NovelToon NovelToon
Ratu Bar-Bar Milik Pilot Tampan

Ratu Bar-Bar Milik Pilot Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cintamanis / Romansa Fantasi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Idola sekolah / Gadis nakal
Popularitas:128.5k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Ratu Maharani, gadis 17 tahun yang terkenal bandel di sekolahnya, dengan keempat sahabatnya menghabiskan waktu bolos sekolah dengan bermain "Truth or Dare" di sebuah kafe. Saat giliran Ratu, ia memilih Dare sebuah ide jahil muncul dari salah satu sahabatnya membuat Ratu mau tidak mau harus melakukan tantangan tersebut.

Mau tahu kisah Ratu selanjutnya? langsung baca aja ya kak!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 Pertemuan

"What?” ucap Ratu dengan mata melebar tak percaya, suaranya bergetar sedikit karena kaget.

“Apa kau takut?” tantang Mika dengan senyum jahil yang menghiasi bibirnya.

Ica dan Della saling pandang. Mereka merasa ini berlebihan, tapi rasa penasaran melihat aksi nekat Ratu lebih kuat sehingga mereka pun mengangguk setuju.

“Ck! Tidak ada kata takut dalam kamus seorang Ratu,” jawabnya tegas, meski rasa was-was menyelinap di sudut pikirannya.

“Ok, kalau begitu, bersiaplah,” sambung Mika dengan senyum kemenangan yang mengembang di wajahnya.

Ratu menatap dinding kaca bening di hadapannya. Matanya menyapu setiap sudut area parkir, berharap tidak ada pengunjung lain yang masuk hari ini. Namun, harapannya sirna ketika beberapa motor dan mobil mulai menepi di area parkir.

Meskipun perasaannya tak karuan, Ratu terus memperhatikan setiap gerakan orang-orang di luar sana, dadanya berdebar kencang.

Dag!

Dig!

Dug!

Suara jantung Ratu berpacu lebih cepat dari biasanya. Ica, Della, dan Mika juga tak melepaskan pandangan mereka dari arah pintu dengan penuh ketegangan.

Sedetik ... dua detik ... tiga detik berlalu. Ratu membulatkan matanya saat melihat seorang pria paruh baya berperut buncit dan kepala plontos melangkah maju dari area parkir menuju pintu masuk.

Ratu menelan ludah dengan susah payah, sosok itu semakin dekat. Sahabat-sahabatnya ikut menahan napas.

“Oh, no,” gumam Ica sambil menggeleng-gelengkan kepala dengan cemas.

Ratu mengambil napas panjang, lalu menghembusnya perlahan. Ia bangkit dari kursinya dengan langkah enggan tapi pasti. Berjalan menunduk sambil menghitung langkah kakinya sendiri, sampai tepat di depan pintu masuk. Matanya terpejam sesaat saat melihat sepasang sepatu

mendekat di hadapannya ....

Cup!

Tanpa diduga, bibir merah alami Ratu mendarat dengan cepat di bibir seseorang. Namun, siapa sangka, orang itu malah menahan ciuman itu, lalu membalas dengan lembut, melumat bibir Ratu dengan penuh kehangatan.

Mata Ratu membelalak, tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi. Rasa dingin dan kenyal yang tak terduga membuatnya terkejut, sementara bibir bawahnya terasa sedikit tergigit.

Tatapan Ratu masih terpaku pada sosok pemuda tampan yang berdiri di hadapannya, bukan pria paruh baya berperut buncit dan kepala plontos yang ia duga sebelumnya, melainkan sosok yang memancarkan pesona dan ketenangan.

“Sangat manis,” gumam pemuda itu dengan senyum menawan, tangannya perlahan mengusap lembut bibir Ratu yang sedikit basah. Sentuhan itu membuat Ratu membeku sejenak, terpesona oleh pesonanya.

Namun, akal sehat Ratu segera kembali. Dengan cepat, ia menarik diri dari pelukan pemuda itu, wajahnya memerah karena malu dan kesal, merasa seolah dirinya dilecehkan.

Refleks, Ratu mengayunkan tangan dan ...

Plak!

Satu tamparan mendarat sempurna di pipi pemuda itu.

“Beraninya kau,” ucap Ratu dengan tatapan nyalang, lalu tanpa menoleh lagi, ia berlari menuju parkiran. Dengan cepat, ia menghidupkan mesin motor sportnya dan melaju kencang meninggalkan kafe, meninggalkan teman-temannya serta pemuda asing yang masih terkejut dengan aksinya itu.

Di balik bayang-bayang, seseorang tersenyum puas sambil merekam kejadian itu secara diam-diam.

“Gue yakin, setelah ini kau akan hancur, Ratu,” gumamnya dalam hati dengan senyum licik tersungging di bibirnya.

Ica yang melihat Ratu berlari, segera bangkit dan panik mengejar.

“Biar gue susul Ratu, ya. Kalian berdua pulang saja dulu.

Della dan Mika hanya bisa mengangguk patuh, mempercayakan Ica untuk mengatasi situasi tersebut. Mereka tetap duduk di meja, menatap kepergian sahabat mereka dengan rasa cemas yang tak terucapkan.

Sementara itu, Nathan, pemuda tampan yang baru saja dicium dan ditampar oleh Ratu, berkumpul kembali dengan teman-temannya yang duduk tidak jauh dari meja Ratu dan kawan-kawannya. Wajahnya masih menunjukkan campuran keterkejutan dan kekaguman.

Nathan Alexio Nugroho, 26 tahun, adalah pilot muda dengan jam terbang tinggi di salah satu maskapai ternama di ibu kota. Wajah tampannya sering menarik perhatian kaum hawa, dan kepribadiannya yang santai membuatnya mudah bergaul.

Teman-temannya, termasuk co-pilot Erland dan beberapa pramugari, memperhatikan kejadian tadi dengan antusias.

“Siapa sih itu cewek? Bar-bar banget, ya?” tanya Lisa, salah satu pramugari dengan dandanan mencolok, sambil melirik ke arah tempat Ratu duduk tadi.

“Tapi cantik banget, gak sih? Gue sebagai wanita pun kagum sama kecantikan alaminya,” tambah pramugari lain, disambut anggukan para pramugari lainnya.

“Cantik dari mana? Masih bocah, terus bar-bar lagi,” sahut Lisa dengan nada sinis.

Nathan dan Erland hanya saling bertukar pandang dan menggeleng pelan, menanggapi perdebatan kecil para pramugari itu.

“Sudahlah, jangan ribut. Lagian Nathan aja santai, kok, kalian yang ribet,” ujar Erland, sedikit terganggu dengan keributan itu. Lalu Erland beralih menatap sahabatnya sekaligus partner kerjanya itu dengan senyum menggoda.

“Tapi aksi lo tadi keren banget, Captain. Aku berasa nonton drama Korea versi nyata, walaupun sad ending,” kata Erland sambil terkekeh, merasa prihatin dengan nasib sahabatnya yang baru saja mengalami momen manis tapi berakhir pahit.

Nathan tersenyum kecil, pikirannya melayang kembali ke kejadian tadi. Tanpa sadar, ia bergumam, “Cantik ...”

“Apa? Captain bilang apa?” tanya Erland, sedikit kesulitan mendengar karena suasana cafe yang mulai ramai.

“Nggak, aku nggak bilang apa-apa. Ayo kita cabut, jam empat nanti kita ada jadwal terbang lagi,” jawab Nathan, berusaha mengalihkan pembicaraan.

Suasana cafe kembali normal, namun di dalam hati Nathan, bayangan sosok Ratu terus mengisi pikirannya. Ia tak menyangka pertemuan singkat itu bisa meninggalkan kesan yang begitu mendalam di dalam dirinya.

Nathan menatap keluar jendela cafe, di mana bayangan Ratu yang berlari dengan motor sportnya masih terpatri jelas dalam ingatannya. Sebuah perasaan aneh mulai tumbuh di dalam dadanya, campuran antara penasaran dan ketertarikan yang sulit dijelaskan.

“Entah kenapa, aku merasa ini baru permulaan ...” gumam Nathan pelan, matanya fokus pada jalanan.

1
Rita
duh bang lg jam pelajaran sabar donk
Rita
kalian b2 dah tau dan merasakan konsekuensi dari perbuatan kalian,semoga penyesalan kalian nyata buat pelajaran kedepannya
Rita
hhhmmmmm
budak jambi
mampus km ny mikir jgn bantu adk km yg sintg itu.walau pun dia adk kl perbuatan ny salah jgn di bantu
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yg pnting, udh ada itikad baik, niscaya, smua pny jalan ny
riniasyifa: benar sekali
total 1 replies
Uri
lanjut thor
Saya Sayekti
untuk Natan bisaka lebih tegas walaupun teman.udah biasa teman makan teman
riniasyifa: he he
total 1 replies
Bu Kus
lanjut
Nur Adam
lnjut
mami syila
luar biasa keren banget dengan alur yang mudah di ikuti
Elsa
kamu pasti bisa Nathan cepat usaha sedikit lagi
Surya
jangan percaya Kompol waniya ini liciknya minta ampun
mawar 🌹
yup bener Bahar kata kampol Arya
Zulkarnaen
lanjut kak penasaran kelanjutannya
Meggy
semoga kali ini benar-benar sadar si Lisa geram bangat dah tingkahnya itu
Elsa
semakin seru kak lanjut dong semangat ya Thor aku suka Banget sama tokoh pemeran utamanya/Drool//Drool/
Marsya
nasi dah jadi bubur Lisa
Rita
lagian ngelakuin tindak kejahatan tutup mata konsekuensi nya ,cb klo Nathan g ditolong kmu juga g bakalan nyesel yg ada mlh puas
Rita
sukurin tuman kmu
Rita
Nathan sdh beres ma mlh dapet hadiah Ratu
Marsya: nah kan ketangkap juga, makanya jadi orang jangan jahat dong, /NosePick//NosePick/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!