NovelToon NovelToon
Harta Tahta Dan Cinta

Harta Tahta Dan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 5
Nama Author: Melaheyko

Kisah berlanjut......
Ig:Mel.a8813
bukan novel update tiap hari 🙏

Kisah cinta romantis anak-anak dari lanjutan novel MENIKAHI PRIA DEWASA 1&2.

Kisah cinta Malik dan keysha tak lekang oleh waktu, walaupun keduanya semakin tua dan anak-anak tumbuh beranjak remaja.Keysha dan Malik selalu berusaha menciptakan keharmonisan rumah tangga.Dan saling percaya dan selalu menjaga perasaan masing-masing.

Kiran tumbuh menjadi gadis yang cantik, berkulit putih dan kini Kiran duduk di bangku sekolah SMA kelas 12.Sementara Kenzo dan Kai duduk di bangku sekolah SMP.Dan si bungsu Kenzie masih SD dan sangat manja kepada ayah dan ibunya.Kiran tumbuh sama seperti ketiga adiknya memiliki kemiripan dengan sang ayah Malik walaupun Malik bukan ayah kandungnya,dan Kiran selalu berusaha untuk bersikap adil kepada ayah kandung dan ayah sambungnya walaupun sulit dan serba salah.

(DI SARANKAN UNTUK MEMBACA NOVEL MPD SATU ATAU DUA)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melaheyko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

"Bibi gimana kabarnya"Aisyah memeluk bi nok erat dan bi Nok membalasnya.

"Alhamdulillah,kamu gimana?"

"Alhamdulillah aku baik bi, kenapa semua orang tidak ada bi?"tanya Aisyah.

"Ada tetangga yang meninggal,sangat dekat dengan kita psikiater itu yang sering ngobrol sama Keysha.Semuanya ke makam"tutur bi Nok membuat Aisyah terkejut.

"Innalilahi wa innailaihi roji'un.Kapan bi Bu Lia meninggal?"

"Kemarin pagi jam 10 an,dia wanita yang sangat baik.Bibi gak bisa lama-lama lagi masak disana,kamu istirahat dan makan kek makanan udah siap tuh"bi Nok mengajak Aisyah ke dapur.

"Iya bi gampang, nanti saja"kata Aisyah dan melihat Sahara membuka lemari es."Nak?"tegur Aisyah melototi anaknya.

"Ayo ambil apapun yang kamu mau"seru bi Nok dan Sahara tersenyum.

*****

Kepulangan.

Karena makam yang terletak tidak terlalu jauh,Malik beserta keluarganya memilih berjalan bersama yang lain.Namun ada juga yang menggunakan mobil dan motor.Malik tidak berhenti memperhatikan Dylan,dia baru sadar akan sesuatu dan teringat dengan seseorang saat melihat Dylan yang tengah duduk dengan tatapan kosong, tangannya menengadah begitu juga yang lain.

"Aamiin!"seru semua orang.

Kiran bergeser saat Ken terlalu dekat padanya, dan membuat Kiran merapat kepada Zain.Gadis itu berada di antara dua pria dewasa,tampan dan untuk keuangan Ken lebih unggul.Kiran mundur dan memegang tangan adiknya Kaindra.

"Ada apa?"berbisik Kaindra.Dan Kiran menggeleng kepala.

Semua orang bubar kecuali Dylan yang masih ingin disana.

"Aku akan menemaninya,kalian pulang."Seru Malik kepada istri dan anak-anak nya."Zain"melirik Zain sekilas agar Zain tetap waspada dan Zain menganggukkan kepalanya sedikit, mengiyakan.Malik melangkah mendekati Satya dan Dylan.

Isteri dan anak-anaknya pulang.Kiran menyenderkan kepalanya di bahu ibunya sambil terus melangkah menuju pulang.Zain berdiri paling depan.

Setibanya di rumah semuanya masuk dan Zain duduk di teras.Dan Malik datang,karena Dylan juga pulang setelah kepulangan yang lainnya.

"Mba Ais"Keysha memeluk Aisyah erat.

"Mba key apa kabar?"

"Alhamdulillah,mba Ais gimana?udah lama sampai.Sudah makan belum?"

"Alhamdulillah, sudah makan tadi mba maaf ya pemilik rumahnya gak ada kita udah main makan aja"Aisyah merasa malu dan melirik suaminya kesal.

"Gak apa-apa,kayak sama siapa aja sih mba terserah mau makan apa aja bebas jangan sungkan-sungkan"Keysha tersenyum.

Keysha dan Aisyah menyiapkan minuman dingin,Malik bersama Bobby.Sahara dan Kiran masuk ke kamar, Kenzo dan Kai sibuk dengan ponselnya masing-masing.

"Papa mau ini"seru Kenzie dan duduk di pangkuan papa nya,dengan baju koko berwarna putih sama dengan papa nya.

"Ini anak ganteng, ganteng banget sih"Bobby merasa gemas dan memberikan cokelat yang dia bawa sengaja dan mencubit pipi Kenzie gemas.Malik tersenyum tipis.

"Paman juga ganteng,tapi gantengan aku"kata Kenzie tersenyum lebar.

"Ih giginya ompong"cibir Bobby dan Kenzie terkekeh mendengarnya.

Kiran turun untuk mengambil air minum dan Malik meliriknya sekilas.

"Nak,bawa ini keluar"titah Keysha menunjuk nampan di atas meja dengan dua gelas jus dingin untuk Zain dan satpam,serta kue juga.

"Gak mau ma!"Kiran malas untuk mengantarkannya kepada Zain.

"Apaan kamu ngomong kayak gitu sama mama?"kesal Malik dan Kiran menundukkan kepalanya."Orang tua minta tolong jangan kebanyakan ngeluh"tambah Malik membuka kulkas dan mengambil eskrim karena Kenzie memintanya.

"Maaf pa,maaf pa"Kiran membawa nampan dan melangkah keluar dari dapur."Ken semprot lagi kan gue"gumam Kiran saat keluar dari rumah.Zain menoleh dan menatap Kiran yang melangkah ke arahnya."Kenapa harus menatapku seperti itu?"gumam Kiran semakin dekat dengan Zain.Meletakkan nampan dan air serta kue atas meja."Makan"ketusnya lalu pergi.

"Galak amat sih"berbisik Zain.

Di kamar.

Sahara berbaring menikmati kue dan Kiran sedang melukis wajah seorang wanita.

"Sahara kamu mau langsung ke rumah Aloona?"tanya Kiran menoleh sekilas dan melirik jam dinding hari sudah malam.

"Iya kak,aku tinggal di sana mulai malam ini.Apa Aloona masih kayak gitu kak?"tanya Sahara mengubah posisi,dengan duduk di atas kasur.Memperhatikan Kiran.

Kiran berhenti dari aktivitasnya.

"Gak tahu sih, kalau dia melakukan apa-apa aku harap kamu ngomong sama aku ya Sahara"Kiran menatap Sahara lekat.

"Iya kak"Sahara mengiyakan.Dan menutup toples kue kering itu, lalu turun keluar dari kamar untuk mengembalikan toples yang sudah kosong itu ke dapur.

"Ayo kita pergi sekarang"ajak Bobby.

"Biar di antar supir"Malik keluar untuk meminta supir mengantarkan ketiganya.

"Aku pamitan dulu sama kakak"kata Sahara dan menaiki tangga menuju kamar Kiran."Kakak"membuka pintu kamar.

"Hemm?"Kiran menoleh.

"Aku pergi sekarang"

"Oh iya hati-hati ya,jangan sungkan untuk datang"Kiran tersenyum dan Sahara memeluknya erat.Kiran tersenyum dan kembali dengan aktivitasnya.

*****

Keesokan harinya.

Zain kembali lagi ke rumah untuk mengambil berkas yang tertinggal.Zain membuka pintu dan terdiam saat melihat dinding kamarnya,kedua matanya berair dan melangkah perlahan.Menempelkan dahinya di pigura foto berisi lukisan wajah ibunya.Zain menangis terisak pelan,entah kapan gadis itu menempelkannya.

”Kurang ajar kau membuatku menangis Kiran"lirihnya dengan suara berat.Lalu menatap wajah ibunya, meraba-raba lukisan itu perlahan."Sangat cantik, ibuku cantik tapi lebih cantik dirimu.Kau membuatku benar-benar terharu Kiran."Tambahnya.

****

Di sekolah.

Kai diam membisu walaupun murid baru di sebelahnya menatapnya lekat.Kai sibuk dengan buku dan pensilnya,namun tidak dengan Sahara.Dia malah sibuk memperhatikan teman sebangkunya.

"Lihatin tuh anak baru, cari-cari kesempatan aja"protes gadis lain, Aloona yang mendengar melirik ke arah yang menjadi bahan perdebatan kelas itu.

"Kai!"Sahara menyenggol tangan Kai,dan Kai menoleh sekilas.

"Belajar dengan benar atau aku adukan kau kepada paman dan bibi"ancamnya membuat Sahara terdiam dan cemberut.

"Cih!"Aloona berdesis dan tidak senang melihat keduanya.

Jam istirahat sekolah.

Kai keluar dan menuju kantin,mengekor di belakang June yang terlihat sangat bahagia hari ini.Aloona melangkah mendekati meja Kai dan Sahara membawa tas nya.

"Pindah ke bangku ku"titah Aloona,Sahara mendongak dan menatapnya.

"Kenapa harus?"tanya Sahara tidak mau mengalah.

"Aku bilang pindah,ya pindah!"berteriak kencang membuat Sahara menutup telinganya.

"Parah!"cibir Sahara membawa tas nya dan pindah ke tempat Aloona, lalu pergi keluar dari kelas.Aloona terdiam dan tersenyum lebar menatap tas Kaindra di sebelah tas nya.

******

Kiran gelisah.

Kiran tidak memakan makanannya,dan malah memainkannya.Dylan belum masuk sekolah hari ini, Yuta memperhatikan Kiran dan ingin menyuapi Kiran tapi Kiran tidak mau.

Indri menggeleng kepala dengan tangan yang terkepal kuat di bawah meja, sementara Hito sedari tadi memperhatikan Indri.Sani sibuk berkirim pesan dengan kekasihnya.

Grrrd! ponsel Kiran bergetar di atas meja dan Kiran menyambarnya.

"Terima kasih"pesan masuk dari Zain.

"Sepertinya dia sudah melihatnya,apa dia benar-benar suka?"Kiran bergumam dan tersenyum tipis.

"Apa kau suka?"pesan balasan dari Kiran,Zain di seberang sana tersenyum lebar dan membalasnya mengiyakan.

"Aku senang,aku ingin mengajakmu jalan-jalan pulang sekolah kau mau?"pesan masuk dari Zain.

"Aaaa!"Kiran berteriak membuat seisi kantin berisik."Ups sorry sorry"Kiran menggaruk kepalanya dan memilih pergi.

"Makanan mu belum habis"teriak Hito.

"Makan saja"balas Kiran.Hito tersenyum dan mengambil piring Kiran.

Indri mengernyit."Dasar beruang besar"maki Indri dan juga pergi, Hito yang mendengar makian Indri terdiam tidak bersemangat melanjutkan makan siangnya.

1
Marwah Cacabila
aku baca ulang lagi
Maryana Fiqa
trimakasih banyak Thor karyamu sungguh luar biasa 👍👍👍
trimakasih banyak sdh menghibur kami sebagai pembaca,,aku percaya tidak mudah mencari ide-ide untuk menciptakan karya mu yang luar biasa ini,menguras otak, pikiran dan waktu, tidak smua orang bisa menciptakan cerita sebagus ini 👍👍👍
semangat dengan karya selanjutnya 💪💪
Maryana Fiqa
😭😭😭😭😭😭😭😭
Maryana Fiqa
mampir lg kak ya,selalu kangen dgn karmu👍👍👍😄😄😄
Bambang Sutrisno
ini kalau dibikin film buagus banget...❤❤❤
Keukeu_amooreacgeulis
keren pisan we pokonamah...

udah yg keberapakali baca novel karyamu ini... nggak membosankan
Faraza Gayatri
sampe di download ber ulang 2 bacanya dari pertama kisah ibu sama ayahnya , papahnya seru bagus ceritanya.. walupun udh baca karya otor yg lain nya tetp aja masih pengen baca ini. sukses terus ya kk otor mel
pipi gemoy
🌹
Yunda
ok
Fiani Arifin Arifin
bner 2 ya visualya bikin wowwww
Maysarah Sarah
Malik❤️❤️❤️❤️
Lia Shechibie'slove
paman Ken ingat, Kiran itu bayi kecilmu flu yg sering kamu gendong2
Lia Shechibie'slove
Ken yg ngurus Kiran dari bayi sampai dewasa, rela dia jadi perjaka tua nungguin Kiran besar😂😂😂
Rinjani
bobby adik Malik..Aisyah adik Agam waduh berebes deh..Aloon itu radaa slengean Kai gak suka😄😄🤣
Rinjani
kenzoo ini nakal .bayar utan Kinar
Rinjani
Ken ini suka memaksakan kehendak suka ngancem
Rinjani
Ken egois ,Zain ingin jd Sekretaris juga selalu ada u 4 anak2 Malik
Rinjani
Heru suami Sera baik ko msh Aja Sera ke rumah Agam buat sebel aja Nabila
Rinjani
emaknya yg ngelahirin oala pasti sakit hati
Rinjani
Agam kenapa diam aaja dgn Sera
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!