NovelToon NovelToon
Bad Boy Karatan

Bad Boy Karatan

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: Asma Khan

Tidak ada yang sulit, tetapi dia bukan tipeku.~Rafandra Darren Adelio.

Kupikir dia itu berbeda, ternyata sama saja.~Kimmy Rosella.

Kisah di antara hati bertemu logika. Siapa yang mampu mengalahkan rasa? Lalu apakah keduanya dipertemukan dalam garis kehidupan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asma Khan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 27#Panggilan, Lapangan

Setelah sekian lama, baru kali ini ia mendengar pembahasan pacar dari seorang Kimmy. Sahabatnya yang selalu menghindari pria manapun tapi tiba-tiba bertanya tentang hal langka. Cukup mengejutkan, sayangnya sekarang hanya bisa memendam rasa penasaran begitu melihat sang sahabat memilih terlelap.

"Kim, kemarin aku lihat anak muda yang kasih coklat ke pacarnya tapi bukan sebungkus doank. Entah apa yang menjadi penyebab kemarahan gadis itu tetapi pemudanya memberikan satu box coklat hanya untuk membujuk.

"Sayangnya langsung ditolak karena ternyata gadis itu masih program diet. Hahaha lucu deh, coklat yang dibeli akhirnya dibagikan secara cuma-cuma pada orang-orang yang ada di taman.

"Kupikir itu cara membujuk ala anak muda sekarang tapi tidak dengan kekasihku yang justru ikutan ngambek kalau akunya ngambek. Benar-benar menyebalkan ...," keluh Naumi dengan meluapkan perasaan kesalnya tetapi suara dering ponsel mengalihkan perhatian gadis satu itu.

Sementara Kimmy masa bodo karena pikirannya sudah melayang mengingat semalam. Tubuhnya masih bisa merasakan sentuhan tangan dingin Rafa yang menguasai raga, pagutan bibir yang menenggelamkan rasa takut. Pergulatan ranjang yang sedikit menghapus jejak masa lalu secara perlahan. Apakah trauma yang selama ini menguasai dirinya bisa hilang total?

Kegalauan Kimmy berbanding terbalik dengan perasaan Rafa. Dimana pemuda itu menyetujui permintaan sang kakak angkat yang memintanya untuk menjaga ibu Kai yang juga sudah dia anggap sebagai ibu sendiri. Kesempatan tidak akan datang dua kali tetapi sebagai gantinya, ia ingin Kai melakukan sesuatu di saat datang ke Indonesia nanti.

Obrolan masih berlangsung tetapi obrolan sudah santai bercampur suara canda tawa yang membuat Rafa lupa dunia sekitarnya. "Bel, kapan kembali ke Indonesia?"

[Emang harus pulang, ya? Males tau, ujung-ujungnya dikacangin. Entar malah jadi amukan fans fanatik Rafandra Darren Adelio.] ~timpal Belvina membuat Kai terkekeh karena gadis satu itu selalu enggan disangkut pautkan ada hubungan lebih dengan Rafa.

Padahal dari sudut pandangnya, Rafa dan Belvina adalah pasangan yang cocok. Entah itu perasaannya saja atau memang kedua remaja beranjak dewasa itu masih hanya fokus dunia pendidikan. Ia hanya berharap di antara mereka bertiga ada yang menikah dan memiliki pasangan, lalu hidup bahagia tanpa mengalami kisah cinta sepertinya.

[Tuh dengerin, Dek. Makanya kalau ngajak jalan jangan ke basecamp tapi ke dufan atau ke tempat hiburan lain.]~Kai menyahut agar Belvina bisa semakin dekat dengan Rafa, selain itu ia ingin gadis itu mendapatkan pasangan terbaik dan adik angkatnya adalah pria sejati.

Rafa berdehem mencoba mengingatkan bahwa hati tidak bisa dipaksakan. Apalagi ke-dua insan itu masih belum tahu tentang pernikahannya dengan Kimmy. Bagaimana reaksi Kai dan Belvina nanti? Mungkin saja bisa menerima tapi jika mengingat situasi yang ada, pasti Kai menceramahi tujuh hari tujuh malam.

Pernikahan beda usia, apalagi di langsungkan secara mendadak tanpa ada perkenalan lebih jauh lagi. Usia Kimmy sepertinya sama dengan Kai, tetapi tanggapan pasti di luar ekspektasi. Sementara Belvina, gadis itu hanya ngambek sebentar karena tidak bisa ikut melihat proses pernikahannya. Kurang lebih sepiring itu hasil dari pemikiran Rafa menurut karakter kedua sahabat yang kini tinggal jauh darinya.

"Ka, cepatlah pulang karena ada yang tidak bisa ku katakan melalui telepon. Bel, kamu juga pulang, kita bisa kumpul bareng seperti dulu lagi." putus Rafa tak ingin menyahuti godaan Kai yang memojokkan ia dan Belvina agar bisa lebih dekat lagi.

Sejak awal, ia menganggap Belvina sebagai adik yang pantas untuk di lindungi. Belvina Catika merupakan salah satu putri pengusaha ternama yang memiliki bisnis merajalela tetapi kehidupan gadis itu selalu menyendiri. Dunia yang tertutup mulai berwarna ketika takdir mempertemukan mereka secara tidak sengaja.

Sekilas ingatan masa lalu membuat Rafa tenggelam dalam lamunan. Kenangan yang selalu menjadi titik balik kehidupan. Suara jeritan dari arah atas pohon mengalihkan perhatian seorang remaja yang tengah bermain basket di lapangan sekolah menengah pertama Nusa Bakti.

Setelah mencari sumber suara, remaja itu menatap ke atas pohon jambu air yang berbuah lebat. Dimana seorang gadis tengah bingung bagaimana caranya turun dari pohon tersebut. Melihat ada yang kesusahan, Rafa mengambil tangga dari samping bangunan sekolah. Kemudian dengan tangga itu, ia membantu si gadis dari kesusahan yang ada.

Tidak ada kata yang cukup berarti selain uluran tangan dengan bibir memperkenalkan diri satu sama lain. Pertemuan pertama antara ia dan Belvina yang menjadi awal saling mengenal satu sama lain hingga sebuah insiden lain membawa kedua remaja itu memasuki klinik yang ternyata tempat kerja magang Kai sebelum menyelesaikan skripsi kedokteran.

Takdir Allah itu selalu tidak terduga. Seperti kisah persahabatan maupun hubungan sakral pernikahan. Tiba-tiba terdengar suara panggilan yang merenggut kesadaran Rafa kembali tersentak menjemput kenyataan.

"Rafa, ayo latihan lagi!" seru Hars dari arah lapangan membuat Rafa mengacungkan jempol, lalu berpamitan mengakhiri panggilan terlebih dahulu.

Pemuda itu kembali melakukan latihan tetapi Kai dan Belvina masih tersambung dalam satu panggilan yang mendadak hening. Keduanya seakan meresapi perasaan yang terungkap dalam kebisuan. Suara deru napas terdengar begitu jelas bersambut kicauan burung dan bisingnya lalu lintas kendaraan lain.

"Ka, bisa jemput aku di London?" tanya Belvina lirih dengan suaranya yang tercekat, membuat Kai tersenyum tipis meski tidak ada yang bisa melihatnya.

Permintaan kecil dari si gadis pemimpi membuat Kai tak bisa menolak tetapi ia juga belum tau kapan bisa mendapatkan cuti karena memang belum mengajukan pada pihak departemen rumah sakit. Hanya saja mengingat situasi yang ada, apalagi Rafa juga ingin dirinya pulang. Maka cuti menjadi jalan terbaik.

[Aku kabari lagi nanti, Bel. Sekarang saja aku masih di pinggir jalan belum sampai ke rumah sakit, tidur sana. Ini sudah hampir pagi tapi kamu masih saja gadang.]~balas Kai mengingatkan Belvina karena memang perbedaan waktu beberapa jam.

Panggilan diakhiri setelah mengucapkan salam perpisahan, kini Kai kembali fokus menyetir melajukan mobil membelah jalanan kota. Sementara itu, Rafa dan tim basket yang mendapatkan hak istimewa dari sekolah baru saja selesai melakukan sesi latihan yang kedua kali. Padahal matahari saja baru nongol.

"Huwaa, laper gue. Kapan sarapannya, ya." Seru salah satu tim yang memang doyan makan meski sudah menghabiskan gorengan sepiring sendirian.

Hars tertawa melihat rengekan temannya yang tidak kalah seperti anak paman di rumahnya. "Mbul, tadi kamu makan baca doa gak, tho? Masa baru latihan dua kali udah KO. Jangan-jangan pisang gorengnya gelinding ya."

"Elo sembarangan banget, sih, Hars. Ya kali bola trus bisa gelinding sendiri. Tadi kan cuma sepiring, mana cukup buat gue." bela Gembul yang tak mau kalah dari Hars.

Tidak gemuk sih tapi pipinya saja yang tembem mirip bakpao. Sedangkan tubuhnya tetap proporsional sebagai salah satu tim inti basket. Obrolan kedua pemuda itu terdengar menghibur yang lain kecuali Rafa yang tengah melihat ulang taktik dari pelatih Naumi. Pemuda satu itu sangat serius membaca kertas yang bertuliskan coretan tangan dan bukan ketikan.

"Anak-anak, pergilah mandi, lalu kumpul di ruang makan!" Naumi memanggil seluruh tim basket yang disanggupi dengan sorak gembira.

Langkah kaki berjalan meninggalkan pinggir lapangan untuk kembali ke dalam kamar masing-masing. Dimana perkamar diisi dua orang kecuali Rafa karena pemuda satu itu memilih balkon sebagai tempat istirahat saat malam hari. Mereka mendapatkan liburan sekolah selama sebulan dan akan melangsungkan beberapa pertandingan.

Meski begitu bukan berarti bebas dalam artian tidak memiliki tugas sekolah. Secara jelas Kimmy memberikan waktu empat jam untuk menerima pelajaran dari guru yang sengaja di panggil ke mansion. Lebih tepatnya anak-anak mendapatkan pendidikan melalui homeschooling dadakan.

Semua anak telah meninggalkan lapangan, membuat langkah kakinya berjalan menghampiri pemuda yang sibuk menatap selembar kertas sesekali mendongak melihat ke arah lapangan. "Apa aku harus mengubah posisi tim? Melihat taktik ini, kurasa membutuhkan pemain lain yang bisa di andalkan."

"Permainan itu bukan hanya tergantung pada si pemainnya saja. Jika tim kompak, maka kesulitan yang kamu perhatikan saat ini justru menjadi point untuk bisa meraih kemenangan. Terkadang berpikir sebagai anggota biasa bisa membantu seorang pemimpin menemukan solusi agar membuat keputusan yang tepat." jawabnya dengan langkah kaki terhenti di sebelah Rafa yang beralih menoleh kearahnya.

Tatapan mata tenang menghantarkan kedamaian meski di dalam hati masih bergemuruh mengingat yang semalam. "Kamu sudah bangun, bagaimana perasaanmu saat ini?"

1
💦Mak Phi-khun
Yuk, semangat lagi berhalu... 😌😌😌☺️☺️💞💞
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: 😍siap Emak
total 1 replies
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
deh jgn sombong dlu rafa
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
🤣makanya kalau mo ngomong liat kiri kanan dlu
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
kimmy dan rafa kah yang mau dijodohkan
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
gercep bu gurunya lgs hitam diatas putih
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
msh sekolah aja dempulnya tebel amat
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
🤣🤣🤣mank enak rafa diputar balik pertanyaannya..makanya jgn molor
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
murid yang pintar👏👏👏
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
astaga ngapain tuh rafa nongkrong di kamar mandi
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
jarang2 guru olga cewek biasa cowok.. bakal di kerjain anak2 cowok🤭
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
gpp urakan asal jgn tong kosong nyaring bunyinya
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
mampir
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
ya ampun Kimmy kenapa gak ngasih Rafa kesempatan ngomong main pergi aja sih🤦
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
ya ampun baru juga sampai udah di tanya mana calon menantu belum juga tau yang di jodohin setuju apa nggak
Etrama Di Raizel
Jam ini adalah hal yang paling di tunggu, segera pulang ke rumah dan istirahat
Etrama Di Raizel
Hayo, makan dulu gendang nya udah berdendang tuh 🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
selalu begini setiap punya sahabat pasti ingin menjodohkan dengan alasan biar gak putus tali silaturahmi 🤧
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
guru yang baik mau mengerti keadaan murid-murid nya
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻQueenᶫ⁰⁵❤️⃟Wᵃf
gimana Rafa mau menjawab salam dari Bu Kimmy kalau orang nya aja tidur dan pakai hs
Etrama Di Raizel
Wow... Keren bu Kim mau nantangin murid nya 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!