NovelToon NovelToon
Bocil Imutnya Om Tentara

Bocil Imutnya Om Tentara

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:339.7k
Nilai: 4.5
Nama Author: Amanda Ferina

Aileen Candramaya Putri Cempaka atau yang lebih sering dipanggil dengan sebutan Cempaka. Anak dari salah satu ajudan jenderal besar di Bandung. Malang nasib di umurnya yang baru 10 tahun ia harus kehilangan orangtunya akibat pemberontakan di Papua. Cempaka yang masih kecil dititipkan pada atasannya. Muhammad Ghiza Naskala Barawijaya adalah anak dari Jendral Muhammad Toha Barawijaya. Ia adalah sosok yang selalu ada di pertumbuhan Cempaka. Ketika Cempaka baru kelas 5 SD dan dititipkan pada orangtunya ia pun menjadi sosok ajudan untuk Cempaka. Hidup Cempaka selalu terbiasa dengan Naskala meskipun Naskala selalu mengejeknya. Ketika ia beranjak dewasa Cempaka tak mengerti kenapa Naskala sangat dingin dan tak ingin berbicara padanya. Bahkan selalu menundukkan pandangan kepadanya. Pada suatu hari ada tragedi besar yang mengharuskan Naskala dan Cempaka menikah meskipun dilaksanakan dengan terpaksa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Ferina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 25

Cempaka mencari alasan untuk menjawab teman-temannya. Ia tak ingin mereka semua curiga kepadanya.

Sementara itu Cempaka sangat tersudut saat melihat mata teman-temannya yang menyipit seolah tahu jika dirinya sedang menyimpan sebuah kebohongan.

"Jangan bohong kamu!"

"Aku gak bohong!"

"Yakin?" tanya Nanda yang seolah mengintrogasi Cempaka.

Cempaka pun mengatur ekspresinya lebih tenang lagi. Ia menghela napas panjang dan berharap jika kali ini harapannya dikabulkan oleh Tuhan.

"Cempaka gak bohong!"

"Iya-iya kita percaya kok! Gak mungkinlah kamu bohong. Kamu tuh kan polos banget," ucap Sinta dan menjewer pipi gembul Cempaka.

Reyhan yang melihat itu menundukkan kepalanya. Ia yang melihat saja merasa gemas, dirinya ingin sekali mencubitnya.

Ternyata kemurungan Reyhan dilihat oleh Nanda. Perempuan itu pun menyenggol sahabatnya memberikan kode kepada Cempaka.

"Kok nyenggol-nyenggol?" tanya Cempaka heran kepada temannya itu.

Nanda yang ketahuan telah melakukan itu pun ditatap Reyhan dengan tajam. Ia memperingatkan Nanda agar tidak melakukan yang aneh-aneh kepada Cempaka.

"Enggak ada nyamuk tadi!" ucap Nanda sambil menyengir.

Yohana merasa sangat tidak mood karena ia datang ke sini ingin melihat Naskala tapi nyatanya ia tak mendapatkan pria itu di sini.

"Cempaka! Om kamu disuruh pulang aja! Masa Minggu masih nugas. Setahu aku dulu Minggu bukan jam dia!"

Cempaka memejamkan mata. Kenapa masalah Naskala diungkit kembali. Biarkan dirinya tenang sejenak dan tak dihantui oleh rasa ketakutan.

"Ish ya mau gimana lagi. Lagian kenapa sih cari Om?"

"Karena kita tuh mau godain om-om!" Para lelaki yang mendengar itu ingin muntah.

Sementara itu wajah Cempaka berubah masam. Ini yang sangat ia tak harapkan. Ingin mengajar temannya tapi ia yakin tak mungkin melakukan hal itu.

"Gak ada! Om gak ada di sini!" ucap Cempaka tegas dan terdengar sangat marah.

Mereka pun mengabaikan maslah Naskala dan lebih fokus untuk bermain di rumah Cempaka.

Banyak hal mereka lakukan mulai dari memasak hingga hari pun sudah siang. Mereka memutuskan pulang dan Cempaka sedikit lega.

Ia pun melambaikan tangannya kepada teman-temannya. Setelah itu saat mereka tak lagi begitu terlihat Cempaka pun pergi dari sana dan membukakan Naskala yang hampir seharian dikunci di dalam kamar.

Naskala pun menghela napas panjang melihat sang istri membukakan pintu. Akhirnya ia bisa bebas.

"Kamu menganggap saya apa sih?"

"Manusia lah!"

"Kenapa perlakuan mu sangat tidak manusiawi?"

Seharusnya saat ini Naskala lah yang marah secara dia dikunci dan tak dibiarkan keluar, namun malah Cempaka yang tampak sangat marah dan tak membiarkan Naskala berbicara sepatah kata pun.

"Kamu kenapa lagi neng Cempaka?"

Cempaka menatap sebal suaminya. Ia memperhatikan di setiap tubuh Naskala yang menjadi daya tarik laki-laki tersebut.

Melihat tubuh tegap dan juga perawakan yang sangat lakik serta wajah tampan Naskala membuat Cempaka marah tapi tertahan.

"Kenapa sih Om itu ganteng banget! Hiks, kan jadi teman-temannya Cempaka itu pada suka sama Om. Cempaka gak senang!"

Naskala pun menghembuskan napas panjang dan memejamkan matanya. Ia meletakkan kedua tangannya di pundak Cempaka.

"Kamu tahu? Saya ini tampan untuk kamu. Meskipun mereka suka sama saya tapi buktinya saya adalah suami kamu."

"Tapi kan Om gak cinta sama Cempaka. Gak kek Cempaka yang cinta sendirian. Tau gak kek gitu tuh sakit, om nyadar dong!" ucap Cempaka dengan raut yang teramat kesal.

"Maaf. Saya bukan gak cinta sama kamu, tapi saya masih tidak percaya jika kamu adalah istri saya."

"Om bakalan marah gak kalau Cempaka dekat sama cowok lain?" Mendengar pertanyaan Cempaka saja sudah membuat raut Naskala berubah seratus delapan puluh derajat , apalagi jika itu benar-benar terjadi, mungkin Naskala akan mengamuk.

"Gak!"

Cempaka yang melihat reaksi Naskala hendak menyemburkan tawanya. Dari dulu Cempaka sudah tahu jika Naskala akan marah jika ia dekat dengan seorang pria.

"Gak papa! Setidaknya Om tidak mengabaikan Cempaka dan masih bisa cemburu."

"Saya gak cemburu!"

"Masa?" tanya Cempaka menyudutkan.

"Iya."

"Tapi kenapa telinga Om merah? Berarti tandanya boong, ayo ngaku!"

Naskala pun menyentuh telinganya dan ia memejamkan mata lalu berlalu di depan Cempaka dengan wajah malu.

Cempaka pun memegang perutnya yang sakit akibat tertawa terlalu keras setelah melihat reaksi Naskala.

__________

Naskala masuk ke dalam kantor setelah dipanggil oleh atasan. Setelah membahas beberapa maslah ia pun keluar.

Saat ia keluar tak sengaja berpapasan dengan orang yang berpakaian hitam. Naskala mengerutkan keningnya dan menoleh kembali ke arah pria itu.

Kenapa rasanya pria tersebut sangat asing dan tak pernah dilihatnya di kantor. Ia juga tak mengetahui petinggi yang mana pria tersebut, tapi kenapa bisa masuk ke ruangan pribadi jendral atasan yang menggantikan ayahnya setelah kematian sang ayah.

Naskala merasa sangat janggal. Apalagi ia melihat beberapa orang yang datang bersama pria itu juga cukup mencurigakan.

Plak

Naskala terkejut dan menatap ke arah orang yang baru saja menepuk pundaknya. Ia menghela napas panjang saya melihat pria itu.

"Kenapa natap mereka terus? Jangan-jangan kau suka sama mereka yah? Ku bilang Cempaka!" ucap Nasuha yang mulai meledek temannya dan gak luput untuk menakut-nakuti Naskala.

"Kau ini! Jangan mengada-ada."

"Memang ada apa?"

"Aku merasa mereka sangat aneh kali bung!"

Nasuha menatap ke arah pandangan Naskala. Ternyata mereka tak berbeda jauh bahwa mereka juga sangat merasa ada yang aneh dengan orang-orang yang baru saja datang.

"Aku juga sama. Aku kira hanya aku yang merasakannya."

Naskala pun pergi agar tak dicurigai oleh mereka karena sudah mengamati diam-diam. Naskala menarik napas panjang, semenjak ayahnya tiada banyak keanehan yah terjadi di dalam kantor ini.

Terutama dampaknya kepada dirinya yang sangat terasa jelas. Naskala mendapatkan beberapa diskriminasi dan omongan tidak enak dari anggot lain.

Untungnya Naskala masih bersabar. Pria itu tak begitu menganggap omongan mereka, yang penting dirinya lebih fokus untuk menyelidiki beberapa kejanggalan yang ada di tubuh para tentara.

Naskala pun pergi dari ruangan tersebut dan berharap jika ia bisa mengungkap kasus itu secepatnya.

_______

Tbc

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA.

1
Ruk Mini
oooo .. Bahagia kumpul kembali..tpi musuh y pd d hukum ape tewas thorrr msh lanjut kh..?? d tgg thorrr klo msh lanjut. tq 🙏👍👍👍
Ruk Mini
semangat bbank.. Brantas
Ruk Mini
atutttt...mkn serem thorrr
Ruk Mini
dag dig dug
Ruk Mini
jie ..belah duren bank
Ruk Mini
ngarep..sadt bank..
Ruk Mini
target berikutnya istri mu bank..ati2
Ruk Mini
rumit y..klo org yg pegang kendali mlh melenceng..ya Allah.. Lindungi Negeri kami🤲🤲🤲
Ruk Mini
cie...cie..
Ruk Mini
mulai ..
Ruk Mini
maksa ..nenk..nenk .
Ruk Mini
dilema y nenk
Ruk Mini
dasar.. bocil
Ruk Mini
kau sgt hebat Rey...salut👍👍👍
Ruk Mini
hpp nenk sama2 firs kiss dh halal pula
Ruk Mini
ayu terang keun
Ruk Mini
resiko bsm bocil bank
Ruk Mini
ayoo..bank gas keun
Ruk Mini
mulai tersingkap...trs semangat bank selidiki y
Ruk Mini
nenk..kesel ..ape cemburu..🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!