NovelToon NovelToon
Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Mengubah Takdir
Popularitas:698
Nilai: 5
Nama Author: indah Mayaddah f

Ikhtisar :

Dia bernama Ayu Purnama, anak ketiga dari empat bersaudara. Dari keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai supir bus sedangkan ibunya pedagang tas ayaman. Ayu memiliki 2 kakak laki-laki dan 1 adik laki-laki, Ayu kembar dengan kakak keduanya. Tapi sayangnya, meski pun Ayu anak kandung dari keluarga tersebut dia selalu di sisihkan oleh sang ibu. Karena sang ibu hanya ingin memiliki anak laki-laki, ibunya berpikir kalau anak perempuan tidak akan bisa mengangkat derajat keluarganya dan keluar dari keterpurukan.

Suatu hari, ada seorang laki-laki dari keluraga kaya raya yang menyukainya karena kecantikan dan kegigihannya. Tetapi Ayu masih memiliki keinginan untuk melanjutkan kuliah, dia nekat untuk kabur dari rumahnya untuk mewujudkan cita-citanya. Apakah kepergian Ayu kan membuahkan hasil dan menjadi sukses setelah meninggalkan rumahnya itu ? Silahkan simak ceritanya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah Mayaddah f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 Melihat Keadaan Elina

“Arka sampai kapan kita akan hidup seperti ini ? Bagaimana kalau kita laporkan apa yang telah Jack Blue lakukan kepada Elina ? Karena aku inin hidup tenang seperti dulu lagi” Tanya Ayu

“Aku akan mencari bukti-bukti untuk menjebloskan dia ke penjara, dengan kasus yang memberatkan dia” Jawab Arka

“Semoga cepat selesai, agar kuliahku tidak ada gangguan lagi” Ujar Ayu

“Iya semoga saja” Jawab Arka

Sesampai di rumah Arka, Ayu menatap sekeliling rumah Arka.

“Arka, apa Elina baik-baik saja ?” Tanya Ayu sedikit khawatir dengan Elina

Arka menghela napas berat, mendengar pertanyaan Ayu.

“Sepertinya tidak, tadi pagi di sempat pingsan” Sahut Arka

“Apa kita sebaiknya antar di ke rumah, mungkin saja dia merindukan ayah dan neneknya ?” Tanya Ayu

“Sepertinya memang lebih baik begitu” Jawab Arka

Arka memang menginginkan Elina selalu bersamanya, namun demi kebaikkan Elina sepertinya Arka harus merelakan Elina jika Elina kembali ke keluarganya.

“Tetapi aku tidak tahu, apakah Elina mau untuk cepat pulang atau tidak” Ujar Ayu

“Kita akan tanyakan nanti” Jawab Arka

Sesampai di kamar Elina, Ayu membuka pintu kamar Elina …

“Elina, apa kamu baik-baik saja ?” Tanya Ayu setelah membuka kamar Elina

Melihat wajah pucat Elina, Ayu sedikit khawatir.

“Aku baik-baik saja, Ayu. Bagaimana kabar nenek sama ayah ?” Tanya Elina

“Baik, apa kamu ingin melihatnya ?” Ujar Ayu seraya duduk di ranjang Elina

“Aku memang merindukan mereka, bisakah kita tukar posisi. Sehari saja ?” Pinta Elina

“Kenapa harus ehari ? Itu rumah kamu dan juga keluarga kamu, sudah seharusnya kamu berada di sana” Tegas Ayu

“Tapi aku belum siap, menghadapi mereka” Jawab Elina

“Mereka siapa ? Apa dua benalu itu ?” Tanya Ayu

“Iya” Jawab Elina

Bukan takut, tetapi Elina tidak ingin Laura menjebaknya kembali dan membawanya pada pria brengsek itu.

“Kita akan menghadapi sama-sama” Ujar Ayu seraya mengelus Pundak Elina

Elina sedikit terkejut mnedengar ucapan Ayu

“Apa maksud kamu ? Kita akan tinggal bersama ?” Tanya Elina

“Iya, kamu benar dan kita harus singkirkan terlebih dahulu 2 benalu itu. Aku dan Arka akan membuat mereka tidak berani mengganggu kamu lagi” Jawab Ayu

“Aku tidak setuju” Ucap Elina

“Kenapa ? Apak amu ingin mereka terus mengganggu kamu ?” Tanya Ayu tidak mengerti dengan pemikiran Elina

“Bukan begitu, kita tidka perlu terburu-buru untuk menyingkirkan mereka. Aku ingin kita bermain-main dengan mereka dulu, aku tidak akan pernah puas jika mereka langsung pergi begitu saja” Jawab Elina

“Baiklah aku setuju dengan rencana kamu itu, menghukum mereka terlalu cepat rasanya memang terlalu ringan buat mereka” Ujar Ayu

“Tapi tidak akan ikut campur terlalu jauh, aku takut ada hukum karma untuk kehidupan aku nantinya” Kata Ayu

“Iya aku mengerti, maaf aku telah menyeretmu sejauh ini” Ujar Elina

“Tidak papa, oh iya aku mau ikut sholat dzuhur dulu ya di sini karena kau belum sholat” Kata Ayu

“Silahkan boleh” Jawab Elina

Ayu bergegas ke kamar mandi untuk mengambil wudhu, lalu melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim. Meski pun dia sedang dalam likungan, yang bukan orang-orang muslim namun pendiriannya tetap kokoh menjalankan aturan dan larangannya.

Disaat Ayu sedang melaksanakan sholat, diam-diam Elina memperhatikannya. Dia merasa Ayu selalu di permudah dalam segala hal, tidak seperti dia yang selalu ada lika-lku kehidupan yang sementara ini.

Selesai melaksanakan sholat, Ayu mendekati Elina yang sendag memperhatikannya.

“Kenapa kamu melamun seperti ini Elina ?” Tanya Ayu

“Aku memperhatikan kamu, sepertinya hidup kamu itu enak dan tentram tanpa ada yang menganggu atau cobaan apa pun” Jawab Elina

“Kamu tidak tahu saja, kalau aku dari kecil selalu hidup susah dan alasan kenapa aku ke Yogyakarta karena aku ingin mnegubah nasibku denga berkuliah tapi entah takdir apa yang menyeretku sampai sini” Ujar Ayu

“Jika kamu benar saudara kandungku, apa kamu akan keluar dari agama kamu yang sekarang ?” Tanya Elina

“Insyaallah tidak akan, karena dari sejak kecil agama yang di perkenalkan kepadaku adalah islam jadi sampai mati pun aku akan menjadi seorang muslimah” Jawab Ayu

Melihat raut wajah Elina terlihat sedih, Ayu kemudian mengeluarkan berkas dari dalam tasnya lalu memberikannya kepada Elina.

“Coba kamu buka ini” Ujar Ayu

“Darimana kamu dapat ini ?” Tanya Elina setelah membaca isi keterangan berkas itu

“Arka yang mencari tahu ini, di rumah sakit tempat kamu di lahirkan” Jawab Ayu

“Terimakasih Arka, ini bis akita jadikan bukti kepada ayah dan nenek kalau aku punya saudara kembar” Ujar Elina sambil tersenyum

Ayu mengeryitkan keningnya, melihat reasksi Elina. Dia pikir akan shock setelah mengetahui kalau dia memiliki saudara kembar, nyatanya Elina bersikap biasa saja.

“Kamu tidak terkejut melihat ini ?” Tanya Ayu menatap heran pada Elina

Elina menggelengkan kepalanya, Elina pun menjawab

“Aku sudah sangat yakin, kita adalah saudara kembar” Sahut Elina sambil menepuk bahu Ayu

“Ih, percuma saja aku membawa berkas ini untuk kamu” Ujar Ayu mencebik kesal

“Melihat kau seperti ini, aku rasa kamu yang lahir terakhir. Jadi kamu bisa panggil aku dengan sebutan kakak” Ucap Elina seraya tersenyum senang

Menurut Elina, meski pun Ayu keras kepala dan sedikit bar-bar tetapi ada sedikit sifat manja.

“Itu belum jelas” Jawab Ayu

“Apa belum cukup dengan semua bukti yang ada ? Dari wajah kita sama, lalu golongan darah kita lalu berkas ini sduah cukup membuktikan tentang hubungan kita” Tegas Elina

“Aku harus menanyakan kepada bapak dan ibu di Bandung, dan aku juga harus memberitahu kepada kak Aizam kalau kita kembar 3” Jawab Ayu

“APA ?! Kamu memiliki kembaran lagi ? dan bisa jadi dia itu kakakku juga” Ujar Elina

“Iya, dan aku berencana untuk pulang karena ingin mencari tahu soal ini pada bapakku. Bagaimana menurutmu ?” Ucap Ayu yang selama ini sangat dekat dengan Asep di bandingkan dengan Lastri

“Kamu jangan pulang dulu, karena kamu harus temani aku ke rumah” Pinta Elina

“Baiklah” Jawab Ayu

“Apa kalian ingin menunjukkan bukti ini ?” Tanya Arka

“Tidak” Jawab Mereka serempak

“Aku memiliki cara lain, untuk masuk kesana tanpa menjadi Elina” Ucap Ayu

Di benaknya sudah tersusun rencana, untuk menyamar sebagai orang lain.

“Baiklah, aku percayakan semua ini kepadamu” Jawab Elina

1
Rima Rismawati
Ternyara Rasmisi yang memculik Ayu, bikin greget aja. Lanjut thor, makin seru nih 👍
Rima Rismawati
Akhirnya ayu bertemu dengan keluarga kandungnya, bagaimana respon Lastri ya kalau Ayu dan Aizam bukan anak kandungnya ? Jadi penasaran
Rima Rismawati
Dasar si Laura yang tidak punya ahlak
Rima Rismawati
Thour tulisannya ada yang typo seditit🤭
Rima Rismawati
semangat thour nulis novelnya 👍
Rima Rismawati
Novel baru lagi nih thour
indah Mayaddah f
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!