Malam itu,tubuh ku seakan tersambar petir,ķekasih dan sahabat ku menghianati ku secara bersamaan.
Dan tidak berhenti sampai disitu saja,aku pun harus merelakan hal yang sangat aku jaga selama ini karna kebodohan ku sendiri
Aku harus merelakan malam pertamaku bersama pria asing yang tidak pernah aku kenal sebelum nya,ya ini semua karna mulut bodoh ku,jadi aku harus menanggung akibat nya sendiri juga
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva maya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Hani yang memandangi kesunyian yang tiba tiba terjadi saat ia keluar dari rumah pun ikut bingung
"maaf ada apa ini,apa aku mengganggu kalian?"tnya Hani pada ketiga pria tsb
Dion yang masih bengong tidak menjawab,ia masih tidak percaya dengan apa yang di lihat nya
"oh..tidak tidak,heyyy Dion bukan kah kau bilang mau ada urusan,ayo cepat kita pergi"jawab Semi yang sedikit waras dari Dion,ia menyadari harus melakukan apa
"apa..e.. iya...iya kau tidak mengganggu kami,sebalik nya seperti nya kami lah yang mengganggu kalian"ucap Dion sambil mendatangi Haru dan Semi
Haru hanya menarik nafas panjang tanpa berbicara
"Heyy Haru,seperti nya ada yang harus kau jelas kan pada kami"ucap Semi berbisik
"hm...kurasa begitu"imbuh Dion menyelidik
Haru melirik dengan tatapan membunuh kepada kedua teman nya
"memang nya apa yang harus ku jelas kan pada kalian?"ucap Haru
"kau pergi lah masuk,lanjutkan saja makan mu,aku harus berbicara dengan mereka"ucap Haru pada Hani
"hmm...baiklah"jawab Hani lalu kembali masuk
"heyy heyy heyy,cepat katakan pada kami siapa dia?"tanya Dion sambil memiting leher Haru
"akhh...lepas kan tangan mu"haru memukul mukul lengan Dion yang ada di leher nya
"Haru aku tidak salah lihat kan?"ucap Semi
"hahhhh...oke oke,aku akan katakan pada kalian tapi tidak sekarang,aku masih ada urusan dengan nya,jadi sekarang kalian pergilah dulu"ucap Haru
"baik lah,untuk saat ini kami akan pergi,tapi ingat kau harus katakan semua pada kami"ucap Dion
"baik lah"jawab Haru
Sebenar nya tidak ada yang aneh jika seorang pria membawa teman wanita ke rumah nya,tapi berbeda jika itu Haru,kenapa kedua teman nya itu sangat syok melihat ada seorang wanita di rumah nya adalah,karna mereka tau Haru sangat membenci wanita,lebih tepat nya ia sangat membenci ibu nya.
Haru,semi,dan dion sudah berteman sedari masih duduk di sekolah dasar,mereka bersekolah,bermain,dan sering tidur bersama
Di suatu hari saat mereka berumur 8 tahun, Haru meminta di buat kan rumah pohon kepada kakek nya
rumah pohon itu di buat cukup tinggi,hingga setinggi lantai dua rumah Haru saat itu
dan kebetulan Rumah pohon itu menghadap kamar kedua orang tua nya
saat mereka bermain di rumah pohon sepulang sekolah,ia dan kedua teman nya tidak sengaja melihat ibu nya sedang bercumbu dengan pria lain di dalam kamar nya,saat itu ayah Haru sedang melakukan oprasi di rumah sakit,dan anggota keluarga yang lain sedang tidak di rumah
ia melihat dengan sangat jelas seperti apa ibu nya itu bercinta dengan pria yang bukan ayah nya,di usia itu ia memang tidak begitu tau apa yang sebenar nya ibu nya lakukan,yang ia tau seharus nya ibu nya tidak melakukan itu dengan pria yang bukan suami nya
Dan timbul lah rasa marah di hati Haru pada ibu nya,mulai saat itu ia tidak begitu mau lagi berbicara dengan ibu nya,tapi ia juga tidak pernah mengatakan hal itu pada siapa pun,dan pada akhir nya ayah nya mengetahui dengan sendiri nya
Semakin usia nya bertambah ia sama sekali tidak bisa melupakan sedikit pun adegan yang di lakukan ibu nya saat itu,yang membuat nya semakin jijik kepada wanita yang ia panggil ibu
Karna pergaulan nya yang bebas ia melihat banyak wanita yang rela menjajakan tubuh nya pada pria hanya demi uang,dan pada akhir nya ia menganggap semua wanita itu sama menjijik kannya seperti ibu nya,dan membuat nya menjauhkan diri dari semua wanita,kecuali bibi dan sepupu nya
Semi dan Dion sangat mengerti dengan apa yang di rasakan Haru,mereka berdua selalu menjadi tameng jika ada wanita yang ingin mendekati Haru,Haru selalu membuat para gadis menangis jika masih nekat mendekati nya,karna ketiganya ini memang sangat populer saat masih di bangku sekolah,hal itu mereka lakukan mulai duduk di sekolah menengah
melihat teman teman nya yang selalu kerepotan melindunginya dari para wanita, Haru pun memutus kan saat ia duduk di sekolah menengah atas,ia bersekolah di sekolahan khusus pria,tapi karna kesetia kawanan mereka,kedua teman nya pun mengikuti Haru bersekolah di tempat yang sama
Setelah kedua teman nya pergi,Haru masuk kedalam rumah nya kembali
"kenapa kau tidak makan?"tanya Haru yang melihat Hani berhenti makan
"tidak papa,saya hanya menunggu anda saja"jawab Hani
"itu tidak perlu,sudah lanjut kan makan mu"ucap Haru
Hani melanjutkan makan nya
"apa mereka teman anda,seperti nya kalian akrab?"tanya Hani
"hmm..."Haru mengangguk
"tapi bukan kah anda bilang mereka tak jadi datang?"ucap Hani
Haru yang lupa dengan apa yang ia katakan tadi langsung berhenti mengunyah,ia memutar bola mata nya karna bingung harus menjawab apa
"mm...itu,teman ku tidak hanya mereka berdua,yang kumaksud tadi adalah teman ku yang lain"Haru memberi jawaban
"sudah lah,apa kau terbiasa berisik saat makan?"ucap Haru agar Hani berhenti bertanya
"maaf"ucap Hani
"tapi sebenarnya ini tidak benar,saya sudah berjanji mentraktir anda makan,bila anda menandatangani kontrak,tapi apa ini,malah saya makan gratis di rumah anda"ucap Hani
"kau tidak perlu fikir kan itu,untuk saat ini mari makan ini dulu,tapi kau tetap harus menepati janji mu,aku akan menagih itu suatu hari nanti"ucap Haru
"apa apaan ini,apa kau pikir setelah ini aku mau menemui mu lagi"batin Hani
Slesai makan mereka kembali ke kontrak sebelumnya,Hani menyodor kan lagi berkas yang ia bawa,karna jam sudah menunjukan pukul 10 malam,Ia berfikir semua ini harus cepat
"terimakasih,karna urusan ini sudah selesai saya permisi dulu"ucap Hani sambil membereskan bawaan nya
"aku akan mengantar mu"ucap Haru
"kenapa?....tidak tidak itu tidak perlu saya bisa naik taxi"ucap Hani
"di lingkungan ini tidak taxi saat malam"ucap Haru
"kalau begitu saya bisa berjalan menuju jalan raya"ucap Hani
"malam malam begini?"kau lupa apa yang terjadi pada mu terakhir kali saat keluar malam sendirian?"tanya Haru yang tidak sadar dengan apa yang ia katakan.
gang di maksud Haru adalah saat ia bertemu pria mabuk saat pulang makan malam.
"maksud anda kapan?"tanya Hani
doeennggggg,Haru baru sadar betapa bodoh nya dia
"itu ...itu...ah sudah lah,jangan banyak bertanya aku akan mengantar mu, tunggu lah di luar aku akan ambil kunci mobil dulu"Haru clingukan karna bingung
"apa sih maksud orang ini?"Hani mengerut kan dahi nya sambil menuju keluar
Saat di depan pintu keluar Hani tiba tiba merasakan sakit di perut nya,ia memegangi gagang pintu untuk menopang tubuh nya yang semakin lemas
"akhhhhhhh...kenapa ini,kenapa sakit sekali"gumam Hani yang memegangi perut nya
Karna sakit yang semakin terasa Hani terduduk kelantai,meringkup memegangi perut nya
Haru yang keluar Dari kamar nya melihat Hani yang meringkuk kesakitan pun langsung berlari menghampiri nya
"Hani,ada apa,kenapa dengan mu?ucap Haru terlihat sangat khwatir
"aku..aku tidak tau ini sakit sekali"ucap Hani
"ini tidak bisa begini"ucap Haru
Tanpa aba aba Haru langsung mengangkat tubuh Hani,ia membawa nya kekamar nya,Hani yang sudah sangat kesakitan tidak memberikan respon apa pun atas tindakan Haru
jangan lupa like favorite dan vote yaa😊😊
dan jangan lupa tinggal kan komentar 👌👌