NovelToon NovelToon
My Mantan My Imam

My Mantan My Imam

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: anindyafatika

Winda membenci yang namanya mantan, seperti Ardi mantan pertama dan terakhir. Penghianatan dulu membuatnya enggan menjalin hubungan sspesial dengan lawan jenis. Beberapa tahun berlalu, keluarganya ternyata mengatur perjodohan dengan Ardi tanpa ia ketahui.

(ON REVISI) Perbaikan akan dilanjutkan bab selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anindyafatika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Celengan Rindu 2

Ardi menyelimuti dirinya hingga sebatas dada. Sedangkan matanya tak bergerak kecuali pada ponsel yang menampilkan Winda juga tengah berbaring menatap dirinya.

"Udah ya, aku ngantuk Mas." Winda pun beberapa kali menguap. Salahkan Ardi yang menelpon di jam satu dini hari.

"Iya, maaf ya. Kamu tidur gih, besok lagi ya. Assalamualaikum habibati," ujar Ardi sembari melambaikan tangannya.

Sedangkan Winda sudah tertidur, dalam diam Ardi tetap mengamati wajah damai saat Winda tidur.

"Selamat malam, sayang."

Ardi mematikan sambungan video call tersebut. Lebih dari lima menit ia menatap Winda yang tengah terlelap.

Tak terasa satu minggu telah berlalu tinggal satu minggu lagi Ardi akan bertemu kembali dengan istri tercintanya.

Jika ditelisik lebih dari dua pulub kali Winda menelpon Ardi karena dirinya mengaku rindu dengannya. Dan sebenarnya malam ini Ardi ingin memberikan kejutan tetapi Ardi terlalu bersemangat hingga tak tahu waktu.

Efek jatuh cinta ke sekian kalinya pada orang yang sama tak bisa luntur begitu saja untuk Ardi. Yang ia tahu adalah berusaha menjadi pemimpin yang baik dan terus mencintai Winda.

Kotak bludru berwarna merah itu masih setia berada di samping Ardi. Kotak yang berisi kalung berlian yang sangat indah untuk istri tercinta.

Dibukanya kotak itu dan kalung berbandul berlian itu nampak bersinar. Kalung ini adalah ungkapan maafnya karena tak bisa di samping Winda saat sedang mengandung.

Ia menyentuh rantai yang terbuat dari perak dan mengambilnya. Di gantungkan pada jari-jarinya.

"Kalau kamu yang pakai pasti kamu tambah cantik, Win."

Ardi membayangkan jika ia sedang memakaikan kalung ini pada Winda. Satu hal istimewa, kalung itu hanya akan di perlihatkan untuknya bukan untuk konsumsi publik.

Kejadian demi kejadian yang sebelumnya akan ia jadikan pelajaran berharga agar tak mengulangi sebuah kesalahan yang akan membuat dirinya tak bisa melihat Winda dan calon anaknya.

.

.

.

Subuh berkumandang sayup-sayup terdengar memasuki telinga Winda yang tengah terlelap, perlahan matanya mulai terbuka.

Dalam genggaman tangannya masih ada ponsel yang semalam ia gunakan untuk menerima telepon dari Ardi.

"Hoaaam," uapnya sembari merenggangkan tubuh.

"Astaghfirullah, dingin," pekiknya saat kaki telanjang itu menyentuh lantai. Ia memeluk dirinya sendiri dengan kedua tangannya seraya mengusap bahunya.

"Semalam kayaknya masih panas, ac udah dingin. Lah ini kok jadi dingin banget" gerutunya.

Ia berjalan ke arah toilet untuk membersihkan wajah dan menyikat giginya. Setelah itu ia mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat subuh.

Rasa dingin menusuk tubuhnya, kali ini memang suhunya turun drastis. Padahal semalam ia merasakan hawa panas pun ac kamarnya telah ia dihidupkan.

Winda memutuskan untuk turun dan memasak, Mama akan datang pukul delapan nanti dan akan pulang saat sore hari.

....

Raka terlihat sibuk di ruang kerjanya. Pasien kali ini sangatlah banyak dan tenaganya terkuras cukup banyak.

Ponselnya berdering menampilkan notifikasi pesan dari Mamanya yang menyuruhnya untuk makan malam di rumah Ardi.

Tiba-tiba dipikirannya terlintas Sisil dan Andin, sudah beberapa bulan ini Sisil menghilang lagi setelah ia membuntuti Sisil ke rumahnya beberapa bulan lalu.

"Sil, maaf. Aku tau aku salah," sesalnya kemudian dengan melihat foto Sisil yang ada di galerinya.

Foto itu ia minta dari Winda, kakak iparnya. Ternyata wajah Sisil dari dulu masih sama cantiknya.

.

.

.

.

Halo, maaf banget yang lupa alurnya. Bisa baca balik dan bisa coment kejanggalan yang ada di cerita ini. Soon akan di perbaiki lagi, Insyaallah.

Scene Raka sama Sisil enaknya dipisah atau jadi satu? Kalua jadi satu mungkin nanti ada season duanya.

1
Nesi Yuspianah
ok
Yasin Yasin
endingnya gantung, nggak sesuai expetasi
Syuja Nafisah Maulidina
keren and kece
Vera Mahardika
sign eror terus jd g bs kasih like knp ya
Vera Mahardika
kok aku g bisa like ya
Baby White
ceritanya kok lompat" sih ya. Raka sama Sisil kpn nikahnya? trus Andini anaknya Sisil dan ibunya Sisil nggak ada cerita tabrak larinya. Nggak lengkap ceritanya kyk ada halaman buku yg ke robek atau hilang.
Baby White
Aneh aja..banyak koleksi mobil tapi buka pintu gerbang bukan satpam atau pembantu😁
Farida Wahyuni
aku ga ngerti jakan ceritanya. ceriranya lompat2, belum clead yg satu, trus lanjut lg di cerita lain.
Farida Wahyuni
ceritamya sprti lompat2 thor
Farida Wahyuni
aku kok bingung baca ceritamya ya.
Farida Wahyuni
kok spertimya ada bagian cerita yg hilang ya.
Yuliana Irene
Thor kok gantung sih ceritanya padahal bagus loh😟😣
Sakur Sakur
buanglah mantan pada tempatnya😂
Syukriah Alkaff
gantung ceritanya
Tiya Flapiana
Q mampir kak. Cus baca maraton
nuning 29
mantan itu harus dibawa kepelabuhan untuk dihanyutkan.
bukan dibawa kepelaminan.

kwkwkwkwkkwkw
Sukmawaty
lanjut thor ceritanya biar endingnya mantap
Ana Suningsih
ko ceritanya loncat2 ya....😔😔
Rekha R Irawan
cerita x mengambang thor
Rekha R Irawan
bgus cerita x thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!