Halo guys👋
Novel ini adalah karya pertama aku jadi maap ya,kalo banyak yg typo .
Truss alur ceritanya masih berantakan🙏
Regan Hartawan ,anak di luar nikah Rayn Hartawan yang sejak kecil sudah di asingkan oleh papanya sendiri dan di asuh oleh ibu asuhnya sedangkan ibu kandungnya meninggal saat dia baru berusia 5 tahun . Tidak pernah ada kehangatan atau pun kasih sayang dalam hidupnya hanya kehampaan serta kebencian dari mama tirinya dan kakaknya .
Tapi ,hidupnya berubah sejak mulai dari hari pernikahan.
Elsa Keana anak angkat keluarga Keanan ,ayahnya menjodohkan dirinya dengan keluarga konglomerat demi membalas budi kedua orangtuanya Elsa menerima permintaan ayahnya.
siapa sangka ketika Regan dan Elsa menjalani sebuah pernikahan Karna paksaan malah menjadi sebuah kebahagiaan yang tidak pernah mereka rasakan dalam hidupnya.
Next,langsung baca aja......
Jangan lupa Like,Vote&komen🙏🥺👉👈
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HamidahAjj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
Sudah satu minggu Regan selalu gagal menjenguk Papanya . Saat dia baru saja masuk sudah ada Lena, Revan , Kakek , Nenek , Bibi dan pamannya yang menatap tajam dia yang baru saja di depan pintu ruang rawat . Sekali dia masuk ke ruang rawat itu beberapa hari yang lalu bersama Elsa namun berakhir keributan Karna ada mereka. Dan akhirnya Regan dan Elsa pun mengalah dan keluar dari ruang rawat.
Bahkan Regan saat ini tidak tau bagaimana mana kondisi papanya . Membaik atau memburuk , ia bahkan waktu itu menyuruh asisten nya mencari tau apakah Operasi nya berhasil . Kata asistennya berhasil tapi waktu dia melihat tubuh papanya yang terlentang penuh dengan alat penunjang hidup membuatnya tidak yakin Papanya bisa cepat sadar.
Bisa jadi Tuhan mengambilnya lebih dulu sebelum dia bertemu untuk terakhir kalinya.
"Gimana mas udah bisa jenguk apa belum ?" tanya Elsa pada Regan yang memasang wajah masamnya masuk ke kamar .
"Belum ada mereka aku ngk mau buat keributan lagi" Ucap Regan mendudukan diri di sofa sambil merenggangkan dasi dan kemeja yang ia pakai.
" Kenapa mereka sebenci itu padamu padahal itu semua jelas bukan salah Mas Regan . Harusnya mereka setidaknya mengizinkan kamu melihat walaupun cuma sebentar , karena bagaimanapun kamu anak kandung papa Rayn". Ucap Elsa duduk di samping Regan mengelus tangan Regan dan menatapnya dengan mata sendunya.
Regan mengangkat Elsa ke pangkuannya .
"Ahh Mas " Pekik Elsa terkejut dengan tindakan tiba tiba dari Regan .
Regan tidak menghiraukan suara Elsa . Seperti biasa dia memeluk Elsa dengan erat dan memblusukkan kepala dalam ceruk leher Elsa menyesap perlahan aroma menenangkan itu secara perlahan .
Elsa pun mengelus rambut Regan yang sedang bermanja padanya.
"Kalo kamu sedih kamu bisa nangis mas " Ucap Elsa membuat Regan tertawa kecil saat mendengarnya.
"Pfttt....Mas bukan anak kecil sayang "Ucap Regan mendongakkan kepala ke wajah Elsa.
"Tapi mas Regan seperti ini mirip anak kecil Lo"Ucap Elsa menoel hidung Regan . Sedangkan Regan yang merasa terpancing dengan wajah imut istrinya ketika menggodanya tadi langsung mencium bibir Elsa.
Ciuman itu perlahan lahan menjadi panas . Regan membalikkan tubuhnya dan merebahkan tubuh istrinya di Sofa . Elsa menggeliat tidak karuan kala tangan Regan mulai nakal menggerepe tubuh sensitif nya . Hingga kedua nya sama sama tidak tahan ingin melakukan penyatuan .
Saat ini pikiran mereka berdua sama sama melayang Karna kenikmatan . Hingga keduanya melakukan perlepasan .
Cup
Setiap kali Regan selesai melaksanakan ritual panas bersama istri Regan selalu mengakhiri kecupan di bibir Elsa sebagai tanda terima kasih.
Sudah tiga jam mereka tertidur di Sofa yang sama dengan saling memeluk satu sama lain sampai mata Regan mengerjap lalu melihat jam dinding di depannya.
16.00 WIB.
Regan bangun secara perlahan agar istrinya tidak terbangun.
Ting
Chat WhatsApp from Eden. Regan membaca Chat dari Eden .
"*gan "
"Parah lo mentang mentang udah nikah lupa sama temen . Nanti malem reunian di tempat biasa jangan lupa bawa bini lo gw tunggu*".
"Hahh terlalu sibuk sampai aku lupa masih punya teman" . Ucap Regan setelah membaca Chat dari Eden.
Ya wajar saja jika Eden berkata seperti itu karna sewaktu Regan izin keluar dari perusahaan Eden ,Regan langsung mengambil alih posisi CEO di perusahaan Gruop Hartawan serta menyerahkan Mall miliknya pada orang kepercayaan nya . Posisi Regan sebagai pemimpin perusahaan sangatlah sibuk hingga tidak pernah ada waktu berkumpul dengan temannya seperti biasa .
Sedangkan Eden juga sama dia memimpin perusahaan Fashion milik ibunya , yang akhir akhir ini terlalu sibuk .
🍀🍀🍀🍀
Disisi Lain
Seorang gadis cantik terpuruk dalam kesendiriannya di kamar dengan wajah pucat dan tatapan kosongnya . Siapa lagi kalau bukan Rosie . Gadis yang dulunya setiap hari tak pernah absen untuk tersenyum namun berbeda dengan dirinya saat ini. Mustahil bisa tersenyum setelah luka yang di loreh suaminya Revan , telah menyayat habis jiwanya . Dan saat ini kosong telah hilang bersama kebahagiaan nya.
Tidak ada lagi harapan hidup seperti dahulu ketika belum bertemu Revan .
Sedangkan Dean si kakak dingin yang begitu menyayangi nya selalu hadir menemani kekosongan jiwanya yang telah hilang . Lalu bagaimana dengan Andryn , Dadynya itu?. Dadynya yang sibuk dengan perusahaan di luar negeri selalu menyempatkan diri menghibur sang putri melalui ponsel.
Dean dan Andryn tau apa yang di alami Rosie, membuat aura psikopet mereka keluar . Mereka sama hanya punya satu tujuan yaitu menyiksa Revan hingga hidup segan mati pun tak mau . Rosie sedari kecil selalu mereka sayang dan manja tapi melihatnya saat ini benar benar tidak baik baik saja , bagaimana baik baik saja banyak Psikologis yang mereka bayar untuk menyembuhkan putrinya namun hasilnya nihil.
Dean yang tidak tahan melihat keadaan adiknya ingin segera mengakhiri hidup Revan . Tapi di juga tidak bisa Karna Rosie sendiri yang memohon agar Kakak dan Dadynya tidak membunuh Revan . Karna apa , karena di dalam rahimnya telah hadir janin tidak bersalah. Rosie tidak ingin anak nya kelak tidak punya ayah selayaknya dulu dia hidup tanpa ibu.
"Aku lebih baik mati bersama janinku ini kak . Ketimbang kakak membunuh Revan , Karna aku tidak mau anakku hidup seperti aku . Hidup tanpa orang tua yang lengkap ".
Itulah ucapan dari Rosie yang menjadi benteng panahan diri Dean dan Andryn tidak membunuh Revan .
Disisi lain.....
"Mau kemana mas ?" tanya Elsa yang duduk di ruang TV.
"Mas ada reunian sama temen , tadi sore Eden yang mengundang untuk datang. Kamu ikut ya , sana ganti dress udah mas siapkan".
"Reunian , aku mau mas . Tunggu aku ganti sebentar ya" Ucap Elsa bersemangat langsung ke kamar berganti baju .
15 menit kemudian.....
Elsa memakai Dres yang di siapkan Regan . Memang sangat cocok dengan tubuh Elsa mulai dari ukuran hingga warna yang senada dengan kulitnya. sementara Regan tidak mengerjapkan matanya sama sekali karena terpukau dengan istrinya yang begitu cantik membahana bak artis Korea.
"Ehem mas ayok udah siap ini" . Elsa berdehem menetralkan rasa gugupnya di tatap dengan tatapan tak biasa oleh suaminya.
"Ah iya a... ayo" Regan pun berjalan sambil menggenggam tangan Elsa.
Di mobil Regan begitu sibuk mengotak atik ponselnya , membalas chat dari seketaris dan asisten pribadinya di kantor. Mereka sama sama menanyakan pekerjaan yang menumpuk di kantor Karna Regan yang pulang siang hari untuk menjenguk Papa nya .
"Mas ada urusan kantor lagi?". Tanya Elsa melihat Regan yang sibuk dengan ponselnya.
"Ngk kok ini seketaris mas cuman tanya". Ucap Regan mengelus lembut punggung tangan Elsa.
"ayo turun udah sampai ini".
Ucap Regan sewaktu mobil berhenti tepat di apartemen lama milik Eden yang biasa untuk pertemuan reunian mereka.
"iya"
Mereka pun turun dari mobil masuk ke apartemen .
"Bro sini" panggil Eden dengan lantang menyuruh Regan ke sana.
"Mas" Ucap Elsa yang meremas tangan Regan dia gugup di tatap banyak orang di sekitar nya.
"Jangan gugup ini cuman acara biasa kok yah" Ucap Regan mengelus pipi Elsa.
Regan pun mununtun Elsa menghampiri Eden dan sekumpulan orang di sekitar meja makan serta pinggir kolam renang ada juga yang duduk di meja meja yang bersuguhkan makanan.
Acara reunian di sengaja di balkon apartemen Eden Karna selain bisa melihat pemandangan kota mereka juga bisa menikmati santai di berenang di kolam seperti tahun tahun lalu .
"Ini Regan masih ingetkan dia ikut reunian terakhir pas kelulusan wisuda " Ucap Eden memperkenalkan kembali Regan pada semua orang di situ.
"Oh Regan gw inget Lo anak haram yang sering di kucilin itukan ."Ucap pria di sebelah meja Eden.
"Iya iya dan Lo cuman punya temen Eden sama Valdo kan ".Sahut salah satu dari mereka , sedangkan yang lain mentapnya dengan tatapan kepo . Tentu kepo Karna melihat Regan memakai pakaian yang tak mampu mereka beli apa lagi siapa gadis cantik di sampingnya.
"Lo pada bisa ngk sih ngk usah bawa bawa sifat kalian yang suka bully di Campus ke apartemen gw . Kalo kalian masih gitu mending keluar sekarang!!! . Ucap Eden memperingati mereka.
"Dan ini Elsa Keana Istri ,Regan " Ucap Dean berbalik mengenalkan Elsa .
Gadis dengan penampilan Sexy yang tak melepaskan pandangannya sedari tadi pada Regan terkejut mendengar pernyataan dari Eden . Dia mengepalkan tangannya lalu menyeringai sinis sendiri.
"Heh udah gw incer ternyata punya istri . Tapi apa peduli gw dia kaya selama gw bisa jadi simpanan nya itu ngk masalah ". Batin wanita itu menatap kagum wajah tampan Regan .
"Elsa" . Panggil seseorang dari arah pintu balkon .
.
.
.
.
.
.
.
.
***Bersambung
Jangan lupa untuk mendukung Author dengan cara Like komen Vote 🙏🥰
Biasakan tinggalkan jejak ya , terimakasih sudah mampir 💋***
di adopsi adiknya lahir, itu artinya Elsa dan Mia selisih 7 tahun, berarti usia Elsa 24 tahun. apa iya usia 24 tahun masih sekolah???