Nabila gadis cantik dan sederhana berusia 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA, dia terpaksa harus menikah dengan pria yang sama sekali tidak dia kenal karena permintaan terakhir orangtuanya untuk menjadi wali nikah putri tunggalnya.
Shakil adalah seorang presdir sebuah perusahaan w3xo berusia 28 tahun yang sangat tampan dan elegan, dia setuju menikahi Nabila karena balas budi pada Harun, papah Nabila, karena Harun selalu mempertaruhkan nyawa untuk Shakil anak dari teman seperjuangannya
Shakil yang memiliki kekasih merasa sangat kerepotan karena dia sudah menikah dengan nabila, tanpa kekasihnya tau, akhirnya Shakil dan Nabila sepakat untuk menjadi kakak, adik bukan suami istri
mau tau kelanjutannya apa yang terjadi dengan kisah cinta yang terpaut 10 tahun ini.. Akankah Shakil bisa berpaling ke Nabila istri kecil yang polos menggemaskan atau Siska kekasih hot sexy nan menggoda?
baca terus novel perdana ADIK ATAU ISTRI by syeha selamat menikmati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syeha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27. Ejekan Haris
" baiklah. kemarin malam dihotel aku tidak sengaja mendengar pembicaraannya di telepon dengan seseorang" air mata mulai membasahai pipinya
"hei sayang ada apa? apa dia menyakitimu?"
"lebih dari itu" dengan mata penuh kemarahan
Nabila menceritakan apa yang dia dengar ditoilet. dia menangis sejadi-jadinya sama seperti pertama kali Shakil bertemu dengan istrinya dipemakaman Ayu. tak tega melihat Nabila mengulang kembali masa pahitnya, Shakil mencoba menenangkannya dalam pelukan hangat, mengelus-elus rambut panjang Nabila, berkali-kali menguatkan dengan kata-kata manis yang keluar dari mulutnya, sampai tidak terdengar lagi suara isak tangis, yang tersisa hanya hembusan hangat nafas nabila, rasa nyaman yang dia rasakan membuatnya terlelap
" kau sangat menggemaskan Ratu ku, apa pun yang terjadi aku tidak akan membuatmu menangis seperti ini lagi, aku janji ini akan jadi tangin terakhir untuk mu dan aku akan menyelidiki apa yang kamu katakan tadi, mungkin benar aku tidak bisa melihat wajah aslinya karena memang aku tidak pernah peduli padanya, tapi aku selalu melihat kebahagiaanku didalam dirimu, aku bisa meragukan semua orang termasuk kata-kata orang tuaku tentangnya, tapi aku tidak pernah meraguakan kamu dan cintaku"
kemudian mereka pun tidur tanpa makan malam lagi
***
Pagi ini terasa berbeda dengan biasnya. Shakil yang selalu bangun setelah matahari terbit, sekarang malah lebih awal, dia seperti punya bayi. mengurus Nabila yang mau sekolah karena ada ujian, dia juga harus menyewa seseorang untiu menjaga dan membantunya selama disekolah
setelah selesai antar Nabila, dia langsung lanjut kekantor bersama Haris, Shakil menceritakan tentang perkataan Nabila mengenai Siska, ternyata cerdasan Haris mampu dengan cepat mengupas kasus kematian kedua orangtua nabila
Ruang presdir
" aku sudah menemukan keluarga yang mendapat bayaran menabrak mobil pak Harun, nona benar, kecelakaan ini sudah di persiapkan secara matang olehnya, ini laporan tentang kejadian kecelakaan dan ada rekaman CCTV dijalan itu, mereka memanfaatkan lokasi sepi dipinggir jurang agar tidak ada saksi mata, dan ada beberapa kamera pengawas juga yang rusak, *** mereka lalai dengan yang ini" Haris meletakan amplop coklat di meja Shakil
"apa ada bukti jika siskea yang melakukannya?" memeriks yang haris berikan"
" tidak, wanita ini sangat licik. bahkan kita sulit melacak identitasnya karena menurutku dia bukan warga negara indonesia" haris bingung
"aku harus berhati-hati padanya, apakah menurutmu aku perlu menghindar darinya atau tidak?"
" jangan, lewat perhatian anda akan lebih mudah untuk kita mengorek inpormasi darinya"
"lalu apa yang harus kita lalukan sekarang, aku tidak mau Nabila marah karena aku dekat dengan nya"
"bukankah itu lebih bagus, anda bisa menguji kadar cintanya padamu lewat kecemburuannya"
"kau sudah bosan hidup ya? dia membenci Siska bukan karena cemburu tapi karena orangtuanya"
"lalu kenapa anda tidak membuatnya menjadi cemburu"
"maksudmu?'
"buat nona jatuh cinta pada anda! saat ini yang dia butuhkan hanya kasih sayang"
"apa selama ini kasih sayangku kurang padanya? bahkan hari ini aku mengurusnya seperti bayiku, menurutmu apa yang bisa dia lakukan tanpa tangan kanan, berapa kali aku menahan juniorku yang menegang karena memandikannya" merebahkan kepala di sandaran kursinya
gelak tawa dari haris terdengar sangat menggema bahagia tuan muadanya menderita, bagi Shakil lebih sanggup dipukuli sepuluh orang dari pada harus melakukan pekerjaan baru ini
"apa kau senang dengan keadaan ku" melempar haris dengan pulpen
"aku pikir anda sangat menikmati situasi seperti ini" masih dengan gelak tawa
"aku pria nolmal, kau pikir aku akan bertahan lama dengan situasi ini?"
"apa anda akan mencoba tidur bersamanya?"
"setiap malam aku tidur dengannya bodoh, jika tidak dia akan kerepotan bangun tengah malam karena ingin buang air kecil"
"ha ha. bukankah itu menguntungkan? apakah anda sudah mulai membuat telinga keponakanku?" mengejek
"pergi kau dari sini, kau pikir aku binatang, memanfaatkan situasi saat mangsanya lengah, aku mencintainya dan sedikitpun aku tidak ingin menyakitinya, kami sudah sepakat untuk melakukannya tanpa ada paksaan"
Perdebatan pun terus berlanjut antara bos dan asisten. mereka memang teman baik dari kuliah jadi Haris tidak terlalu pormal pada atasanya itu. untuk menjadi asisten keluarga Amir. Haris dilatih keras oleh Harun agar tubuhnya sekuat baja seperti kemampuan yang Harun miliki
****
Dua lembar soal ujian dengan mata pelajaran yang berbeda sudah diselesaikan oleh siswa siswi di SMA itu, Nabila yang dibantu Bodygard untuk menulis semua jawaban pun berjalan lancar. nabila sangat cerdas jangankan soal ujian untuk menanggapi Shakil pun dia selalu lebih pintar dalam bicara
"nabwila, lo yakin gak apa-apa? kenapa bosa terluka?" Anna khawatir
" iya nih kemarin gue terpeleset nyenggol vas bunga dan malah jatuh ke tangan gue" Nabila berbohong pada teman-temannya, tidak mau jadi pusat perhatian karena tertembak
" ya ampun bil, baru aja gue kasih sentuhan lembut sekarang malah terluka" iseng Rey
"makanya nyentuhnya jangan dibawa perasaan, kemarin aja lo sentuh kaca gue jadi pecah" Romi nyolot
"apasih kalian! gue gak apa-apa kok, lagian ini hanya luka kecil" tersenyum
"lo yakin, kita masih ada job dance lho?" Anna memperlihatkan jadwal manggung
" gue liat nanti ya" Nabila bingung bagimana nanti dengan Shakil jika dia ikut dance lagi...
:
:
:
:
Bersambung❤❤❤