kehidupan malang seorang gadis bernama Aria,awalnya ia mengira telah diselamatkan oleh lelaki yg Ramah dan perhatian tanpa tau di balik itu ,pria tersebut memiliki sifat obsesif yg mengerikan.
saat Aria melakukan satu kesalahan fatal sifat asli pria tersebut akhirnya keluar.
apakah Aria dapat bertahan atau memilih pergi meninggalkan pria yg menurut nya ramah dan perhatian.
ataukah dirinya telah menemukan tempat ternyaman nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zippo:(, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ema jalang
Seorang gadis tinggi berpakaian rapi,namun cukup terbuka itu memasuki ruangan Adrian.
Ya dia adalah sekretaris Adrian,Ema
Ema sudah bekerja dengan Adrian selama 3 tahun,ia selalu mencoba mencari perhatian Adrian dengan tubuh nya dengan memakai pakaian terbuka,namun hingga saat ini Adrian tidak pernah sekalipun memandang Ema melebihi dari sekretaris.
Bahkan Adrian tidak pernah memperdulikan dirinya.
Tidak bisa mendapatkan Adrian,Ema malah mengincar Lou asisten pribadi Adrian yg juga terkenal tampan,badan gagah memiliki rahang yg tegas kulit putih termasuk dalam tipe Ema
Ema hanya berharap salah satu dari mereka bisa ia dapatkan .
Ema sudah beberapa kali di tegur dengan tegas oleh Lou agar memakai pakaian yg lebih tertutup,karena Ema beberapa kali menggoda Lou menggunakan pakaian sedikit terbuka.
Namun saat ini Ema di buat terkejut dengan kehadiran seorang wanita yg di bawah oleh Adrian,bahkan Lou bersikap sopan kepada wanita tersebut.
Ia merasa cemburu buta dan ingin memperhatikan lebih dekat wanita tersebut ,ingin mengetahui apa kelebihan wanita itu hingga Adrian sendiri yg membawanya kekantor karena selama ini yg Ema tau Andrea yg selalu mendatangi kantor Adrian itupun selalu mendapatkan penolakan dan sikap dingin dari Adrian.
sebelum Adrian memasuki ruangannya ia harus menjumpai wanita itu dan memberi peringatan.
Setelah Ema memasuki ruangan tersebut,ia menatap dari bawah hingga ke ujung rambut Aria.
'rambut lurus yg halus,kulit putih mulus,bibir tidak terlalu tebal ,warna merah tentu itu pasti lipstik tidak mungkin merah bibir asli,badan yg mungil,haaaa apa yg membuat Adrian tertarik pada wanita yg sangat biasa ini ,hanya sedikit cantik saja ,bahkan sepertinya dia tidak tau apa apa ,tidak seksi tidak hot tidak menarik hanya mempunyai tampang sok polos yg suka merayu lelaki dasar perempuan murahan '
Aria hanya menatap wanita di hadapan nya yg sedang memperhatikan dirinya Aria menebak wanita tersebut sedang menelisik dirinya .
"apa kau wanita murahan?".
Aria seketika terkejut dengan pertanyaan yg di lontarkan oleh wanita tersebut.
"apa?".
"aku bertanya apa kau seorang wanita murahan?".
"apa maksud dari perkataan anda nona,saya tidak mengenal anda,dan itu sangat tidak sopan dengan melontarkan pertanyaan seperti itu kepada orang yg tidak anda kenal".
"ck! Kau termasuk murahan karena telah menggoda Adrian "
"jaga omongan anda!"
"jika kau tidak murahan, bagaimana bisa Adrian membawa mu kemari ,kau pasti menggodanya dasar jalang!!!".
"saya peringatkan jaga omongan anda,dan anda siapa bisa sesuka hati berkata sembarang seperti itu".
"aku sekretaris Adrian yg selalu dekat dengan nya setiap menit apa kau tau,aku sekretaris kesayangan nya dan dia selalu memperhatikan diri ku"
"aku tidak peduli"
"dasar jalang!!"
Ema berjalan mendekati Aria hendak melayangkan tamparan.
tiba tiba pintu di buka,tampaklah Lou yg memasuki ruangan.
"apa yg kau lakukan disini Ema"Lou berkata dengan tatapan dingin dan amarah,karena ia tau Ema ingin menampar Aria dengan melihat posisi Ema
"e-eh tuan Lou,saya hanya ingin berkenalan dengan nona saja ".
"aku bertanya mengapa kau ada disini Ema..."Lou bertanya dengan tatapan dingin dan tegas , memancarkan aura yg menekan
Membuat Ema , ketakutan dengan sosok Lou .
Aria juga terkejut melihat Lou yg marah,ia tidak menyangka lelaki ini akan marah bisa semengerikan seperti ini sangat mencekam.
"maap tuan Lou saya akan pergi .."
Ema pun berlari kecil meninggal kan ruangan dan melewati Lou yg begitu menyeramkan.
"apa nona terluka?".tanya Lou kemudian kepada Aria.
"tidak apa apa Lou ,dia hanya ingin berkenalan saja tidak usah di ambil serius ".
"dia sudah lancang nona ingin menyakiti anda "
"sudah tidak usah di permasalahkan lagi ,aku mohon aku tidak ingin masalah ini menjadi besar jangan beritahu Adrian ".
"baiklah nona ..."
"apa Adrian sudah selesai?".
"sudah nona,dan saya kesini untuk mengantarkan pakaian tuan Adrian saja".
"pakaian untuk apa?".
"untuk pergi keluar,nona dan tuan akan pergi keluar dan saya menyiapkan baju tuan ".
"padahal sudah cukup dengan memakai baju kerjakan".
"saya tidak tahu nona ,saya hanya di perintahkan ".
Aria hanya mengangguk tanda mengerti,
"saya pamit undur diri nona".