Chezy adalah seorang agen rahasia yang terpaksa menjalani pernikahan kontrak dengan Dallas, pewaris penuh rahasia dari keluarga Alston.
Awalnya hubungan keduanya hanya sebatas teman di tempat tidur. Tapi Dallas jatuh cinta secara tidak terduga. Chezy hanya memanfaatkan pernikahan kontrak ini untuk menyelesaikan misi dari organisasi, tapi malah terjerat dengan kasih sayang pria itu.
Hingga pada suatu hari, Chezy datang pada pria itu dan berkata, "Aku hamil anakmu. Haruskah aku menggugurkannya setelah kontrak berakhir?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa Jey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Skill Piano Tingkat Dewa
Chezy duduk di depan piano mahal yang mengkilap. Dia mencoba semua tuts piano lebih dulu untuk memeriksa apakah ada yang salah atau tidak.
Tanpa sadar, Chezy melihat keberadaan Marine dan Hadwin. Keduanya melambai padanya. Keduanya datang bersama dengan salah satu mitra yang juga bekerja di bidang interpol dunia. Chezy mengangguk pada mereka.
Semua tamu terfokus pada Chezy dan penasaran apakah wanita itu mampu bermain piano sebaik anak-anak bangsawan lainnya atau tidak. Nyonya Alston bahkan mencibir, melipat kedua tangan di dada. Satu nada yang salah saja pasti akan mempermalukannya.
Chezy mulai menyentuh tuts piano dan nada-nada lembut mulai keluar. Sayangnya, itu bukan nada dari lagu yang diminta oleh teman Sonya sebelumnya. Ini nada musik lain.
Semua tamu terkejut. Nada ini salah. Tapi Chezy masih memainkannya dengan tenang dan lancar hingga akhirnya salah satu tamu berani menegurnya.
"Ini bukan nadanya!"
"Ya, tolong berhenti bermain."
Dallas menyipitkan mata, nada piano ini ... sedikit familiar?
Nyonya Alston akhirnya tidak tahan lagi hingga wajahnya sedikit memerah. Dia pun berteriak pada Chezy untuk berhenti mempermalukan keluarga Alston di depan banyak tamu.
"Apakah kamu tuli?! Mereka memintamu untuk berhenti! Jika kamu tidak bisa bermain, jangan bermain. Wajah keluargaku bisa hilang karena mu. Kenapa putraku begitu dibutakan olehmu?!" Nyonya Alston sama sekali tidak berbaik hati.
Di sisi lain, Dallas berwajah dingin saat mendengar perkataan ibunya.
"Bu, sepertinya kamu yang mempermalukan keluarga saat ini," ujarnya.
"Dallas, aku ibumu! Apa maksudmu dengan istri mu yang tidak memiliki ajaran keluarga bangsawan ini?"
Sonya menenangkan Nyonya Alston dan ekspresinya masih murah senyum. Tapi diam-diam dia puas dengan hasil ini. Chezy tidak mungkin mampu memainkannya.
Hingga akhirnya, Kakek Alston menghentakkan kruk di tangannya. Jelas marah hingga.
"Cukup!" teriaknya.
Pada saat yang bersamaan, Chezy juga berhenti bermain dan melihat suasana di bawah panggung yang terlihat lebih menarik.
Nyonya Alston terkejut. Dia pikir Kakek Alston juga tidak suka dengan cara bermain piano Chezy hingga menatap wanita di atas panggung dengan sinis.
"Itu benar, cukup untuk bermain-main!" katanya percaya diri.
Kakek Alston bahkan lebih marah saat menatap Nyonya Alston. "Aku tidak menegurnya. Aku menegurmu!"
Nyonya Alston tertegun dan menatap Kakek Alston tak percaya. "Ayah?"
Kenapa menegurnya?
Jelas Chezy yang melakukan kesalahan? Kenapa semua ini jatuh di kepalanya?
Sonya sendiri menggigit bibir bawahnya sedikit. "Kakek, Bibi tidak bermaksud untuk berkata kasar. Dia hanya ingin Nona Chezy memainkan musik yang sesuai dengan keinginan tamu sebelumnya."
"Anak muda tahu apa?! Dia sama sekali tidak memainkan musik yang salah!" Kakek Alston awalnya bingung tapi kemudian dia teringat sesuatu.
Sonya juga tertegun. Kakek Alston bahkan tidak menyelamatkan wajahnya sama sekali. Kenapa Chezy tidak melakukan sesuatu yang salah?
"Tentu saja itu tidak salah. Chezy baru saja memainkan lagu yang sama tapi nadanya dibalik dari akhir." Marine tersenyum dan berkata dengan semangat.
Mendengar perkataan Marine, semua tamu tercengang. Ada yang malu dan ada juga yang merasa takjub. Memainkan nada terbalik, ini sesuatu yang tidak banyak dikuasai orang lain.
Dallas tidak bicara apa-apa. Dia bahkan tidak menyadari jika Miley sudah ada di sampingnya.
"Sial! Apakah istrimu reinkarnasi peri?" bisiknya.
"Diam!" Dallas meliriknya dengan tatapan dingin.
"..." Kamu tidak bisa diajak bercanda, batin Miley.
"Bermain terbalik? Apakah bercanda? Pantas saja nadanya agak aneh tadi. Ternyata memainkannya secara terbalik."
"Sungguh tidak terduga. Kupikir istri tuan muda kedua mudah dicubit seperti semut. Ternyata mampu menampar orang dengan keras. Ini bakat!"
Mereka juga memujinya. Tidak ada permusuhan terhadap Chezy, secara alami perkataannya juga netral.
Chezy yang melihat suasana di bawah menjadi lebih berisik, pada akhir menghela napas. "Maaf sebelumnya. Karena nona yang di sebelah sana berkata aku harus memainkan musik versi sulit, jadi aku mainkan. Tapi ini menjadi kesalahpahaman semua orang. Kalau begitu, aku akan memainkannya dengan nada normal. Sekali lagi minta maaf."
Chezy tidak sombong apa lagi marah tentang hal ini. Sepertinya sangat menikmatinya. Semua orang tidak mempermasalahkannya. Tapi wanita yang tadi menantang Chezy justru berwajah pucat saat ini hingga dibawa oleh keluarga nya ke sisi lain untuk dididik.
Wajah Nyonya Alston sedikit membiru, menahan rasa malu dan amarah. "Kenapa kamu tidak mengatakannya sejak awal? Apakah kamu sengaja melakukannya?"
"Ibu tidak bertanya dan justru langsung marah-marah. Bagaimana aku tahu." Chezy tidak lembut pada ibu mertuanya yang sombong ini.
"Kamu—"
"Cukup! Remar, hentikan untukku sekarang! Apakah kamu tuli?" Kakek Alston bahkan lebih tidak suka lagi melihat menantunya yang kehilangan akal sehat.
"Aku ..." Nyonya Alston tergagap dan mau tidak mau hanya bisa patuh menutup mulutnya.
Nama asli Nyonya Alston adalah Letta Remar. Baik suami, ayah suaminya dan keluarga besar biasanya menyebut nama ini. Jadi saat Kakek Alston menyebut namanya, dia tahu tidak ada ruang negosiasi.
Kakek Alston memandang Chezy. "Lanjutkan."
Chezy mengangguk.
Kali ini dia bermain dengan nada biasa sehingga alunan musik Fur Elise memenuhi ruangan. Namun tentu saja ini bukan nada mudah melainkan bermain dengan nada sulit yang juga membutuhkan kedua tangan bermain cepat di tuts piano.
Suasana di ruangan menjadi lebih kental dan semua orang seperti menahan napas.
Di sisi lain Gaines sendiri tidak menyadari jika Chezy ternyata memiliki bakat luar biasa seperti ini. Apakah semua orang dari Negara K begitu luar biasa?
Sebelumnya dia juga pernah datang ke Negara K. Memang hidup di sana cukup ketat hingga belajar pun membutuhkan akses yang rumit. Tapi semuanya terpelajar dengan baik.
Sepertinya dia harus memulai dengan Chezy jika ingin melawan Dallas. Tanpa sadar, Gaines mengencangkan pegangannya terhadap gelas anggur.
"Dia tampak polos tapi ternyata cukup liar. Selera Dallas benar-benar berbeda," gumamnya.
Setelah Chezy menyelesaikan nada Fur Elise, tepuk tangan meriah akhirnya menggema. Ini lebih keras dibandingkan saat Sonya naik ke atas panggung.
Semua orang menghargai bakat, termasuk keluarga bangsawan yang telah mempelajari banyak keahlian sejak kecil hanya untuk menaikkan status keluarga.
Chezy segera turun dari panggung dan kembali ke sisi Dallas. Tanpa sengaja, seorang tamu wanita menginjak gaunnya hingga menyebabkan Chezy terhuyung ke depan.
Dallas segera menangkap tubuhnya dengan mudah. Tangan kokohnya melingkar di pinggang rampingnya.
Chezy menabrak dada bidang pria itu, hidungnya sedikit sakit. Apakah dia baru saja menabrak tembok?
"Kamu tidak apa-apa?" tanya Dallas dengan suara yang dalam.
Bagaimanapun saudara kandung yg begitu akrab saat kecil tidak akan mungkin benar² saling membenci😢
Lalu dri POV Dallas sbenarnya si chezy ini mau menikah dgnnya hanya karena keuntungan harta gitukah? Soalnya sempat bingung di awal, Dallas jelas tahu cewek yg dia nikahi ini bukan cewek penakut sembarangan, scara kejadian di toilet itu membuktikan betapa cerdik dan beraninya chezy untuk ukuran wanita biasa mana bisa seberani itukan?. Lalu masa Dallas Masi mikir chezy ini mau menjadi istri kontraknya semata mata hanya karena uang dan status yg dia tawarkan?
Terus juga si chezy kok lngsung mau di awal² episode di ajak lepas mahkota sama Dallas? apakah disaat itu jga chezy SDH tau dallas memiliki hubungan dgn Gaines makanya dia mau² aja demi misinya gitu melepas kehormatannya?🤔