NovelToon NovelToon
Sistem Kultivasi Untuk Psikopat

Sistem Kultivasi Untuk Psikopat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Sistem / Kelahiran kembali menjadi kuat / Psikopat
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Ye Fan adalah seorang psikopat yang menjadikan orang-orang jahat sebagai target eksekusinya. Ia menikmati perburuan tersebut tanpa rasa bersalah.

Sebelum kematiannya, Ye Fan menghabiskan waktu dengan sebuah game kultivasi yang menurutnya sangat menarik, karena di dalamnya ia bisa memburu dan membunuh para penjahat tanpa batas.

Namun, hidupnya berakhir ketika ia tewas ditembak polisi. Saat membuka mata kembali, Ye Fan mendapati dirinya telah bereinkarnasi ke dalam dunia kultivasi—dunia yang persis seperti game yang pernah ia mainkan, tempat hasrat lamanya kini dapat terwujud sepenuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27: Turnamen Naga Langit (Bagian 4 – Amarah Sang Pemburu)

​Malam sebelum babak semifinal, suasana di penginapan Sekte Pemburu Bayangan terasa sunyi. Ye Fan sedang bermeditasi untuk menstabilkan Inti Qi Level 9 miliknya yang mulai bergejolak, tanda bahwa ia akan segera menembus ranah Penyatuan Roh.

​Tiba-tiba, mata Ye Fan terbuka lebar. Pupil matanya berubah menjadi vertikal, merah darah.

​[DING!]

[Peringatan Darurat! Host Kehilangan Koneksi Aura dengan Xiao Mei!]

[Lokasi Terakhir: Area Logistik Penginapan]

[Deteksi Sisa Energi: Api Merah Terlarang (Lembah Api Suci)]

​“Beraninya mereka...” desis Ye Fan.

​Tanpa suara, tubuh Ye Fan meledak menjadi kabut hitam. Ia tidak lagi peduli dengan aturan turnamen. Ia melesat keluar jendela, menghilang di antara bayang-bayang atap gedung ibu kota.

​Di sebuah gudang tua di pinggiran kota, Xiao Mei dalam kondisi terikat oleh rantai energi api. Di depannya berdiri tiga murid elit Lembah Api Suci dan seorang tetua bernama Tetua Huo.

​"Jadi ini kelemahan si rambut putih itu?" Tetua Huo menyeringai, mengelus dagunya yang keriput. "Gadis pelayan yang cantik. Jika Ye Fan ingin dia selamat, dia harus kalah dengan sengaja di semifinal besok dan menyerahkan teknik rahasia sektenya."

​Xiao Mei, meski ketakutan, menatap mereka dengan tajam. "Kalian tidak tahu... apa yang telah kalian panggil. Ye Fan bukan manusia... dia adalah mimpi buruk bagi orang-orang seperti kalian."

​"Diam kau!" Salah satu murid hendak menampar Xiao Mei, namun tangannya membeku di udara.

​Udara di dalam gudang mendadak menjadi sangat dingin, hingga es mulai terbentuk di dinding meskipun ada energi api dari Tetua Huo. Suara langkah kaki yang tenang namun berat terdengar dari kegelapan pintu masuk.

​"Kalian punya waktu tiga detik untuk melepaskan tanganmu darinya," sebuah suara yang datang dari kedalaman neraka bergema.

​Ye Fan melangkah masuk. Aura di sekelilingnya bukan lagi aura kultivator, melainkan kabut hitam pekat yang membentuk wajah-wajah hantu yang menjerit. Jubah Kaisar Bayangan miliknya berkobar, menyerap cahaya di ruangan itu.

​"Ye Fan! Berhenti di sana atau gadis ini mati!" teriak Tetua Huo sambil mengarahkan belati api ke leher Xiao Mei.

​Ye Fan tidak berhenti. Ia justru tertawa—sebuah tawa kering yang membuat bulu kuduk berdiri. "Mati? Di depanku, kematian adalah sebuah kemewahan yang tidak akan aku berikan dengan mudah kepada kalian."

​[DING!]

[Kondisi Psikologis Host: 'Berserker' Aktif!]

[Efek: Mengabaikan Seluruh Level Kultivasi Lawan di Bawah Ranah Penyatuan Roh!]

​Ye Fan menghilang.

​SLASSSHHH!

​Dua murid elit yang menjaga Xiao Mei tiba-tiba melihat lengan mereka jatuh ke lantai sebelum mereka sempat merasakan sakit. Ye Fan muncul di depan Xiao Mei, membelakangi Tetua Huo. Dengan satu gerakan tangan yang lembut, rantai api yang mengikat Xiao Mei hancur berkeping-keping.

​"Maaf aku terlambat," bisik Ye Fan, suaranya mendadak lembut hanya untuk Xiao Mei. Ia menyelimuti Xiao Mei dengan jubah cadangan dari Inventori-nya yang memiliki pelindung otomatis.

​"T-TETUA! BAKAR DIA!" teriak murid yang tangannya putus.

​Tetua Huo, yang berada di ranah Inti Qi Level 9 sama seperti Ye Fan, melepaskan teknik pamungkasnya: "Sembilan Matahari Membara". Bola api raksasa menghantam gudang itu hingga meledak.

​Namun, di tengah kobaran api, Ye Fan berdiri tegak tanpa luka sedikit pun. Ia berjalan menembus api sambil menyeret kakinya. Di tangan kanannya, ia memegang kepala salah satu murid tadi yang sudah terpisah dari tubuhnya.

​"Api ini... tidak lebih hangat dari kemarahanku," ucap Ye Fan.

​Ye Fan menggunakan teknik "Cengkeraman Hampa". Tubuh Tetua Huo tertarik secara paksa menuju tangan Ye Fan. Sang Tetua mencoba melawan, tapi ia merasa seluruh energinya tersedot habis oleh kegelapan Ye Fan.

​"Kau ingin teknik rahasia sekteku?" Ye Fan mencengkeram leher Tetua Huo. "Akan kutunjukkan satu: Ekstraksi Jiwa Hidup."

​Seketika, mata Ye Fan bersinar ungu gelap. Jiwa Tetua Huo ditarik keluar dari tubuhnya secara paksa. Penonton (murid-murid yang tersisa) hanya bisa melihat tubuh sang tetua layu dan menghitam dalam hitungan detik.

​[DING!]

[Target: Tetua Huo Dieksekusi!]

[Esensi Terserap: Menghitung Mundur Penembusan Ranah...]

[Poin Reputasi Gelap +2.500]

​Ye Fan tidak membunuh murid-murid lainnya dengan cepat. Ia mematahkan kaki mereka dan meninggalkan mereka di gudang yang terbakar itu agar mereka merasakan apa yang mereka rencanakan pada Xiao Mei.

​Ia menggendong Xiao Mei keluar dari reruntuhan gudang. Di luar, Inspektur Lu dan Pejabat Yan baru saja tiba dengan pasukan kerajaan setelah melihat ledakan. Mereka tertegun melihat Ye Fan yang bersimbah darah namun dengan ekspresi yang sangat tenang.

​"Ketua Ye... apa yang terjadi?" tanya Inspektur Lu gemetar.

​Ye Fan menatap Pejabat Yan. "Lembah Api Suci telah mencoba menculik warga sipil di bawah perlindungan Kekaisaran. Aku hanya melakukan penertiban mandiri. Besok, di semifinal... katakan pada pemimpin mereka untuk menyiapkan peti mati sebanyak mungkin."

​Pejabat Yan melihat mayat Tetua Huo yang hancur dan menyadari bahwa konfrontasi besok bukan lagi turnamen, melainkan pembantaian legal di atas arena.

​Ye Fan kembali ke penginapan. Di dalam kamarnya, ia meletakkan Xiao Mei di tempat tidur.

​“Sistem, gunakan semua poin reputasi dan esensi yang terserap malam ini. Aku ingin menembus ranah Penyatuan Roh sekarang juga.”

​[DING!]

[Proses Penembusan Dimulai...]

[Peringatan: Energi Terlalu Besar, Seluruh Ibu Kota Akan Merasakan Getarannya!]

​Malam itu, langit di atas Ibu Kota Wilayah Pusat terbelah oleh kilat hitam. Tekanan aura yang luar biasa besar turun dari langit, membuat seluruh kultivator di kota itu terbangun dengan rasa takut yang luar biasa. Ye Fan, sang Pemburu Hantu, telah resmi melangkah ke ranah para legenda.

1
Rizky Fathur
cepat bantai tianchang dengan cara paling kejam Thor
Rizky Fathur
cepat buat mcnya selamat Thor bikin Mcnya Ambil jiwanya Tetua itu bantai keluarganya Tetua itu dengan cara paling kejam Thor bikin Tetua itu memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli Thor bantai keluarganya Tetua itu dengan cara paling kejam Thor
Akira
hahaha main sekte-sekte 🤣 seru nihh
Ofu Madu
👍👍👍
Agen One: Makk kasih
total 1 replies
Agen One
Yang suka mc bantai-bantai pasti cocok. Gak naif ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!