NovelToon NovelToon
My Kinyis-kinyis Wife

My Kinyis-kinyis Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Pengantin Pengganti
Popularitas:111.7k
Nilai: 5
Nama Author: Faiola Dea

Kania Dahani Larasati, gadis remaja yang cantik, pemberani dan supel. Di usianya yang masih 18 tahun, ia harus terpaksa menikahi calon kakak iparnya yang usianya 32 tahun, Kania terpaksa menikahi kakak iparnya karena kakaknya kabur tepat di hari pernikahannya.
Orang tua Kania memaksa Kania untuk menikah dengan Kevin Anggara agar kedua belah pihak keluarga tidak merasa malu dan bisnis ayahnya juga terselamatkan.


Semua foto yang ada di novel berasal dari Pinterest, jadi hak cipta
milik Pinterest.


Mohon dukungannya dengan cara like, komen, rate, favorit dan vote agar author bisa semangat buat update yup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Faiola Dea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu?

Kania kesal dengan keadaan dirinya yang harus pulang berjalan kaki, karena Raka yang mau Kania jadikan ojek gratis, malah menyatakan cinta padanya dan Kania menolaknya. Kania meluapkan emosinya dengan menendang botol yang ada di hadapannya dan sialnya botol itu mengenai seorang pria dewasa.

"Lengkap sudah kesialanku" gerutunya sambil menuduk, saat melihat pria dewasa yang terkena timpukannya berjalan ke arahnya.

"Hei, kamu yang sudah melempar botol ini ya?! Gara-gara kamu kepala saya jadi benjol dan kamu harus bertanggung jawab!" Sentak pria dewasa itu pada Kania. Kania masih menunduk karena takut, ia merasa di sini dialah yang bersalah.

"Anak SMA udah petang gini, kok masih keluyuran. Kamu pasti bolos kan? Pasti habis dari tempat yang tidak-tidak" sambungnya.

"Emangnya aku hamilin Om apa?! Pake minta pertanggung jawaban!" Kania buka suara tapi masih dengan keadaan menunduk, karena pria di hadapannya sudah mulai bicara banyak padahal belum tahu kebenarannya.

"Dengar ya Om, aku gak bolos. Aku pulang telat karena baru selesai eskul. Emangnya Om gak tau ya, kalo ikut eskul, pulangnya agak lama. Om hidup di jaman apa sih, sampe mengira siswi SMA pulang petang hanya karena bolos. Hello Om tua menjelang jadi aki--" Kania mulai mendongak dan ternyata pria yang sudah ia timpuk dengan botol adalah Boy asisten Kevin sekaligus sahabat suaminya.

"Uncle Boy!" Seru Kania yang terkejut.

"Kania, kamu kenapa jalan sendiri petang-petang kaya gini. Emangnya kamu gak ada uang buat pesan ojek?"

"Hp Kania ketinggalan gak bisa pesen ojol. Om Kevin juga sibuk jadi gak bisa jemput deh" jawab Kania lesu.

"Kalo gitu aku anter pulang aja yuk" ajak Boy.

"Gak usah Uncle, Kania bisa jalan sendiri kok. Uncle duluan aja, gak papa kok" tolak Kania seperti gadis pada umumnya, yang malu-malu terlebih dahulu karena ingin di tawari lagi.

"Ya udah, kalo gitu aku duluan ya?" Boy berjalan perlahan ke arah mobilnya, tapi ia melihat Kania yang berlari ke arah mobil Boy dan masuk terlebih dahulu. Boy hanya menggelengkan kepalanya, melihat sikap lucu Kania yang menurutnya aneh tapi bikin ketawa.

"Katanya tadi mau jalan sendiri, kok masuk mobil?" Tanya Boy di dalam mobil.

"Hehe, gak tau juga Uncle, tiba-tiba kaki Kania lari aja masuk ke mobil Uncle. Mungkin kaki Kania udah lelah, capek dan gak mau berjuang lagi menopang tubuh Kania" jawabnya cengengesan.

Di perjalanan Kania terus saja mengoceh tentang hal yang tidak jelas, sampai anjing peliharaannya pun ia ceritakan. Boy hanya mendengarkan sesekali memberi respon dengan tersenyum.

"Uncle tahu, anjing aku itu ganteng dan imut banget, persis Uncle Boy"

Boy tersinggung mendengar Kania yang bilang dirinya ganteng tapi kegantengannya di samakan dengan anjing. Secara Boy itu manusia masa di samakan sama anjing.

"Kania, kok aku di samakan dengan anjing sih!" Boy protes karena tidak rela ketampanannya yang paripurna bak bulan purnama di samakan dengan seekor anjing.

"Gak kok, Kania cuma bilang keimutannya saja yang persis tapi kalo masalah kegantengan mah ganteng Uncle Boy. Uncle Boy yang paling Top!" Ucap Kania yang menatap ke arah depan lalu mengarahkan jempolnya pada Boy. Boy yang mendapat pujian itu tentu saja hatinya semerbak dan mekar seperti bunga mawar.

"Berhenti Uncle!" Boy langsung berhenti secara mendadak, Boy heran yang mengapa Kania menyuruhnya berhenti tiba-tiba. Tapi saat ingin menanyakannya, Boy melihat Kania sudah turun dari mobilnya dan menghampiri tukang bakso yang berada di pinggir jalan.

Boy ikut menghampiri Kania. Dan ikut duduk bersamanya.

"Pak bakso kosongan, dua mangkok ya" teriak Kania pada abang tukang baksonya.

"Kan aku gak mau, masih kenyang tadi baru selesai makan, soalnya" jelas Boy yang mendengar Kania memesan dua mangkok bakso, Boy mengira Kania memesankan satu untuk dirinya.

"Emang siapa yang mesenin Uncle. Kania pesen dua itu buat Kania sendiri, kalo Uncle mau makan pesen sendirilah!" Balas Kania. Boy rasanya ingin menyentil gadis yang ada di hadapannya ini karena sudah membuatnya kegeeran.

"Maruk bener kamu, emang kurang asupan yang Kevin berikan, ya?"

"Ya kurang banget. Kurang asupan kasih sayang maksudnya. Kalau makanan sama duit lancar jaya abadi kok. Makasih pak" sahut Kania yang mulai memakan bakso di hadapannya. Boy hanya geleng-geleng kepala mendengar jawaban Kania.

"Pak bungkusin empat porsi yang paling spesial ya, buat di bawa pulang" ucap Kania yang berbicara sambil memakan baksonya yang hampir saja habis. Tukang bakso mengiyakan perkataan Kania, dan mulai membuat pesanan Kania. Kania memiliki uang lumayan banyak hari ini jadi sekali-kali jajanin mertua sama suami, biarpun gak mewah, ia yakin mertuanya akan menerimanya. Karena mertuanya itu meski kaya gaya hidupnya biasa saja. Gak kaya orang lain yang mementingkan gaya sampai lupa keadaannya.

"Berapa pak?"

"150.000 dek" jawab tukang bakso. Kania mulai khawatir karena jika ia membayar, uang dari Kevin akan habis tak tersisa.

"Aduh Uncle, Kania lupa kalo uang Kania ketinggalan jadi Uncle ganteng yang bayar yah?" Pinta Kania sambil menunjukkan mata pupilnya.

"Buset, pantesan tadi tiba-tiba muji biar di bayarin!" Ucap Boy, ia akhirnya mengeluarkan dompetnya dan mengambil uang sejumlah pesanan Kania.

"Duhh jadi makin ganteng deh, tapi kok masih jomblo ya hahaha" setelah pesanannya di bayar Boy, Kania kembali mengatai Boy dan berlari, masuk ke dalam mobil.

Di perjalanan Kania mengambil uang yang ada di saku bajunya dan memasukkannya ke dalam tasnya, untuk di simpan. Boy yang melihat itu, tentu tidak terima. Tadi Kania bilang uangnya juga ketinggalan bersama ponselnya tapi ternyata gak tuh.

"Kamu masih kecil udah belajar ngibulin orang ya?! Itu uangmu ada, kenapa bilang ketinggalan?!" Boy tidak mempermasalahkan uangnya tapi sikap Kania yang membohonginya.

"Hehehe, maksud Kania ketinggalan di saku baju"

Boy memijat pelipisnya yang pusing melihat berbagai sikap kania, tapi juga senang karena hidupnya yang standar dan biasa jadi lebih menantang, dengan berbagai kejahilan Kania. Kania itu seperti good mood sekaligus bad mood bagi Boy.

Boy sudah sampai di depan gerbang mansion Anggara, Kania turun dari mobil dan pamit pada Boy. Tapi saat Kania sudah sampai di gerbang, ia melupakan hasilnya, terpaksa Kania kembali lagi ke mobil Boy. Meski ia harus bersusah payah mengeluarkan suara indahnya, untuk memanggil Boy karena Boy sudah mau pergi.

Dan senangnya dalam hati, saat masuk gerbang, Kania melihat Kevin yang sudah berdiri di tengah pintu sambil menatapnya tajam. Jika menurut orang lain tatapan tajam seseorang membuat orang ketakutan tapi menurut Kania, gadis unik yang ada di muka bumi ini. Tatapan Kevin mengartikan rasa kangen dan kekhawatiran terhadap dirinya.

"Ehh Om, lagi nungguin Kania pulang, ya? Kania jadi tambah cintahh" katanya tepat di depan muka Kevin, membuat Kevin menghirup aroma mulut Kania yang baunya bikin orang muntah.

Dan benar, Kevin muntah-muntah setelah Kania ngomong di hadapannya. Kania menepuk-nepuk punggung Kevin. Kevin langsung menyingkirkan tangan Kania dengan kasar, Kevin berusaha menahan dirinya agar tidak muntah, "Habis dari mana aja kamu, magrib baru pulang. Terus tadi ngapain kamu pulang sama Boy?! Katanya pulang bareng temen, dasar pembohong!" Bukannya nangis, berusaha ngejelasin atau sedih kaya di tv, ini bocah malah ketawa terbahak-bahak kaya nonton topeng monyet.

Bersambung....

1
sheila
sllu mnunggu upnya Thor...
Enneem
dilanjutin dong kaka
fidela satyaswari
Thor, knp ceritanya g dilanjut lagi?
aku padahal udh nunggu nunggu eps selanjutnya lho......
soalnya bikin penasarannya
ayo dong Thor dilanjut lagi ceritanya, soalnya seru banget
ig✍risnaafrianty❣❣❣
keren judulnya, bisa kepikiran sampai kesana😁
Ajeng Putri
lanjut dong kaak...👍😘💪
putri wahyuni
lanjutt dungss💖
Rezza Handira: baca juga kak novelku mertua galak judulnya
total 1 replies
Ya Lia
lanjut thor
Virgo Lishuez
lama bangett upnya kakk
Awalshole
lanjut Thor e
Virgo Lishuez
lama bangedd upnya
kia: hai kak, maaf izin promosi yaa
yuk mampir ke ceritaku "PERNIKAHAN WASIAT"😊 (langsung klik profilku)
ceritanya bikin geregetan dan seru abis!!!
terima kasih
total 2 replies
fidela satyaswari
lanjut dong Thor, up nya jangan lama lama. makin kepo tau ga Thor klo up nya lama🥺🥺🥺
fidela satyaswari: tapi juga up nya jangan lama lama bikin greget thor
total 2 replies
Ahmad Aldi
lanjut
Ya Lia
lanjut thor
Desy Fitriyani
cepet up lgi Thor,
Author comell: selalu dukung thor yak, dg cara apapun itu entah itu komen 'lanjut', like, vote agar thor semangat up yak wkwkw
total 1 replies
putri wahyuni
🆙lagiii..udah lama g🆙💪💪💪💪
Devi Erawati
gemes
Kirauhe Sonny
lanjut thor
Hana Me
yuhuuu, up lagiii
baca lagii
Fitri Sasa
gemes deh lihat Kania
Virgo Lishuez
aaaahhh gak sabar pengen kania cepet2 lulus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!