Lin Yexue adalah pembunuh terbaik dari zaman modern, karena di khianati oleh wakil pimpinan organisasi dia tewas dan bereinkarnasi ke tubuh seorang gadis yang dipaksa menyamar menjadi pria . Akibatnya dia terkenal sebagai Tuan Muda ke Enam yang Gay karena kegemarannya mengejar pria-pria tampan.
Sayang sekali pria yang dikejarnya malah memukulinya hingga tewas. Ia meminta Lin Yexue dari zaman modern menggantikannya membalas dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widisiera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 33
Entah berapa lama ia pingsan, akhirnya pria di tempat tidur itu perlahan membuka matanya. Matanya berkilau tajam dalam kegelapan, lalu menjadi murni dan polos.
"Ugh...." la reflek menyentuh dahinya, tetapi gerakan itu malah membuat lukanya bertambah parah. Rasa sakit perlahan mengembalikan kesadarannya yang memudar.
"Tuan, kau sudah bangun." Suara Yan Jun si Qilin Api terdengar dari ruang kontrak.
"Hmm." Yue Baishan menjawab dengan lemah, perlahan ia mulai mengingat apa yang terjadi sebelum ia pingsan.
la ingat mengikuti petunjuk ke Pegunungan Nanyan untuk menemukan benda itu, tetapi tiba-tiba penyakitnya yang sering pingsan tiba - tiba kembali kambuh.
Jika sedang kambuh, jiwanya akan sangat rentan, tidak dapat memanggil Yan Jun si Qilin Api, sialnya saat itu ia malah bertemu dengan binatang spiritual.
Biasanya, binatang spiritual seperti itu bukanlah apa-apa baginya, tetapi ia tidak menyangka penyakitnya kambuh sebelum waktunya, hampir merenggut nyawanya.
"Tuan, jarak waktu penyakitmu kambuh semakin dekat selama dua tahun terakhir ini. Kita harus menemukan benda itu secepat mungkin," ujar Yan Jun dengan khawatir.
"Aku tahu" Yue Baishan mengangguk. "Aku ingat berada di tepi sungai sebelum aku pingsan. Bagaimana aku bisa sampai ke gua ini?"
"Tuan , apa kau tidak sadar ada seseorang yang berbaring di sebelahmu?" tanya Yan Jun.
Yue Baishan terkejut mendengar kata - kata Yan Jun dan merasa geli tak nyaman. Dia bahkan tidak menyadari ada seseorang yang berbaring di sebelahnya. Jika orang ini ingin membunuhnya, bukankah akan sangat mudah baginya?.. Akhir-akhir ini jiwanya sangat lemah dan gua itu sangat gelap.Mungkin itu penyebab dia tidak menyadari ada orang lain disampingnya.
"Tuan , jangan panik. Dia menyelamatkanmu." kata Yan Jun menenangkan Yue Baishan.
Yue Baishan samar-samar ingat pernah terbangun sekali sebelumnya dan melihat sepasang mata yang cerah. Apakah itu dia?
"Dia hampir menyatu dengan kegelapan, gua ini sangat gelap dan kehadirannya sangat rendah. Wajar jika Tuan tidak menyadari keberadaannya " Yan Jun menghibur tuannya.
Yue Baishan mengeluarkan pil dari cincin spasialnya. Tingkat pil itu jelas lebih tinggi daripada yang diberikan Lin Yexue kepadanya. Dia menelan pil itu dan menggunakan energi spiritualnya untuk mempercepat efeknya.
Merasa sedikit lebih nyaman, pria itu duduk, lalu mengeluarkan sebuah mutiara bercahaya. Yue Baishan mencoba memeriksa orang yang berbaring di sampingnya, saat ia mencoba melihat , ia langsung bertemu dengan sepasang mata gelap.
"Kau sudah bangun." Lin Yexue langsung duduk sambil menatap Yue Baishan.
Meskipun Lin Yexue sedang tidur, sebagai mantan seorang pembunuh bayaran, dia sangat peka terhadap setiap gerakan di sekitarnya. Lin Yexue terbangun ketika Yue Baishan sedang meminum pil itu.
"Kau....??" Yue Baishan agak terkejut melihat bahwa orang disebelahnya adalah Lin Yexue .
"Kau mengenalku?" Tanya Lin Yexue heran sambil bergegas turun dari tempat tidur, berdiri di sampingnya dan mengamati Yue Baishan dengan seksama.
Pria ini tidak hanya memiliki wajah yang sangat tampan, tetapi juga sepasang mata yang memikat. Ketika matanya tertutup, dia tampak sangat polos, tetapi mata itu juga mengungkapkan bahwa dia tidak sepolos penampilannya.
"Kurang lebih." Yue Baishan mengangguk.
Dia tak sengaja pernah menyaksikan Lin Yexue melumpuhkan seorang pria di jalan saat dia pergi ke ibu kota Kerajaan Huanglong . Dia dan Yan Jun telah membicarakannya saat itu, jadi dia masih sedikit mengingat Lin Yexue.
Lin Yexue mengira pria ini mendengar tentang reputasinya sebagai sampah yang tidak berguna dan berkata, "Sepertinya reputasiku cukup mengesankan. Tapi, aku telah menyelamatkanmu, apakah ada imbalan?"
Yu Baishan merasa geli. Dia jelas seorang perempuan , tapi berpenampilan dan bersikap seperti pria . Meskipun dia mengenakan cincin ilusi untuk menyembunyikan jenis kelaminnya, dia tidak bisa lolos dari pengawasan Yan Jun si Qilin Api.
"kau mau imbalan apa?" tanyanya lembut.
"Imbalan apa pun boleh, lebih baik koin emas atau perak, atau bahkan permata." Lin Yexue tidak memikirkan hal spesifik dan hanya menyebutkan secara asal.
"Baiklah. Aku bisa memberimu imbalan yang sangat besar, tetapi aku punya syarat." Ujar Yue Baishan.
"Syarat apa?" Lin Yexue mengerutkan keningnya. Pria ini malah bernegosiasi dengannya!
"Kau harus tinggal di sini bersamaku untuk sementara waktu. Kalau kau bersedia, aku pasti akan memberimu imbalan yang besar."
"Mengapa?" tanya Lin Yexue bingung.
"Aku tidak bisa pergi dari sini sampai aku sembuh." Sahut Yue Baishan.
"Apa kau tahu di mana ini?" tanya Lin Yexue.
"Pegunungan Nanyan di selatan Kerajaan Huanglong. Puluhan juta mil jauhnya dari ibu kota. " sahut Yue Baishan.
" jadi ini Pegunungan Nanyan." Gumam Lin Yexue dalam hati, ia terkejut karena susunan teleportasi telah membawanya sampai sejauh ini.
"Tapi aku harus kembali. Aku sudah pergi sangat lama, kakekku pasti sangat mengkhawatirkanku." Ujar Lin Yexue setelah berpikir sejenak.
"Jika begitu, maka aku tidak bisa memberimu hadiah," kata Yue Baishan dengan santai.
"Awalnya aku akan memberimu pil peningkatan tingkat pertama, tetapi karena kau tidak menginginkannya, lupakan saja."
"Pil peningkatan?"
"Ya, aku tahu Jenderal Lin sudah lama tidak naik tingkat, dan kebetulan aku punya dua pil peningkatan. Aku berniat ika kau mau tinggal bersamaku untuk sementara waktu disini, aku akan memberimu pil itu, tetapi jika kau..."
" Aku bersedia " Potong Lin Yexue cepat .
"Tapi kuharap kau mengatakan yang sebenarnya, kalau tidak, aku bisa menyelamatkanmu, dan aku juga bisa membunuhmu."
Bibir Yue Baishan. sedikit melengkung, dan dia berkata, "Baiklah."
Gadis ini cukup berani, dia sepertinya bukan si sampah legendaris! .
Mengingat rumor tentang dirinya yang tak berguna, Yue Baishan bertanya, "Ada banyak binatang spiritual di sini, bagaimana kau bisa sampai di sini?"
"Susunan teleportasi akademi membawaku ke sini. " Sahut Lin Yexue. "Mutiaramu cukup bagus, sangat terang, ambil beberapa lagi." Pinta Lin Yexue lalu dia membalikkan badannya dan pergi.
"Kau mau pergi ke mana?"
"Untuk memasak makan malam."
Lin Yexue pergi keluar sebenarnya hanyalah dalih, dia tidak ingin pria itu tahu bahwa dia memiliki mutiara jiwa yang mampu membesarkan makhluk hidup dan memenuhi segala kebutuhannya.
"Tuan, mengapa kau meminta orang yang tak berguna untuk melindungimu? " kata Yan Jun si Qilin Api di ruang kontrak. "Karena kau sudah bangun , aku bisa keluar sekarang . Aku akan membawamu kembali ke Kuil Suci untuk memulihkan diri."
"Kita tidak akan kembali ke Kuil Suci untuk saat ini. Sekarang kita sudah di sini, tidak mungkin kita pergi tanpa mencari tahu apa pun." Ujar Yue Baishan.
"Tapi kau tidak perlu memberikan pil peningkatan kekuatan untuk ditukar dengan orang yang tidak berguna seperti dia untuk melindungimu, kan?" kata Yan Jun .
"Tidakkah kau pikir dia punya rahasia?" Tanya Yue Baishan. "Orang yang tidak berguna, mendengar tentang Pegunungan Nanyan, sama sekali tidak takut atau khawatir. Kita mendengar di Ibukota kalau dia menghilang sudah lebih dari dua bulan yang lalu, yang berarti dia telah tinggal di sini selama lebih dari dua bulan. Tidakkah kau penasaran bagaimana dia bisa bertahan hidup di tempat yang begitu berbahaya?"
"Itu memang membuatku penasaran ," kata Yan Jun . "Tapi ini bukan seprti dirimu. Kau begitu berhati dingin, kau jarang peduli dengan urusan orang lain."
"Apanya yang berdarah dingin?" Yue Baishan tidak senang dengan penilaian Yan Jun tentangnya . "Lagipula, aku adalah Putra Suci dari Kuil Paviliun Mingsha, mewakili kuil suci, pancaran suciku memikat jutaan pengikut, aku..."
Yan Jun tidak tahan lagi dan menyela "Itu citra dirimu di depan orang lain, jangan samakan penyamaranmu dengan jati dirimu yang sebenarnya."
"Lagipula, itu hampir sama saja." Ujar Yue Baishan sambil berbaring lagi.
Ia kemudian tersenyum misterius " Lin Yexue , aku cukup penasaran denganmu. Hehe..."