NovelToon NovelToon
Lazy Emperor

Lazy Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Budidaya dan Peningkatan / Action
Popularitas:244
Nilai: 5
Nama Author: kristanto artsx,....

setelah menyebrang, aku ingin berkultivasi dengan santai tetapi semua orang memubuat ku bekerja keras, saat aku berkata bahwa aku berkultivasi dengan bekerja keras, orang-orang ngin menghajar ku berkata bahwa aku orang termalas di dunia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristanto artsx,...., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cap 13 menatap mangsa

Di dalam goa yang sempit, ary membuka satu-persatu kantong penyimpanan dan mengeluarkan semua isinya.

Iya kemudian mulai menyusun dan mulai menghitung mereka.

Satu pedang besar milik pria botak, 3 pedang biasa milik tiga pria lainya, dan ada 1 buah pisau di kantong milik anggota keluarga Mu

Kemudian ada beberapa pakaian di setiap kantong penyimpanan, kebanyakan pakaian adalah pakaian khas keluarga masing-masing seperti seragam yang tak bisa di gunakan ary namun, ada juga pakaian beberapa pakaian biasa, bahkan ada sebuah jubah hitam di kantong penyimpanan milik tetua keluarga Lon.

Setelah itu, ada beberapa obat, sepertinya obat penyembuh.

Meskipun pemilik sebelumnya tak mampu membeli pil-pil ini, iya juga beberapa kali melihat mereka di beberapa toko.

Kemudian di masing-masing kantong ada juga beberapa keping batu spiritual, dimana kedua tetua menjadi penyumbang terbanyak, Jumlah semuanya 16 buah.

Batu spiritual adalah serpihan batu kristal seukuran kuku yang masing-masing mengandung sedikit energi spiritual. Biasanya di gunakan untuk mensuplai energi untuk formasi dan lainya

Energi spiritual dalam batu spiritual tak bisa langsung di serap untuk kultivasi, hal ini karena kebanyakan batu spiritual yang beredar adalah batu spiritual tingkat rendah.

Energi spiritual dalah batu spiritual tingkat rendah ini mengandung banyak kotoran yang akan menyebabkan banyak masalah bagi kultivator jika terserap kedalam tubuh. Jika ingin menyerap nya, dibutuhkan metode khusus yang hanya di miliki keluarga atau kekuatan yang kuat.

Batu spiritual tingkat rendah seperti yang di dapat ary ini tak bisa di gunakan langsung melainkan, kebanyakan kultivator menggunakan nya untuk menjadi mata uang karena benda ini tak bisa di palsukan dan nilai nya tetap, biasanya jika seseorang mengumpulkan cukup banyak, iya bisa menggunakan nya untuk membeli berbagai barang di kamar dagang besar atau membeli barang dari keluarga besar.

Keluarga besar membutuhkan batu spiritual ini untuk formasi dan lainya.

Pemilik sebelumya juga memiliki beberapa keping namun semuanya di ambil oleh pembunuh yang membunuhnya.

Setelah batu spiritual, di dalam masing-masing kantong juga terdapat dendeng kering untuk bekal dan beberapa benda untuk kebutuhan seperti botol minuman, dan lainya.

Setelah menghitung semuanya, ary cukup senang dengan hasilnya, iya kemudian membagi barang-barang itu menjadi 4 bagian dan memasukan 1 bagian ke masing-masing kantong.

Setelah melakukan semua itu, ary menenangkan diri dan mulai fokus untuk memantau pergerakan di luar goa.

Ary telah membersihkan tempat tinggalnya sehingga selama seseorang tak memeriksa dengan seksama, iya seharusnya tak menyadari apapun.

Sisanya, orang dari keluarga mu yang datang untuk buah racun darah pasti akan datang ke sini.

Ary menunggu dengan sabar, hingga sore harinya, beberapa orang akhirnya terlihat.

Mereka berjalan dengan waspada mengamati sekeliling, terkadang, mereka akan memeriksa beberapa goa.

Beberapa saat kemudian, orang-orang itu akhirnya sampai di tempat ary biasanya mengintip ke arah buah racun darah.

Jumlah mereka 3 dan mereka semua menggunakan pakaian keluarga Mu.

Ary mengukur kekuatan mereka dan menemukan hanya satu yang berada di tingkat pemurnian qi sementara dua lainya berada di tingkat pemurnian tubuh.

Sementara itu, ketiga orang keluaga mu mengintip dari tempat ary biasanya mengintip dan melihat ke arah buah racun darah.

"Benar-benar ada buah racun darah, dan jumlah nya cukup banyak" Ucap seorang pemuda dengan gigi tonggos saat melihat buah racun darah.

"Tentu saja, bagaimana mungkin tetua Mu Hong menipu kita? " Ucap seorang pemuda lainnya yang berotot

"Kalian berdua pelankan suara kalian, huh tetua Mu Hong sangat beruntung, awalnya ketua keluarga membawa semua pasukan ke area ini memblokirnya dan bahkan memberikan instruksi untuk membunuh siapapun yang terlihat di daerah ini untuk menutupi berita sementara waktu"

"Kita sudah membunuh banyak orang yang datang berburu dan merampok barang-barang mereka dan keuntungan nya sangat banyak, namun aku tak menyangka bahwa keuntungan yang lebih besar ada di sini" Ucap tetua tingkat pemurni qi dengan suara agak pelan namun terdengar senang.

"Hehehe benar sekali tetua, dengan buah racun darah ini, tetua mungkin bisa mencapai tahap pembangunan fondasi" Ucap pemuda berotot menyanjung tetua.

" Hehe benar sekali, saya mengucapkan selamat terlebih dahulu pada tetua" Ucap pemuda lainnya menyanjung.

"Huh sudah-sudah, jangan menyanjung ku terus, ayo berikan tandanya, sesuai rencana, tetua Mu Hong Dan yang lain nya akan bertarung dan sambil mundur ke sisi lainya memangcing raja ular dan kebanyakan ular pergi, kemudian sisanya akan kita tangani kemudian mengambil semua buah racun darah, cepat berikan tanda dan bersiaplah" Ucap tetua itu yang senyum nya semakin lebar mendengar sanjungan kedua pemuda.

"Baik tetua" Jawab pemuda berotot kemudia mengeluarkan sebuah bendera menjulurkannya keluar dari persembunyian kemudian sedikit mengibaskan nya kiri dan kanan.

Saat pemuda berotot mengibaskan bendera, beberapa orang di sisi lain melihat bendera itu dan mulai menjalankan aksi mereka.

Mereka keluar dari rempat mereka, dan mulai melempar gumpalan dedaunan kering yang terbakar ke arah tempat ular berada, ular-ular yang merasakan api terbakar segera keluar dari tempat persembunyian mereka.

Mereka kemudian melihat 4 orang manusia berdiri di sisi selatan tebing batu dan bergegas menyerang mereka.

4 tetua yang melemparkan dedaunan terbakar memang sengaja menunjukan diri mereka untuk memancing ular-ular menyerang mereka.

Api yang di lemparkan hanya untuk memancing ular-ular keluar, api itu tak akan mampu membunuh ular jika mereka hanya bersembunyi di bawah tanah.

Sesaat kemudian, suara pertempuran mulai terdengar, keempat tetua bertarung dengan ular yang menyerang mereka, menebas ular-ular itu berharap bau darah akan memancing semua ular keluar mengejar mereka.

Saat itu, kedua pemuda dan satu tetua yang bersembunyi di sisi utara di tempat juga melihat pertarungan telah terjadi dan menjadi sedikit bersemangat.

mereka tak menyadari bahwa dari awal saat mereka mencapai tempat itu, semua gerak-gerik dan pembicaraan mereka di dengar oleh seseorang yang menatap mereka dari dalam goa yang gelap dan sempit di atas mereka seperti predator yang sedang mengawasi mangsanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!