NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Bujang Lapuk

Terjerat Pesona Bujang Lapuk

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Menikah dengan Kerabat Mantan
Popularitas:112.8k
Nilai: 5
Nama Author: mama reni

"Kulihat-lihat, Om sudah menua, apakah Om masih sanggup untuk malam pertama?" ucap Haura menatap Kaisar dengan senyum sinis.

Kaisar berjalan ke arah Haura dan menekan gadis itu ke tembok. "Harusnya saya yang nanya, kamu sanggup berapa ronde?"

-

Karena batal menikah dengan William, cucu dari konglomerat terkenal akibat perselingkuhan William. Haura Laudya Zavira, harus menerima dijodohkan dengan anggota keluarga lain yaitu Om dari William, atas dasar kerjasama keluarganya dan keluarga William.

Tapi siapa sangka, laki-laki yang menggantikan William adalah Kaisar Zachary Zaffan—putra bungsu sang konglomerat, pria dewasa yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Tujuh Belas

"Wajar jika aku lebih menyayangi dan membela Kaisar, karena dia anak kandungku satu-satunya. Aku tak mau anakku menjadi makin depresi. Aku harap pulanglah segera ke rumah kalian. Pesta telah usai!" seru Mama Kartini.

Melli dan Yusuf terkejut mendengar ucapan mama Kartini. Yusuf tak percaya jika wanita yang telah menjaganya dari usia delapan tahun itu membongkar rahasia dan identitasnya di depan sang istri.

"Apa maksud Mama kalau Kaisar anak kandung satu-satunya?" tanya Melli.

Mama Kartini menarik napas dalam. Selama ini dia tak pernah mengatakan ini karena memang menyayangi Yusuf seperti anak kandung sendiri. Dia juga tak mengizinkan siapa pun mengungkit tentang Yusuf anak angkatnya dan meminta mereka tutup mulut.

Walau masih saja ada yang menceritakan itu semua. Sebenarnya Melli sudah pernah mendengar kalau suaminya hanya anak angkat, tapi dia memilih tak peduli karena baginya selagi tak mendengar langsung dari bibir Wijaya dan Kartini, berarti semua hanya omong kosong.

"Mama rasa kamu pasti mengerti dengan ucapan Mama. Dan Mama juga tau jika kamu sebenarnya sudah pernah mendengar cerita tentang siapa Yusuf sebenarnya. Hampir tiga puluh tahun menikah dengan Yusuf tak mungkin kamu tak tau apa yang terjadi di dalam rumah ini!" seru Mama Kartini.

Yusuf lalu berdiri dari duduknya dan berjongkok di depan Kartini. Dia tak pernah melihat Mama Kartini semarah saat ini.

"Ma, maafkan aku dan Melli. Tapi tak ada bermaksud membuat Kaisar trauma. Itu tak sengaja terucap. Aku mohon pengertian dari Mama," ucap Yusuf. Dia mencoba meraih tangan Mama Kartini tapi ditepis wanita itu. Sepertinya wanita paruh baya itu sudah sangat kecewa.

Yusuf menunduk dan meminta maaf kepada Mama Kartini sekali lagi. "Maaf, Mama," Yusuf berkata, dengan suara yang pelan. "Aku tidak bermaksud membuat Kaisar merasa lebih buruk lagi. Aku pikir dia telah bisa menerima kenyataan melihat keadaannya mulai membaik sejak menikah kemarin."

Mama Kartini menatap Yusuf dengan mata yang sedih, tapi juga dengan rasa syukur karena Yusuf telah meminta maaf. "Baiklah, Yusuf," Mama Kartini berkata, dengan suara yang pelan. "Aku menerima permintaan maafmu. Tapi tolong, jangan membuat Kaisar merasa lebih buruk lagi, ya?"

Sementara itu, Melli masih diam dan terlihat syok. Dia masih belum bisa mempercayai apa yang telah terjadi. Suaminya, Yusuf, bukanlah anak kandung Mama Kartini? Bagaimana bisa? Melli merasa seperti dunianya telah terbalik.

Mama Kartini menatap Melli dengan mata penuh tanda tanya. "Melli, apa yang terjadi? Kenapa kamu diam saja?" Mama Kartini bertanya, dengan suara yang sedikit tegas.

Melli masih diam, tapi kemudian dia menunduk dan meminta maaf. "Maaf, Mama," Melli berkata, dengan suara yang pelan. "Aku hanya masih syok dan tidak bisa mempercayai apa yang telah terjadi. Apakah ini yang membuat Mama tak menyayangi William?"

"Tak menyayangi bagaimana? Semua keinginannya dari kecil hingga saat ini masih terus Mama kabulkan."

Mama Kartini tak mengerti jalan pikiran menantunya itu. Padahal dia pasti tau jika apa yang menjadi keinginan putranya selalu saja dipenuhi. Hanya sekali kemarin saja dia menolak saat bersikeras tetap menikah dengan Haura.

"Kenapa Mama membedakan Kaisar dan William? Karena dia bukan cucu kandung'kan? Padahal pesta pernikahan Kaisar itu seharusnya untuk William, tapi Mama seenaknya mengalihkan. Seharusnya tetap buat pernikahan William dan kekasihnya," ucap Melli.

"Itu hakku! Aku yang membuat semuanya. Lagi pula anakmu yang salah. Menghamili wanita lain di saat pesta pernikahan hanya tinggal menghitung hari. Jika memang kamu menginginkan pesta yang besar, kalian bisa menggunakan uang sendiri. Kenapa harus menunggu belas kasihan dariku!" ujar Mama Kartini.

Yusuf berdiri dan mendekati istrinya. Memintanya berhenti membahas hal itu.

"Sudahlah, Mel. Jangan bahas hal itu lagi. Sebaiknya kamu minta maaf sama mama," ucap Yusuf.

Melli diam. Dia memandangi suaminya dan akhirnya meminta maaf karena suaminya memaksa.

"Maaf, Ma. Aku hanya tak suka Mama selalu mengutamakan Kaisar. Memang dia anak kandung Mama dan Yusuf anak angkat. Tapi, bukankah dia sudah menjadi bagian dari keluarga. Seharusnya tak ada perbedaan dan pilih kasih!' seru Melli.

Mama Kartini tertawa mendengar ucapan sang menantu. Bisa-bisanya Melli menasehati dirinya tentang keadilan.

"Adil bagaimana lagi yang kamu inginkan. Mama sama-sama memberikan satu perusahaan. Walau sebenarnya itu milik Kaisar dan dia tak mempermasalahkan. Dan perlu kamu ketahui, walau Yusuf telah menjadi bagian dari keluarga tapi hak waris tetap tak dia miliki. Jadi suka-suka Mama memberikan apa. Namun, Mama sudah adil memberikan warisan. Jadi, Mama harap kamu sadar diri. Kamu juga Yusuf, kamu harus tau batasan. Dan jangan serakah. Besok perusahaan harus diberikan lagi pada Kaisar. Mama tak mau ada sedikitpun penyelewengan. Semua akan diperiksa akuntan nanti!" seru Mama Kartini mengingatkan Melli akan posisinya.

Ketiganya lalu terdiam sejenak. Larut dalam pikiran masing-masing. Terutama Yusuf, dia takut jika Mama mengetahui jika uang perusahaan banyak dipakai William buat senang-senang. Dia sudah pernah memperingati putranya, tapi William beralasan jika Oma Kartini tak akan pernah tahu.

"Sekarang, aku minta kalian kembali'lah ke rumah sendiri. Mama tak mau ada lagi pertengkaran. Jangan buat Mama makin kejam pada kalian berdua,!" ucap Mama Kartini membuka suara.

"Baik, Ma," ucap Yusuf. Dia lalu mengajak istrinya berdiri dan segera menyusun pakaian.

Baru Yusuf beberapa langkah berjalan, terdengar lagi ucapan Mama Kartini. Sehingga keduanya menghentikan langkah.

"Pesta pernikahan William dan Kayla akan dilakukan seminggu lagi. Kamu bisa kembali datang, tapi Mama tak mau menginap di sini. Kalian bisa tinggal di apartemen William. Mama tak mau ada selisih paham lagi. Jangan membuat Mama mengambil keputusan yang akan merugikan kalian nantinya. Kesabaran seseorang itu ada batasnya. Mama hanya ingin kalian tahu batasan!"

Mama Kartini memperingati putra angkatnya itu. Dia tak mau lagi ada pertengkaran. Apa lagi membahas harta.

"Baiklah, Ma. Sekali lagi aku minta maaf."

Yusuf lalu berjalan kembali setelah meminta maaf. Melli masih tampak cemberut. Mungkin belum juga menyadari kesalahannya. Terlalu mengedepankan egonya. Baginya tetap harus adil antara Yusuf dan Kaisar. Karena sama-sama anak di keluarga walau berbeda status.

Sementara itu di kamarnya. Kaisar mulai membuka mata. Dia tersenyum melihat istrinya tidur dengan memeluknya. Rasanya sangat nyaman karena ada seseorang yang menjaga.

"Terima kasih, karena mau mengerti dan memahami keadaanku," ucap Kaisar dalam hatinya. Dia kembali mencoba memejamkan mata karena sakit di kepalanya masih terasa.

1
nonsk2711
manusia" sampah yg sgt menjijikkan 🤮
nonsk2711
aplg klo oma Kartini tau c kang selengki itu berbagi peluh nya dgn mntn kekasih anakmu oma
nonsk2711
Kai blm tau sj klo Angel sdh berbagi peluh dgn William ponakan angkat mu Kai
nonsk2711
dasar julid ttp julid km Kayla
Bunda SalVa
dasar William dan Angel sama2 gilanya, semoga mereka segera dapat karmanya 😡😡
nonsk2711
gmn klo sumpah serapah nya berbalik sendiri Kay 😄
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
dasar laki² penghianat dan perempuan mu ra han
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
semoga jadi nyata..
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Aamiin🤲🤲🤲
semoga harapanmu jadi kenyataan Kay..
🌷💚SITI.R💚🌷
lanjuut mam
Radya Arynda
ucapan haura jadi kenyataan,,hasil dari merebut pasti di rebut,,,, semogah kaisar dan haura cepat dapat momongan biar makin mesrah,,,,selalu ber sama menghadapi orang2 jahat kaisar,haura dan mama kartini..semangaaat💪💪💪💪💪
Apriyanti
bener kata oma Kartini cocok bgt buat 2org penghianat ini🤣🤣
lanjut thor 🙏💪😘
Nurminah
kalo anak pungut yg jahat salah keturunan nya bibit bobotnya gimana anak ustadz anak penjabat anak orang alim apakah dari keturunan nya bukan dari salah didikannya karena banyak anak pungut yg baik berbakti tau diri dan banyak anak kandung yg membunuh orang tua kandung nya jadi garis darah siapa dia dilahirkan tidak menjamin akan jadi apa orang itu tergantung didikan lingkungan semua nya jadi satu kesatuan pembentukan watak anak
mams dimas
segera cari tau Kay siapa wanita yg tidur dengan suamimu..kalo udah ketemu laporin polisi biar kapok
mams dimas
apalagi kelakuannya
Apriyanti
keren sumpah mu Kayla🤣🤣🤣🤣
ternyata org nya fi depan mata 😂😂
Yuliana Tunru
wiluam mmg laki2 penzina smoga z kena penyakit sama kyk engel
Arbaati
aamiin....moga terkabul Kayla
faridah ida
semoga pertemuan kali ini Kayla mengetahui nya , hancur2 daah tuh keluarga Kayla ...
millie ❣
gila emank pasangan ini ckckckckc maklum cucu'y anak pungut yg kgk jelas bebet,bibit,bobotnya untung bgt lah haura g dpt laki modelan kek william emank kek'y turunan de sono'y begonolah 😏😏
Patrick Khan: . belom kapok wiliam.. masih janjian sm angel.. ok teruskan lah teruskan lah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!