NovelToon NovelToon
Cinta Yang Kamu Pilih

Cinta Yang Kamu Pilih

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Janda / Romansa
Popularitas:772.2k
Nilai: 5
Nama Author: kenz....567

"Ceraikan suamimu dan menikahlah denganku."

Sandiwara cinta di depan layar yang Naya Andriana lakukan bersama suaminya Rayyan seorang aktor, membuat orang-orang berpikir jika rumah tangga keduanya penuh bahagia. Tanpa mereka tahu, jika rumah tangga Naya tidaklah sebahagia itu. Sering kali Rayyan berbuat kasar padanya, tanpa peduli jika dirinya sedang hamil. Kehidupan rumah tangga indah di bayangan semua orang adalah kesengsaraan baginya.

Hingga, Rayyan di penjara atas penipuan investasi yang ia lakukan. Bertepatan dengan itu, Naya terpaksa harus melahirkan sebelum waktunya. Membuat bayinya harus di rawat Di NICU. Harta di sita, dan tak ada biaya sepeserpun, Naya hampir menyerah. Sampai, pria bernama Zion Axelo datang padanya dan menawarkan sebuah bantuan.

"Karena Rayyan sangat mencintaimu, Aku ingin membalas dendamku padanya, dengan merebut cintanya." ~Zion

"Anda salah Tuan, apa yang di lihat belum tentu yang sebenarnya terjadi. Kisah cinta kami, hanya lah sandiwara." ~Naya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenz....567, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Karenamu, dia melakukannya

Raisa sedang menimang Zevan di teras rumah, dirinya mendapati kepulangan mobil Zion setelah beberapa jam pergi. Melihat itu, Raisa tersenyum dan langsung mengajak Zevan berbicara bahwa orang tuanya sudah kembali.

"Tuh, Mama pulang ... mama pulang yah, Zevan udah kangen ini." Seru Raisa. Namun, senyumannya langsung luntur saat melihat Naya buru-buru keluar dari mobil dan berlari masuk ke dalam. Raisa terlihat bingung melihat kepergian adik iparnya itu.

"Kamu apakan Naya lagi, Zion?!" Raisa mencurigai jika adiknya lah yang membuat Naya seperti itu.

Zion yang baru datang menghampirinya tak terima di tuduh seperti itu, "Apa sih Kak? Orang aku gak berbuat apapun. Justru aku mau berbuat baik tahu!"

"Berbuat baik?" Kening Raisa mengerti dalam, entah mengapa perasaannya jadi tak enak.

Zion mengangguk dengan penuh keyakinan, "Heum! Aku menawarkan bantuan, tapi dia menolak. Yasudah, aku tidak jadi menolongnya."

"Memang kamu mau bantu apa?" Tanya Raisa penasaran.

Zion menarik nafas dalam dan menghembuskannya secara halus. Ia lalu memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya dan menatap Raisa dengan tatapan serius.

"Dia lupa memompa asinya, membuat asinya penuh. Karena tidak membawa pompa asi, dan juga Zevan. Jadi, aku berinisiatif untuk menawarkan pompa manual." Jawaban Zion membuat Raisa berpikir pompa manual yang di maksud berbeda dengan apa yang Zion pikirkan.

"Katanya gak bawa pompa, terus pompa gimana?" Heran Raisa.

"Gak bawa tapi kan ada aku?"

"Heuh? Maksudnya kamu yang menggantikan Zevan untuk ... Ziooon!" Raisa tersadar, ia membulatkan matanya setelah memekik keras.

Raisa yang kesal pun memukul-mukul lengan Zion, dia tak menyangka jika Zion akan mengusulkan hal itu. Pantas saja Naya seperti terlihat ketakutan tadi. Rupanya, adiknya lah yang membuat ulah.

"Jadi orang jangan terlalu percaya diri! Naya sampai ketakutan tadi, apa kamu tidak melihatnya hah?!" Sentak Raisa dengan kesal.

Zion menangkis pukulan Raisa yang memang tak terasa sakit, tapi cukup menggangu untuknya. "Maksudku kan baik loh! Udah jadi pasangan ini, kenapa sih memang? Udah lah, aku mau istirahat di kamar!" Zion berlari, menghindari amukan Raisa yang semakin menjadi.

"Apa-apaan anak itu?! Kenapa pintar sekali cara berpikirnya! Mengambil kesempatan yang ada, ck ... Zevan, kamu tidak boleh berbagai dengannya, mengerti?!" Raisa menunduk, menatap Zevan yang menatap polos kepergian Zion.

"Oaaa!" Seru Zevan seolah mengerti apa yang Raisa katakan barusan.

.

.

.

Naya tengah membongkar belanjaan yang Zion belikan untuknya saat di mall tadi. Wanita itu tak mencoba bajunya lebih dulu, ia memilih mencobakan baju yang dirinya beli pada Zevan. Untungnya, bayi itu tampak anteng saat berulang kali Naya mengganti bajunya.

"Yang ini kekecilan, padahal aku udah cari ukuran yang besar." Gumam Naya sembari menatap baju yang ada di tangannya.

"Oaaa!" Zeva memasukkan tangannya ke dalam mulut, ia menanti baju selanjutnya yang akan di pakaikan.

"Om Zion banyak membelikanmu baju, apa kamu suka hm? Nanti ucapkan terimakasih pada om Zion, oke?" Seolah mengerti dengan perkataan Naya, Zevan menendang-nendang kakinya. ia bergerak lincah sembari tersenyum lebar dan memperlihatkan gusinya.

"Siang tadi anak mama minum susunya banyak gak? Rewel gak hm?"

"Oaaa!"

Naya gemas sendiri dengan kelincahan putranya itu, artinya putranya tumbuh dengan baik. Untungnya, dia tak mengalami kekurangan asi. Apalagi, asi sangat baik untuk pertumbuhan bayinya.

"Waaah, senangnya Zevan dapat baju baru yah?" Suara Raisa mengejutkan Naya, ia langsung menoleh menatap kakak iparnya itu yang datang mendekat padanya.

"Kak Raisa," Naya tersenyum malu saat Raisa justru meledeknya.

Raisa tersenyum, ia duduk di tepi ranjang dan meraih tangan gembul Zevan untuk ia genggam. Tatapan matanya jatuh pada banyaknya paperbag milik adik iparnya itu. Raisa tak merasa marah atau pun kesal, ia justru merasa bahagia karena Zion dapat membuat Naya merasa senang untuk hari ini.

"Pasti baju-bajumu Zion yang memilihkannya bukan?" Tanya Raisa.

"Iya, kakak kok tahu?" Ujar Naya yang tak menyangka jika Raisa dapat menebaknya. Dari sekian banyak bajunya, memang Zion yang memilihkannya.

"Zion punya kriteria yang sangat unik, dia tak suka wanita dengan pakaian yang terlalu glamour. Sederhana, tapi elegan. Makanya, saat dia melihatmu dia merasa ... jatuh hati." Ucap Raisa sembari mengedipkan satu matanya.

Naya terkekeh kecil di buatnya, "Kakak bercandanya bisa aja." Ucapnya sembari mengambil baju Zevan hang lainnya dan mengeceknya.

"Benar loh! Apa kamu tahu kenapa Mall yang kamu datangi itu sepi? Karena Zion menyewanya untukmu, agar kamu nyaman dan tidak takut pada tatapan negatif orang lain." Terang Raisa yang mana membuat senyuman Naya luntur.

"Dia menyewanya?" Tanya Naya dengan tatapan tak percaya.

"Ya, karenamu, dia melakukannya. Sepertinya, adikku itu sedang merasa jatuh cinta. Kamu harus menyadarkannya, dia sedikit b0d0h kalau soal cinta." Raisa mengenal bagaimana Zion, adiknya itu gak pernah sekalipun seperhatian ini dengan seorang wanita, setahunya. Bahkan, kehidupan Zion hanya untuk bekerja dan memikirkan balas dendamnya. Tapi sejak kehadiran Naya di rumah ini, banyak perubahan yang Raisa rasakan dari adiknya itu.

Tak keduanya ketahui, jika sejak tadi Zion mendengarkan percakapan mereka dari balik tembok. Ia mengintip pada sela puntu yang tidak tertutup rapat. Jelas saja, telinganya menangkap kata bodoh yang Raisa lontarkan.

"Kenapa kakak menjatuhkan pesonaku di hadapan Naya sih?!"

"Tuh dengal?!" Zion terkejut mendengar suara Zira, ia langsung menunduk dan melihat kehadiran sosok gadis kecil itu.

"Kata bunda Om tliplek nda pintel! Cekolah lagi cana!"

"Kamuuuu!" Zion akan meraih Zira, tapi sebelum itu gadis kecil itu berhasil melarikan diri.

"LALIKAAAN DILII! CELAMATKAN DILIII!" Heboh Zira berlari masuk ke kamarnya dan tak lupa menutup pintunya dengan keras. Melihat itu, Zion memejamkan matanya. Ia memijat pangkal hidungnya akibat kepalanya yang pusing karena tingkah Zira.

"Ngapain kamu disini?! Nguuping?!"

"Eh?!"

______

1
Entin Wartini
semangat thor 💪💪💪
Dwi Rustiana
Ya Allah pada bae ternyata 🤣🤣🤣 sabar ya Xander
Kartini Rotua Situmorang
BoBoiBoy
Aditya hp/ bunda Lia
sama ajah kali zevaaan ... bilang kakak nya gak sopan
mom'snya devadhamian
kasian nya sander..lagi zira cadel di sebut sarden sekarang si mbil zepan lagi ngasih nama serundeng...sabar nya om hehehe
Muldiah Diah
Luar biasa
Bunda SalVa
kalo manggil Om Sarden gak sopan , terus apa namanya kamu yang manggil dengan Om Serundeng ???? Zevan lebih parah dari Zira 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Esther Lestari
habis sarden jadi serudeng.....nasibmu Xander🤣🤣🤣.

masih betah menunggu.....mumpung pulang dan ketemu Raisa ngomong Xander biar gk sia2 nunggu nya😁
shyafira fitri
Itu sama aja Zevan,,Zira g boleh panggil om calden eh dianya malah manggil om celundeng jadi ngakak sendiri thor bacanya,,gemes deh sm kalian berdua 🥰😍😘
Esther Lestari
wah Zevan sudah 3 tahun dan mulai cerewet.....
Dian Rahmawati
hahahhaha..kocak zira dan zevan
Irma Juniarti
ampun dah 🤦 makin gak bener juga nich bocah nyebut nama om calden,serundeng🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Uba Muhammad Al-varo
ampun deh zira,Zevan bahasa nya haduh,,,,,bikin ngakak,gemesin kelakuannya 😊😊😊
jadi penasaran nih sama Raisa udah punya suami apa belum iya,bikin Xander deg-degan 🤔🤔🤔
Irma Juniarti
jangan menyerah om calden tetap semangat💪💪,Pepet trus klu bisa sampai dapat😄😄
Irma Juniarti
kak zilaaa gak cadel lagi😂😂
Irma Juniarti
itu dah ciri khas kaleng nya apa isinya juga apa 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rie_za
trnyata lbh parah/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Irma Juniarti
pasti isinya renginang atau kerupuk🤣🤣🤣🤣🤣
Irma Juniarti
semoga..aminnnn..
Rina Wati.S
astaga dr calden ke celundeng jauh amat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!