NovelToon NovelToon
Pesona Di Balik Kabut

Pesona Di Balik Kabut

Status: tamat
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:239.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Kabut adalah sesuatu yang kelam dan suram. Kabut juga menutupi banyak hal yang tidak terduga. Oleh sebab itu, ada banyak misteri dibalik kabut. Untuk bisa melihat semua misteri itu, butuh keberanian, keteguhan dan kekuatan. Banyak orang lemah tidak akan sanggup melewatinya.

Begitu juga dengan kabut kehidupan, datangnya tidak bergantung pada usia atau keinginan seseorang. Hanya orang berani, kuat dan tangguh yang mampu menyibak kabut dalam hidupnya.

👉🏻Adakah yang mempesona di balik sesuatu
yang kelam dan suram?
👉🏻Bukankah semua yang dijadikan-Nya memiliki
makna bagi yang percaya pada-Nya?

*Mari ikuti kisah perjuangan Carren Briana,
Aaric Elimus dan Recky Biantra melewati
kabut hidup dan menikmati
pesona di baliknya.

Selamat Membaca.
❤️ 🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tekad Bersama.

~•Happy Reading•~

Carren mulai merespon panggilan dari ponsel Bu Florens. Hal itu membuatnya sibuk untuk membuat janji dengan orang yang memerlukan jasa dekornya. Semuanya ditanggapi dengan serius dan mulai belajar mengambil keputusan.

Orderan yang telah diterima sebelum berhubungan dengan client Bu Florens hanya tinggal satu dan segera diselesaikan. Dia sudah mempersiapkan semua perlengkapan dekor yang dibutuhkan untuk acara resepsi yang akan diadakan di rumah. Tinggal menunggu hari H, dia dan Mamanya akan mendekor rumah tersebut. Sehingga sekarang dia sudah bisa lebih fokus dengan client Bu Florens. Karena bukan saja calon pengantin yang menghubunginya, tetapi juga dari gedung resepsi atau Catering.

Hal itu membuat Carren merubah cara kerjanya. Karena dia akan bekerja dan berhubungan dengan orang lain yang belum dikenalnya. Dari semua email yang masuk, dia melihat ada satu yang harus ditangani dalam waktu dekat.

Dia harus belajar dan bekerja dengan cepat, karena calon pengantinnya ingin bertemu. Dia langsung melihat semua referensi yang ditinggalkan oleh Bu Florens dan menghubungi mereka untuk membuat janji bertemu.

Begitu juga dengan rekan-rekan yang akan membantunya. Dia membuat janji dengan Rosna, Ichad dan Akri di padepokan keluarga Rosna. Karena sekalian dia mau pamit dengan orang tua Rosna. Dia tidak melanjutkan latihan silat lagi, karena merasa sudah cukup membekali dirinya sebagai wanita dan telah menguatkan rasa percaya dirinya.

"Ma, hari ini Arra mau keluar. Ada yang mau Arra lihat dan pelajari sebelum bertemu dengan client dari Tante Florens." Ucap Carren, minta ijin dari Mamanya, karena dia akan keluar seharian.

"Arra sudah mau menangani client Tante Florens?" Tanya Bu Nancy, lalu meletakan jahitannya di atas mesin dan melihat Carren, serius.

"Iya, Ma. Ada yang pernah melihat kami dekor di Gedung Sirakku, jadi mereka mau kami yang mendekor lagi di gedung tersebut. Pihak gedung hanya menyediakan gedung, sehingga  mereka menghubungi Tante Florens. Pihak gedung sudah merekomendasikan Tante untuk calon pengantin tersebut, jadi Carren sudah berbicara dengan mereka dan kami akan bertemu." Ucap Carren menjelaskan, agar Mamanya bisa mengerti dan mendukungnya.

"Kalau Arra merasa sudah bisa menanganinya, Mama akan mendukung. Hanya Mama ingatkan lagi, sekarang Arra akan bekerja dengan orang lain bukan seperti ada Tante Florens." Ucap Bu Nancy, sambil melihat putrinya dengan serius.

"Sekarang Arra memikul tanggung jawab lebih besar, karena harus mengatur dan mengkoordinir banyak orang. Jadi Arra harus bijak-bijak mengatur semuanya. Termasuk pembayaran untuk yang membantu pekerjaan Arra." Ucap Bu Nancy masih serius.

"Iya, Ma. Makasih. Ini Arra mau bertemu dengan Ros, Kak Ichad dan Kak Akri juga. Sekalian mau membicarakan pekerjaan ini dan mau pamit dengan orang tua Ros." Ucap Carren, menjelaskan.

"Iya, baik. Bicara dengan mereka, agar mereka bisa mengerti kondisi Arra yang baru mulai usaha. Jadi minta bantuan dan pengertian baik dari mereka. Mama yakin Arra bisa, karena selain sudah pernah bekerja dengan Tante Florens, Arra anak Mama yang cerdas. Jadi bisa mengembangkan usaha ini, lebih baik dari Tante Florens dan Mama." Ucap Bu Nancy, menguatkan dan menambah rasa percaya diri putrinya.

"Iya, Ma. Arra percaya, ini pekerjaan yang sudah Tuhan berikan untuk Arra. Jadi Arra akan mengerjakannya dengan serius dan sepenuh hati." Ucap Carren, yakin.

"Kalau begitu, sekarang Arra siap-siap supaya jangan terlalu siang berangkatnya. Agar pulangnya jangan terlalu malam." Ucap Bu Nancy mengingatkan.

"Iya, Ma. Ini tinggal ganti dan mau jalan." Ucap Carren, lalu berdiri meninggalkan Mamanya dan menuju ke kamar untuk mengganti bajunya, agar segera berangkat.

Carren naik commuterline menuju gedung yang akan digunakan sebagai tempat resepsi pernikahan. Dia turun di stasiun terdekat, dan naik ojek ke gedung Sirakku. Dia ingin lekas selesai, karena akan menuju ke tempat catering juga.

Setelah dia merasa telah cukup mengetahui tentang semua yang berhubungan dengan keperluan menangani acara resepsi pernikahan, baik itu gedung dan catering, dia segera menghubungi Rosna.

📱"Ros, apakah yang lain sudah kumpul di rumah?" Tanya Carren, karena dia bermaksud membeli tahu isi sebelum ke tempat Rosna.

📱"Mereka sudah dalam perjalanan Kak. Mereka akan sampai di sini sebelum makan siang. Karena 'Nya mau kita makan siang di sini." Ucap Rosna senang, karena mereka akan kumpul bersama di rumahnya.

📱"Baik, aku akan segera ke sana. Kalau aku terlambat dan kalian sudah lapar, makan duluan saja, ya. Karena jalanan agak padat hari ini." Ucap Carren yang sedang melihat ke jalanan. Mobil jalan merambat, karena banyaknya mobil yang sedang lalu lalang.

📱"Ngga papa, Kak. Kami akan menunggu Kak Carren saja untuk makan bersama. Karena 'Nya dan Babe mau makan bersama Kakak." Ucap Rosna, menjelaskan yang dikatakan orang tuanya.

📱"Baik, kalau begitu aku akan segera ke sana. Sampai bertemu." Ucap Carren, lalu mengakhiri pembicaraan mereka. Karena dia ingin segera berangkat ke tempat Rosna, agar tidak terlambat.

Carren berpikir akan naik ojol langsung ke tempat Rosna, agar tidak kena macet atau terlambat kereta. Sehingga dia terlambat kumpul dengan rekan-rekannya. Saat hendak pesan ojol, Parry menelponnya.

📱"Alloo, Carren. Kau lagi sibuk?" Tanya Parry, saat Carren merespon panggilannya.

📱"Allo, Parry. Iya, nih. Aku lumayan sibuk hari ini. Bisakah kau telpon lagi nanti malam? Karena aku sedang di luar dan mau bertemu orang." Ucap Carren menjelaskan, karena dia sedang buru-buru mau ke rumah Rosna.

📱"Baik, kalau begitu. Hati-hati." Ucap Parry, dan segera mengakhiri pembicaraan mereka. Dia mau tanya keberadaan Carren untuk bisa mengantarnya. Tetapi mendengar suara Carren, Parry menyadari dia sedang sibuk dan buru-buru.

Carren jadi naik ojol sampai ke tempat tinggal Rosna. Saat tiba di rumah Rosna, Akri dan Ichad juga sudah sampai dan sedang berbicara dengan orang tua Rosna. Mereka langsung makan siang bersama, karena hanya menunggu kedatangan Carren. Setelah selesai makan siang, mereka berempat duduk di dua bangku panjang yang disediakan orang tua Rosna di bawah pohon kecapi.

"Begini Kak Ichad, Kak Akri dan Ros, beberapa waktu ke depan kita sudah mulai bekerja lagi. Karena aku sudah mulai menerima orderan dekor untuk resepsi pernikahan di gedung. Tadi aku sudah pergi melihat gedung Sirakku dan semua yang terkaitnya." Ucap Carren menjelaskan, karena mereka berempat duduk berhadapan jadi bisa berbicara dengan leluasa.

"Alhamdulilah..." Ucap Akri dan Rosna bersyukur.

"Puji Tuhan..." Ichad juga bersyukur. Mereka bertiga merasa syukur dan lega mendengar yang dikatakan Carren. Karena mereka percaya, Carren bukan hanya sedang menghibur mereka. Tetapi benar, ada pekerjaan untuk mereka kerjakan.

Apalagi Ichad yang sedang berencana untuk menikah. Dia sangat memerlukan pekerjaan untuk persiapan membangun rumah tangganya. Carren terharu melihat reaksi dan wajah rekan-rekannya.

"Hanya untuk awal mula kerja kita ini, aku mohon pengertian dari Kak Ichad, Kak Akri dan Ros. Aku belum bisa memberikan penghasilan yang sama seperti kalian bekerja dengan Tante Florens. Tapi seiring dengan waktu dan perkembangan usaha ini, aku berjanji akan menyesuaikannya." Ucap Carren tenang dan menyakinkan rekan-rekannya.

"Iya, kami mengerti." Ucap mereka bertiga bersamaan. Karena bagi mereka, yang dilakukan Carren saat ini adalah bentuk kepedulian dia bagi mereka bertiga. Jadi mereka harus mengerti dan menerimanya dengan hati bersyukur.

"Sekarang kau adalah pemimpin kami, jadi kami akan mendengar dan mengikuti semua yang kau katakan." Ucap Ichad, menyemangati dan menguatkan kepercayaan diri Carren. Karena Ichad yang paling tua dari mereka berempat.

"Iya, Carren. Kami akan mendukungmu, agar usaha ini bisa lebih besar dari yang pernah dilakukan oleh Tante Florens. Karena aku lihat, kau memiliki kemampuan lebih dari Almh, Tante Florens." Ucap Akri, lebih meyakinkan Carren untuk bekerja di bidang dekor mendekor.

"Iya, Kak Carren. Aku percaya, Kakak dapat memimpin kami, dan dapat membuat tempat bekerja kami lebih baik dari sebelumnya." Ucap Rosna, senang dapat bekerja dan akan sering bertemu dengan Carren yang sudah dianggap seperti Kakaknya.

"Makasih Kak Ichad, Kak Akri dan Ros yang mau mengerti dan menerima dengan baik tentang penghasilannya. Kiranya dengan dukungan dan tekad kita bersama, ke depan semua ini jadi lebih baik." Ucap Carren, sambil menggenggam tangan mereka bersama.

Ichad, Akri dan Rosna mengaminkan apa yang diharapkan Carren. Karena itu adalah harapan mereka juga, agar dapat bekerja dengan baik dan berpenghasilan yang baik.

♡•~Jangan lupa like, komen, vote dan  favorit, yaa... 🙏🏻 Makasih~•♡

1
🇮🇩 SaNTyHaSan 🇵🇸
GPS BUKAN GPRS. DUUUUUUUH...
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
sejauh ini bagus karena aku sudah baca karya Author ini sebelumnya wajib baca pokoknya...buat Author tetap semangat berkarya terus ya💪👍👍💪😍
🍁💃Katrin📙📖📚❣️: Makasih buat dukungannya selama ini, Kak Tri. Smg selalu sehat & bahagia 🙏🏻❤️🤗
total 1 replies
Y@n9Ti3
Bagusssssss
🍁💃Katrin📙📖📚❣️: Makasih dukungannya K♡ ..🙏🏻😍🤗❤️
total 1 replies
🍁🐰Avrily❤🔍🌐
waaaah... pendtng baru yg keren. 👌👍❤
🍁🐰Avrily❤🔍🌐
Sedihnya diriku .. lanjut lg dh. 😳
Joan Silvia
dik like novel kok bisa iya
@❦⃝ᶠˢcB💕R4hm4🌱PUCUK BLU12 🐛
Pengen jga rasanya naik balon udara sambil menikmati pemandangan pasti menabjukkan sekali..
@❦⃝ᶠˢcB💕R4hm4🌱PUCUK BLU12 🐛
Pasti seorang anak sangat bahagia berkumpul lagi dgn bapaknya apalagi mereka lama terpisah..semoga keluarganya hidup bahagia
@❦⃝ᶠˢcB💕R4hm4🌱PUCUK BLU12 🐛
Waduh kuat banget aaric sampai careen gk bisa jln 🤣🤣🤣🙈🙈
@❦⃝ᶠˢcB💕R4hm4🌱PUCUK BLU12 🐛
Semangat k onel semoga sukses
🦩⃟™ ᴅᴡɪ ᴀɴᴊᴀɴɪ ✨
Ceritanya Bagus
🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀకꫝ 🎸🎻ଓε🅠🅛⒋ⷨ͢⚤
karya yang bagus dan cukup menarik tuk di baca
🍾⃝ͩғᷞʟͧᴏᷠɴͣ🦚⃟🎮
menarik ceritanya semangat
bbillzz
semangat terus
𝑬𝒍𝒍𝒂
kasian careen gagal ikut ujian masuk perguruan tinggi,, hanya gara" perbuatan yg di sengaja ke dua gadis jahat itu dan mereka terlihat bahagia begitu recana mereka berhasil,, ngga punya hati kalian. semangat ya author
🍁💃Katrin📙📖📚❣️: waaah.. mkasih dukungannya thor♡ ..🙏🏻😍🤗
Sukses utk karyanya, semangt jg ya. 👌🏻👍❤️
total 1 replies
🍒⃞⃟🦅ᖴᵃⁿᵗᵃՏⁱᶻᵉIndras💕
lanjutkaan Thor....
🦩⃟™ 𝒪𝓊ℯℯ𝓃𝓈𝒽𝒶✨࿐
Semangat kk 🥰🥰🥰🥰
lian
Semangat ya dalam berkarya, semoga sukses
[ OFF ]
wah bu sunny, di dalam sel pun sikapnya masih begitu. kadang kita perlu menekan, meredam, berusaha mengikis beragama emosi buruk yang akhirnya merugikan 😉
Anya🌱🐛
semangat😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!