar bunda dari anak anak ku" jawab dia sambil tersenyum. Anak anak cape dan sudah ngajak pulang kami pun pulang Sampai di rumah rasanya sudah ngantuk mas Adit aku suruh pulang dia memarkirkan mobil di garasi rumah ini kemudian pulang di rumah mamanya dengan jalan kaki kasihan sebenar nya tapi aku ingin tahu seberapa kuat dia berusaha

      Aku tidur di kamar depan bersama si kembar bi endang tidur di kamarnya yang dahulu dia sangat menikmatinya aku bersama si kembar tidur bertiga untung bed nya lebar jadi kami bisa tidur bertiga

       subuh aku bangun bi endang sudah bangun juga dia bikin kopi seperti biasa dan makan camilan yang kemarin aku bawa dari rumah aku bangunkan anak anak mau aku ajak jalan jalan istilahnya jogging gitu dan aku bangunkan anak anak kemudian aku ajak mereka jalan kaki lewat rumah Omanya kami lewati karena masih tutup nggak ada siapa siapa tapi mereka di sapa satpam penjaga

" Den Barra dan neng Bianca mau kemana" kata pak satpam

" Mau olah raga kakek satpam" jawab mereka serempak kami melanjutkan perjalanan Sampai di lapangan biasa kami senam dasar karate dan latihan bertiga sekarang latihan bertahan istilahnya kuda kuda Barra membawa bola akhirnya kami main bola tapi tiba tiba ada mas Adit di pinggir lapangan kemudian dia ikut main bola anak anak gembira kita main tiga lawan satu.Anak anak memegang bapaknya aku di suruh menendang jadi gol kita menang kan

" Asiiik kita menang ayah kalah" kata Bianca sambil lonjak lonjak

" Kalian curang coba ayah nggak kalian pegangin" kata mas Adit kemudian Barra menendang

" Gol.,..... Siu " teriak Barra berselebrasi seperti pemain sepak bola dunia

" Ayah kalah harus traktir kami beli Kan susu" kata mereka

" Eh ayah nggak bawa dompet tadi ayah dari masjid kata pak satpam kalian olahraga jadi ayah buru buru mengikuti kalian lupa bawa dompet" jawab mas Adit

" Ayo bunda beliakan sekalian beli bubur ayam dulu kesukaan bunda" kata ku

Aku membeli susu kotak kesukaan anak anak di toko dekat lapangan yang sudah buka kemudian kami beli bubur ayam aku bungkus lima kemudian kita bawa pulang. Sampai di rumah kami makan bubur ayam berlima denngan bi endang juga

" Habis ini mandi kita ke rumah Oma kalian nggak boleh nakal karena bunda akan bantu bantu di sana" kata ku pada meraka

Bersambung ......

1
vita
sll d tunggu updatenya
Lestari Ami'ne Zia
loh loh loh keluarga pinus kok wes HBS bab,e hadehhh lnjutvthorrr💪💪💪
Miftahul Khoiriyah: siap lanjutkan
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
sikem berarti tengil koyok Mak,ane🤣
Miftahul Khoiriyah: wajah mirip pak e sifat mirip Mak e
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
moga aja keluarga pinus jadi Cemara 😄😄
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
typo oh typo
Miftahul Khoiriyah: maaf nggak di sengaja
total 1 replies
Ma Em
Tiara mau saja dimadu mana tinggal satu rumah lagi .
Miftahul Khoiriyah: ikuti saja kak apa yang akan di lakukan Tiara 🙏
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
kyany BB Agus ceritanya
Miftahul Khoiriyah: 😍 semoga di sukai
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!