NovelToon NovelToon
Human Perfect

Human Perfect

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sci-Fi / Pendamping Sakti
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Febby Sadin

Di zaman sekarang ini adakah laki-laki yang serba bisa? sempurna!
jawabannya di novel kali ini ada!
Dia dijuluki Human Perfect oleh semua orang karena kesempurnaannya. Dia bernama Badai Bagaskara.
Lalu, sesempurna apakah dia?
Baca kisahnya dalam Novel Human Perfect. Dan disarankan bagi yang belum membaca Novel Tafsir Mimpi Sang Inspirator diharapkan membacanya terlebih dahulu, karena novel ini berhubungan dengan itu.

happy reading 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febby Sadin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjadi Hal Baru

Suara gemuruh dari air yang bukan hanya terdengar hanya sekali itu, membuat Roro tak diam begitu saja. Dia segera bergegas mencari tahu sumber suara yang tengah mengusik kedatangan dirinya di tempat rahasianya. Terlebih lagi, suara itu berasal dari tempat yang tampaknya dekat, karena suara itu terdengar begitu dekat.

"Siapa yang berani datang ke hutan laut Kidul ku ini?!" pekik Ratu Roro Kidul.

Dengan sambil terus menyusuri hutan laut Kidul yang begitu terhampar luas. Kanan kirinya yang dipenuhi dengan tetumbuhan bawah laut, tak menghalangi penglihatan Roro, jika dalam hal ini Roro tetaplah terkuat penglihatan nya, meskipun laut yang begitu dalam dan gelap gulita sekalipun. Karena dialah penguasa lautan Kidul, dia lah Ratunya.

Dan ketika menyusuri hutan kidul cukup lama, tak lama kemudian dia, Roro Kidul. Mendengar suara segerombolan orang dimana Roro Kidul juga mencium aroma bangsa manusia masuk hingga ke dalam hutan Kidul tempat rahasianya itu.

"Oh.... ternyata kalian yang datang kesini?!!" ucap Roro Kidul, kemudian. Setelah berada tepat di dekat Nabila, Ali, Najwa, Badai dan Faisal.

Dimana hal tersebut, membuat semuanya yang berasal dari bangsa manusia pun menoleh secara bersamaan.

Sreeeeett!!!! Yang ternyata kini mereka melihat, sesosok perempuan yang berpakaian minimalis dibagian atasnya terbuka bahunya, dan tanpa lengan. Hanya memakai pakaian khas orang Jawa, kalau di alam bangsa manusia. Dan dari kanan kirinya perempuan itu terurai sebuah kain selendang panjang berwarna hijau yang bergerak mengikuti gelombang air di dalam laut, yang gerakannya sudah tampak seperti terkena angin.

Dan saat mendengar ucapan sesosok perempuan itu, ditengah keterkejutannya, Najwa pun yang memberanikan diri untuk mengeluarkan pendapatnya atas apa yang dilihatnya kini.

"Kamu? Kamu bukankah seorang Nyi Roro Kidul?!"pekik Najwa.

Yang dimana seketika itu pula, awalnya Roro hendak meluapkan amarahnya kepada pendatang dari alam bangsa manusia yang memasuki tempat rahasianya itu tanpa izin. Mengetahui Najwa berani mengutarakan, yang seolah dia mengenali siapa dirinya. Kesombongannya pun akhirnya yang keluar, bukan amarahnya.

"Ya, aku lah Roro Kidul. Tanpa kata 'Nyi' .... Karena itu hanya sebutannya orang-orang dari Jawa saja. Sedangkan aku sebenarnya adalah Ratu Roro Kidul." ucap Roro dengan penuh kesombongan dan ketegasan saat mengatakannya.

Dan saat itu pula, kedatangan Roro ditengah-tengah mereka. Suasana menjadi semakin mencekam, namun ada sedikit cahaya dari tubuh Roro Kidul yang cukup menerangkan, membuka mata manusia biasa yang menyelam di dalam kegelapan bawah laut.

Badai yang memang tak ada takutnya meski dengan jin model seperti apapun, dia pun ikutan mengikuti jejak Najwa yang berani mengutarakan perasaannya kepada khalayak umum nya.

"Dimana prajurit mu? Karena setahu saya kalau kerajaan gitu pasti ada pengikut setia nya, apalagi prajurit itu pasti selalu ada." ucap Badai, dia mencoba mencari titik kelemahan sang Ratu Roro Kidul dengan menanyakan hal yang sensitif, dia pikir dapat membuat Sang Ratu marah, atau bagaimana. Tapi Badai tampaknya telah salah trik.

Membuat Roro langsung berjalan mendekati Badai, yang berdiri di barisan paling dekat dengan Roro. Membuat Roro spontan langsung tertarik kenapa Badai.

"Kamu tampaknya sangat paham betul tentang sebuah Kerajaan. Dan aku rasa kau bukan manusia biasa...." ucap Roro, sembari berjalan mengitari Badai. Dia terus melihat i Badai.

Sedangkan Badai, dia mulai memahami bahwa Roro memiliki kekuatan bisa melakukan percakapan melalui hati juga, sama seperti dirinya, Najwa dan Satria. Badai yang berhati-hati dengan kekuatannya yang Roro miliki, membuatnya tak sedikitpun berkata-kata dalam hatinya. Hal tersebut membuat Roro heran.

"Ini anak tidak ngomong sama sekali dalam hatinya." gumam Roro dalam hati.

"Siapa namamu anak muda? Dan berapa usiamu?"

Pertanyaan ini kembali ditujukan kepada Badai. Badai hanya diam saja, Najwa yang menyadari bahwa Badai sedang menghindari kekuatan yang dimiliki oleh Roro, yang dimana Najwa kekuatannya lebih di atas Badai bila tentang membaca hati seseorang. Dia pun mencoba membantu Badai saat itu juga.

Dengan cara Najwa lah yang menjawab pertanyaan yang di tujukan kepada Badai. "Dia bernama Badai. Kami seumuran. Badai hanya beda bulan saja kelahiran kita." ucap Najwa dengan penuh ketegasan dalam menjawabnya.

Membuat Roro seketika langsung mengalihkan perhatiannya kepada Najwa. Dan dimana seketika itu Roro menatap Najwa yang kini juga sedang menatapi dirinya.

"Aku seperti tak asing dengan sorot kedua matamu itu gadis cantik!" ucap Roro.

Najwa yang meskipun baru mengerti kisah hilangnya keempat orang teman-teman bapaknya itu, mendengar pernyataan Roro bahwa Roro tampak tak asing dengan sorot kedua matanya, membuatnya memahami satu hal. Dengan segera dia mengunci akses untuk Roro dapat mendengar ucapan hatinya untuk dirinya sendiri.

"Dia ini adalah dalang dibalik semuanya kah? Dia mengenal bapakku pastinya. Karena orang yang melihat kedua mataku, jika itu adalah teman bapak, pasti akan tahu aku adalah putri Bintang." gumam Najwa dalam hatinya.

Sedangkan setelah menatap tajam ke arah Najwa, karena hati Roro mulai berfirasat dia mengenali semua tamu asingnya yang berkunjung tak diundang ke wilayah rahasianya itu. Langsung lah Roro menatap secara bergantian antara Najwa dan Badai.

Dan Roro tak lama kemudian langsung memekik. "Oh ya Tuhan! Kalian berdua ini adalah putra putri dua orang yang aku kenal!!!" pekiknya dengan begitu excited!

Hahahaha

Roro seketika langsung terbahak, kemudian dia berkata dengan di tujukan kepada Najwa dan Badai.

"Kalian berdua adalah tamu istimewa ku ternyata! Kenapa Bintang dan Bara tak mengatakan apapun sebelumnya kepadaku?!!" ucapnya.

Dimana hal itu, membuat Najwa dan Badai sontak langsung saling tatap. Karena Roro akhirnya mengakui kalau dia mengenali siapa mereka.

Lalu Roro menatap perlahan ke arah Nabila dan Ali, dan juga Faisal. kemudian dia tertawa terbahak-bahak lagi.

Hahahaa

"Dan kau!" sambil menunjuk ke arah Nabila dan Ali. Kemudian Roro melanjutkan perkataannya.

"Kau adalah Sinta dan Genta putra Shad, bukan?!!" pertanyaan sekaligus pernyataan yang benar tanpa ragu sekarang yang mereka dengar.

Membuat Nabila dan Ali pun saling bertatapan lagi. Dari sini Nabila dan Ali menjadi cukup bingung. Kenapa Roro bisa kenal dengan kedua orangtua.

Karena selama berkuliah di luar negeri, Nabila maupun Ali belum pernah membaca ataupun mengenai asal usul dan siapa itu Ratu Roro Kidul, sehingga membuat mereka berdua tak dapat mencerna maupun membayangkan bagaimana caranya Roro mengenali dirinya, bahkan bagaimana seorang Roro yang sebelumnya tak pernah mereka kenal, ternyata begitu sangat mengenali mereka berdua.

Satu lagi hal yang membuat keduanya terkejut adalah, saat Roro kembali berkata yang ditujukan kepada Faisal.

"Dan kau," sambil berjalan ke arah Faisal berdiri di atas air. Lalu Roro melanjutkan.

"Kau adalah putra dari Hasbi dan Permata, bukan? Kedua sorot matamu sangat mirip dengan Hasbi. Dan hidungmu sangat mirip dengan Permata." ucap Roro.

Dimana hal tersebut seketika membuat semua mata tertuju kepada Faisal. Membuat semuanya terkejut, karena selama ini baik Badai, maupun orang lain, tak pernah mengetahui yang sebenarnya dari mana dan dari rahim siapa Faisal berasal.

"Benarkah Fasial?" yang malah mengundang sebuah pertanyaan baru bagi Najwa kepada Faisal.

.

.

.

lanjutannya besok 😘

1
Sholahuddin Bara
👍👍👍👍bagus bagaimana tuh kelanjutan nya?
Sholahuddin Bara
yes I do. sekarang
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
lanjutannya sekarang
Sholahuddin Bara
waduhhh
apakah punya anak sama umur nya
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
anjayyyyy langsung bersamaan ,,tapi ini kurang author 👍🏻👍🏻
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
up dong author 😊😊
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂: belum selesai
Febby Sadin: sabar ya.. otw hehe
total 2 replies
Sholahuddin Bara
kapan tuh akad nikah nya
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
ihiwww , tinggal Rangga dan marya nihh🤭🤭
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
up dong author 👍🏻🙂
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
lanjut dong author 👍🏻
Sholahuddin Bara
bagussss
Sholahuddin Bara
💁👌
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
ok,aku tunggu 😊😊😊
Sholahuddin Bara
bagus banget🤗
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂: lanjut author 😊😊😊
total 1 replies
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
up dong author 😊
Sholahuddin Bara
👍👍👍👍
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
lanjut author 👍🏻😁
Sholahuddin Bara
ya author sekarang
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
sekarang aja author 👍🏻🙂
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂
bagus author lanjutin yang banyak 👍🏻😁
Sholahuddin Bara: jarene
𝑩𝒆𝒓𝒍𝒊𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒎𝒂𝒕𝒂: lebay kamu baru 1 kali juga yang di keluarin
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!