NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ke Tubuh Permaisuri Terbuang

Reinkarnasi Ke Tubuh Permaisuri Terbuang

Status: tamat
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Penyeberangan Dunia Lain / Tamat
Popularitas:247.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: shafrilla

Winny adalah seorang gadis preman yang pekerjaannya selalu berhubungan dengan nyawa. Malam itu dia berada di sirkuit balap mobil, ketika dia hendak sampai di garis finis tiba-tiba mobilnya mengeluarkan api di bagian mesin. suara ledakan terdengar begitu keras, cahaya putih tiba-tiba muncul dan membawa Winny pergi ke suatu tempat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai membalas

Ling Xu-mei masuk ke dalam kediaman Ibu suri, "Hormat hamba yang mulia." kata Ling Xu-mei yang kemudian mendekat ke ibu suri. Ibu suri tersenyum kemudian menggerakkan tangannya.

Selir Me-ang yang sengaja datang pagi itu niat hati ingin mengambil perhatian Ibu suri, namun sayangnya wanita yang dia ingin dapatkan hatinya itu malah tidak menghiraukannya.

"Apakah kamu sudah makan Ling?" tanya ibu suri.

Ling Xu-mei tersenyum Dia kemudian meletakkan tempat makanan. "Tadi aku sama Yura memasak ini untuk dimakan bersama dengan ibu suri." ucap Ling Xu-mei.

Selir Me-ang yang dari tadi ada di tempat itu namun seolah tidak nampak, hal itu membuatnya benar-benar sangat kesal, dalam hati dia terus mengomel tanpa henti bahkan mengumpat Ling Xu-mei dengan beberapa kalimat yang sangat menyebalkan.

"Benarkah?" Ibu suri yang kemudian melihat makanan yang dimasak oleh Ling Xu-mei. senyumnya langsung merekah ketika melihat makanan yang dibawa oleh Ling Xu-mei.

"Aku mau makan bersama ibu suri." kata Ling Xu-mei sembari melirik ke arah selir Me-ang yang tidak mendapatkan perhatian sama sekali.

Selir Me-ang berusaha untuk mencari perhatian Ibu suri. "Yang mulia, aku akan memasakkan yang mulia makanan pagi ini." kata selir yang berusaha mencari perhatian Ibu suri. namun sayangnya wanita tua itu malah tersenyum menghina kepada selir Me-ang.

"Semenjak kapan kamu bisa masak? bahkan ke dapur pun kau tidak pernah, kamu ingin membuatkan aku makanan? apa kamu mau membunuhku?" kata ibu suri.

Sikap acuh yang ditunjukkan oleh ibu suri membuat selir Me-ang langsung kesal, dia lebih memilih untuk pergi dari tempat itu agar dia tidak semakin direndahkan. "Kalau begitu hamba akan pergi yang mulia." pamit selir yang kemudian hendak pergi.

Melihat itu Ling Xu-mei tidak akan diam saja, barusan dia dihina oleh pelayan selir Me-ang, jadi Ling Xu-mei berniat untuk membalaskan sakit hatinya itu. Ketika selir Me-ang hendak pergi dari tempat itu, Ling Xu-mei kemudian sengaja melempar batu ke arah selir Me-ang hingga membuat wanita itu terjatuh.

"Aaa.."

Bukk..

Selit Me-ang terjatuh ketika tanpa sengaja kakinya seperti dilempar sesuatu.

"Apa yang kamu lakukan selir Kenapa kamu malah tiduran di sana?" tanya Ling Xu-mei ketika melihat selir Me-ang terjatuh, bibirnya tersirat senyum puas ketika melihat selir itu jatuh di depannya.

"Beraninya kamu melakukan hal itu padaku!" teriak selir Me-ang sembari menunjuk Ling Xu-mei.

"Memangnya apa yang aku lakukan? bahkan aku tidak menyentuhmu atau mendorongmu." jawab langsung santai Ling Xu-mei.

"Kenapa kamu memfitnah permaisuri, selir! Apa kamu mau mulutmu itu aku tampar!" bentak Ibu suri .

"Mohon maaf Ibu suri, tapi...," perkataan selir Me-ang terhenti ketika melihat Ling Xu-mei tidak membawa apapun.

"Yes, rasakan itu, nungging-nungging seperti babi, beraninya kamu sama pelayanmu itu bersikap sombong di depanku. Lihat saja aku pasti akan menyiksa kalian semuanya secara perlahan-lahan." ujar Ling Xu-mei yang kemudian bersikap seolah sedih di depan Ibu suri.

"Inilah yang terjadi, Ibu suri. para gundik Kaisar selalu menyerang hamba, mereka selalu memfitnah hamba, sayangnya yang mulia Kaisar selalu percaya dengan mereka." kata Ling Xu-mei sembari berakting begitu memilukan. hal itu membuat Ibu suri menatap selir dengan amarah meluap.

Sesaat kemudian pelayan selir Me-ang masuk dengan wajah memerah dan bengkak karena tadi ditampar oleh Ling Xu-mei berulang kali.

"Apa yang terjadi dengan wajahmu?" tanya selir Me-ang ketika melihat pelayannya wajahnya bengkak.

"Ampuni hamba yang mulia, berikan hamba keadilan." ucap pelayan selir.

"Memang apa yang terjadi denganmu?' tanya ibu suri.

"Ampuni hamba yang mulia, tadi wanita itu menampar hamba berulang kali." jawab pelayan selir Me-ang.

"Lancang! berani sekali Kamu memanggil permaisuri dengan panggilan wanita itu, kamu tidak mau hidup ya!" seru Ibu suri yang kemudian menyuruh pelayan memberi hukuman kepada pelayan selir Me-ang. hukuman pukul 20 kali.

"Ampuni hamba yang mulia, ampuni hamba!" seru pelayan yang diseret paksa oleh para pelayan Ibu suri.

"Yang mulia, ampuni pelayan hamba yang bersalah adalah wanita itu, ah.. yang mulia maksud hamba permaisuri." kata selir Me-ang yang melihat pelayannya diseret paksa.

Ibu suri tidak mau mendengarkan itu, pelayan selir Me-ang dipukuli berulang kali hingga membuatnya tidak bisa berjalan, sedangkan selir Me-ang hanya bisa diam tanpa melawan karena Ibu suri memang dari dahulu selalu membela permaisuri Ling.

"Lihat saja, aku pasti akan membalasmu." ujar selir Me-ang dalam hati, sedangkan Ling Xu-mei yang melihat itu dia nampak tersenyum puas, dia menatap selir Me-ang yang berusaha untuk membantu pelayannya.

"Hahaha.., rasakan kamu ya, lihatlah sebentar lagi kamu akan pulang ke tempatmu dengan cara merangkak. Sekarang pelayanmu sebentar lagi kamu." ucap Ling Xu-mei yang kemudian masuk kembali ke paviliun Ibu suri. mereka makan bersama sedangkan selir Me-ang meminta para pelayan pria untuk membawa pelayannya kembali ke paviliunnya.

Setelah dari paviliunnya, selir Me-ang pergi ke tempat Kaisar khan dia merengek meminta Kaisar Han untuk menghukum Ling Xu-mei karena berani menghinanya.

"Hari ini aku tidak ada waktu untuk melakukan pekerjaan lain, lebih baik kamu lakukan sendiri." jawab Kaisar Han yang memang Tengah disibukkan dengan beberapa laporan mengenai keluhan masyarakat mengenai pajak yang terlalu tinggi. seperti yang dikatakan oleh pengawal bayangannya dan penasehatnya banyak rakyat yang menderita akibat para pejabat semena-mena.

"Yang mulia...," rengek selir Me-ang.

Brakk!!

Kaisar Han langsung menggebrak meja, dia menatap selirnya dengan tatapan mata yang begitu tajam, setajam pisau yang langsung di hunuskan di jantungnya. "Aku sudah bilang kan aku masih sibuk!" seru Kaisar Han yang kemudian menyuruh selir Me-ang untuk pergi.

Sesaat kemudian datanglah selir Jia yang hendak merengek meminta sesuatu. "Ada apa?" tanya selir Jia kepada selir Me-ang.

Selir meang menceritakan mengenai apa yang terjadi kepada dirinya, selir Jia yang mendengar itu dia langsung mengepalkan tangannya. "Wanita itu benar-benar sudah berani melawan kita." kata selir Jia yang terlihat marah.

"Kamu benar sekali selir wanita itu sudah berani melawan kita, jika kita tidak bertindak wanita itu akan menjadi, dia pasti akan membuat kita dalam masalah." kata selir Me-ang.

Selir Jia yang hendak berbicara dengan Kaisar Han langsung dihentikan oleh Gu Yanzel, pria itu meminta selir Me-ang dan selir Jia untuk meninggalkan sang Kaisar.

"Tapi aku ingin berbicara dengan yang mulia." kata selir Jia sembari menepis tangan Gu Yanzel, dia memaksa untuk menemui Kaisar Han, namun sang Kaisar langsung memberikan tatapan mata tajam kepada dua selirnya. Hal itu membuat selir Jia dan selir Me-ang langsung terhenti.

"Kenapa yang mulia seperti itu? biasanya dia tidak pernah bersikap seperti itu padaku." gumam selir Jia yang mendapatkan tatapan mata dingin dan marah dari Kaisar Han. hal itu membuatnya langsung menarik diri dan berpamitan kepada kaisar.

"Memangnya ada apa dengan yang mulia Kaisar, Tidak seperti biasanya dia malah mengusir kita." kata selir Jia.

"Iya, akhir-akhir ini yang mulia Kaisar seolah tidak menghiraukan kita." lanjut selir Me-ang.

*bersambung*

1
bakpao
/Good/
Tubuni Boru Manalu
bagus...alur ceritanya nyambung dan enak dibaca...
Handa Yani
cerita nya bagus..ga berbelit...😍
Osie
semoga permaisuri ling bisa lepas dr kaisar han..g bgt kalau ttp jd istri secara udah mati dibunuh eh ttp bertahan..bego mah
Sashimi Bee
wah suami Yura ada dua?
Yuyun Zampiet
seru thor, yaaah dah tamat aja
Dwi Sari Usop
kpan permasuri dpertemukan dngn orang tusnya
Wahyuningsih
yaaaah tamat jga akhirnya...... dtnggu crita brunya thor hrs lbih bagus dri yg ini 💪💪💪💪 dlm berkarya
Oi Min
waduh.... kok dah hamil aja..... gmn ini. bahagia sech.... tp takutnya para pangeran cemburu, terutama pangeran kedua
Oi Min
tenang Ryu Bin..... kmu tunggu saja Ju Tak di neraka
Oi Min
oho..... madu simpanan mu sdah tercium baunya menteri Ryu Bin..... fufufuffuufuuufu..... selamat menikmati
Oi Min
cih..... pede gila si mantan suami.... di kira Ling bego apa ninggalin suami sempurna demi mantan pekok
Oi Min
mknya jadi kaisar/pemimpin mang seharusnya blusukan, menyamar tanpa iring2an pengawal ato pelayan. biar tahu keadaan rakyat nya
Oi Min
g tau aja kaisar Qin..... klo istrinya sedang bersenang-senang di desa hilang😄😄😄😄
Oi Min
g ada ide nama ato gmn tor?? knp nama kakak Zian ma temen Zian hampir sama??
Oi Min: wkwkkwkwkw😄😄😄😄😄😄masalah nya jga kadang typo. nyebutin teman Zian tp pake nama kakaknya.....
total 2 replies
Oi Min
ego mu yg sakit Han.....
Oi Min
kwe kui pelayan g tau diri
Oi Min
itu kalo kmu jadi permaisuri kan??? pertanyaannya...... apakah kamu akan jadi permaisuri nnti???
lee zha
bagussss
Nana Niez
bahasanya gaul sekali,,, bukan bhs para bangsawan kerajaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!