NovelToon NovelToon
ASLAN VALERION

ASLAN VALERION

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Kelahiran kembali menjadi kuat / Action / Penyelamat / Sistem
Popularitas:87
Nilai: 5
Nama Author: HUUAALAAA

Dua puluh kavaleri elit musuh terus bergerak mendekati lokasi persembunyian Aslan tanpa menyadari maut yang menanti. Pangeran itu telah menyiapkan jebakan mematikan melalui perhitungan sistem yang menjamin kemenangan mutlak bagi dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HUUAALAAA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Menara sandera sedang terbakar. Ini adalah hasil dari keputusan Kael yang ingin menghilangkan jejak pengkhianatannya. Aslan berdiri di antara dua pilihan yang sangat sulit. Di depannya, Lian Valerion sudah bersiap untuk melepaskan serangan es dari batu inti buatannya. Di samping Aslan, seorang wanita misterius menyuruhnya untuk segera pergi dari tempat itu.

"Siapa kau? Kenapa kau membantuku?" tanya Aslan.

Matanya tetap tertuju ke arah Lian. Wanita itu memutar belati di tangannya.

"Aku adalah orang yang seharusnya sudah mati tiga puluh tahun yang lalu. Namaku Lady Aris, adik bungsu ayahmu. Sekarang pergi! Kau adalah harapan terakhir Valerion," kata wanita itu.

{Bibi Aris? Ayah tidak pernah bercerita kalau dia masih hidup. Tapi sistem menunjukkan kecocokan genetik sebesar sembilan puluh persen.}

[Peringatan: Target Lian Valerion memulai kompresi energi es. Area beku akan meluas dalam radius sepuluh meter.]

"Si Tangan Besi, ikuti aku ke menara! Bibi, jangan mati di sini!" perintah Aslan.

Aslan berbalik. Ia berlari dengan cepat menuju pintu keluar dapur. Kakinya bergerak dengan stabil menuju sasaran. Lian berteriak dan mencoba mengejar. Tapi Lady Aris melemparkan bola asap ke arah lantai. Ruangan dapur mendadak tertutup oleh asap.

"Lawannu adalah aku, keponakan kecil yang sombong," kata Lady Aris.

Aslan dan Si Tangan Besi berlari melewati koridor istana. Banyak pelayan dan penjaga berlarian ke sana kemari. Di ujung koridor, Menara sandera terlihat jelas. Api berwarna ungu menempel pada dinding batu menara tersebut.

[Sistem: Analisis Struktur Menara. Kerusakan fondasi mencapai empat puluh persen. Waktu sisa sebelum keruntuhan total: Seratus delapan puluh detik.]

"Pangeran, kita tidak bisa masuk lewat pintu depan! Suhu di sana sangat tinggi!" teriak Si Tangan Besi.

"Kita masuk lewat jalur pipa uap di bagian luar!" jawab Aslan.

Aslan melompat ke arah pipa besi besar. Pipa itu menempel pada dinding menara. Ia menggunakan sarung tangan magnetik untuk memanjat. Si Tangan Besi mengikuti dari belakang dengan bantuan mesin pendorong di punggungnya. Mereka naik dengan ritme yang teratur.

{SATS, cari lokasi koordinat sandera.}

[Pemindaian Aktif. Sepuluh tanda panas terdeteksi di lantai empat. Satu tanda panas bergerak cepat menjauh melalui atap. Tanda panas tersebut adalah Jenderal Zarek.]

Aslan sampai di jendela lantai empat. Ia menendang kaca jendela itu sampai hancur. Ia masuk ke dalam ruangan. Di sana ada Lord Hektor dan loyalis lainnya. Tubuh mereka terikat pada tiang tengah. Kondisi fisik mereka terlihat sangat lemah.

"Lord Hektor! Kalian masih hidup?" tanya Aslan.

Aslan berjalan mendekat. Lord Hektor mendongak dengan susah payah.

"Pangeran... lari... ada jebakan bom kristal di sini..." kata Lord Hektor.

Aslan melihat ke arah bawah kaki Lord Hektor. Ada sebuah kotak logam besar dengan banyak kabel. Kotak itu mengeluarkan cahaya merah yang berkedip.

[Peringatan Bahaya! Bom Kristal Merah Terdeteksi. Mode Pemicu: Detak Jantung Sandera. Jika salah satu sandera mati, bom akan meledak.]

"Kael benar-benar ingin membunuh semua orang di sini," kata Aslan.

"Pangeran, biarkan saya yang mengurus bom ini! Saya mengerti cara kerja kabel uap ini!" kata Si Tangan Besi.

Si Tangan Besi langsung berlutut di depan kotak logam itu. Tangannya mulai bekerja dengan alat mekanis.

"Lakukan dengan cepat! Aku akan mengejar orang yang membawa Jenderal Zarek ke atap!" perintah Aslan.

Aslan berlari menaiki tangga melingkar. Beberapa bagian tangga sudah mulai retak. Ia sampai di puncak menara dengan cepat. Di sana, seorang pria bertopeng hitam sedang berdiri di tepi tembok. Pria itu memegang Jenderal Zarek yang sedang pingsan.

"Letakkan Jenderal Zarek, tikus bayangan," kata Aslan.

Aslan menghunuskan pedang panjangnya. Pria bertopeng itu menoleh. Suara tertawanya terdengar sangat aneh dan parau.

"Kau terlambat, Aslan. Kael tidak butuh jenderal pengkhianat. Dia hanya butuh simbol kematian untuk menghentikanmu," kata pria itu.

[Sistem: Analisis Target. Nama: Tidak Diketahui. Kemampuan: Manipulasi Bayangan. Level Bahaya: Ekstrem.]

Pria itu melepaskan pegangannya. Ia melemparkan Jenderal Zarek ke arah luar menara. Tubuh jenderal itu jatuh menuju sungai di bawah sana. Aslan tidak berpikir dua kali. Ia langsung melompat dari tepi menara untuk menangkap Zarek.

[Mode Overclock Saraf Aktif. Percepatan Gravitasi Dikompensasi.]

Gerakan di sekitar Aslan terasa melambat. Ia berhasil menangkap tangan Zarek di udara. Tapi saat ia melihat ke arah tebing sungai, ada ribuan pemanah Harimau Putih yang sudah bersiap. Mereka mengarahkan anak panah api ke arah Aslan yang sedang melayang.

"Tembak!" teriak sebuah suara dari kejauhan.

Ribuan anak panah api meluncur ke arah mereka. Aslan dan Jenderal Zarek tidak memiliki tempat berlindung. Di saat itu, sebuah notifikasi muncul di depan mata Aslan.

[Fitur Rahasia Terdeteksi: Protokol Pelindung Valerion. Syarat Aktivasi: Pengorbanan Energi Inti Saraf sebesar sembilan puluh persen. Apakah Anda ingin melanjutkan?]

{Kalau aku melakukan ini, aku akan pingsan sangat lama. Tapi kalau tidak, kami berdua akan mati terbakar.}

Tepat sebelum anak panah pertama mengenai tubuhnya, energi biru keluar dari punggung Aslan. Energi itu membentuk pelindung mekanis yang memantulkan semua serangan. Tapi mata Aslan mulai mengeluarkan darah. Pandangannya langsung menjadi hitam pekat saat ia merasakan jantungnya berhenti berdetak selama satu detik.

1
anggita
mampir like👍aja Thor.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!