NovelToon NovelToon
Rahasia Si Gadis Culun

Rahasia Si Gadis Culun

Status: tamat
Genre:Mafia / Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:943.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: UQies

Menceritakan tentang seorang gadis bernama Rachelia Edward yang harus hidup dengan menyembunyikan identitasnya karena sebuah perselisihan yang dapat mengancam nyawanya.

Ketika ia berusia 19 tahun, terungkap fakta mengejutkan mengenai kematian orang tuanya. Dengan berbekal kemampuan IT yang ia miliki, Michel mulai menjalankan rencana balas dendamnya. Namun, di tengah rencana, Michel justru di pertemukan dengan Calvin Archer, pria yang berhasil mencuri hatinya, namun memiliki rahasia yang berhubungan dengan misi balas dendam Michel.

Lalu manakah yang akan di pilih Michel, cinta atau misi balas dendam?

Yuk baca cerita lengkapnya.

Sebelum baca jangan lupa subscribe/favorite, dan tinggalkan jejak like dan koment yah agar Authornya semangat 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UQies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 Kamu Memang Genius

Kembali ke rutinitas semua orang setelah weekend, kerja, kerja dan kerja. Begitupun dengan Michel yang berjalan masuk ke dalam gedung DA Group untuk bekerja sambil memikirkan mengenai rencana keduanya yang akan segera ia lakukan.

"Pagi Michel," sapa Franz dengan senyuman yang bahkan tidak sampai di matanya.

Michel yang menyadarinya mengerutkan alisnya, "ada apa? tidak perlu memaksakan senyum jika hatimu sendiri lagi tidak senang,"

"Tahu aja kamu Michel, hidupku selama 1 minggu terakhir ini sungguh sangat membosankan," gerutnya dengan bibir manyun.

"Memangnya ada apa dengan hidupmu 1 minggu terakhir? kamu putus cinta?" selidik Michel.

"Yeee pake nanya lagi, kan kamu tahu sendiri kalau aku lagi dimata-matai plus ponsel dan laptopku yang kemungkinan sedang di sadap, jadi aku nggak bebas kesana kemari, aku nggak bebas menggunakan ponsel dan laptopku."

"Kenapa sampai separah itu reaksimu? dimata-matai bukan berarti kamu nggak bebas melakulan apapun. Kamu cukup tidak melakukan sesuatu yang bisa memancing kecurigaan mereka, itu aja kok. Kalau kamu mau salto, jungkir balik di jalanan ya silahkan saja, justru mereka akan merasa sia-sia memata-mataimu karena kamu hanya melakukan hal yang konyol menurut mereka" terang Michel.

"Membuat mereka merasa sia-sia?" ulang Franz lirih sembari mengapit dagu dan memimirkan sesuatu.

"Ahhaaa... kamu memang genius Michel, terima kasih," ujar Franz lalu berlari meninggalkan Michel sambil melompat girang seperti anak yang baru saja dapat mainan baru.

Michel mengangkat sebelah alisnya, ia heran melihat tingkah Franz yang baru saja tadi terlihat muram, sekarang sudah terlihat girang. Michel melangkahkan kembali kakinya menuju ruangan divisinya, namun tanpa ia sadari ada 2 pasang mata yang melihatnya sejak tadi.

"Biar ku tebak, tadi Franz baru saja menyatakan cinta pada Michel dan Michel menerimanya, sehingga ia terlihat sangat girang tadi," lirih Rena masih menatap Michel.

"Kalau menurutku, Franz baru saja dapat kabar gembira dari Michel tapi nggak tahu apa," imbuh Alena.

Mereka kemudian saling berpandangan lalu mengedikkan bahu bersamaan.

--

Waktu berlalu begitu cepat, kini 1 minggu telah berlalu. Dua orang mata-mata yang ditugaskan Darold kini menghadap ke Darold untuk memberikan laporan mingguan mengenai apa yang dilakukan Franz, terutama dalam 1 minggu terakhir ini.

"Jadi, bagaimana hasil pantauan kalian selama 1 minggu ini? tanya Darold yang saat ini sedang berada di ruang kerja di mansionnya bersama William dan 2 ahli komputernya.

"Maaf tuan, sejauh ini kami tidak mendapatkan hal berguna yang dilakukan Franz selain bekerja," jawab mata-mata itu.

"Hal berguna? maksud kalian apa?"

"Begini tuan, dalam seminggu ini, Franz hanya suka berkeliling disekitar kompleks rumahnya. Saat di dalam rumah ia hanya senam zumba dan lanjut karaoke sendirian sampai larut malam."

"Apa? berarti kecurigaanku selama ini salah? ck.. ternyata aku hanya membuang uang dan waktuku hanya untuk orang yang tidak produktif seperti dia," kesal Darold.

"Fino, lalu bagaimana dengan aktivitas ponselnya ataupun laptopnya?" tanya Darold lagi kepada Fino yang saat ini stand by dengan laptopnya.

"Maaf tuan, Franz hanya melakulan panggilan dengan kekasihnya sejauh ini, bahkan pembicaraan mereka hanya berisi saling menggombal hingga larut malam, dan laptopnya hanya ia gunakan untuk menonton film animasi," jawab Fino.

"Astaga..kenapa orang tidak berguna seperti dia bisa lulus masuk bekerja di perusahaanku?" Darold semakin geram.

Disisi lain, saat ini Franz sedang tertawa puas telah mengerjai para mata-mata Darold selama 1 minggu ini. Dan kini ia sudah yakin, bahwa tidak ada lagi mata-mata yang mengikutinya, itu terbukti dari rekaman CCTV di pagar rumahmya yang tidak lagi menangkap sosok orang mencurigakan ssperti sebelumnya.

--

Malam ini, Michel berencana akan memberikan alamat ibu Calvin yang telah berhasil ia dapatkan kepada Calvin. Ia sengaja menunda waktu untuk memberitahukan Calvin agar Calvin tidak curiga kepadanya.

"Ini alamat yang berhasil di dapatkan oleh temanku," ujar Michel memberikan selembar kertas kepada Calvin.

"Hufth," Calvin menghela nafas panjang lalu menghembuskannya dengan kasar. "Jadi selama ini apa yang dikatakan Daddy memang bohong," lanjutnya lirih tersenyum kecut.

"Terima kasih banyak Michel,"

"Baiklah, sekarang aku harus pergi,"

Calvin dengan cepat merentangkan tangannya menahan kepergian Michel, "duduklah dulu, ada yang ingin ku bicarkan denganmu,"

Michel kembali duduk dengan hati yang bimbang. "Calvin, sebelum kamu berbicara, biarkan aku berbicara lebih dulu."

"Baik, bicaralah." Calvin mempersilahkan dengan senyuman manisnya.

"Pertemuan kita malam ini mungkin menjadi pertemuan terakhir kita, setelah ini kita jangan pernah lagi bertemu,"

Calvin melongo mendengar perkataan Michel, senyuman yang tadi mengembang di wajahnya kini hilang seketika. "Maksud kamu apa?"

"Ku rasa perkataanku tadi sudah sangat jelas," tukas Michel hendak beranjak, namun tangan Calvin refleks menahan tangannya.

Michel dengan cepat langsung menarik tangannya saat menyadari Calvin memegang tangannya.

"Maaf, tadi aku refleks," Michel hanya diam tak merespon, "boleh aku tahu apa alasanmu tidak ingin lagi bertemu denganku?" tanya Calvin sendu.

"Tidak ada, aku hanya ingin fokus bekerja," tukas Michel memaksa ekpresi ketus di wajahnya.

"Tidak Michel, ku mohon jangan begini, aku janji tidak akan mengganggumu bekerja," pinta Calvin memelas dengan mata berkaca-kaca.

"Ada apa denganmu Calvin, kita hanya tidak bertemu, kenapa kamu sampai memelas begini?"

"Karena aku tidak ingin kehilangan kamu,"

"Kenapa?"

"Karena aku mencintaimu Michel, kamu wanita pertama dalam hidupku yang berhasil menyentuh hatiku, dan aku tidak ingin kehilanganmu."

-Bersambung-

1
christin novip
Setting cerita awal di indonesia kan ya ?
Jarak tempuh indonesia ke washington dc itu setau saya sekitar 23jam. Apa iya, indonesia washington cuma 14jam ? hanya koreksi aja sih ..maaf ya 🙏
Shee_👚
jangan pelit² suara morgan tar di tikung orang lagi😂😂😂
Shee_👚
pada hal q mendukung sama abang morgan
Shee_👚
Frans anak Damon ini
Shee_👚
jangan² si franz anaknya Donald
Omah Tien
bihung ya anak nya baik bapak nya jahat
Omah Tien
harus nya semua di kasi belajar menebak pedang ini dr kecil cuma belajar gitu aja 4 orang aja hampir g bisa payah cumatau iti aja
Omah Tien
bdoh nya ko semua orang di ks tau umur nua bego
Omah Tien
jd malas baca nya
Omah Tien
serem ketemu anak musuh g enak kalau pacaran sm anak musuh
Toko Arezky cianjur
seru nih
Eskael Evol
apakah Marie seorang mafia
Eskael Evol
syukur lah penantian Calvin berubah manis
Eskael Evol
wah! papa Edward kocak juga
Eskael Evol
syukur lah ahirnya runtuh juga tembok penghalang
Eskael Evol
keren thor good job👍🙏❤💪
Eskael Evol
sabar ya babang Morgan
Eskael Evol
Calvin selalu di garda terdepan
Eskael Evol
waduh kabur penjahatnya
Eskael Evol
mampukah Calvin mengambil hati Edward
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!