NovelToon NovelToon
Tuan CEO, I LOVE YOU

Tuan CEO, I LOVE YOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / CEO / Romantis / Cintamanis / Fantasi Wanita / Cintapertama
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: moms F

"Perpisahan kita bukan salah siapa2. Bukan sepenuhnya salahmu, salah ku , salah dia ataupun salah waktu. Kita adalah dua orang yg tepat, tapi tepat disini bukan sebagai pasangan melainkan sebagai pembelajaran untuk kita menjadi lebih dewasa"

Nada Ageta Putri

"Jika kesalahan ini sebagai pembelajaran. Bisakah aku tetap belajar bersama mu sehingga kita bisa dewasa bersama"

Juna Genio Lin

"Apakah perasaan cinta sebuah kesalahan? Jika memang iya, aku tak ingin perasaan ini. Perasaan ini terus menggerogoti kewarasan ku dan membuat ku menjadi jahat yang menyakiti orang di sekeliling ku"

Senar Anggriani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moms F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. bab 27

Zero mengendong Nada keluar dengan aura dingin dan tatapan datar membuat orang-orang sekitarnya seketika mundur.

Saat sampai ke lobi, sebelum memasuki mobil. Zero berhenti menatap asisten dibelakang nya dengan suara seraknya berkata "bereskan".

Mobil melaju kencang menuju rumah sakit. Melody yang duduk di kursi penumpang dapat melihat ketakutan di mata Zero. Yang memeluk erat Nada yang pingsan sesekali mencium rambut Nada lembut.

Melody dapat merasakan suasana tegang di dalam mobil. Ingin bersuara pun Melody tak berani.

Zero yang mata nya tajam menatap ke depan. Tangannya tak lepas memeluk erat Nada. Rahangnya erat seperti batu. Matanya tampak mengerikan menyimpan seribu amarah terpendem.

Saat menatap gadis di pelukannya, matanya melembut. Zero berulang kali mengecup rambut Nada. Dengan suara rendah dan serak nya " maaf, maaf kakak terlambat, kakak gagal menjaga mu lagi. Maafkan kakak"

Zero berdiri terpaku di depan ruangan darurat.

Nada yang baru sampai dan ditangani oleh dokter sempat drop dan membutuhkan perawatan insentif.

Melody merasa sedih, sahabat nya yang sedang berjuang di dalam sana. Dan kakaknya yang sudah beberapa menit berdiri mematung tak bergerak di depan pintu.

Terdengar langkah kaki yang terburu-buru. Dapat Melody lihat kedua orang Nada dan Enzo tergesa-gesa berjalan ke arah mereka.

Melody langsung berdiri menyambut mereka. Tapi Melody langsung menutup mulut nya saat melihat Enzo melewati nya dan memukul Zero.

Brakk

Brakk

"Lagi-lagi adik ku terluka bersama mu" kata Enzo menatap Zero yang menyeka darah di sudut mulutnya

"Jauhin Nada, kau tidak pantas bersama nya"lanjutnya menatap tajam Zero

Mendengar itu Zero menatap tajam balik Enzo dengan tangan mengepal dan rahang mengeras suara seraknya berucap "tidak akan, dia milikku".

Kedua lelaki tampan itu saling menatap tajam dengan emosi masing-masing.

"Sudah, kalian berdua hentikan" Ayah melerai

"Keributan yang kalian lakukan akan mengganggu dokter di dalam untuk bekerja merawat Nada" lanjut Ayah.

Mereka berdua yang mendengar itu langsung membuang pandangan nya dan berdiri bersandar di dinding masing-masing kedua pintu. Dengan mata terpejam, tangan mengepal di kedua sisi. Mereka terdiam menunggu dengan sabar pintu yang sedari tadi belum terbuka.

Melody menenangkan Mama Nada yang menangis. Dan mulai menceritakan semua yang terjadi. Membuat ke tiga lelaki yang berada di situ menampakkan amarah nya di mata mereka.

Pintu yang sedari di tutup kini terbuka. Dokter keluar sambil melepaskan maskernya. Melihat orang yang menghalanginya di pintu. Dokter merasa gugup, tentu dia mengenal ketiga lelaki yang terkenal akan ketampanan dan kemahiran dalam bisnis.

"apa pasien pernah mengalami benturan di kepalanya" tanya Dokter mencoba tenang untuk menjelaskan. Mereka mendengar itu terdiam. Dan ayah yang sudah sadar menjelaskan kepada dokter yang terjadi pada Nada dulu.

Dokter mengangguk kepalanya " pasien mengalami trauma dikepala nya dan rasa takut yang berlebihan"

"Jadi maaf, pasien sedang koma" lanjut dokter dan membuat seluruh orang terdiam.

Enzo yang mendengar itu memukul dinding di sampingnya. Zero terdiam terpaku menatap pintu berharap dapat menebusnya dan melihat langsung gadis kecilnya. Melody dan Mama menangis berpelukkan. Ayah yang masih berusaha kuat. Meminta dokter untuk menjelaskan semuanya.

Angin malam yang membawa hawa dingin mengacak rambut halus di keningnya, tapi tidak mampu melawan rasa dingin di matanya. Genggaman tangannya memegang ponsel dan menghubungi Asisten nya.

Tanpa menunggu jawaban dari orang di seberang. Zero dengan suara seperti bongkahan es. Setiap kata mengandung kehancuran dan kekejaman.

"Bima, bersih kan semuanya. Butakan mata mereka. Lumpuhkan tangan yang menyentuh gadisku. Siksa dia perlahan sampai dia meminta kematiannya sendirian. Untuk mereka yang ikut terlibat, patahkan tanggan nya. Lemparkan mereka ke tempat yang paling kacau dan paling kotor. Biarkan mereka menikmati sisa hidup mereka disana"

"Aku ingin semua selesai besok"

Ada keheningan di ujung telpon. Tanpa menunggu jawaban dari asistennya. Zero mematikan ponselnya.

Matanya menatap lampu-lampu terang di rumah sakit. Tepatnya kearah ruangan di mana Nada berada. Dia sempat di usir oleh Enzo. Tapi siapa dirinya, jika Abang pertama Nada ingin menjauhkan nya dari gadis nya. Ia akan membawa gadisnya pergi jauh dari mereka.

Beberapa saat yang lalu. Betapa takut dan marahnya dia. Saat mengetahui dari Melody bahwasanya dia kehilangan Nada.

Sebelum sampai di lokasi dimana Nada hilang. Dia meminta seluruh pengawal nya mencari keberadaan Nada. Dan sampai dia berada di lokasi. Dia mendengar dari Melody apa yang terjadi pada Nada.

Dan mendapatkan lokasi Nada berada dari pengawal nya. Dengan penuh amarah dia melangkah menuju ke hotel dimana Nada berada.

Pengawal yang sudah berada di tempat tampak di halangi oleh lelaki dan beberapa orang untuk memasuki lantai dimana Nada berada.

Tanpa kata, dia menyingkirkan mereka. Sesampainya di depan pintu. Dia mendengar suara gadisnya yang putus asa. Rasa sakit menggerogoti hatinya setiap suara yang di keluarkan Nada.

Amarahnya kian memuncak, rasa kegagalan dirinya menjaga gadisnya terulang kembali. Apalagi saat dia membuka paksa pintu dan melihat apa yang terjadi di dalam.

Kilat ganas terpancar di matanya. Hanya satu di pikiran nya. Membunuh, menyiksa yang berani menyentuh gadisnya. Tidak ada kata ampun bagi mereka yang berani membuat gadisnya terluka.

Malam itu di keheningan malam. Dengan sepi, Bima melaksanakan perintah tuannya. Darah dan airmata, jeritan tertahan terjadi di salah satu sudut kota. Mereka yang terlibat hilang dalam keheningan gelap nya malam.

#tbc

1
Shinta Teja
moms,,,, tolong dong up nya yang banyak... penasaran tau!!!🫰🙏🙏🙏
Shinta Teja
jangan lama2 ya moms up nya....🙏🙏🙏🙏
Shinta Teja
2 hari ga update, kemana nih moms F nya.... penasaran tau,moms...😓
Shinta Teja
suka,,,, meskipun aku ga pernah mengalami yang dialami nada tapi aku begitu merasakan emosinya menjadi nada.....😪😤
semangat nada!!!💪💪💪
ini othor nya yang keren nih bisa memainkan emosi para pembaca nya.... good job,Thor ...🫰🫰🫰🫰
Shinta Teja
dasar senar.....caramu mendapatkan nya saja sudah salah. malah berharap lebih.....
Shinta Teja
jangan mau, nada.... kamu bukan Inara yang mau masuk jadi orang ketiga.....
Shinta Teja
ya Allah,,,,,aku juga merasakan sakit mu,nad... seolah Tuhan ga adil hanya memberikan rasa sakit untuk kita aja sedang mereka malah tertawa bahagia.....😓
Shinta Teja
run nad,,,, run.....
lari lah sejauh mungkin.... tinggalkan sumber rasa sakit itu & cari kebahagiaan mu ditempat yang baru...
Shinta Teja
serin?! senar kali,thor
Shinta Teja
semangat,nada .... aku bakal temani kamu🤗🤭
Shinta Teja
aku juga ikut menahan sesak di dadaku membayangkan hancur & kecewa nya kamu,nad... dikhianati orang terdekat itu amat sangat menyakitkan & mungkin waktu seumur hidup tak akan mampu menyembuhkan luka mu....😓
Shinta Teja
lho,,,kenapa?! bukannya Alvaro juga babak belur,Thor?! sekarang malah si Juna juga...
Shinta Teja
masih hangat!!!k kek nya baru Mateng & baru keluar dari oven deh🤗🤭
Zeepree 1994
hadir Thor..
semoga setelah patah hati karena tiga orang ini, nada bisa bangkit lagi melupakan kesakitannya, bila mungkin jauhkan nada dari orang2 yang kejam ini Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!