NovelToon NovelToon
Bukan Salah Orang Ketiga

Bukan Salah Orang Ketiga

Status: sedang berlangsung
Genre:Tukar Pasangan / Poligami / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Model / Berbaikan
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Bukan salah Mika hadir dalam rumah tangga Naya sebagai orang ketiga. Karena hadirnya juga atas permintaan Naya yang tidak ingin punya anak gara-gara obsesinya sebagai model. Mika melawan hati dengan rela menerima tawaran Naya juga punya alasan. Sang mama yang sedang sakit keras menghrauskan dirinya untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Sedangkan Naya sendiri, karena rasa bersalah pada suaminya, dia rela mencarikan istri untuk si suami.

Bukan salah orang ketiga. Ini murni kisah untuk Mika, Naya, dan Paris. Tidak sedikitpun aku terlintas di hati untuk membela orang ketiga. Harap memakluminya. Ini hanya karya, aku hanya berusaha menciptakan sebuah karya dengan judul yang berbeda untuk kalian nikmati. Mohon pengertiannya. Selamat membaca. Temukan suasana yang berbeda di sini. Dan, ambil pelajarannya dari kisah mereka. Bisakah cinta segitiga berjalan dengan bahagia? Atau malah sebaliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab*26

Di desa, sang mama hanya punya satu rumah tua yang bisa di sebut sebagai gubuk yang orang tuanya tinggalkan. Selain rumah tua, tidak ada harta benda yang lainnya lagi. Kakeknya dulu juga orang miskin. Jadinya, sang mama hanya diwariskan satu gubuk saja.

"Mama ... katanya tidak ingin meninggalkan Mika. Tapi .... "

"Mika sayang. Ini tidak termasuk meninggalkan Mika, bukan? Mama ... rindu kampung halaman mama. Mama rindu kediaman tua kedua orang tua mama. Mama sudah lama tidak pulang, Nak. Jadinya ... mama ... ingin ke sana. Lebih singkatnya, mama ingin berlibur ke sana, Mik."

Mika menarik napas dalam-dalam. Setelahnya, melepas secara perlahan. "Huh ... baiklah kalau itu yang mama mau. Tapi, Mika ... bagaimana caranya Mika membiarkan mama pulang sendirian, Ma? Mika tidak bisa. Mika akan sangat cemas. Namun, untuk ikut pulang, Mika juga tidak bisa. Di sini, Mika punya tanggung jawab untuk-- "

"Sayang mama. Kamu tidak perlu ikut pulang, Mika. Mama bisa jaga diri mama kok, Nak. Mama sekarang sudah jauh lebih kuat dari yang sebelumnya."

Pada akhirnya, Mika harus merelakan sang mama. Merestui apa yang sudah menjadi keputusan mamanya tercinta. "Baiklah, mama boleh pergi. Tapi hanya setelah tubuh mama benar-benar membaik. Ketika tubuh mama sudah sangat kuat untuk berpergian, baru mama boleh pulang kampung. Bagaimana?"

"Oke. Mama setuju."

Di sisi lain, Paris ternyata langsung kembali ke apartemen pribadinya. Pria itu tidak kembali ke kediaman istri pertamanya setelah menikah. Dia punya dua istri sekarang. Tapi tetap saja, hidupnya masih sangat kesepian. Punya dua istri, Paris tetap memilih untuk menyendiri.

Thing. Pesan singkat Naya masuk ke ponsel Paris. Enggan Paris melirik ponsel tersebut. Karena dia sudah tahu, kalau pesan itu, datang dari istri pertamanya.

Bukan karena tidak ingin perduli lagi pada Naya, hanya saja, hati Paris masih belum bisa menerima semua yang Naya lakukan untuknya. Berat tangan Paris mengambil ponsel yang ada di atas nakas. Setelah ponsel ada di tangan, mata Paris langsung melihat pesan Naya.

*Paris, apa semuanya sudah selesai?"

Paris dengan enggan mengetik, *Ya. Lalu, mengirim pesan itu ke nomor kontak Naya.

Tidak membutuhkan banyak waktu, pesan itu langsung Naya balas. *Baguslah kalau begitu, Paris. Aku jadi merasa mega. Oh iya, Paris. Karena sekarang kamu sudah punya dua istri, jadi kamu harus membagi waktu mu dengan adil yah."

Paris terdiam dengan mata yang terus menatap ke arah layar. Kesal? Jangan ditanya, hatinya saat ini sedang merasa sangat kesal.

"Dua istri? Harus membagi waktu kamu bilang, Nay?" Paris langsung terkekeh. Bukan karena bahagia. Melainkan, karena marah.

"Kamu pikir aku ini apaan, Naya? Kamu meminta aku menikah dengan wanita lain setelah kamu membuat ulah. Kamu sungguh luar biasa. Kamu pikir, dengan memaksa aku menikah, kamu bisa mengembalikan semua yang telah kamu hancurkan. Tidak semudah itu, Naya. Tidak."

"Apa yang sudah rusak, tidak akan kembali seperti semula. Walau aku sebenarnya tahu, kamu sudah berusaha untuk memperbaiki hubungan kita. Tapi, ini soal hati. Soal perasaan ku yang tidak pernah kau hargai. Soal kehidupan calon anak yang seharusnya akan menambah seri dalam rumah tangga kita."

Paris menarik napas dalam-dalam, lalu melepasnya dengan pelan. Dadanya cukup sesak. Masih sangat menyakitkan ketiak dia memikirkan calon anak yang seharusnya saat ini sudah berkembang di rahim sang istri.

"Kamu merusak anugerah yang kamu dapatkan, Naya. Lalu setelah itu, kamu carikan aku perempuan lain untuk menggantikan mu memberikan aku hal besar yang telah kamu rusak. Kamu sungguh luar biasa," ucap Paris sambil menahan pilu.

....

Mika terdiam di kamar sederhana miliknya. Dia tatapan tembok usang yang dilapisi stiker hijau tua kesayangannya itu dengan tatapan sayu. Yah, Mika ada di kamar tersebut. Tapi pikirannya tidak. Pikiran si gadis melayang jauh entah ke mana.

Pernikahannya yang seperti mimpi. Yang membuat Mika merasa sangat berat adalah tanggung jawab yang akan dia sandang. Dia menikah dengan alasan untuk membatu seseorang melanjutkan penerus, bukan karena rasa cinta. Dan harusnya, ini adalah malam pernikahan yang sangat diimpikan oleh para pengantin. Tapi tidak dengannya.

Satu pesan Naya yang masuk beberapa waktu yang lalu membuat pikiran Mika tidak tenang. Pesan dari Naya yang mengingatkan Mika untuk segera memberikan Paris keturunan. Yah, meskipun Naya tidak mengatakan peringatan itu secara langsung, tapi secara kiasan, Mika cukup memahami maksud dari pesan singkat Naya sebelumnya.

*Mika. Selamat menempuh hidup baru untuk kamu yah. Sekarang, kamu sudah resmi menjadi adik madu aku. Semoga, kamu segera bisa memberikan Paris calon penerus."

Inilah bunyi pesan singkat Naya, yang bagi Mika adalah sebuah peringatan secara tidak langsung untuk dirinya. Karena sejak awal, pernikahan itu terjadi memang dengan tujuan untuk menjadikan diri Mika sebagai tempat penerus generasi Paris selanjutnya.

"Ya Tuhan .... " Mika melepas napas berat. "Kenapa hidup seperti ini? Bagaimana bisa aku tidak punya cinta dari pasangan dalam hidup ini, Tuhan?"

Baru juga berucap, pesan singkat Paris langsung masuk ke ponsel Mika. Pesan singkat yang seolah adalah jawaban dari atas pertanyaan Mika pada Tuhan barusan.

*Mika. Kamu sedang apa?

Mata Mika membulat saat membaca pesan singkat yang Paris layangkan. "Kamu sedang apa? Ini manusia tidak seperti biasanya deh mengirim pesan singkat yang tidak berguna seperti ini padaku."

Ting. Pesan singkat berikutnya datang lagi. Padahal, pesan yang pertama masih belum Mika balas. Sekarang, Paris kembali melayangkan pesan berikutnya.

*Sudah makan belum? Bagaimana kondisi mama kamu, Mik? Jangan sungkan jika butuh bantuan dariku. Katakan saja tanpa harus merasa tidak enak hati."

"Hah? Dia ... mengirim pesan seperti ini padaku?"

"Tunggu! Ini beneran dia atau orang lain ya?"

Mika sibuk menebak-nebak. Pesan singkat yang Paris kirimkan malah dia abaikan karena pikirannya itu.

Sementara itu, karena pesannya hanya dibaca tapi tidak mendapatkan balasan, Paris kembali mengirimkan pesan singkat berikutnya.

*Ada apa, Mika? Kenapa kamu tidak membalas pesan ku? Kamu baik-baik saja, bukan?"

Mika kembali membulatkan matanya yang sudah terlihat normal sebelumnya. "Apa? Manusia ini tidak sedang sakit, bukan? Tidak sedang mengigau 'kan ya?"

"Tidak. Jangan tunggu lagi. Jangan buat manusia plin-plan ini merasa kesal. Aku harus, harus membalas pesannya sekarang juga."

1
Cindy
lanjut
Cindy
lanjut kak
Dew666
💎💎💎💎
Rani: makasih banyak yuhu.... 🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: Siap di laksanakan. yuhu....
total 1 replies
Dew666
🔮🔮🔮🔮
Rani: makasih banyak🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: yuhu .... 🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: oke2👍🫰
total 1 replies
Dew666
💜💜💜
Rani: 🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
total 1 replies
Dew666
🍡🍡🍡🍡🍡
Rani: 🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: syiap👍🫰😍
total 1 replies
Dew666
💎💎💎💎💎
Rani: 🫰🫰🫰😍😍😍😍
total 1 replies
Soraya
lanjut thor
Rani: A syiap👍🤭
total 1 replies
Soraya
vote untuk mu thor
Rani: terimakasih banyak. 🫰🫰🫰 yuhu ....
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: siap👍☺️🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: siap👍 dilaksanakan 🫰🤭
total 1 replies
Soraya
mampir thor
Rani: yuhu ... moga betah yah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!