NovelToon NovelToon
Ceo Galak Itu Calon Suamiku

Ceo Galak Itu Calon Suamiku

Status: tamat
Genre:CEO / Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama / Tamat
Popularitas:32.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: AMaeera

#Masih dalam tahap revisi, jadi kalau ada peebedaan bahasa mohon di mengerti.

Mempersatukan dua sifat manusia yang berbeda kepribadian itu tidaklah mudah.

"Kesempatan tidak akan pernah datang dua kali, di saat yang tidak memungkinkan untuk itu, karena waktu tidak akan pernah terulang, ini semua demi kebaikanmu, lakukan dan ikuti kata hatimu..." ucap Luna yang sudah terlihat sangat cantik dengan memakai gaun pernikahannya, sembari menahan air mata yang terus memaksa untuk keluar, Luna pun terus menatap Barack dengan penuh harap.

Tanpa berfikir panjang Barack yang sudah rapih dan terlihat tampan serta maco menggunakan tuxedonya yang berwarna hitam itu membalikkan badannya dan langsung meninggalkan Luna di ruang make up sendiri untuk menemui Klara.

sebenarnya apa yang terjadi???
baca terus novelnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AMaeera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#26 KAMBUH

 

Sorenya barack mengantar klara ke galerinya.

Di depan sebuah ruko di daearah kawasan elite barack menghentikan mobilnya.

Tertilis 'klara colection' di salah satu ruko tetsebut.

 

Barack membantu klara mengambil koper di bagasinya dan membawanya masuk ke dalam galeri.

"Terimakasih" kata klara.

"Mm, , kamu menginap disini?" tanya barack.

"Iya, sekalian soalnya mulai hari ini peserta seharusnya sudah mulai mengirim gaun rancangan mereka" kata klara.

Wajah barack seperti sedang memikirkan sesuatu, dia mengingat kalau luna ikut dalan lomba tersebut.

Wajahnya mulai meragu, karena bagai mana pun juga cepat atau lambat, luna akan segera mengeyahui kebenarannya.

"Ya sudah, kamu istirahat saja dulu, aku kembali ke kantor lagi, kalau butuh sesuatu hubungi aku saja" kata barack.

"Iya" klara memegangi tangan barack, dia mencoba mendekati wajahnya dan bermaksut untuk mencium bibir barack namun barack memalingkan wajahnya.

Klara pun tersenyum dan malah mencium pipi barack.

"Hati hati di jalan" kata klara, sambil terus melihat ke arah barack dari balik tembok kaca.

 

Di dalam kamarnya luna membuang tasnya ke arah sofa di dalam kamarnya, Wajahnya terlihat kusut. dia merebahkan tubuhnya di atas ranjang.

Dilihatnya langit langit kamarnya yang bernuansa putih itu.

 Dia terus melamun sambil mengingat ingat saat dia melihat klara bersama barack di dalam satu mobil.

Luna menghela nafas dengan pelan.

"Mereka satu mobil, , , itu artinya mereka sangat dekat donk??? ya pasti lah, kan perusahaan barack yang di paris bergerak dibidang fashion, mungkin juga klara salah satu partner kerjanya, positif thingking luna" kata luna menyemangati dirinya.

Luna beranjak dari ranjangnya dan segera masuk ke kamar mandi, dia membersihkan badannya, beberapa menit kemudian dia keluar dari kamar mandi dan segera barganti baju.

Tidak lama kemudian dia keluar dari kamar memakai tangtop warna putih di balut kardigan warna pink sepaha dan celana pendek.

Dia melangkahkan kakinya menuju ke arah dapur.

"Mbak, mamah sama papah belum pulang ya?" tanya luna kepada mbak ratmi asisten rumah tangga mamanya.

"Belum mbak, kemarin waktu mau berangkat sih bilangnya cuma dua malem, mungkin besok mbak" kata mbak ratmi menjelaskan.

"Owh ya sudah, mbak ratmi kalau mau istirahat, istirahat aja" kata luna sambil sesekali meneguk air mineral.

"Iya mbak, tapi mbak luna tidak mau dibikinin makanan dulu?" kata mbak ratmi menawarkan.

"Tidak usahlah, nanti gampang, ooh ya mbak nanti kalau ada yang nyari aku bilang saja akunya sudah pergi yah" kata luna sambil berlalu.

"Iya mbak" jawab mbak ratmi.

 

Luna mengambil kunci mobil di tempat kunci di garasi mobil keluarganya.

 

Lalu dia memencet tombol gembok yang terbuaka untuk membuka kunci alarm mobilnya

cit cit, , , bunyi mobil luna.

luna pun segera masuk dan menyalakan mesin mobil, kemudian meninggalkan rumahnya.

 

Dua puluh menit kemudian dia sampai di bestment apartement barack dan segera memarkirkan mobilnya.

 

Luna langsung menuju ke arah lift.

Sampainya di depan pintu luna mencoba memencet bel.

ting tong , , ting tong, ,

Beberapa saat luna menunggu barack membukakan pintunya.

Namun tidak ada sautan dari arah dalam ruangan.

Luna pun melirik kearah jam tangannya.

"Jam delapan kurang loh, masak dia belum pulang?" kata luna sambil mengernyutkan dahi.

"Masuk saja deh" kata luna sambil memencet sandi pintu apartement.

ceklek, , pintu terbuka dengan sendirinya.

Luna melihat sepatu kerja barack ada di rak sepatunya.

Luna merasa heran, setelah melihat sepatu kerja barack ada di rak sepatunya, dia hanya betfikir kenapa dia tidak membukakan pintu untuknya.

"Barack?" teriak luna sambil mengarahkan pandangan ke sekitar.

Dia melewati ruang tv dan dapur, tapi tidak melihat barack di sana.

Dia terus berjalan dan melihat ke arah balkon, disana dia juga tidak melihat barack.

"Barack?" luna mencoba memanggil barack lagi.

Tapi tetap saja tak ada sautan.

Luna mencoba mengetuk pintu kamar barack yang tertutup.

tok tok tok, , , , tetap tidak ada sautan.

"Barack? , , , aku mau ambil gaun ya?, , sama mesin jahitnya, kamu bisa tidak bantu aku bawa mesinnya turun? tadi aku lihat satpam tidak ada yang standbay di bawah tuh? jadi tidak ada yang menolongku membawa mesinnya" luna terus berbicara.

Barack tetap tidak menjawab.

"Jangan jangan dia sudah tidur lagi, ya sudah lah dari pada nanti di bangungin yang ada malah marah marah, mending aku ambil saja gaunnya, mesinnya bisa besok lagi" kata luna sambil beranjak dari depan kamar barack.

Baru beberapa langkah, luna mendengar suara gelas pecah dari dalam kamar barack.

pyaaar !!!, , ,

Luna pun menghentikan langkahnya dan segera masuk ke dalam kamar barack.

Didalam kamar dia melihat pecahan gelas berserakan di dekat tempat tidur barack, dia melihat tubuh barack tengah mengigil di sertai keringat dingin di sekitar dahi dan lehernya.

"Barack???, kamu kenapa??? tangan kamu dingin sekali" kata luna sambil meraih selimut dan menyelimuti tubuh barack.

Nafas barack terdengar kasar dan terlihat sekali menahan rasa sakit yang teramat.

"Kita ke rumah sakit" kata luna dengan penuh kepanikan melihat kondisi barack saat itu.

"tidak papa, dingin, ,dingiin sekali" kata barack terus memegangi kedua pundaknya dan sesekalai mencubit lehernya.

Sedangkan luna kebingungan melihat berack seperti itu, dia tidak tahu apa yang harus di lakukannya.

Setelah melihat barack memegangi lehernya, dia teringat barack pernah bercerita kalau dia punya penyakit radang akut.

"Mm, obat? kamu pasti ada obat? di mana kamu simpan obatnya?"kata luna dengan penuh kepanikan di wajahnya.

Dengan badan yang terus mengigil dia mencoba mengangakat tanyannya dan menunjuk ke arah bifet di bawah almari pakaian.

Dengan segera luna mencari obat itu, dia mengambil satu kapsul dan berlari ke arah dapur untuk mengambil air mineral dengan tergesa gesa dia berlari kembali ke kamar barack tapi tidak sengaja lututnya membentur pojokan meja hias di sebelah tiang penyangga atap.

brugh, , , Luna terjatuh.

"Aaddduuuuuuhhh" lenguh luna lirih sambil meringis menahan lututnya yang terasa nyeri.

Untung kapsulnya dia genggam dengan erat sedangkan air mineralnya menggelinding tidak jauh dari tubuhnya.

Jadi masih aman hanya saja kaki luna yang terbentur terlihat memerah, dia pun berjalan ke kamar barack dengan sedikit pincang.

Luna langsung memasukkan kapsul itu ke mulut barack dan membuka botol air mineral itu kemudian memberikannya kepada barack.

Dengan cepat barack meneguk air itu.

Tapi karena efek kapsul tidak bisa cepat terlihat badan barack masih terus menggigil.

"Kamu tadi makan apa? sampai radangmu kambuh seperti ini? tidak bisa jaga diri ya" kata luna sambil sesekali meringis karena rasa nyeri di lututnya.

"Mmnh, , jangan, , pergi lun, , " kata barak terbata sambil menggenggam tangan luan.

"Iya aku tidak pergi" kata luna.

Tapi barack masih terus menggigil. Dengan segera Luna naik ke atas ranjang barack.

Dia memeluk barack kedalam dekappannya, dan menyelimuti tubuh mereka dengan selimut.

Beberapa menit kemudian tubuh barack terlihat membaik, walaupun masih menggigil tapi tidak separah sebelumnya.

Luna masih terus memeluk barack, terdengar nafas barack yang berat dan kasar, badannya masih terasa panas, luna mulai berkeringat karena suhu badanya yang normal bertemu suhu badan barack yang panas, di tambah lagi selimut yang menyelimuti mereka berdua.

Luna merasa gerah, tapi mau bagaimana lagi barack masih merasa kedinginan, lama kelamaan menggigilnya mulai menghilang, tapi keringat dingin bercucuran di badan dan kening barack.

Luna mengusap menggunakan kardigannya yang panjangnya melebihi lengannya itu.

Nafas barack mulai kembali normal, dia sudah bisa tertidur dengan lelap, namun masih terus memeluk luna dengan erat, sehingga luna tidak bisa bergerak.

Semakin lama luna pun tidak bisa menahan matanya tetap terus terjaga. Akhirnya dia tertidur sambil mendekap barack sampai pagi.

***

1
@Anonymous_
Luar biasa
Komang Restu
kok tidak ketemu
Komang Restu
cerita bgus. smpai 3x baca gak bosan. mana karyamu lagi
erinatan
kok cepet banget thor jatuh cintanya
erinatan
visualnya donk thooorrrr🙄
erinatan
kok jodohnya David kalo dibaca cepat jadi alien thorrr😅
erinatan
bagus aku suka dengan Helena sosok wanita tangguh😘
erinatan
andai saja Barack bisa sedikit licik mgkin bisa mengimbangi adrian
erinatan
appkh Adrian punya kepribadian ganda thorrr??apa sih penyebab orang punya penyakit seperti itu????
erinatan
tapi setahu aku perempuan hamil tdk bisa meminta cerai suami aplagi dgn alasan yg belum jelas sii suami bisa menolak perceraian itu betul GK thooorr🤔
erinatan
GK pa2 Thor lagian saya juga GK tau masalah hukum jd wlpun author jelasin jg saya GK paham heheheh...
erinatan
😭😭😭
erinatan
author jahat knp pisahin Luna sama barack/Sob/
erinatan
wahh mulai ada pelakor beraksi nih...
erinatan
dasar Cici bloon banget dah...gemes aku kegedean gengsinya sih....
erinatan
😂Cici cemburu
erinatan
Barack suami idaman/Drool/
erinatan
dasarbl Barack bucin akut🤣
erinatan
woke author😘
erinatan
senjata makan tuan😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!