NovelToon NovelToon
My Boss My Hubby

My Boss My Hubby

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Miss Bonita

[ 21++ ] Di Mohon Kebijakan Pembaca.
IG : @liesysl

Pernah dikhianati 4 tahun yang lalu oleh lelaki yang dia cintai, membuat Daisy menjadi begitu selektif. Tetapi semua berubah ketika dia bertemu dengan lelaki tampan tapi kaku.

Hanya dengan pertemuan singkat keduanya memutuskan untuk menikah. Tapi, siapa sangka suaminya adalah bos baru di perusahaan tempatnya bekerja.

Bagaimana ingin profesional kalau bos yang terkenal dingin ternyata memiliki hati yang hangat. Bagaimana kelanjutan kisah rumah tangga Daisy dengan bosnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Bonita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.26 - Nama Yang Terukir

Setelah pernyataan dari keduanya, Daisy dan Avril saling menatap tajam seperti ada aliran listrik yang terpancar dari mata mereka.

Daisy berusaha menghubungi Zhafran tapi belum ada respon, mungkin saja suaminya sedang ada pekerjaan penting yang tidak bisa diabaikan. Setelah beberapa saat, Daisy berpikir keras dan dia harus kembali bersikap anggun layaknya seorang profesional di Perusahaannya. Dia harus memikirkan masalah ini dengan kepala dingin dan tidak langsung emosi.

Daisy berjalan ke arah sofa lalu duduk dengan anggun, seperti menyatakan ini adalah wilayahnya," Nona Avril silahkan duduk. Mari kita bahas kesalah pahaman ini."

Avril yang juga masih kaget tanpa sadar langsung duduk berhadapan dengan Daisy," Aku tidak tahu salah paham apa yang kamu maksud. Tapi aku sangat tahu kalau Alex tidak akan sembarangan menginzinkan orang asing tinggal di rumahnya."

Daisy masih santai menanggapi perkataan Avril," jadi siapa Nona Avril sebenarnya ?"

[ Dering ] Suara dering Hp Daisy.

"Daisy, jangan dengarkan perkataan gadis itu. Aku bisa jelaskan nanti dirumah, sebentar lagi aku sampai." Suara Zhafran bergetar saat berbicara dengan Daisy, seperti suara yang penuh kekhawatiran.

"Baiklah. Hati - hati di jalan." Kemudian dengan wajah tersenyum Daisy kembali menatap Avril," Sebentar lagi Zhafran sampai," ucapnya pada Avril.

Zhafran dan kedua asistennya tiba dirumah 10 menit kemudian, dia berwajah lega tidak ada hal aneh terjadi dirumah.

"Kapan kamu datang ? apa paman tau kamu kemari?" tanya Zhafran pada Avril dengan tatapan yang mendominasi.

Dengan ragu Avril menjawab," itu.. aku gak pamit sama Dady." Avril mulai salah tingkah dia tau kalau Zhafran sangat tidak suka diganggu tapi dia tidak kenal siapapun di Indonesia kecuali Zhafran, walaupun ada kerabat lain tapi Avril hanya menyukai dan dekat dengan Zhafran.

Daisy memandang keduanya, dia merasa diabaiakan dan mulai kesal. Jarang sekali dia bisa melihat ekspresi Zhafran yang seperti ini.

Sadar kalau Daisy mulai memasang pandangan tajam diapun mendekat dan duduk disamping Daisy sambil menggenggam tangannya," Avril adalah sepupuku dari kecil dia tinggal di Amerika," ucapnya pada Daisy.

Dengan santai Daisy menjawab," Oh kirain tunangan."

Zhafran mulai menatap Avril dengan tatapan jengkel tapi tidak berbicara. Avril yang merasa ditatap penuh dengan aura membunuh akhirnya meminta maaf.

"Ya aku minta maaf deh tapi kan Dady memang mau kalau kita tunangan kak. Walaupun kamu bukan tipeku sih," Avril mulai sombong dan membanggakan dirinya," tapi sejak kapan kakak punya pacar? eh tadi dia mengaku kalau jadi istrinya kakak loh."

Zhafran kembali menatap mata istrinya," Daisy memang istriku kami sudah menikah," ucapnya tanpa memandang Avril.

Kaget dan tidak percaya Avril terus bertanya pada keduanya tapi tetap memberikan jawaban yang sama.

"Jadi apakah kalian memang sudah bertunangan?" Walaupun merasa takut tapi Daisy memberanikan diri untuk menanyakan hal itu, dia perlu mengkonfirmasikan beberapa hal.

Zhafran tidak mengira kalau harus menjelaskan hal tersebut kepada Daisy secepat ini.

"Itu tidak mungkin Daisy. Aku dan Avril punya hubungan darah, itu hanyalah candaan Avril saja. Setiap ada wanita yang mendekatiku dia selalu menjadi tunangan atau pacarku. Bisa dibilang dia adalah tamengku." Zhafran tidak pandai menjelaskan hal-hal rumit seperti ini, dia takut istrinya salah paham dan terluka.

"Bisa dibilang Kak Alex yang selalu manfaatin kecantikan aku. Dan lagi Kak jangan sembarangan ngatain aku tameng dong." Avril yang mulai kesal lalu berpindah posisi ke samping Daisy.

"Jadi kalian hanya keluarga tidak ada hubungan romantis semacamnya?" Muncul perasaan lega di hati Daisy. Dia takut akan ditinggalkan lagi dan lagi apalagi dia sudah mulai menyukai Zhafran dan bahagia bersamanya.

"Aduh kakak ipar tenang saja. Aku dan Kak Alex cuma sepupuan kok. Kalau Dady memang sering bercanda pengen aku jadi istrinya Kak Alex tapi kan gak mungkin. Malah kupikir tadinya Kak Alex ini gay."

Avril mulai tertawa dan bersembunyi di samping Daisy .

Walaupun hanya bercanda tapi tetap saja membuat perasaan Daisy tidak nyaman apalagi melihat kedekatan diantara keduanya.

"Kak aku nginap disini ya. Masakan Kakak ipar enak banget tadi masakin spageti buatku, rasanya fresh banget. Aku tidak pernah merasakan spageti enak itu di restoran manapun," ucap Avril memelas.

Siapa yang masakin buat kamu toh kamu yang seenaknya merebut mie gorengku," gumam Daisy kesal.

"Menginaplah di Hotel, Ren akan mengantarmu."

Zhafran tidak mau ada orang lain yang tidur dirumahnya, apalagi Avril sangat berisik.

Walaupun terpaksa akhirnya Avril menginap di Hotel, tujuannya datang karna ada urusan pekerjaan, dan sebelum pergi dia dan Daisy sudah bertukar nomor whatsaap.

Setibanya di Hotel Avril langsung menyebarkan info di Chat Groub Whatsapp khusus Family kalau Alex ( Zhafran ) punya istri yang cantik dan pandai memasak.

Melihat Daisy masih diam Zhafranpun memeluknya," Diasy, percayalah padaku. Dia hanya sepupuku dan kami memiliki ikatan darah yang sama. Dadynya adalah adik dari ayahku." Zhafran membenamkan kepalanya kepangkuan Daisy.

Merasa kalau Zhafran sangat imut diapun mengelus pipinya," aku percaya, maaf ya kamu jadi harus kembali kerumah padahal lagi sibuk kan."

"Daisy apa kamu cemburu?"

Zhafran menatap mata Daisy dengan lembut, dia menjadi penasaran apakah istrinya bisa cemburu.

"Tidak." Daisy menjawab tapi memalingkan wajahnya.

"Sungguh?"

Kenapa aku merasa sesak saat dia mengatakan tidak ya.

"Aku kaget, aku hanya merasa tidak penting bagimu."

Daisy menunduk lemas matanya mulai berkaca-kaca.

Zhafran menyentuh wajah Daisy lalu mengecup keningnya," kamu penting bagiku Daisy. Kenapa kamu berpikir sebaliknya?"

Ada perasaan jengkel di hati Daisy karna Zhafran tidak menyadarinya tapi dia juga tidak bisa menyalahkannya," kita menikah tanpa mengabari keluargamu. Bagaimana kalau.."

Zhafran baru ingat kalau pernikahan tersebut memang mendadak dan tidak melibatkan orang tuanya," maafkan aku. Aku janji akan mempertemukanmu dengan keluargaku."

"Bukan itu maksudku. Aku juga tidak mengabari keluargaku, hanya saja aku merasa kalau mungkin kamu hanya butuh status," jawab Daisy sedih.

"Daisy aku sudah katakan berulang kali aku menyukaimu tapi saat ini orang tuaku di luar negri. Maaf aku sangat terlambat dan tidak memikirkan perasaanmu. Aku hanya tidak ingin menundanya aku takut membuatmu menunggu lalu kamu pergi dariku, aku menikahimu bukan hanya sekedar status." Zhafran menatap lekat wajah istrinya.

"Kenapa kamu selalu bicara semanis itu, kamu tahu itu bisa menggoyahkan hatiku. Kadang aku bertanya-tanya kenapa kamu mau menikah denganku Zhafran?"

"Karna dari awal aku melihatmu, hatiku sudah menjadi milikmu. Nama mu sudah terukir dihatiku." Zhafran mengecup tangan Daisy lalu memeluknya dengan erat.

"Maksudmu?"

Apa dia mencintaiku atau dia gak sadar sudah jatuh cinta padaku?

"Kamu sudah sejak lama ada dihatiku Daisy, tidakkah itu cukup?"

Daisy menatap lembut mata suaminya, tidak setiap perasaan harus diungkapkan, karna perasaan yang kita ungkapkan harus dipertanggung jawabkan. Dengan semua tindakan dan perkataan Zhafran dia tau kalau suaminya telah jatuh cinta padanya.

Keduanya tidak sadar kalau masih ada Ran disana. Dia hanya bisa menghela nafas melihat sinetron didepan matanya," Nyonya kau harus berjuang lebih keras untuk menyadarkan Tuan Zhafran, karna untuk hal seperti yang namanya Cinta dia terlalu bodoh untuk menyadarinya," gumamnya pelan.

"Eheeem," Suara Ran memecah suana," Tuan."

Astaga jadi tadi ada Ran. Aduh malunya," gumam Daisy dengan wajahnya yang memerah.

"Daisy apa yang terjadi, kenapa kepalamu terluka?"

"Aku terjatuh tadi tanpa sengaja saat ...Aku tidak apa kok."

"Ran ambilkan P3K dan panggil Farhan untuk mengobati Daisy." Zhafran mulai berpikir keras apakah Avril melukai Daisy, tapi Avril bukanlah gadis jahat dan tidak akan melukai orang lain semudah itu.

Merasa tau apa yang dipikirkan Zhafran," aku hanya terjatuh tadi, tidak ada hubungannya dengan Avril," ucap Daisy.

Zhafran mengangguk tapi dia tetap memberikan kode pada Ran untuk memanggil Dr. Farhan.

[ Dering ] Suara Hp Daisy.

📩" Kak Daisy. Aku Avril kumohon jangan bilang kalau tadi kakak terluka karna aku. Sungguh aku tidak sengaja."

📩"Aku tau. Istirahatlah kudengar besok kamu ada pemotretan."

📩"Apa kak Daisy mau menemaniku besok ? sekalian kita sopphing. Sebagai tanda permintaan maafku."

📩"Baiklah."

"Kenapa wajahmu senyum-senyum begitu?" tanya Zhafran.

"Avril memintaku menemaninya besok."

"Baiklah kalau begitu, tapi ingat ya dia itu sangat nakal jadi jangan sampai kamu dikerjainya."

"Aku tau."

"Daisy apakah aku juga ada dihatimu?"

"Sejak kita menikah, nama mu juga sudah terukir di hatiku Zhafran."

Tunggu saja akan kubuat kamu mengatakan" Aku mencintaimu."

Bonus :

Rose berada di Mall

Rose : Sahabatku ulang tahun aku harus membelikan dia hadiah, tapi apa yah.

Pegawai : Apa yang anda butuhkan kak?

Rose: Aku lagi cari hadiah buat sahabat perempuanku tapi aku pengen kasih kejutan lain karna dia baru menikah.

Pegawai: Bagaimana dengan ini "Lingerie bertali satu dan tembus pandang.

Rose : Aku beli 1 lusin dengan warna dan bentuk yang berbeda.

Hadiah spesial untuk malam pertama mu Daisy kau harus tampil beda hahahaha.

Bersambung.

Terima kasih sudah membaca naskah ini yang masih penuh kekurangan. Jangan bosan memberikan Like, Vote, Komen dan Klik ❤

1
Santi Susanti
qok gk di lanjut otor
Iwat Sekarwaty
iyaa thor udah mau 2thn kok blm up2 ya, semoga thor sehat sehat ya.
Dewi Astuti
aq malah suka baca omelan ran ke thor hehehe
Mom's Dion
mana kk up ny kok lama
Aqua_Chan
mantap ayo lanjut
hope
udh deh degan AQ ,, tpi untungnya baik baik aja
hope
akhirnya yg d tunggu tunggu udh d lakukan 🤭🤭🤭🤭🤭
hope
nunggu adegan hot Ng muncul muncul
hope
menunggu adegan 21+ ntah kapan itu terjadi
hope
rahasia ilahi
hope
ada ap dengan 4 tahun yg lalu,,,, semua nya selalu berhubungan 4 tahun lalu 🤔🤔🤔🤔🤔
Aqua_Chan
wah wah
Aqua_Chan
😀😀😀
Aqua_Chan
nah nih
Aqua_Chan
wahhh
Aqua_Chan
sarah ini
Aqua_Chan
ku kira cowok si ran
Aqua_Chan
seruu
OXICKLUG
in sya Allah dapat satuu😭
u-chan Taiyou
gk asing lah, dia kn adikmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!