AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 25
*Berawal dari paksaan hingga menjadi sebuah cinta , itu lah takdir sang pencipta,,,*
Terkadang kita tidak tau , kapan cinta itu hadir , namun yang harus kita lakukan adalah berusaha ,dan bersabar karna pada hakikat nya , kita tidak bisa memaksa kan seseorang untuk mencintai kita seperti kita mencintai nya ,
begitu pun dengan Abi , dikarenakan kesabaran dan usaha nya dia mendapat kan cinta yang setara dari seorang Afiza , wanita cantik yang ia cintai sejak ia , telah memantas kan diri ,, dan seorang afiza Ghani menyandang status sebagai istri nya.
" mas Abi , Afi pamit dulu Ana udah jemput " pamit Afi pada suami nya yang baru akan berangkat kerumah sakit juga .
Afi menggapai tangan suaminya lalu mencium nya " hati-hati ingat sore harus udah pulang ya " jawab Abi lalu tak lupa mencium kening istri nya yang terbalut hijab .
" iya siap ,pak suami " jawab Afi menggoda Abi , dan setelah nya berlalu dari hadapan suami nya , Abi yang melihat tinggkah istri nya hanya bisa tersenyum , ada-ada saja jawaban istri nya itu ,
aufit Afi
sesampai nya di sebuah mall , ke empat gadis itu segera menjelajahi barang-barang yang mereka sukai..
Alice
Adiba
Adena
Afi dan sahabat sahabat nya terus menjelajahi mall yang bisa di bilang sangat lah besar , " Za yang ini bagus nggak ," tanya Adena pada Afi menunjuk kan sebuah dress yang sedang iya pegang
" cantik , cocok kalo di kamu " jawab Afi memberi penilaian nya .
" loe belum dapet Za ? " tanya Adena yang melihat Afi masih bingung , ingin beli yang mana , Afi hanya menggeleng , ia bingung harus beli yang mana soal nya wanita itu sedang tidak ingin membeli baju .
" aku beli yang lain aja deh " kata Afi pada akhir nya ," ngomong-ngomong Adiba,sama Alice kena ya tuh dua bocah " tanya Adena pada Afi yang juga bingung dia tidak melihat kedua sahabat nya itu ,
" udah selesai loe pada ?" tanya Adiba tiba tiba yang sudah berdiri di belakang Adena ,
" ih apa sih Dib ngagetin tau " kata Adena memukul sedikit bahu Adiba karna merasa kesal .." dari mana aja loe pada ? "
" nungguin kalian berdua dikasir buat bayar , eh nggak tau nya belom kelar milih " jawab Alice .
" yaudah ayo bayar " seru Adiba , karna masih banyak yang ingin mereka berempat kunjungi ,
selesai dari membeli baju mereka pergi ketempat aksesoris , Afi yang memang suka memakai kedai pun , membeli beberapa jedai-jedai unik menurut nya .
Selesai dari membeli aksesoris , Adiba mengajak sahabat -sahabat nya untuk makan dulu .
" oh ya besok kalian punya waktu nggak sih ? " tanya Adiba sambil mengunyah makanan yang ada di mulut nya ,
" kenapa emang nya ?" tanya Alice mewakili yang lain .
" kalo nggak ada boleh temenin gue fitting baju nggak ? " tanya gadis itu dengan semangat ya Adena dan Alice sudah tau kalau Adiba sebentar lagi bakal nikah ,
" sorry ya Dib , besok aku ada janji sama bang Rifki , " jawab Afi yang sedikit kecewa karna dirinya tidak bisa ikut menemani sahabat nya fitting baju pengantin.
" ITS ok , nggak masalah , " jawab Diba yang tak keberatan " kalo loe berdua gimana ? " tanya Adiba pada Adena dan Alice.
" iya besok kita berdua temenin kamu " jawab Alice
" hahh .. Nggak sabar pengen nikah " kata Adiba menghela nafas nya , sedangkan Afi , Alice dan Adena hanya bisa menggelengkan kan kepala melihat tinggkah laku teman yang sedikit tidak waras nya itu .
" yaudah yuk , kata nya mau beli sepatu " ajak Adena pada sahabat -sahabat nya setelah menyelesai kan makan , dan yang membayar nya tentu lah Afi , kata mereka Afi mah udah punya donatur pribadi , hahaha , ada ada saja memang ,
setelah membeli banyak barang , Afi mengajak Adena ,Alice dan Adiba untuk pulang karna sudah hampir sore .
" jadi ini kerjaan kamu,! Menghambur hambur kan uang suami " suara seorang wanita tua , yang menghentikan langkah ke empat gadis yang baru selesai berbelanja , .....
BERSAMBUNG...