Dinda damara kerap di panggil Dinda, Berparas cantik tak sedikit orang memanggil nya si cantik,dinda di cintai yang tak lain adalah bos nya.
Bagas saputra pria tampan berasal dari (kota) solo yang terlahir di jakarta.
Seorang CEO yang tampan nama nya terkenal di dunia bisnis..bertemu dengan Dinda seorang gadis berasal dari (kota)bandung berkerja sebagai biasa di perusahan nya.
Wajah Dinda yang cantik nan anggun membuat bagas menicintai
Dinda mampu meluluh kan hati seorang CEO playboy.
Yuk simak selanjut nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episeode.27
Dinda mempertimbang Permintan Suaminya mengajak kembali.
Demi Anak-anak. jika berpisah aku harus memikirkan Anak-anak akan pengaruh ke Mental nya.batin dinda.
Sampai rumah mata dinda kesana-kemari melihat se isi rumah yang lama tak di, tempatinya.
"Dio-dion," coba siapa yang datang! kata bagas.
"Mami" Ada apa kalian belom tidur?" sudah larut malam" Kata Dinda.
"Kita sedang maen gams mami," ujar dio-dion.
"Hari sudah larut malam; capat letakan ponsel mu dan jangan lagi maen gams.
"Baik," mom.
"Papi," kenapa biar kan anak-anak di perobleh kan ber lama-lama memegang posel?"
"Papi baru saja pulang. papi tidak tau apa saja yang di laku kan anak-anak." ujar Bapak dari anak-Anak.
Malam pukul 12:00 malam dinda pergi menuju dapur.
"Mam," sudah malam hayo lekas tidur.
"Mami tidur bersama anak-anak, papi tidur saja di kamar" ujar dinda.
Dinda membuka kulkas melihat masih banyak isi sayur-mayur yang bisa di masak.
Dinda memasaka capay bakso dan ayam.
Aroma tercium oleh para asisten di rumah.
"Tin" siapa yang masak malam-malam begini?
"Iya mbo siapa ya?" para asisten keluar dari kamar melihat siapa yang masak.
"Mbok aku takut." ujar Titin.
"Takut opo tin-tin sudah lama disini masih saja kamu tuh takut. ucap mbok minah.
Bagas keluar dari kamar mencari dinda. Menuruni tangga bagas celingak-celinguk mencarinya.
"Mbok pada ngapain disitu?"
"Itu loh tuan, ada yang sedang masak di dapur tapi mbok nggak tau siapa?"
"Hooh," Mungkin nyonyah mbok," Oalah tin-tin tak kira mbok siapa tuah.
Setelah selesai masak dinda merapih kan se isi dapur dan membawa nya ke meja makan.
Saat keluar dari dapur dinda melihat suami dan para asisten berdiri di depan pintu dapur.
"Astaga kalian pada ngapain disitu?"
"Selamat datang kembali nyonya.
"Hayo, mbok. mbak. makan dulu," Ujar dinda.
"Papi tidak di tanya mam?"
"Makan saja yang ada di meja.
Bagas garuk kepala tak gatal." masih di hukum kah papi mam?"
"Hukuman pun tak akan pernah jera untuk mu pih. Mbok dan titin tertawa menutup mulut nya.
"Senang pada aku di siksa?"
"Maaf kan kami tuan,"
Usai makan dinda kembali ke kamar.
tidur dengan Anak-anak.
Bagas membuka kamar Anak-anak pintu ter kunci.
Buset dah mam sampai kapan ini sudah satu tuhun lebih mom," greget bagas, kembali ke kamar tidur. Melangkah dengan kaki berat.
Rasain tuh pih," ini belom seberapa hukuman mu!" Dinda pun tertidur di pelukan ke dua putra nya. Pagi dinda bangun dari tidur nya.
Dinda sudah menyiap kan sarapan untuk Anak-anak dan suaminya.
Di dalam kamar bagas sudah tersedia kopi dan roti bakar yang biasa dinda buat kan untuk suaminya. Dinda meletakan di atas nakas, lalu keluar dari kamar.
Dua langkah, tangan dinda di tarik oleh suminya. langkah kaki pun terhenti.
"Mas lepasin," cepat mandi lalu sarapan.
"Mam dengerin papi dulu," Sampai kapan kamu hukum papih?"
"Sampai kuman itu pergi dari tubuh kamu.
"Mendengar jawab dinda bagas melotot matanya.
"Kenapa?" nggak terima.
"Sudah lama papi tidak berhubung denganya!
"Mami tau tapi kuman itu masih nempel di tubuh kamu mas."
"Lalu bagai mana cara menghilang kuman nya
"Mandi sana di laut." dinda pergi mengambil perlengkapan kerja bagas. menaruh nya di kasur lalu keluar dari kamar."
"Jangan lupa mandi," di laut ya pih. dinda keluar sambil tertawa menutu mulut nya.
bye
Dheandra.
lama ketunda dan ketimbun 😜