Xiao Nan pernah menjadi Godfather paling ditakuti di Bumi, membangun kerajaan kriminal sebelum tewas akibat pengkhianatan orang terdekat. Namun kematian bukan akhir. Jiwanya bereinkarnasi ke dunia kultivasi di Pulau Matahari Abadi, bangkit sebagai penguasa bayangan sebelum kembali dikhianati dan dijatuhkan ke Pulau Bulan Surga.
Di sana ia terlahir sebagai tuan muda Keluarga Xiao. Ibunya dibunuh, bakat Akar Naga dirampas ayahnya sendiri, dan ia dibuang ke Reruntuhan Dewa dan Iblis. Di neraka itulah Xiao Nan bangkit. Ia mewarisi Sutra Bayangan Naga dan Tulang Naga Dewa, memadukan insting mafia dengan hukum kultivasi. Bersama entitas misterius Finn, ia membentuk Fraksi Shadow Dragon, menghancurkan Keluarga Xiao dari dalam. Namanya mengguncang dunia dan menyeretnya ke Turnamen Jalan Langit Sepuluh Ribu Ras.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon King Nan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap 27 - TEMPAHAN DI LEMBAH BAYANGAN
Fajar belum juga menyingsing, namun Lembah Bayangan sudah dipenuhi oleh suara napas yang terengah-engah dan dentuman fisik yang menghantam tanah. Lima puluh orang anak buang yang dipilih Xiao Nan kini berdiri di bawah air terjun yang mengalirkan air sedingin es dari puncak pegunungan.
Xiao Nan berdiri di atas tebing yang menjorok, menatap mereka dengan mata yang tak menyisakan ruang untuk belas kasihan. Di sampingnya, Finn melayang, menggunakan Fragmen Waktu untuk mempercepat aliran waktu di area latihan sebesar lima kali lipat.
"Taktik Mafia nomor seratus lima," suara Xiao Nan menggelegar menembus deru air terjun. "Rasa sakit adalah guru terbaik. Jika kau takut terluka, kau sudah mati sebelum pedang lawan menyentuh lehermu!"
Latihan itu benar-benar sebuah neraka.
Tahap 1: Ketahanan Fisik Absolut.
Xiao Nan memerintahkan mereka berlari mendaki tebing sambil memanggul batu seberat seratus kilogram. Namun, bukan sekadar berlari, Xiao Nan melepaskan Aura Tekanan Naga miliknya yang membuat berat tubuh mereka terasa sepuluh kali lipat lebih berat. Barangsiapa yang terjatuh, Yue Niang akan menyerang mereka dengan punggung pedangnya tanpa ampun.
"Kenapa kita harus melakukan ini?!" teriak salah satu kultivator liar yang kelelahan. "Kami adalah praktisi Qi, bukan kuli angkut!"
Xiao Nan melompat turun, mendarat tepat di depan pria itu. Dengan satu gerakan kilat, Xiao Nan mencengkeram lehernya dan mengangkatnya ke udara.
"Kalian merasa kuat karena memiliki Qi?" Xiao Nan bertanya dengan nada rendah yang mengerikan. "Di dunia bawah, saat Qi mu habis, yang tersisa hanyalah tubuhmu. Jika tubuhmu lemah, kau hanyalah sepotong daging yang menunggu untuk dicincang. Paham?!"
Pria itu mengangguk ketakutan dan segera memanggul kembali batunya.
Tahap 2: Intuisi Pembunuh.
Malam harinya, Xiao Nan memerintahkan Finn untuk memadamkan semua cahaya. Di dalam kegelapan total, ia melepaskan puluhan Binatang Bayangan makhluk energi yang ia ciptakan dari Sutra Bayangan Naga.
Anak buahnya harus bertahan hidup dan saling melindungi dalam kegelapan. Mereka tidak diperbolehkan menggunakan mata, melainkan harus mengasah indra pendengaran dan merasakan getaran Qi.
"Nan ge, ini terlalu ekstrem," bisik Xiao Ruoxi saat melihat mereka penuh luka dan memar. "Beberapa dari mereka bisa cacat permanen."
"Cacat lebih baik daripada mati di tangan orang lain," jawab Xiao Nan tanpa menoleh. "Aku tidak sedang membangun sekte yang penuh dengan tata krama. Aku sedang membangun taring yang akan mencabik cabik leher musuhku."
Tahap 3: Doktrinasi Loyalitas.
Di akhir setiap hari yang melelahkan, Xiao Nan akan membagikan jatah Pil Pemadat Tulang yang telah ia murnikan ulang dengan energinya sendiri. Ini adalah momen `Wortel dan Tongkat`. Ia memberi mereka kekuatan yang tidak pernah mereka impikan, namun ia juga mengingatkan mereka bahwa kekuatan itu berasal darinya.
"Setiap tetes keringat kalian malam ini akan menjadi emas di masa depan," ujar Xiao Nan sambil duduk di depan api unggun bersama mereka. "Keluarga Xiao membuang kalian karena mereka takut pada potensi kalian. Aku mengambil kalian karena aku akan mewujudkan potensi itu."
Dalam waktu satu bulan (yang terasa seperti lima bulan karena pengaruh Fragmen Waktu), transformasi itu terlihat nyata.
Lima puluh orang itu kini tidak lagi terlihat seperti pengungsi. Tubuh mereka menjadi lebih ramping namun sekeras baja. Mata mereka tidak lagi menunjukkan ketakutan, melainkan ketajaman predator. Mereka mulai bergerak dalam formasi yang disebut Xiao Nan sebagai "Formasi Sembilan Bayangan", sebuah taktik pengepungan yang sangat efisien untuk menghancurkan lawan yang ranahnya lebih tinggi.
"Lapor, Bos!" salah satu anggota baru, seorang pria bernama Karna yang kini telah mencapai puncak Pembentukan Qi, berlutut dengan penuh hormat di depan Xiao Nan. "Latihan tahap akhir selesai. Kami siap menerima perintah eksekusi."
Xiao Nan menatap mereka satu per satu. Ia bisa merasakan `Segel Bayangan` di dalam tubuh mereka berdenyut seirama dengan detak jantungnya. Mereka bukan lagi sekadar anak buang; mereka adalah Shadow Guard pertamanya. "Bagus," Xiao Nan menyeringai dingin. "Kabar terbaru mengatakan bahwa konvoi logistik tambahan dari Sekte Arwah Gelap akan melewati Jalur Lembah Merah besok pagi sebagai bantuan darurat untuk Patriark Xiao."
Xiao Nan menghunuskan belatinya, menunjuk ke arah peta di tanah. "Malam ini, kalian akan melakukan ujian kelulusan kalian. Kita akan menjagal konvoi itu sampai tak bersisa. Tidak ada tawanan. Tidak ada saksi mata. Tunjukkan padaku hasil dari neraka yang kalian lalui!"
"SIAP, BOS!" teriak lima puluh suara itu serempak, menggetarkan seluruh lembah.
Xiao Nan berbalik ke arah Yue Niang dan Ruoxi. "Persiapkan diri kalian. Besok, seluruh Pulau Bulan Surga akan tahu bahwa bayangan telah bangkit untuk menelan cahaya Keluarga Xiao."