NovelToon NovelToon
ANAK GENIUS: HEARTBEAT

ANAK GENIUS: HEARTBEAT

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: Lunar Sirius

Airell Miranda baru saja menerima kenyataan bahwa ia telah menjadi selingkuhan sang kekasih bernama Bram Smith yang telah dipcarinya selama hampir 3 tahun. Istri Bram yang datang ke apartemen Airell bersama seorang pria yang Airell tidak tau siapa. Perempuan yang mengaku sebagai istri dari Bram memberi peringatan berupa ancaman dan pelajaran untuk tidak lagi mendekati suaminya, Bram.

Berita Airell yang merebut suami orang kini sudah tersebar di rumah sakit tempat di mana Airell bekerja sebagai seorang psikiater. Tidak hanya itu, Airell dipecat dari pekerjaannya dan nama Airell dikasih tinta hitam agar rumah sakit, biro ataupun perusahaan tidak menerima Airell sebagai pekerja. Selain Airell kehilangan pekerjaannya, Airel juga dijauhi dan ditinggalkan teman-temannya.

Kemalangan Airell masih berlanjut saat Airell tiba-tiba diculik oleh orang suruhan pria yang datang ke apartemennya bersama istri Bram yang Airell baru tau nama pria tersebut adalah Max Alexanders Wu. Max memperkosa Airell yang saat itu masih suci dan memberikan ancaman untuk tidak lagi mendekati Bram suami dari adiknya.

Airell menatap penuh dendam kepada pria yang merenggut kesuciannya. Namun, Airell tidak bisa melakukan apa-apa. Hingga akhirnya setelah kejadian itu Airell memutuskan untuk pindah keluar negeri.

Bagaimana perjuangan Airell setelah menghadapi kemalangan-kemalangan yang menimpa dirinya. Yuk, ikuti novel ini!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunar Sirius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. It's Show Time

Airell berjalan mendekati ke arah Noel yang sedang duduk sambil bermain tablet-nya dengan ditemani Queeny di sampingnya. Gadis kecil dan centil itu memang selalu menempel dengan Noel.

Diego dan Disha yang melihat ke arah Airell yang berjalan mendekati ruang tamu tersenyum dan menyapanya.

“Selamat malam Disha.” Sapa Airell dengan lembut kepada Disha dan memberikan senyum terpaksanya kepada Diego. Diego yang melihatnya menelen salivanya melihat tatapan pujaan hati Max yang sangat tajam dan dingin kepadanya.

“Selamat malam juga Airell, bagaimana perjalanan kamu apakah sangat melelahkan. Apakah kamu sudah makan, kami sudah menyiapkan makan malam buatmu tunggulah sebentar lagi pelayan sedang menyiapkannya.”

“Tidak usah Disha terimakasih atas kebaikanmu aku dan Noel akan segera pamit untuk menginap di hotel.” Ungkap Airell hal itu membuat Noel melihat ke arah Airell dengan sendu begitu juga dengan Queeny yang mendengar perkataan Airell bahwa kakak Noelnya akan menginap di hotel tidak tinggal di rumah mommy dan daddy-nya.

“Tidak bisa, kamu tidak boleh keluar dari rumah ini. Kamu tidak mempunyai uang dan tidak membawa ATM ataupun dompet. Bagaimana bisa aku membiarkanmu membawa Noel malam-malam begini. Ini sangat berbahaya.” Ucap Max yang baru kembali dari dapur kamar mandi dan mendengar perkataan Airell yang ingin menginap di hotel dan mengingat juga bahwa wanita pujaannya ini tidak membawa apapun karena terburu-buru tadi.

“Kamu tidak berhak melarang aku dan Noel pergi karena kamu hanyalah orang asing di sini.” Ucap Airell dengan lembut namun dingin.

Disha yang melihat situasi mulai mencekam segera melerai sepasang anak Adam dan Hawa yang sedang menatap tajam dan dingin satu sama lain.

“Menginaplah di sini dulu Airell jangan sungkan anggaplah ini rumahmu sendiri. Lagipula apa kamu tidak kasihan dengan Noel yang harus pergi malam-malam begini. Apalagi aku dengar dari Noel bahwa kamu baru keluar dari rumah sakit, bagaimana bisa kamu menjaga Noel nanti jika kamu sakit kembali karena keluar malam-malam hari

begini. Jangan hiraukan Max anggap saja ia adalah angin yang sedang lewat bila perlu kamu aku akan mengusir Max jika itu membuatmu merasa nyaman. Lagian Max di sini tidak dibutuhkan.” Ucap Disha hal itu membuat Diego menahan tertawanya mendengar perkataan istrinya dan melihat ekspresi Max yang kesal.

“Iya, momma. Apa momma tidak kasihan dengan kakak Noel yang masih merindukan Queeny yang cantik mirip princess Elsa ini.” Ucap Queeny yang mendengar perkataan mommynya yang berusaha membujuk Airell.

“Kapan kak Noel bilang masih merindukan Queeny? Emang Queeny tidak merindukan kak Noel?” Tanya Noel dengan gengsi dan muka cemberutnya bahwa Queeny tidak mengatakan bahwa ia juga sangat merindukan dirinya.

“Queeny sangat merindukan kak Noel. Kak Noel harus bekerjasama dengan Queeny agar momma kak Noel tidak membawa kak Noel pergi jauh dengan Queeny. Inikan rahasia di antara kita.” Jelas Queeny hal itu membuat Disha dan Airell terkekeh mendengar celotehan Queeny yang mengatakan bahwa di antara dirinya dan Noel ada rahasia.

Bukankah rahasia itu antara satu orang dengan orang lainnya kenapa Queeny bilang dengan keras jika itu adalah rahasia. Siapa yang mengajari kata rahasia kepada Queeny.

“Anak daddy siapa yang mengajari kata rahasia?” Tanya Diego dengan kesal saat mengetahui putrinya ini sudah mengetahui kata rahasia itu artinya akan sangat susah untuk bertanya kepada Queeny jika anak itu dalam mode tidak mau bicara dengannya atau merasa kesal. Setiap Queeny mempelajari kata baru maka Queeny akan terus

mengatakannya rahasia, mau makan apa rahasia, mau main apa rahasia, mau tidur kapan rahasia. Semuanya akhir-akhir ini saat Diego bertanya Queeny akan selalu menjawab rahasia.

“Dari aunty Steffy saat aunty menelpon Queeny dengan kak Noel.” Sudah Diego duga yang mengajarinya adalah Steffy. Dari dulu selalu menjadi biang kerok dengus Diego tidak kakak, tidak adik, sama saja.

“Ayo Airell kita makan, jangan hiraukan dua pria dewasa yang menyedihkan tersebut. Kakak Noel, Queeny ayo sayang kita ke meja makan menemani momma Airell makan.” Ajak Disha sambil memegang kedua tangan Noel dan Queeny yang beranjak dari sopa tempat duduknya.

“Lihatlah gara-gara anakmu aku sering diabaikan oleh Queeny dan Disha di rumah ini ditambah lagi dengan adanya wanita pujaanmu itu. Segera selesaikan urusanmu dan bawa mereka ke mansion mu itu.” Gerutu Diego yang menatap kepergian dua wanita dewasa dan dua orang anak kecil tersebut lalu Diego melihat ke arah Max saat sudah tidak melihat punggung istrinya lagi. Diego yang melihat Max menatap tajam ke arahnya menelan salivanya. Mampuslah kamu Diego.

“Aku akan pergi menyusul Disha dan Queeny.” Ucap Diego dengan penuh kecemasan.

“Satu langkah kamu melangkah aku akan mematahkan kakimu hingga kamu tidak mempunyai kaki untuk

berjalan lagi.” Ucap Max dengan dingin sambil berjalan ke dalam ruang kerja Diego.

Diego yang melihat hal itu segera mengikuti Max yang sedang berjalan dengan tegap di depannya. Sesampainya di sana Max menunggu Diego untuk masuk dan segera mengunci pintu ruang kerja Diego.

Mendudukkan diri sofa sambil menatap Diego dengan tatapan nyalangnya, “apakah mulutmu menjadi bisu sekarang atau kamu mau aku merobekkan mulutmu.” Ucap Max dengan sadis.

“Apa yang ingin kamu tanyakan?” Tanya Diego lalu duduk di hadapan Max, Diego merasa ia ditelanjangi oleh Max sekarang.

“Apa yang kamu ketahui.” Jawab Max dengan wajah datar dan dinginnya.

“Noel adalah anakmu dan Noel mengatakan bahwa ia diculik lalu dibawa ke sini saat aku bertanya kepada Noel anakmu itu saat aku pulang dari kantor dan tiba-tiba melihat Noel sedang bermain dengan Queeny. Itu saja yang ku tau.” Ucap Diego, hal itu membuat Max tidak puas mendengarnya.

“Kalau aku mengetahuinya sendiri dan kamu ada sangkut pautnya mengenai penculikan Noel maka aku akan merobek mulutmu itu.” Ancam Max

“Aku mengatakan yang sebenarnya, lagipula aku sangat tidak menyukai Noel gara-gara anak laki-laki itu aku tidak bisa tidur bersama Disha dan Queeny. Anakmu itu benar-benar menyebalkan.” Gerutu Diego, “sama seperti ayahnya.” Batin Diego

“Jangan menjelek-jelekkan putraku, apa kamu mau aku robek mulutmu itu.” Ucap Max dengan kesal saat melihat Diego yang mengatakan bahwa putranya Noel menyebalkan.

“Memang itu kenyataannya.” Ucap Diego dalam hati sambil melipatkan bibirnya ke dalam.

“Cepat kamu cari peretas yang hebat untuk melacak id K70N ini siapa. Dia telah bermain-main dengan seorang Max Alexanders Wu.” Geram Max sambil meremaskan kedua tangannya menahan kekesalan dan kemarahan di dalam dirinya terhadap K70N.

“Bukankah K70N itu selalu memberikanmu informasi yang penting. Bahkan karena dia kamu bisa menemukan keberadaan Airell dan Noel.” Ungkap Diego merasa heran hal itu membuat Max menatap tajam ke arah Diego.

“Memang benar ia memberikan segala informasi itu kepadaku namun ia juga ingin mengadu domba dan membuat aku dibenci oleh Airell semakin dalam.” Geram Max.

“Baiklah akan segera aku lakukan, tapi bisakah kamu sedikit terbuka denganku mengenai pesan yang dikirimkan K70N kepadaku. Kamu tau jika mencari sesuatu itu memerlukan petunjuk dan keterbukaan.” Ucap Diego karena ia tidak mau kena amukan singa di depannya ini yang sedang galau seperti dulu saat harus mencari pujaan hatinya yang tak lain adalah Airell karena takut ia jatuh cinta. Disha lebih segalanya bucin Diego.

Sahabatnya ini memang sangat keterlaluan jika memberikan tugas tanpa memberikan petunjuk waktu ia berusaha mencari keberadaan Airell. Bahkan untuk namanya saja Diego harus mencari dengan nama panggilan yang disematkan Max kepada Airell bukan nama aslinya, sedangkan untuk foto Airell tentu saja tidak akan diberikan oleh Max mengingat seposesif dan pencemburu sahabatnya ini saat laki-laki lain menatap hanya foto Airell saja.

Max mengirimkan screenshoot layar ponselnya kepada Diego mengenai pesan yang dikirimkan oleh K70N kepada dirinya.

Diego yang melihat isi pesannya mengernyitkan heran sambil menganalisis apa maksud dan tujuan dari sang pengirim pesan misterius dengan nama id K70N.

“Sepertinya ini saingan yang sepadan.” Ucap Diego hal itu membuat wajah Max semakin merah padam menahan amarah dan dingin.

“Kita lihat saja apakah kali ini ia akan berhasil atau tidak.” Ucap Max dengan smirknya

membuat Diego merinding.

 "Cari tahu juga seseornag yang sudah berkhianat di belakangku dengan mengkambing hitamku hingga membuat Airell menuduhku yang menculik Noel."

*Bersambung*

1
Yulianti Yulianti
oke
Yulianti Yulianti
lanjutkan💪
nadira ST
ntar kalau aireli lihat kamu trauma goblok,
Nadia
binggung aku
Sativa Kyu
👍👍👍
miss see
apa yg diajar oleh steffy kpd anak kecil
Lee Fay
Thor, kenapa kamu sangat jahat sekali? Padahal yang salah dan biang kesialan itu Steffy, tapi knpa smua org dibuat menderita sdgkn dia bahagia?
Shuhairi Nafsir
Character dalam cerita ini semua nya membosankan. Ego sama goblok. Airell nikah aje sama Adam biarkan Noel puas. atau pun biarkan Noel kecelakaan serta memerlukan darah yang lanka. Baru Airell jadi bengong meminta bantuan Max.
Shuhairi Nafsir
Cerita nya lama kelamaan membaca jadi membosankan dan lembab.
Shuhairi Nafsir
cerita nya nga masuk diakal banget. katanya Airell jaguh bela diri. masakan cengkaman Max nga bisa ditangani. lembab lagi membosankan
Chiki Meong
cerita bagus. setiap kalimat mudah dipahami dan setiap episode ada cerita sendiri yang buat pengen tau kelanutan cerita.
Ana Mirfat
Kecewa
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
buntut klu bontot itu jungkookie adek nya jin Hyung
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
iya Iyah lah El klu panas mah gurun emang ada orang yg mau honey moon di gurun
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
MA(max) REL(airel)=MAREL
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
sebenci benci nya seorang anak pd ortunya itu tdk akan mengubah kata anak menjadi mantan anak jdi mau tidak mau anak di tuntut menghormati orang tua nya wlu sejuta luka tersemat.
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
entah knp sedikit sesak baca cerita ini ,tau sih luka tdk semudah itu sembuh tpi klu kita liat dri sisi pandang max jg terluka jgn hya menghakimi sepihak bagi aku part ini bikin sesak kerna mengingatkan kisah zico waktu ketemu zoey 🥺🥺
Rafanda 2018
katanya mini market ya punya max,trus uda tau makanan beracun kenapa di jual,,,aneh
Rafanda 2018
bertele tele kaya drama ikan terbang,,kelamaan bacanya
Neng Alifa
aku umur 3 thn masih ngempeng 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!